Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
6835 research outputs found
Sort by
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA MELALUI TES DIAGNOSTIK CRI: STUDI KASUS DI SMAN 2 MUARA BADAK
Kesalahpahaman dalam pembelajaran kimia, khususnya mengenai larutan penyangga, masih menjadi tantangan bagi banyak siswa. Studi ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana kesalahpahaman ini terjadi pada siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 2 Muara Badak dengan menerapkan metode Indeks Kepastian Respons (CRI). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 69 siswa yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik berupa pertanyaan esai dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi pola kesalahpahaman yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa 41,12% siswa mengalami kesalahpahaman, 32,97% tidak memahami konsep tersebut, dan hanya 25,91% siswa yang memiliki pemahaman yang benar. Faktor utama penyebab kesalahpahaman ini adalah kurangnya pemahaman tentang prinsip-prinsip kesetimbangan kimia dan kecenderungan siswa untuk menghafal rumus tanpa memahami konsep dasar. Berdasarkan temuan ini, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, seperti penggunaan media interaktif dan pendekatan berbasis pemecahan masalah, untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep larutan penyangga
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE PADA MATERI HIDROLISIS GARAM
Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan peningkatan hasil belajar siswa di kelas eksperimen setelah diajar menggunakan media pembelajaran berbasis web dengan model kooperatif tipe scramble pada materi hidrolisis garam. Instrumen yang digunakan adalah 20 pertanyaan objektif. Dari hasil analisis, rata-rata peningkatan siswa kelas eksperimen adalah 0,7414 (kategori tinggi) dan di kelas kontrol adalah 0,5881 (kategori sedang). Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t sisi kanan, ditemukan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau 8,064 2,0021 dengan tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga Ha diterima, sehingga peningkatan hasil belajar di kelas yang diajar menggunakan media pembelajaran berbasis web lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar di kelas yang diajar tanpa menggunakan media pembelajaran berbasis web (konvensional)
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN SAAT MELAKUKAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK DENGAN SELF-EFFICACY MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS MULAWARMAN
Praktikum laboratorium kimia organik menuntut keterampilan teknis seperti distilasi, ekstraksi, dan kromatografi, yang seringkali memicu kecemasan yang dapat memengaruhi efikasi diri mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kecemasan selama praktikum laboratorium kimia organik dan efikasi diri mahasiswa Pendidikan Kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman. Desain penelitian korelasional kuantitatif digunakan dengan sampel 30 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS, termasuk korelasi Pearson, regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi. Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi negatif yang signifikan (r = -0,370, p = 0,044). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan koefisien regresi -0,282 dan konstanta 37,882, dengan kecemasan menyumbang 13,7% dari varians dalam efikasi diri. Temuan menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat efikasi diri yang lebih rendah di antara mahasiswa selama praktikum laboratorium kimia organik
ANALISIS PERBANDINGAN RENDEMEN MINYAK EUKALIPTUS (EUCALYPTUS OIL) DARI BAGIAN DAUN DAN PANGKAL DAUN MELALUI DESTILASI UAP AIR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik fisik minyak kayu putih yang diperoleh dari daun dan pangkal daun Eucalyptus sp. melalui metode distilasi uap. Parameter yang diamati meliputi rendemen, berat jenis, dan indeks bias. Bahan baku daun dan pangkal daun kayu putih masing-masing ditimbang sebanyak 3 kg dan didistilasi selama 2 jam menggunakan alat distilasi uap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan baku berpengaruh nyata terhadap kualitas minyak yang dihasilkan. Rendemen minyak dari daun sebesar 0,64%, sedangkan dari pangkal daun sebesar 0,51%. Berat jenis minyak daun kayu putih sebesar 0,9286, dan berat jenis dari pangkal daun sebesar 0,9260, keduanya masih dalam rentang Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3954-1995) yaitu 0,910–0,930. Indeks bias minyak dari daun adalah 1,4773, sedikit lebih tinggi daripada indeks bias dari pangkal daun, yaitu 1,4751, dan sedikit di atas rentang SNI 8834:2019 (1,4600–1,4750). Perbedaan ini menunjukkan bahwa daun eukaliptus mengandung konsentrasi senyawa teroksigenasi seperti 1,8-sineol yang lebih tinggi dibandingkan dengan pangkal daun. Secara keseluruhan, daun eukaliptus menghasilkan minyak dengan rendemen yang lebih tinggi dan sifat fisik yang lebih baik, sehingga menjadikannya bahan baku yang paling sesuai untuk produksi minyak eukaliptus
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPA Di UPTD SMP Negeri 2 Lolofitu Moi
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pengembangan multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. (2) untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan efektivitas multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning meningkatkan hasil belajar peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-2 UPTD SMP Negeri 2 Lolofitu Moi dengan jumlah 25 orang. Hasil validasi dari ahli materi dosen diperoleh persentase 94,6% kriteria sangat valid, ahli materi guru diperoleh persentase 98,2% kriteria sangat valid, bahasa diperoleh persentase 100% kriteria sangat valid, dan media diperoleh persentase 97,8% kriteria sangat valid menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan layak digunakan. Kemudian hasil angket respon peserta didik, menunjukkan adanya peningkatan pada setiap uji kepraktisan, maka sesuai dengan uji coba perseorangan memperoleh tingkat pencapaian 86,1% kriteria parktis, uji coba kelompok kecil memperoleh tingkat pencapaian 83,35 kriteria praktis, dan uji coba lapangan memperoleh tingkat pencapaian 90,6%, kategori sangat praktis. Dan pemerolehan jumlah peserta didik yang tuntas mencapai nilai rata-rata 84% kriteria sangat efektif dengan KKM 7
Pengembangan Modul Ajar Biologi Berbasis Keanekaragaman Hayati Buah Lokal di Desa Sumberjambe Kabupaten Jember untuk Siswa Kelas X SMA
Pembelajaran biologi di sekolah menengah seringkali kurang kontekstual sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara mendalam dan relevan dengan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar biologi berbasis potensi lokal berupa buah-buahan khas Desa Sumberjambe yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan kebutuhan siswa di lingkungan agraris. Pengembangan modul dilakukan menggunakan model ADDIE secara sistematis melalui lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi ahli dilakukan untuk menilai kelayakan isi dan media modul, sedangkan uji coba terbatas di lapangan dilakukan untuk mengukur kemudahan pemahaman dan daya tarik modul bagi siswa. Hasil validasi menunjukkan modul ini layak digunakan dengan skor tinggi pada aspek kelayakan isi dan media pembelajaran. Uji coba terbatas mengindikasikan modul mudah dipahami dan menarik minat belajar siswa. Implementasi modul pada siswa kelas X SMA Baitul Azhar menghasilkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,63, yang tergolong sedang hingga tinggi. Selain itu, modul ini mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, yang terlihat dari respon positif pada aspek tampilan visual, keterbacaan, serta kesesuaian materi dengan kebutuhan pembelajara
Pemasaran Dan Distribusi Produk Agribisnis Padi Sawah (Oryza sativa L.)
Indonesia memiliki berbagai subsektor pertanian seperti pertanian rakyat, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan,. Dimana untuk tanamana padi sawah merupakan subsektor tanaman pangan. sangat vital sebagai bahan pokok dan sumber karbohidrat utama bagi penduduk Indonesia. Tujuan penelitian yang tercantum dalam makalah ini adalah untuk menggambarkan pola distribusi dan strategi pemasaran agribisnis padi sawah serta menganalisis faktor-faktor produksi padi dan menganalisis marjin pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana jalur distribusi, biaya pemasaran, dan kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi kesejahteraan petani dan efisiensi rantai pemasaran padi. Meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani menjadi prioritas pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor dan memastikan ketahanan pangan. Pada masa panen raya, tantangan dalam pemasaran muncul, termasuk mekanisme penetapan harga dan permasalahan distribusi. Kebijakan harga dasar gabah diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan memotivasi petani agar tetap bergairah dalam Bertani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis marjin pemasaran dan biaya produksi, sedangkan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan pola distribusi dan strategi pemasaran. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utar
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI SEDIAAN JADI RED GINSENG POWDER DAN METFORMIN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) YANG DI INDUKSI ALLOXAN
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu pendekatan dalam terapi diabetes adalah penggunaan obat antidiabetik oral seperti metformin. Namun, penggunaan jangka panjang metformin dapat menimbulkan efek samping, sehingga mendorong pencarian alternatif terapi tambahan dari bahan alami, salah satunya Red Ginseng Powder (RGP). RGP mengandung ginsenosida yang bersifat hipoglikemik melalui mekanisme peningkatan sensitivitas insulin, penurunan resistensi insulin, serta efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi RGP dan metformin dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi hiperglikemia menggunakan alloxan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Sebanyak 28 ekor mencit dibagi ke dalam tujuh kelompok, yaitu kelompok normal, positif (alloxan tanpa terapi), metformin tunggal (50 mg/kgBB), RGP tunggal (500 mg/kgBB), serta tiga kombinasi RGP 300, 450, dan 600 mg/kgBB + metformin 50 mg/kgBB. Induksi dilakukan dengan injeksi alloxan monohidrat 150 mg/kgBB secara intraperitoneal. Kadar glukosa darah diukur pada hari ke-0, ke-3, ke-6, ke-9, ke-12 dan ke-15. Analisis statistik meliputi uji normalitas, homogenitas, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi RGP dan metformin menurunkan kadar gula darah secara signifikan dibandingkan kontrol positif (
Pengaruh Penerapan Self Management Dietary Behaviors (SMDB) Pada Mahasiswa Baru Terhadap Tingkat Stress dan Pola Makan Sehat
Masa kuliah merupakan fase krusial dalam pembentukan kebiasaan makan yang akan terbawa hingga dewasa. Mahasiswa sering dihadapkan pada pola makan tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji, rendah buah dan sayur, dan tinggi gula/lemak. Data WHO (2024) menyebutkan bahwa 45–55% mahasiswa di Asia Tenggara memiliki perilaku diet yang buruk, sedangkan Riskesdas (2023) menemukan lebih dari 40% remaja di Indonesia tidak memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur. Pola makan tidak sehat dan tingginya tingkat stres dapat meningkatkan risiko penyakit kronis di usia muda. Pendekatan Self-Management Dietary Behaviors (SMDB) dalam penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self management dietary behaviour (SMDB) pada mahasiswa baru terhadap tingkat stress dan pola makan. Metode penelitian ini merupakan quasi-experimental dengan desain cross-sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan Healthy Eating Index (HEI) untuk menilai pola makan dan SMDB yang telah tervalidasi. Analisis statistic menggunakan uji Chi-Square dengan signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan SMDB (p = 0,002), di mana mahasiswa dengan SMDB sedang hingga tinggi cenderung memiliki pola makan lebih sehat, sedangkan pola makan buruk lebih banyak ditemukan pada mahasiswa dengan SMDB rendah. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan perencanaan, monitoring, dan kontrol diri berperan penting dalam membentuk pola makan sehat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi dunia keperawatan untuk mengembangkan intervensi edukatif berbasis self-management guna meningkatkan perilaku makan sehat pada mahasiswa baru
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreativitas Siswa Di SMP
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa di SMP Negeri 1 Tuhemberua. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran yang memiliki karakteristik dengan menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kreatif maupun kritis serta untuk memperoleh pengetahuan dengan melibatkan kerja proyek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk eksperimen. Subyek penelitian adalah kelas VII-1 sebanyak 32 orang dan VII-2 sebanyak 32 orang yang dipilih melalui teknik stratified random samping. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa dalam bentuk essay yang didukung dengan penilaian proyek. Hasil analisis tes kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa thitung 9, 863 > ttabel 1,999 dan tes kreativitas menunjukkan thitung 10,795 > ttabel 1,999 dengan signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan adanya pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kreativitas siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terbukti memberikan dampak bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Kesimpulan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah yang paling solutif dan berdampak terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas sisw