Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
6835 research outputs found
Sort by
Perbandingan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Sebelum Dan Sesudah Diberi Tablet Besi (Fe) Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Hutabaginda
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak buruk bagi ibu maupun janin. Upaya pencegahan dan penanggulangan anemia dilakukan melalui pemberian suplementasi tablet besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberi tablet besi di wilayah kerja UPT Puskesmas Hutabaginda. Desain penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di UPT Puskesmas Hutabaginda, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kadar hemoglobin diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium sebelum dan sesudah intervensi pemberian tablet besi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah mengonsumsi tablet besi, dan secara statistik terdapat perbedaan bermakna (p < 0,05) antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian tablet besi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Hutabaginda. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan upaya edukasi dan kepatuhan konsumsi tablet besi untuk mencegah anemia pada ibu hami
Inventarisasi Tanaman Obat Dikawasan Desa Sitinjo Ii Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Dalam Pengembangan Bahan Ajar Monograf
Inventarisasi Tanaman Obat di Desa Sitinjo II Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis dan famili tanaman obat, mengetahui famili tanaman obat yang paling banyak, dalam pembuatan bahan ajar monograf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 27 famili, 31 genus dan 32 spesies tanaman obat.Tanaman obat yang digunakan untuk menobati penyakit radang liver, asam lambung, pilek, menurunkan darah tinggi, mencegah kanker, sakit perut, batuk, demam, sakit gigi, luka pada kulit, stamina untuk tubuh sariawan dan menguatkandaya tahan tubuh. Dalam mendapatkan tanaman obat yang akan digunakan, masyarakat sebagain mengambil di perkarangan yang dan cara pengolahan untuk dijadikan ramuan obat digodok, direbus dan dengan cara daun digosok-goso
Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Aceh
This study aims to identify bird species and analyze the diversity, species richness, evenness, and dominance of birds in the Jaboi area, Sukajaya District, Sabang City. The method used was direct survey through visual observation and recording of birds found across various habitat types during the study period. The results revealed 21 bird species from 13 families with a total of 128 individuals. The house sparrow (Passer domesticus) was the most abundant species with 30 individuals, while some species such as the white-bellied sea eagle (Haliaeetus leucoryphus), spotted dove (Spilopelia chinensis), and emerald dove (Chalcophaps indica) were each represented by only one individual. The family Columbidae dominated the bird population with 19%. The Shannon diversity index (Ĥ) was 2.405, indicating moderate diversity, while the species richness index was 3.916, reflecting a moderate level of richness. The evenness index (E) was 0.803, suggesting a fairly even distribution of individuals across species, categorized as moderate to high. Additionally, the dominance index was 0.401, indicating that no single species dominated the bird community in the area. In conclusion, the Jaboi area in Sukajaya District, Sabang City, exhibits moderate bird diversity and richness with a relatively even distribution of individuals, and no species dominance, reflecting a balanced and stable community structure
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Stapyhlococcus aureus
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus serta menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhannya. Metode penelitian menggunakan difusi cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak 40%, 60%, 80%, dan 100%, serta kontrol positif dan negatif. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Konsentrasi 60% paling efektif menghambat pertumbuhan E. coli dengan kategori kuat, sedangkan konsentrasi 100% paling efektif menghambat pertumbuhan S. aureus dengan kategori sedang. Uji statistik ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,000). Analisis GC-MS juga mengidentifikasi senyawa aktif seperti hydroxychavicol, palmitic acid, dan phytol yang berperan dalam aktivitas antibakteri. Dengan demikian, ekstrak etanol daun sirih hijau berpotensi sebagai sumber antibakteri alami yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri patoge
Pengetahuan Remaja Putri Tentang Terapi Nyeri Dismenorea Di Desa Pinagar Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), insiden dismenorea adalah 1.769.425 orang (90%) wanita mengalami dismenorea dengan 10-15% mengalami dismenorea berat. Insiden dismenorea di dunia adalah 50% wanita yang mengalaminya. Angka dismenorea primer yang dialami wanita usia 12-17 tahun di Amerika Serikat pada tahun 2019 adalah 59,7%, dengan derajat nyeri adalah 49% dismenorea ringan, 37% dismenorea sedang, dan 12% dismenorea berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang Terapi Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri di Desa Bintuju, Kecamatan Angkola Muaratais Tahun 2025, berdasarkan Usia, Pendidikan, Sumber/informasi di Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dengan metode deskriptif menggunakan data primer, dengan jumlah responden sebanyak 25 orang dengan sampel sebanyak 25 responden. Karakteristik responden yaitu usia, pendidikan, sumber/informasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang Pengetahuan Remaja Putri Tentang Terapi Nyeri Dismenore di Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025, responden yang berpengetahuan kurang sebanyak 13 orang (26,7%), kurang 3 orang (3,0%), dan berpengetahuan cukup sebanyak 9 orang (37%). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diharapkan responden untuk meningkatkan pengetahuannya dengan cara memperoleh sumber informasi dari tenaga kesehatan melalui konseling atau media lainny
Efektivitas Penggunaan Asisten Virtual ChatGPT Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Di Madrasah Ibtidaiyah
Visi dari riset ilmiah ialah mengevaluasi efektivitas penggunaan asisten virtual ChatGPT berbasis kecerdasan buatan guna mengembangkan hasil belajar matematika siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Pada studi ini, dua kelompok siswa dimanfaatkan: satu kelompok memanfaatkan ChatGPT untuk belajar, sementara kelompok lain mengikuti teknik tradisional. Studi mempergunakan desain kuantitatif beserta quasi-eksperimental memanfaatkan kelompok kontrol non-ekuivalen. Tes pilihan ganda yang telah divalidasi beserta koefisien reliabilitas 0.754 digunakan sebagai instrumen penelitian. Skor posttest rerata senilai 85,35 naik dari skor pretest senilai 71,41, meggambarkan kenaikkan signifikan statistik pada kelompok eksperimen. Di sisi lain, kelompok kontrol cuma mengalami kenaikkan dari 72,19 jadi 76,50. Tes Wilcoxon membuahkan skor signifikan p = 0,001, sedangkan tes Kolmogorov-Smirnov menggambarkan p = 0,016. Nilai 1,43 diperoleh dari perhitungan ukuran efek menggunakan Cohen's d, yang dianggap sebagai efek yang sangat signifikan. Berlandaskan hasil ini, pemanfaatan ChatGPT pada pelajaran matematika meningkatkan kinerja siswa serta menawarkan pendekatan baru untuk memfasilitasi pembelajaran lebih dinamis serta personal di tingkat Madrasah Ibtidaiya
DIMENSI ETIKA ISLAM DAN KINERJA INDIVIDU: TINJAUAN DALAM KERANGKA TEORI SYARIAH
Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis terhadap penerapan nilai-nilai Islam dalam manajemen sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review), dengan fokus pada pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai sumber tertulis, termasuk informasi dari jurnal ilmiah, buku, dan artikel yang berkaitan dengan etika Islam dan kinerja individu. Penerapan dimensi etika Islam dalam perilaku individu di tempat kerja tidak hanya membantu pencapaian tujuan organisasi, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang lebih baik dan bermakna. Etika Islam merupakan landasan moral dan spiritual yang dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja individu di lingkungan kerja modern. Beberapa elemen utama etika Islam yang relevan dalam konteks ini antara lain: kejujuran (shidq), tanggung jawab (amanah), keadilan (‘adl), kerja keras dan ketekunan (ihsan), serta kerja sama dan solidaritas (ta‘awun). Nilai-nilai etika Islam tersebut menjadi dasar bagi individu untuk melaksanakan tugas dengan profesionalisme, integritas, dan dedikasi. Baik pada organisasi berbasis syariah maupun konvensional, penerapan etika Islam dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan produktivitas kerja dan kepuasan pribadi
MAXIM VIOLATIONS IN CROSS-CULTURAL COMMUNICATION: A PRAGMATIC STUDY OF RUMSPRINGA: AN AMISH IN BERLIN
This study shows on purpose violations of conversational maxims and their implied meanings in the Netflix film Rumspringa: An Amish in Berlin (2022) through a pragmatic and cross-cultural. The film shows Jacob, a young Amish man, going through Rumspringa in Berlin. The cultural differences Jacob sees show the various ways of communicating, values, and perspectives between the Amish way of life and modern city living. This study aims to identify the types of maxim violations and explain their pragmatic functions within the intercultural setting of the film. This research employs a descriptive qualitative method. In order to analyze data that were obtained from selected dialogues in the film using Grice’s Cooperative Principle framework (1975). The findings reveal that maxim of relevance, which is the sole maxim violated in the data, is employed as a strategy to communicate deeper meanings, express cultural identity, create humor, and subtly critique society. The study contributes to pragmatic and intercultural communication research by illustrating how media discourse reflects complex cultural negotiations through linguistic and multimodal implicature
DEBATE IN QS. 2:258 PERSPECTIVE OF RELEVANCE THEORY AND ITS IMPLICATIONS FOR KALĀM LEARNING
This study analyzes communication strategies in the debate dialogue between Prophet Ibrahim and King Namrud in QS. Al-Baqarah verse 258 using Sperber and Wilson’s Theory of Relevance. This study aims to reveal how the cognitive mechanism in the Prophet Ibrahim’s argument can achieve optimal relevance, namely, producing maximum comprehension effects with minimal processing efforts, and examining its implications for the development of the Mahārah al-Kalām learning model. The research uses a qualitative approach with a content analysis design, focusing on the text of Q.S. Al Baqarah, verse 258, as primary data, and studying it through the perspective of Relevance theory. The results of the study demonstrate that the Prophet Ibrahim’s argument succeeded in fulfilling the principle of optimal relevance, thereby giving rise to a model of Qur’anic debate for the study of Mahārah al-Kalām. This model consists of four fundamental stages: first, opening with clear, rational basic premises; second, presenting objections that uphold communication ethics; third, grounding in concrete, irrefutable empirical evidence; and fourth, communicative closure by letting logic speak independently. These findings led to an integrated pedagogical framework that not only pursues linguistic fluency but also trains critical thinking, argumentation, and the ability to present relevant arguments in accordance with the principles of Relevance Theory. The novelty of this research lies in applying pragmatic analysis based on Relevance Theory to uncover the argumentative structure in Qur’anic debate and to transform it into a learning model for Mahārah al-Kalām, designed to cultivate logical, relevant, and ethical speaking skills
EXPLORING A TAILORED TASK-BASED LANGUAGE TEACHING (TBLT) MODEL FOR ENHANCING LANGUAGE PROFICIENCY IN MATURE STUDENTS
Language teachers employ a range of approaches, both direct and indirect, to support effective language learning. Among these, Task-Based Language Teaching (TBLT) stands out as a learner-centred, indirect method that fosters critical thinking, problem-solving, and learner autonomy. Mature students in higher education, however, encounter distinctive challenges related to balancing multiple responsibilities, managing academic anxiety, addressing financial constraints, and overcoming limited language proficiency, often resulting from an extended gap in formal study. This paper proposes a tailored TBLT model comprising four components: constructivist principles, TBLT phases, cooperative learning principles, and contextually relevant teaching–learning activities. The model aims to enhance mature students’ language competence and bridge proficiency gaps with their younger peers through authentic tasks such as event planning, community debates, report writing, and formal email preparation. By drawing upon their professional and life experiences in these collaborative and authentic contexts, learners engage with real-world language use, leading to measurable improvements in linguistic performance. Implemented over a twelve-week intervention with 21 mature students at a private university, the model demonstrated significant gains in reading, writing, and speaking proficiency. The study thus presents an empirically validated framework integrating constructivist, task-based, and cooperative learning approaches to meet the specific needs of mature language learners