Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
6835 research outputs found
Sort by
HR Analytics for Predicting Job Satisfaction in Hybrid Work
This research investigates the application of machine learning classification models for predicting employee job satisfaction, considering demographic, professional, and psychosocial aspects. With a secondary dataset obtained from Kaggle, five supervised learning techniques were applied: Logistic Regression, Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine, and Gradient Boosting. The best model was considered to be Gradient Boosting as it achieved the highest accuracy and F1 score. The model's explainability was enhanced with LIME. LIME enhanced the model's explainability. Stress, work-life balance, and job tenure were identified as the primary factors of job satisfaction. These results support the Job Demands-Resources (JD-R) theory and highlight the model's effectiveness in the hands of HR professionals. The study highlights the need to achieve a balance between predictive accuracy and explainability to ethically align the use of AI in HR analytics, aiming to enhance the well-being of employees and the effectiveness of organizations.This research investigates the application of machine learning classification models for predicting employee job satisfaction, considering demographic, professional, and psychosocial aspects. With a secondary dataset obtained from Kaggle, five supervised learning techniques were applied: Logistic Regression, Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine, and Gradient Boosting. The best model was considered to be Gradient Boosting as it achieved the highest accuracy and F1 score. The model's explainability was enhanced with LIME. LIME enhanced the model's explainability. Stress, work-life balance, and job tenure were identified as the primary factors of job satisfaction. These results support the Job Demands-Resources (JD-R) theory and highlight the model's effectiveness in the hands of HR professionals. The study highlights the need to achieve a balance between predictive accuracy and explainability to ethically align the use of AI in HR analytics, aiming to enhance the well-being of employees and the effectiveness of organizations
Tinjauan Patofisiologi dan Penatalaksanaan Abses Paru
Abses paru merupakan infeksi lokal pada jaringan paru yang ditandai dengan terbentuknya rongga berisi pus akibat nekrosis jaringan, umumnya disebabkan oleh aspirasi bakteri anaerob dari rongga mulut atau saluran napas atas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau mekanisme patofisiologi dan strategi penatalaksanaan abses paru berdasarkan literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka deskriptif kualitatif dengan menganalisis berbagai jurnal, buku teks, dan publikasi ilmiah dalam kurun 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses inflamasi yang masif menyebabkan kerusakan jaringan dan pembentukan abses, terutama pada individu dengan faktor risiko seperti gangguan kesadaran, alkoholisme, dan imunosupresi. Penatalaksanaan utama meliputi pemberian antibiotik spektrum luas secara empiris, dilanjutkan dengan terapi spesifik berdasarkan kultur. Intervensi seperti drainase perkutan atau pembedahan dilakukan pada kasus yang tidak responsif terhadap terapi medikamentosa. Terapi suportif turut mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan pendekatan multidisipliner dalam pengelolaan abses paru guna menurunkan komplikasi dan meningkatkan angka kesembuha
Analisis Faktor Risiko Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2023
Latar Belakang : Berdasarkan data WHO tercatat bahwa Indonesia berada pada posisi kedua dengan jumlah penderita tuberkulosis paru terbanyak di dunia sebanyak 969.000 kasus tuberkulosis paru. Pada tahun 2023, Sumatera Utara menempati urutan ke-6 sebagai provinsi dengan kasus tuberkulosis paru terbesar sebanyak 19.147 kasus dan penemuan yang tertinggi pada KotaMedan, Binjai dan Pematangsiantar. Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko pada pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Haji Medan tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil: Distribusi dan persentase karakteristik pada penelitian ini mayoritas berjenis kelamin laki-laki sebanyak 65,7% dengan usia mayoritas 46- 65 tahun sebanyak 56,5%, serta status gizi mayoritas underweight sebanyak 90,7%, yang mayoritas disertai dengan penyakit penyerta sebanyak 52,8%. Distribusi dan persentase pasien tuberkulosis paru pada penelitian ini mayoritas positif tuberkulosis paru sebanyak 62,0%. Terdapat hubungan jenis kelamin dengan pasien tuberkulosis paru (p=0.013).Terdapat hubungan usia dengan pasien tuberkulosis paru (p=0.039).Terdapat hubungan status gizi dengan pasien tuberkulosis paru (p=0.009).Terdapat hubungan penyakit penyerta dengan pasien tuberkulosis paru (p=0.033). Kesimpulan: Terdapat hubungan usia, jenis kelamin, status gizi, penyakit penyerta dengan pasien tuberkulosis par
Peran Nilai-Nilai Islam Dalam Membangun Resiliensi Generasi Z : Studi Kasus Desa Kadungrejo
Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap kehidupan Generasi Z, terutama dalam aspek identitas, kesehatan mental, dan tekanan sosial akibat penggunaan media sosial yang masif. Kondisi ini menuntut adanya resiliensi agar remaja mampu bertahan dan beradaptasi secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam membangun resiliensi Generasi Z di Desa Kedungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dipahami remaja sebagai kemampuan bangkit dari tekanan hidup dengan dukungan nilai-nilai Islam seperti sabar, istiqamah, syukur, dan tawakal. Faktor pendukung utama resiliensi meliputi peran keluarga sebagai sistem dukungan primer, hubungan sehat dengan teman sebaya, serta keterlibatan aktif dalam komunitas keagamaan. Sebaliknya, hambatan resiliensi muncul dari distraksi media sosial, beban akademik, ketidakpastian pasca kelulusan, dan rendahnya pemahaman agama. Optimalisasi peran keluarga, komunitas keagamaan, serta literasi digital berbasis nilai Islam dipandang strategis untuk memperkuat ketahanan mental, sosial, dan spiritual Generasi Z. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan, lingkungan sosial, dan praktik digital sebagai fondasi pembentukan resiliensi remaja di era globalisas
Pelatihan Pembuatan Nanoemulsi dari Ekstrak Tanaman Obat Lokal Rosela (Hibiscus sabdariffa) untuk Produk Kosmetik dan Farmasi bagi UMKM di Desa Bengkurung, Kabupaten Deli Serdang
Pengembangan produk berbasis bahan alam saat ini menjadi tren dalam industri kosmetik dan farmasi, terutama melalui pemanfaatan teknologi nanoemulsi yang mampu meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, dan efektivitas senyawa aktif tanaman obat. Rosela (Hibiscus sabdariffa) merupakan salah satu tanaman lokal dengan potensi tinggi karena kandungan antosianin, flavonoid, dan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan dan antiaging. Namun, keterbatasan pengetahuan serta teknologi yang dimiliki pelaku UMKM menyebabkan pemanfaatan rosela masih terbatas pada produk sederhana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan sediaan nanoemulsi berbasis ekstrak rosela sebagai inovasi produk kosmetik dan farmasi bagi UMKM di Desa Bengkurung, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktis pembuatan nanoemulsi, serta pendampingan dalam formulasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah tanaman rosela menjadi produk bernilai tambah yang lebih kompetitif. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi UMKM sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjuta
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Lerarning Berbantuan Papan SPLDV Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh alat peraga papan SPLDV terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Mauliru. Latar belakang penelitian ini muncul dari rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi SPLDV, yang terlihat dari kesulitan siswa dalam mengenali konsep variabel, koefisien, dan konstanta, serta dalam menyelesaikan soal-soal berbasis konteks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperimen), di mana kelas eksperimen menerapkan model PBL berbantuan papan SPLDV, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematis yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pada kelas eksperimen dari 33,56% menjadi 75,04%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 39,00% menjadi 73,04%. Hasil analisis hipotesis mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan papan SPLDV memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Model ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang efektif dalam pembelajaran matematika karena mampu mendorong siswa belajar lebih aktif, relevan dengan konteks kehidupan dan bermakn
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Sawit Seberang Kabupaten Langkat
Hipertensi merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara menetap melebihi ambang batas normal. Kondisi ini sering terjadi pada lanjut usia (lansia) dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sawit Seberang, Kabupaten Langkat. Metode : Desain penelitian ini adalah cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berkunjung ke Puskesmas Sawit Seberang dalam kurun waktu tiga bulan terakhir (Januari – Maret 2025), dengan jumlah total 399 orang. Sampel sebanyak 78 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia meliputi: diet (p-value = 0,001), stres (p-value = 0,001), pemanfaatan pelayanan kesehatan (p-value = 0,000), dan dukungan keluarga (p-value = 0,000). Sementara itu, aktivitas fisik (p-value = 0,142) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kesimpulan dan Saran : Puskesmas Sawit Seberang disarankan untuk menambah program promotif seperti penyuluhan kesehatan yang berfokus pada faktor risiko terjadinya hipertensi pada lansia, guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi
ANALISIS KEBUTUHAN IDEAL DOKTER UMUM BERDASARKAN BEBAN KERJA PADA UNIT GAWAT DARUTAT (UGD) RS X DENPASAR
Pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) merupakan cerminan mutu layanan sebuah rumah sakit karena bersifat mendesak, kompleks, dan berdampak langsung terhadap keselamatan pasien. Ketidakseimbangan antara beban kerja dokter dengan ketersediaan sumber daya manusia dapat mempengaruhi efektivitas pelayanan, termasuk peningkatan waktu tunggu, keluhan, serta penurunan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis beban kerja dokter umum berdasarkan jumlah pasien, waktu pelayanan, dan jam kerja efektif; (2) menghitung kebutuhan ideal dokter dengan pendekatan Workload Indicators of Staffing Need (WISN); (3) mengidentifikasi kesenjangan antara jumlah dokter tersedia dengan kebutuhan ideal; serta (4) menilai dampak ketidaksesuaian jumlah dokter terhadap mutu pelayanan di UGD RS X Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi beban kerja. Data diperoleh melalui observasi, rekam medis, dan kuesioner kepada pasien. Hasil menunjukkan total waktu pelayanan dokter mencapai 9.393 menit/bulan, sementara waktu kerja efektif hanya 5.760 menit/bulan per dokter. Perhitungan WISN menunjukkan kebutuhan ideal sebanyak 8 dokter, namun hanya tersedia 5 dokter. Dengan demikian, terdapat kesenjangan 3 dokter. Meskipun terjadi ketimpangan tenaga, uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara waktu tunggu dengan keluhan pasien (p=0,112) maupun kepuasan pasien (p=0,724). Terjadi ketidaksesuaian jumlah dokter umum terhadap beban kerja di UGD. Disarankan manajemen rumah sakit melakukan evaluasi dan penyesuaian jumlah tenaga dokter secara berkala berdasarkan beban kerja riil serta meningkatkan sistem monitoring mutu pelayana
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Didukung Media Smart Box Dan Kartu Domino Di SMP Negeri 1 Umalulu
The purpose of this study is to improve student learning outcomes after using problem-based learning models assisted by smart box media and domino cards. The results of this study indicate that the application of problem-oriented learning methods, known as Problem Based Learning, combined with tools such as smart boxes and domino cards, can improve students' academic achievement, especially in the material on the earth and the solar system. The cause of this study is the low academic results of students caused by the selection of inappropriate methods. This study uses a classroom action method that is carried out in two cycles through four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study showed a significant increase in learning outcomes after the application of problem-based learning methods using smart box media and domino cards. In the cognitive aspect, in the pre-cycle, only 22.58% of students met the minimum completion standard, while in cycle I, the percentage increased to 38.30%, and in cycle II, the number of students who achieved completion jumped to 90.33%. In the affective aspect, in the pre-cycle, there were 16.12% of students who achieved completion, this figure increased to 70.97% in cycle I, and in cycle II increased again to 90.55%. Therefore, the results of this study indicate that the use of problem-focused learning models supported by smart box media and domino cards has proven effective in improving student learning outcomes, both in terms of cognitive and affective aspects.
Isolation And Characterization Of Yeast And Mold From The Khamir Kapang Number Test (AKK) On Lemang And Air Pollution Test In The Original Lemang Production Room Of Tebing Tinggi City
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Angka Khamir Kapang (AKK) pada lemang mengetahui nilai cemaran udara pada ruang tempat produksi lemang dan mengetahui genus dari khamir dan kapang yang diisolasi dan dikarakterisasi pada lemang dan ruang tempat produksi lemang asli Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental yaitu menguji 3 sampel lemang dan ruang tempat produksi lemang yaitu lemang 01, lemang 02 dan lemang 03. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 3 sampel lemang mempunyai nilai AKK yang masih dalam batas aman untuk dikonsumsi yaitu kurang dari 1×105 dan 3 sampel udara ruang tempat produksi lemang masih dikategorikan batas aman ruang terkontaminasi, setelah dilakukan karakterisasi morfologi pada lemang 01 ditemukan genus Penicillium, pada lemang 02 ditemukan genus Candida dan Penicillium, dan pada lemang 03 ditemukan genus Aspergillus dan Penicillium. Sedangkan, pada ruang tempat produksi lemang 01 dan lemang 02 ditemukan genus Aspergillus dan Penicillium, sedangkan pada lemang 03 ditemukan genus Aspergillus, Alternaria, dan Trichoderm