Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
Not a member yet
    6835 research outputs found

    Analisis Kebijakan Untuk Mengatasi Kemiskinan di Kabupaten Wonosobo Melalui Perspektif Pancasila : Sila 5 Sebagai Panduan

    No full text
    Kemiskinan terjadi ketika seseorang memiliki keterbatasan atau kekurangan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kemiskinan dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, kesulitan dalam mendapatkan akses ke berbagai fasilitas kehidupan, adanya bencana alam seperti wabah penyakit, dan lain sebagainya. Untuk menyelesaikan kemiskinan, orang harus menerapkan dan menerapkan nilai-nilai yang ada dalam sila-sila pancasila terutama sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat Indonesia, terutama mereka yang masih hidup dalam kemiskinan, adalah subjek yang mendasari penulisan artikel ini. Penulis memilih subjek penelitian ini karena ingin meningkatkan kesadaran bahwa semua orang di Indonesia perlu dan harus mendapatkan kesejahteraan dan penghidupan yang layak tanpa adanya kesenjangan antar masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Studi kepustakaan ialah serangkaian kegiatan dalam mengumpulkan data pustaka, dengan membaca, mencatat, kemudian mengolah bahan penelitian tersebut

    Adaptasi dan Transformasi Ekonomi Digital di Pasar Tradisional Aur Kuning Bukittinggi dalam Kajian Sejarah Sosial-Ekonomi (2009-2023)

    Get PDF
    The rapid development of information technology has significantly influenced societal lifestyles, including in the economic sector. This study examines the adaptation and transformation of traditional markets in response to digitalization, with a particular focus on Aur Kuning Market in Bukittinggi, a major economic hub in the region. The research employs a historical method, utilizing both primary and secondary sources, including oral and written data. The findings reveal that traders in Aur Kuning Market are gradually adopting digital tools, albeit primarily for communication rather than full-fledged e-commerce. Despite the growing digital presence, traders strive to maintain the traditional characteristics of the market. The study highlights the coexistence of conventional market practices with modern digital tools and underscores the challenges and opportunities associated with this transition.The rapid development of information technology has significantly influenced societal lifestyles, including in the economic sector. This study examines the adaptation and transformation of traditional markets in response to digitalization, with a particular focus on Aur Kuning Market in Bukittinggi, a major economic hub in the region. The research employs a historical method, utilizing both primary and secondary sources, including oral and written data. The findings reveal that traders in Aur Kuning Market are gradually adopting digital tools, albeit primarily for communication rather than full-fledged e-commerce. Despite the growing digital presence, traders strive to maintain the traditional characteristics of the market. The study highlights the coexistence of conventional market practices with modern digital tools and underscores the challenges and opportunities associated with this transition

    Perbedaan Berat Badan Bayi Yang Diberikan ASI Eksklusif Dan Susu Formula Diwilayah Kerja Puskesmas Deli Tua Tahun 2022

    Get PDF
    Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada bayi baru lahir merupakan salah satu upaya untuk mencegah masalah kurang gizi pada bayi dan mencegah hal yang terburuk yaitu kematian bayi.. Penelitian ini bertujuan untuk Perbedaan berat badan bayi yang diberikan ASI eksklusif dengan yang diberikan Susu Formula. Metode: Jenis penelitian ini adalah menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI eksklusif dengan yang diberi susu formula di Kabupaten Deli Serdang. Teknik sampel dilakukan dengan Purpossive Sampling. Dimana sampel dalam penelitian ini adalah sebk 78 responden bayi dengan 39 bayi yang mengkomsumsi ASI eksklusif dan 39 bayi yang mengkomsumsi susu formula. Teknik pengampulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi responden. Teknik analisis data menggunakan uji T independen fungsi dari uji T adalah menguji perbedaan rata-rata antara dua cuplikan (Sampel). Hasil: Responden kasus berjumlah 78 orang responden bayi dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji T independen menunjukkan bahwa nilai p value = 0,006 < α (0,05) berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Terlihat bahwa ada perbedaan yang signifikan pertambahan berat badan antara bayi yang diberi ASI Ekslusif dibandingkan dengan bayi yang diberi Susu Formula dilihat dari nilai p value = 0,006 < α (0,05). Kesimpulan: Penelitian ini berarti ada terdpat Perbedaan Berat Badan Bayi Yang Diberikan Asi Eksklusif Dan Susu Formula Diwilayah Kerja Puskesmas Deli Tua Tahun 202

    Kontemplasi Pendidikan Ruhaniyah Imam Asy-Syafi’i Sebagai Model Pendidikan Ideal Di Era Post Trust

    Get PDF
    Penelitian ini mengeksplorasi kontemplasi pendidikan ruhaniyah Imam Asy-Syafi'i sebagai paradigma pendidikan ideal di era Post Trust. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pemikiran Imam Asy-Syafi'i mengenai pendidikan ruhaniyah serta mengembangkan model pendidikan yang relevan dengan tantangan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif, serta analisis mendalam terhadap karya-karya Imam Asy-Syafi'i. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama: pertama, pemahaman tentang konsep pendidikan ruhaniyah yang disampaikan Imam Asy-Syafi'i; kedua, pengembangan model pendidikan ideal berdasarkan prinsip-prinsip tersebut; dan ketiga, analisis karakteristik era Post Trust serta penyusunan solusi pendidikan yang sesuai dengan model yang diusulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Imam Asy-Syafi'i menawarkan integrasi antara fikih dan tasawuf dalam membentuk karakter Muslim yang ideal. Model pendidikan yang diusulkan menitikberatkan pada pengembangan karakter mandiri, bijaksana, serta adaptasi nilai-nilai ruhaniyah dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern

    IMPLEMENTASI ALOKASI DANA DESA TAHUN 2023 DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA SANGKILON KECAMATAN LUBUK BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS

    No full text
    Alokasi Dana Desa (ADD) memerlukan adanya perencanaan pelaksanaan, pengawasan, dan pertanggung jawaban terhadap penggunaannya. Perencanaan pembangunan desa tidak terlepas dari perencanaan pembangunan dari kabupaten atau kota, sehingga perencanaan yang dibuat tersebut bisa tetap selaras. Pelaksanaan pembangunan desa harus sesuai dengan Alokasi dana desa yang telah direncanakan dalam proses perencanaan dan masyarakat, bersama aparat pemerintahan juga berhak mengetahui dan melakukan pengawasan terhadap jalannya pembangunan desa. Alokasi Dana Desa (ADD) harus digunakan dan dialokasikan sebagaimana mestinya sesuai dengan Undang-Undang dan ketentuan yang berlaku yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia. Tujuan dilakukannya penulisan ini adalah ingin mengetahui dan memahami bagaimana efektivitas Alokasi Dana Desa dalam menunjang pembangunan Infrastruktur desa, dan mengetahui bagaimana prosedur penerimaan Alokasi Dana Desa menurut aturan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu Oleh George C.Edwar III, dengan aspek yng diukur yaitu Komunikasi, Srtuktur Birokrasi, Sikap, Sumber daya. Kesimpulan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa implementasi Alokasi Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Sangkilon kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas sudah berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun faktor pendukung implementasi Alokasi dana Desa (ADD) yaitu, adanya sosialisasi pelaksana kebijakan ADD kepada Masyarakat yang di wakili oleh Kepala Desa terkait pembangunan Desa. Kemudian terdapat dukungan dari msyarakat terhadap kebijakan ADD berupa usulan maupun tenaga, terbantuknya struktur birokrasi, dimana Kepala desa sebagai penanggung jawab utama kegiatan, sekertaris desa, bendahara dan ketua TPK sebagai pengelola kegiatan dan pelaksana kegiatan, dan adanya Langkah- langkah nyata dari desa selaku pelaksana kegiatan, berupa kerterlibatan di setiap rangkaian kegiatan ADD. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi alokasi dana desa pada pembanguan infrastruktur desa di Desa Sangkilon Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas memiliki anggaran dana desa sebesar Rp. 470.000.000 Dan menyerap anggaran 60 % Untuk Infrastruktur dan 40 % untuk Pemberdayaan Masyarakat

    CONSTRUCTIVIST ANALYSIS OF STUDENTS’ MULTIMODAL TEXTS INTEGRATING LOCAL WISDOM IN THE DIGITAL LITERACY ERA

    Get PDF
    This study aims to analyze university students’ multimodal texts that integrate local wisdom values through the lens of Jean Piaget’s constructivist perspective. The study connects constructivist theory with digital literacy practices rooted in local culture, an area that remains underexplored in Indonesian language education. The research employs a descriptive qualitative approach, focusing on the process of students’ knowledge construction in producing multimodal texts based on local wisdom. The participants were third-semester students of the Indonesian Language, Literature, and Regional Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Mathla’ul Anwar University, Banten. The primary data consisted of multimodal text products themed around the local wisdom of Pandeglang, while supporting data were obtained through direct classroom observations and semi-structured interviews. The research instruments included observation sheets, interview guides, and students’ reflection journals. The data analysis process was guided by Piaget’s constructivist framework, which examined the processes of assimilation, accommodation, and equilibration in students’ cognitive development. Data were analyzed through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation employed to ensure data credibility. The findings reveal that students actively assimilated local wisdom knowledge with academic theory, adjusted their ways of thinking and presenting cultural values in multimodal texts, and achieved a balance between cultural preservation and the demands of digital literacy. The process of creating multimodal texts also demonstrated experiential learning (learning by doing) and self-reflection, while variations in visual and narrative styles reflected each student’s individual knowledge construction

    POSTCOLONIAL PERSPECTIVES ON MALAY BATU BARA ORAL NARRATIVES: INSIGHTS FROM ENGLISH LITERARY THEORY

    Get PDF
    This study investigates how Malay Batu Bara oral narratives express cultural identity, morality, and resistance through the analytical lens of English postcolonial theory. Addressing the lack of research applying postcolonial literary frameworks to Indonesian oral traditions, the study aims to reinterpret local oral texts using key concepts from Bhabha (hybridity, mimicry) and Spivak (subaltern voice) to understand how these narratives negotiate cultural power. A qualitative comparative design was employed, drawing on twelve Batu Bara oral texts including pantun, gurindam, ritual verses, and folktale fragments supplemented by interviews with five cultural informants. These were compared with selected English literary works exhibiting parallel moral themes. Data were analyzed using thematic coding and cultural semiotics to identify symbolic patterns and interpret how postcolonial concepts function within the local narratives. Findings indicate four specific moral and cultural patterns recurring across the oral texts: ecological harmony, respect for social hierarchy, communal ethics, and moral sincerity. These values are articulated through metaphor, performance, and collective expression, revealing how Batu Bara narratives function as moral counter-discourses that embody subaltern agency and cultural resilience. The cross-analysis demonstrates a form of “moral hybridity,” where local ethical worldviews intersect with and reinterpret English postcolonial concepts. The study contributes theoretically by positioning Malay oral literature as an active epistemological space within postcolonial discourse and practically by offering a model for integrating indigenous oral traditions into comparative literary pedagogy

    PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL DAN C++

    Get PDF
    Abstract. The travelling salesman problem is one of the classic optimisation problems that is widely applied in real life, such as in the distribution of goods, transportation route planning, and even the movement of industrial robots. This study aims to implement algorithms for solving the travelling salesman problem using two different programming languages, namely Pascal and C++, and to compare their performance in terms of effectiveness, memory efficiency, and execution speed. The methods used include weighted graph modelling, shortest path calculation, and the application of the Branch and Bound algorithm. The test results show that both programming languages produce identical optimal routes, namely 1 – 5 – 6 – 7 – 10 – 9 – 8 – 4 – 2 – 3 – 1 with a minimum total distance of 196. The Pascal programme has the advantage of a simple syntax structure and low memory usage (±356 KB), while C++ excels in execution speed (0.09466 seconds) despite having a larger output file size (±1.26 MiB). This difference in performance indicates that Pascal is more suitable for educational purposes and small-scale applications, while C++ is superior for complex applications and modern system integration needs. Thus, the TSP algorithm can be implemented effectively using either Pascal or C++, and the choice of programming language should be tailored to the context of the requirements

    PERBANDINGAN PERFORMA SEPEDA MOTOR HONDA VARIO 160 FI MENGGUNAKAN WEIGHT ROLLER STANDARD SEBERAT 19 GRAM DAN WEIGHT ROLLER RACING SEBERAT 12 GRAM BESERTA PENGARUH PREVENTIVE MAINTENANCE PADA CONTINOUSLY VARIABLE TRANSMISSION

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Perbandingan Performa Sepeda Motor Honda Vario 160 Fi Menggunakan Weight Roller Standard Seberat 19 Gram dan Weight Roller Racing Seberat 12 Gram BesertaPengaruh Preventive Maintenance Pada Continously Variable Transmission, metode yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan pada sepeda motor Honda Vario 160 Fi. Torsi engine yang dihasilkan oleh sepeda motor Honda Vario 160 Fi lebih besar dengan menggunakan weight roller racing seberat12 gramdengan torsi maksimum sebesar 16,2 Nm pada putaran engine 7000 rpm, sedangkan jika menggunakan weight roller standard seberat 19 gram torsi engine tertinggi yang dihasilkan yaitu 14,5 Nm pada putaran engine 7000 rpm. Daya engine yang dihasilkan oleh sepeda motor Honda Vario 160 Fi lebih besar dengan menggunakan weight roller racing seberat 12 Gram dengan Daya maksimum sebesar 12,4 kw pada putaran engine 8000 rpm, sedangkan jika menggunakan weight roller standard seberat19 gram Daya engine tertinggi yang dihasilkan yaitu 11,4 kw pada putaran engine 8000 rpm. Maintenance atau rutinitas pada perawatan cvt sangat perlu dilakukan setiap 8000 km / 8 bulan sekali dan pergantian part sering dilakukan setiap 24.000 km / 2 tahun sekali terkecuali jika sepeda motor matic melewati jalanan yang tergenang banjir hendaknya segera melakukan overhaul cvt, karena banyak kasus yang telah terjadi jika melalaikan perawatan cvt, komponen cvt yang paling utama yaitu drive belt sering putus pada saat dikendarai yang mengakibatkan sepeda motor tidak dapat dikendarai. Weight roller standard seberat19 gram memiliki ukuran 19,95 mm, mengalami pengikisan sebanyak 0,05 mm setelah digunakan dengan jarak tempuh 2000 km, dan weight roller racing seberat 12 gram memiliki ukuran 19,76 mm, mengalami pengikisan sebanyak 0,24 mm setelah digunakan dengan jarak tempuh 2000 km, dengan ukuran standard 19,84 mm – 20,00 mm

    Pemanfaatan Media Podcast sebagai Sarana Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 23 Medan Tahun Pelajaran 2024–2025

    Get PDF
    This study aims to examine the utilization of podcast media as an instructional tool to enhance the speaking skills of eighth-grade students at Public Junior High School 23 Medan during the 2024–2025 academic year. Speaking competence is a crucial aspect of language learning, as it directly relates to students’ ability to express ideas, thoughts, and information orally. However, many students still struggle with speaking due to limited vocabulary, insufficient practice, and monotonous teaching methods. The use of podcasts in the learning process offers an innovative, engaging, and easily accessible medium that encourages autonomous and collaborative learning. Through podcasts, students can listen to appropriate speech models, practice pronunciation and intonation, and expand their vocabulary. This research employed a classroom action research (CAR) design to observe improvements across learning cycles. The findings reveal that consistent use of podcast media significantly improved students’ speaking performance, as reflected in the increased average scores at each stage. Therefore, podcast-based learning proves to be an effective and relevant medium for fostering speaking proficiency among junior high school students

    5,451

    full texts

    6,835

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Sumatera Utara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇