JUMABIS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
    96 research outputs found

    Pengaruh Kualitas Layanan Toilet Saga Mall Abepura Terhadap Tingkat Kepuasan Pengunjung

    Full text link
    Penelitian bertujuan menguji pengaruh Kualitas Layanan (Reliabilitas, Daya Tanggap, Jaminan, Empati dan Bukti Fisik) Toilet Saga Mall Abepura Terhadap Kepuasan Pengunjung. Lokasi penelitian dilakukan di Saga Mall Abepura Kota Jayapura. Jenis penelitian survei ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah pengunjung Saga Mall Abepura dan pernah menggunakan fasilitas toilet umum yang dmiliki oleh Saga Mall Abepura. Teknik pengambilan teknik penyampelan Non-Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling dan Accidental Sampling. Ukuran sampel sebesar 110 responden. Instrumen Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan alat analisis Structural Equation Modelling (SEM) dengan program amos versi 22. Hasil estimasi SEM menunjukkan bahwa dari lima hipotesis yang ada terdapat tiga hipotesis yang diterima dan dua hipotesis tidak diterima. Variabel reliabilitas, jaminan dan bukti fisik Pada Toilet Saga Mall Abepura berpengaruh positif terhadap kepuasan pengunjung sedangkan variabel daya tanggap dan empati pada Toilet Saga Mall Abepura tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan pengunjung

    Budidaya Ternak Babi sebagai Pendorong Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Intan Jaya

    Full text link
    Tujuan utama yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah analisis mengenai kelayakan bisnis komoditi ternak babi dalam upaya pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Intan Jaya. Dengan pendekatan kriteria investasi yang digunakan meliputi: Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Internal Rate of Return (IRR),Profitability Ratio (PR), Payback Period (PP). Adapun hasil dari penelitian ini adalah: 1) Potensi ternak babi Kabupaten Intan Jaya bukan merupakan suatu kondisi dimana masyarakat berupaya untuk membudidayakan tenak babi, melainkan karena budaya masyarakat di Kabupaten Intan Jaya yang telah menerima kegiatan beternak babi secara turun temurun. Ternak babi bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua merupakan ternak yang memiliki ikatan dalam budaya dan adat istiadat, sehingga ternak babi menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat wilayah pegunungan Papua. Hanya saja, pengelolaan ternak babi di Kabupaten Intan Jaya masih dilakukan secara tradisional, meski telah diberikan pendampingan oleh pemerintah daerah. 2) Berdasarkan hasil pengolahan data ditemukan bahwa produk/komoditi ternak babi adalah komoditi yang layak diinvestasikan, baik oleh masyarakat maupun pemerintah daerah. Secara garis besarnya terdapat 8 aspek pembangunan yang menjadi arah pengembangan produk/komoditi ternak babi yang layak investasi di Kabupaten Intan Jaya menurut skala prioritas pada masing-masing kabupaten yakni: (1) Sosial Budaya, (2) produk lokal, (3) penerapan teknologi tepat guna. (4) pasar, (5) tata niaga, (6) nilai tambah, (7) kemitraan, (8) dukungan pemerintah daerah

    Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Pemerintah dan Swasta yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan bank milik pemerintah dengan bank swasta dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kinerja keuangan bank pemerintah dengan bank swasta. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah 4 bank pemerintah dan 4 bank swasta yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Indikator kinerja keuangan diukur dengan metode CAMEL yang terdiri dari rasio – rasio CAR, NPL, NPM, ROA, dan LDR. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji deskriptif untuk mengetahui kinerja keuangan bank pemerintah dan bank swasta dilihat dari rata-rata rasio yang digunakan dan uji beda Independent Samle T Test untuk menguji apakah ada perbedaan kinerja keuangan antara bank pemerintah dengan bank swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari rasio masing – masing Bank Pemerintah dan Bank Swasta, maka BRI dari Bank Pemerintah yang memiliki CAR terbaik dan BCA untuk Bank Swasta yang memiliki CAR terbaik. Bank Pemeritah yang memiliki NPL terbaik yaitu Bank BNI dan untuk Bank Swasta yang memiliki NPL terbaik yaitu Bank Panin. Bank Pemerintah yang memiliki NPM terbaik yaitu BNI dan untuk Bank Swasta yang memiliki NPM terbaik yaitu Maybank. Bank Pemerintah yang memiliki ROA terbaik yaitu BRI dan untuk Bank Swasta yang memiliki ROA terbaik yaitu BCA. Bank Pemerintah yang memiliki LDR terbaik yaitu Bank Mandiri dan untuk Bank Swasta yang memiliki LDR terbaik yaitu BCA. Namun jika dilihat berdasarkan rata-rata analisis rasio antara bank pemerintah dengan bank swasta berdasarkan rasio CAR, NPM, ROA dan LDR bank pemerintah lebih baik dibanding bank swasta. Tetapi jika dilihat dari rasio NPL, bank swasta lebih baik dibandingkan bank pemerintah. Dilihat dari uji beda, tidak terdapat perbedaan CAR,NPL,ROA dan LDR antara bank pemerintah dan bank swasta namun memiliki perbedaan kinerja keuangan dilihat dari rasio NPM

    Potret Objek Wisata Wilayah Pembangunan II Kabupaten Jayapura

    Full text link
    Sektor pariwisata sebagai kegiatan perekonomian telah menjadi andalan potensial dan prioritas pengembangan bagi sejumlah negara, terlebih bagi negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki potensi wilayah yang luas dengan daya tarik wisata yang cukup besar, banyaknya keindahan alam, aneka warisan sejarah budaya, dan kehidupan masyarakat (etnik). Kekayaan sumber daya alam dan kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Jayapura cukup beragam dan tersebar hampir di setiap wilayah pembangunannya, baik berupa potensi alamnya, kearifan kekayaan kebudayaan lokalnya, hingga kekayaan sejarahnya. Di Wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Jayapura terdapat deretan pantai-pantai yang indah (pantai Tablanusu, Amai, Dormena, Harlend dan lain-lain), di wilayah selatannya terdapat Danau Sentani. Segala potensi ini memiliki nilai tersendiri bagi sektor pariwisata dan sangat perlu untuk di kembangkan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik, yakni sebagai berikut: 1. Pengamatan dan survei lapangan; 2. Wawancara mendalam; 3 Dokumentasi. Jenis data yang dibutuhkan yakni data primer dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan: 1. Kondisi eksisting obyek dan destinasi wisata di bagian Wilayah Pembangunan II. Hasil analisis menunjukkan bahwa hampir seluruh destinasi wisata unggulan tersebut belum mencapai nilai standar kelayakan minimal (SKM) menjadi daerah tujuan wisata; 2 Analisis daya dukung potensi wisata Kabupaten Jayapura menunjukkan nilai yang berbeda-beda, antara jenis wisata air dengan wisata sejarah dan wisata budaya. Nilai tersebut menjadi dasar bagi pengelola wisata, untuk dapat membatasi jumlah pengunjung yang mampu ditampung tempat wisata tersebut. nilai tersebut adalah sebagai cerminan dari pengelolaan wisata berkelanjutan yang berbasis terhadap kelestarian ekosistem dan lingkungan

    Analisis Pendapatan Nelayan dan Distribusi Pemasaran Ikan Cakalang di Kota Jayapura

    Full text link
    Resource of skipjack fish is one of the recovered natural resources found in Jayapura City and has the potential to be optimized in supporting regional development and efforts to improve community welfare. the utilization efforts so far still use a conventional approach that is oriented towards yield and number of catches. The purpose of the study was to understand the factors that influence the income of fishermen, and understand the marketing system of catching tuna fish in Jayapura City. Respondents researched 90 families using randomized stratification methods. The type of data used: primary data in the form of community income data, the number of fishermen's catches, the number and types of production costs, marketing systems, types and fishing equipment, social culture of the community. Secondary data are fisheries statistics, annual reports, Jayapura City in numbers. Data sources are DKP, BPS, Bappeda, Disperindagkop Kota Jayapura. The research analysis methods are Multiple Regression Analysis with the Smallest Squares Method (OLS) and Marketing System Analysis Methods. The results showed that the variable selling price, the number of catches, work experience, capital, age, education level and fishing gear had a significant influence on the income of fishermen. Determination Value R2 = 0.890. The results of various classical assumption tests indicate that the data normality test is very normal and residuals have spread normally

    Analisis Kebijakan Kredit dan Pengaruh Risiko Kredit Usaha Kecil Mikro terhadap Kinerja Bank (Studi Pada PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua)

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah menguji dan memperoleh bukti-bukti empiris mengenai kebijakan pemberian kredit dari aspek 5C PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua dan pengaruh risiko kredit usaha kecil mikro terhadap kinerja PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua. Data sekunder dalam penelitian ini meliputi data laporan keuangan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua periode 2009:1-2015:4. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif yaitu Regresi Linear Berganda. Hasil analisis deskripsi menunjukkan bahwa kebijakan pemberian kredit pada PT. Bank Papua sudah menggunakan prinsip 5C (Character, Capacity,Capital, Colleteral dan Condition).Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Non Performing Loan (NPL) berpengaruh signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio (LDR), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Banking Ratio (BR)di PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua dan Non Performing Loan (NPL) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA, ROE) di Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (NPM) di Bank Pembangunan Daerah Provinsi Papua

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Pada PT. Bank Papua Kantor Cabang Pembantu Abepura

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk bentuk kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah bank papua cabang Abepura, (2) Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah Bank Papua Cabang Elelim, (3) Untuk mengetahui faktor mana yang menjadi dominan pada bank papua cabang Abepura. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, samplingnya di gunakan 100 responden dengan teknik coevinieng sampling dengan alat analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukan (1) Secara parsial seluruh dimensi kualitas pelayanan, tangible, reliability, assurance, responsiveness, empaty berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. (2) secara simultan kelima dimensi kualitas pelayanan, tangible, reliability, assurance, responsiveness, empaty, berpengaruh terhadap kepuasan nasabah (3) Assurance (jaminan) merupakan faktor yang dominan mempengaruhi kepuasan nasabah

    Pengukuran Kinerja pada Organisasi Sektor Publik Dipandang dari Perspektif Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Badan Statistik Supiori)

    Full text link
    Kualitas pelayanan yang diberikan oleh BPS perlu dievaluasi secara berkala dan berkesinambungan. Evaluasi tersebut dimaksudkan agar BPS dapat melaksanakan tugas dan perannya dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik. Evaluasi yang dilakukan bukan hanya oleh kalangan internal tetapi juga perlu dilakukan oleh pihak lain. Adapun harapannya adalah untuk memperoleh obyektivitas penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Badan Pusat Statistik di Kabupaten Supiori dipandang dari sudut Perspektif kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini diharafkan sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Segmen pengguna/aktivitas di Kabupaten Supiori adalah SKPD sebanyak 30 reponden yang terdiri dari beberapa SKPD, Perbankan sebanyak 6 responden dari Bank Papua dan Bank Mandiri, dan lainnya sebanyak 4 adalah mahasiswa S-2 yang ada di Supiori.Pendidikan terakhir responden di Kabupaten Supiori adalah SLTA kebawah 6 orang, D1-D3 sebanyak 1 orang, D4-S1 sebanyak 31 dan 2 orang berpendidikan S2-S3, pada umumnya berpendidikan D4 – S1. (2) Rata-rata Skor Kepuasan Dan Harapan Serta Indeks Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Layanan BPS adalah puas dengan indeks 2,5 yang berarti perlu dipertahankan dan perlu adanya peningkatan dalam kualitas layanan. (3) Rata-rata Skor Kepuasan Dan Harapan Serta Indeks Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Layanan BPS adalah puas dengan indeks 2,5 yang berarti perlu dipertahankan dan perlu adanya peningkatan dalam kualitas layanan, (4) Dari diagram kartesius terlihat bahwa pada umumnya masuk pada kolom 1 dan 4 dimana perlu tingkatkan kinerja dan cenderung berlebihan, yang perlu dalam mempertahankan kinerja adalah adalah persyaratan untuk pelayanan, alur dari prosedur pelayanan jelas, ruang pelayanan yang nyaman bagi konsumen juga mudah dan cepat download

    Optimalisasi Dana Kampung Bagi Kewirausahaan Masyarakat pada Kampung Tobati Kota Jayapura

    Full text link
    Dana desa ini diharapkan pemerintah kampung dan instansi teknis dapat mewujudkan visi Pemerintah Kota Jayapura yang beriman, mandiri, bersatu, modern, sejahtera berbasis kearifan lokal. Kota Jayapura telah membentuk Badan Kewirausahaan Masyarakat (BKM) pada masing-masing kampung/desa/kelurahan agar dapat mengelola dana desa/kampung/kelurahan lebih efektif, efesien, tepat sasaran guna mendukung kegiatan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan transparan. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan pengelolaan ADD dalam pemberdayaan masyarakat desa serta faktor-faktor pendorong dan penghambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Optimalisasi Alokasi Dana Desa Dalam pengembangan kewirausahaan masyarakat pada Kampung Tobati Kota Jayapura sudah berjalan tetapi belum maksimal, maka perlunya strategi. STRATEGI (W-O) Membuat strategi yang memanfaatkan peluang untuk mengatasi kelemahan, yaitu terdiri atas: Kebijakan Pemerintah Kota yang menjadikan Kampung Tobati sebagai Kampung percontohan bagi pariwisata, hal ini merupakan peluang untuk menambah pendapatan atau kesejateraan keluarga. Adanya Bantuan Dana Desa, ADK, ADD yang rata-rata rutin tiap tahun. Komitmen Pemerintah Kota dalam meningkatkan dan mengembangkan sektor perikanan khususnya budidaya keramba ikan Sarana Transportasi yang sangat lancar dan baik, dan Bantuan Dana Prospek dari tahun 2016 dan 2017 untuk usaha Kios, Jualan Pinang, Jualan Sayur+Bumbu Dapur, Jualan Minuman Dingin+Jas Jus, Jualan Nasi kuning, Usaha Kerajinan Tangan, Usaha Jualan Pulsa, Usaha Minyak Tanah+Bensin, Usaha Jaring. Peluang – peluang tesebut diatas menunjukkan bahwa kelemahan – kelemahan yang ada di Kampung Tobati dapat diatasi dengan baik karena peluang yang sangat dominan di Kampung tersebut. Oleh sebab itu perlunya kesadaran dari masyarakat setempat untuk memanfaatkan peluang yang ada bagi kesejahteraan keluarga dalam melakukan beberapa usaha yang sangat menjanjikan

    Kajian Pemetaan dan Optimalisasi Potensi Pajak dan Retribusi Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura

    Full text link
    Sumber penerimaan pajak daerah yang diperoleh dari pajak Kabupaten/Kota terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan,pajak pengambilan dan pengelolaan bahan galian golongan C, dan pajak parkir (Andreas dan Firma,2013). Selain pajak daerah, retribusi daerah juga penting dalam PAD. Retribusi daerah dapat digolongkan menjadi tiga golongan yakni retribusi jasa umum yang terdiri dari retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pelayanan kebersihan, retribusi pergantian biaya cetak KTP dan akta catatan sipil, retribusi pelayanan parkir dijalan umum, dan retribusi pengujian kendaraan bermotor. Retribusi jenis usaha terdiri dari retribusi terminal dan retribusi rumah potong hewan, sedangkan retribusi perijinan tertentu terdiri dari retribusi izin mendirikan bangunan, retribusi izin keramaian, retribusi izin trayek, retribusi izin usaha perikanan, retribusi pemindahan kendaraan bermotor, dan retribusi izin pencari kerja. Alasan peneliti memilih seluruh Kota Jayapura sebagai objek penelitian dikarenakan Kota Jayapura memiliki berbagai sumber penerimaan yang sangat potensi baik dalam menghasilkan pajak daerah dan retribusi daerah. Maka untuk menunjang hal diatas diharapkan pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan publik yang baik, mendorong pertumbuhan ekonomi,menciptakan lapangan kerja baru, dan memperbaiki pendapatan masyarakat (Mahi,2002). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). kontribusi pajak daerah terhadap PAD kota Jayapura tahun 2010-2017 yang memberikan kontribusi terbanyak adalah pajak restaurant, Sedangkan kontribusi retribusi daerah yang memberikan kontribusi terbanyak adalah perijinan tertentu yaitu rata-rata 17% 2). Potensi Pajak daerah dan Retribusi daerah di Kota Jayapura, berdasarkan analisis overlay pajak restoran, pajak reklame dan penerangan jalan, 2011-2017 memiliki klasifikasi prima sedangkan hotel, hiburan dan pajak parkir diklasifikasikan rata-rata prima dan ada satu tahun yaitu 2017 dan 2016 ada masing-masing satu klasiikasi adalah potensial. Untuk Pajak mineral non logam diklasifikasikan sebagai terbelakang, potensial dan berkembang, walaupun lebih banyak dikatakan terbelakang. 3). Usaha-Usaha Dispenda dalam meningkatkan PAD kota Jayapura adalah dengan usaha pokok terdiri dari adanya dasar hukum yang jelas dan tegas, Objek terdata dengan baik, Kesungguhan dan tanggung jawab petugas pemungut, Kontrol yang kontinue dari pejabat yang berwenang dan adanya peningkatan koordinasi. Selanjtnya kedua adalah Usaha Pendukung yang terdiri dari Teknik-teknik dalam pemungutan, Sosialisasi atau memasyarakatkan peraturan, Meningkatkan sarana dan prasarana kerja dan kemampuan personil Dan yang terakhir adalah Usaha kordinasi

    93

    full texts

    96

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUMABIS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇