Poltek-EJS (Politeknik Katolik Saint Paul Sorong - Jurnal Elektronic System)
Not a member yet
661 research outputs found
Sort by
ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKSI SAGU SECARA TRADISIONAL DAN MODERN PADA ALAT PARUT SAGU DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR PENGGERAK LISTRIK
Sagu (Metroxylon sagu Rottb.) merupakan salah satu jenis tanaman asli Asia Tenggara yang tumbuh alami di daerah dataran atau rawa dengan sumber air yang melimpah. Sagu yang merupakan sumber karbohidrat memiliki potensi yang paling besar untuk digunakan sebagai pengganti beras. Pada daerah-daerah yang terisolasi dan sulit dijangkau seperti Papua, pengolahan sagu masih dilakukan secara tradisional. Pengolahan sagu yang belum memanfaatkan teknologi ini berdampak pada hasil produksi yang terbatas disamping kualitas produk yang rendah. Saat ini teknologi pengolahan sagu yang dimanfaatkan masyarakat merupakan teknologi mekanis (mesin parut) dan teknologi tradisional nani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan produksi pada alat parut sagu dengan cara tradisional dan cara modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata – rata produksi sagu antara cara konvensional dan cara modern adalah 57,2 Kg/Jam : 152,6 Kg/jam, atau hasil perbandingan 1 : 3. Dengan artian bahwa hasil produksi sagu dalam 1 jam produksi dengan menggunakan cara konvensional akan menghasilkan produk sagu 3 kali lebih banyak bila menggunakan mesin atau cara moder
ANALISIS PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU SD INPRES 18 KABUPATEN SORONG
Kepala sekolah sebagai kunci sukses pelaksanaan proses harus mampu memahami fungsi dan tugas serta tanggungjawab yang melekat yaitu, fungsi leadership, manajer, motivator, supervisor, inavator, manajer dan educator. Sedikitnya terdapat lima sifat layanan yang harus diwujudkan oleh kepala sekolah agar pelanggan puas, yakni layanan sesuai dengan yang dijanjikan (reability), mampu menjamin kualitas pembelajaran (assurance), iklim sekolah yang kondusif (tangible), memberikan perhatian penuh kepada peserta didik (emphaty), cepat tanggap terhadap kebutuhan peserta. Untuk meningkatkan mutu pendidikan bukanlah memanfaatkan kesanggupan guru, dan bagaiamana kepala sekolah dapat mengikutsertakan semua potensii yang ada dalam kelompoknya semaksimal mungkin. Maka dilakukan suatu penilitian yang berjudul tentang Analisis Peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan Profesionalisme Guru di SD Inpres 18 Kabupaten Sorong (Aspek Leadership), dengan tujuan untuk mengetahui tentang analisis peran kepala sekolah sudah tercapai peningkatan profesionalisme guru sd inpres 18 kabupaten sorong dan mendiskripisikan analisis peran kepala sekolah dilihat dari aspek Leadership, yang dilaksanakan di SD Inpres 18 Kabupaten Sorong
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS X IPA 1 SMA NEGERI 1 KOTA SORONG
The main reason in research about complex procedural text because this text is used in daily life. Background in this research caused the result of complex procedural text which is reached by the students is very low, so that the writer and collaborator want to increase the skill in writing complex procedural text by using series picture media. This research purpose is describing about complex procedural text, using series picture media of science students grade x IPA 1 SMA N I Sorong, this research is class activity research. The research is done 2 cycles, every cycle is consisted (1) planning activity, (2) doing the activity, (3) observation, (4) reflection. The research subject is students grade x IPA 1, SMA N Kota Sorong. Data resources are from teacher’s information’s, students, partner, and student’s data’s, the technique of collecting data are collected using test technique, observation, and student’s data’s and interview. Data analysis that is used is quantitative and qualitative analysis data technique. The studying with using series picture can increase the skill of writing complex procedural text. The level of skill writing complex procedural text at cycle I: 26,31% increase to: 94,73% in cycle II. The using of series picture media studing can be facility to increase the student’s ability in writing complex procedural tex
Analisis Komputasi Pengaruh Geometri Muka dan Kontrol Aktif Hisapan Terhadap Koefisien Hambatan Pada Reversed Ahmed Model
Disain bentuk kendaraan merupakan aspek yang sangat diperhatikan untuk mengoptimalkan engine power yang dihasilkan oleh kendaraan melalui proses pembakaran bahan bakar menjadi daya dorong, traksi dan stabilitas kendaraan pada saat bergerak dengan kecepatan tertentu. Secara umum, kendaraan yang bergerak akan mengalami hambatan aerodinamika yang diakibatkan oleh aliran fluida yang bersentuhan secara langsung dengan bodikendaraan. Hambatan aerodinamika yang besar disebabkan oleh adanya penurunan tekanan dan separasi aliran yang terjadi di bagian belakang kendaraan.Metode teknik kontrol aktif hisapan memberikan suatu prospek yang sangat baik untuk mengontrol terjadinya separasi aliran yang memberikan efek positif terhadap pengurangan hambatan aerodinamika pada kendaraan otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh geometri muka dan penggunaan kontrol aktif hisapanterhadap koefisien hambatan pada reversed Ahmed modeldengan variasi sudut kemiringan pada bagian depan (f).Reversed Ahmed modelmerupakan model uji yang digunakan pada penelitian ini dengan variasi sudut kemiringan pada bagian depan (f) yaitu 25o, 30o, dan 35o. Penelitian dilakukan dengan pendekatan komputasi menggunakan model turbulensik-epsilon standard. Kecepatan upstream dan suction yang digunakan adalah masing-masing 13.9 m/s dan 0.5 m/s. Hasil penelitian yang diperoleh mengindikasikan bahwa geometri muka dan penggunaan kontrol aktif hisapanpada reversed Ahmed model memberikan pengaruh yang signifikan terhadap koefisien hambatan.Pengurangan koefisien hambatan terbesar terjadi dengan sudut kemiringan pada bagian depan (f)=25o yaitu 14.09%
Model Penilaian Kapasitas Knowledge Konstruksi Berkelanjutan Pada Konteks Energi Pada Perusahaan Jasa Konstruksi di Indonesia
Konstruksi berkelanjutan bermakna kreasi hingga pengoperasian sebuah lingkungan terbangun yang sehat berdasarkan desain ekologi serta sumber daya termasuk enerji yang efisien. Di Indonesia keseriusan pemerintah dalam mendukung implementasi konstruksi berkelanjutan semakin besar. Hal tersebut nampak dari masuknya isu konstruksi berkelanjutan dalam blue print Agenda Konstruksi Indonesia 2030. Namun, keseriusan pemerintah tersebut adalah mustahil tanpa didukung oleh kesiapan perusahaan jasa konstruksi, khususnya kesiapan kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan (sustainability construction knowledge) pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi. Pertanyaannya adalah seberapa besar kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada perusahaan jasa konstruksi di Indonesia saat ini. Sebelum menjawab kuriositas tersebut maka kebutuhan model penilaian yang bersifat aplikatif yang berguna untuk menilai kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia adalah penting. Namun, sebagai tahap awal, penelitian terhadap model penilaian yang tersusun atas beberapa komponen model yang bersifat skematik adalah sangat mendesak, sehingga studi ini berfokus dalam mengembangkan model penilaian kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia yang tersusun atas beberapa komponen model dan bersifat skematik. Penelitian ini diinisiasi dengan eksplorasi literatur dalam memperoleh model-model acuan, pengembangan model konseptual penilaian, pengembangan komponen model penilaian, hingga pengujian validitas komponen model penilaian. Cut-off method dengan melibatkan academic experts dan practitioner experts digunakan dalam proses validasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat total 26 indikator valid yang juga sebagai komponen model dari model penilaian kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia. Hasil penelitian ini merupakan pijakan robust untuk penelitian lanjutan dalam mengembangkan model penilaian yang bersifat aplikatif (praktis) dalam bentuk instrumen penilaian dan formula matematika dalam menilai kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia.
Kata kunci : knowledge konstruksi berkelanjutan, efisiensi energi, perusahaan jasa konstruksi, Indonesi
ANALISIS PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. ANUGRAH ASMAT
Masalah yang sering kali dihadapi pada perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan barang dan jasa dalam pengakuan pendapatannya adalah metode pengakuan pendapatan apa yang sebaiknya digunakan karena ada perbedaan pengakuan antara metode yang satu dengan yang lainnya. Terlebih apabila pembayaran dan pelunasan transaksi penjualan dilakukan lebih dari satu periode akuntasi. Selain itu penyajian laporan keuangan atas pengakuan pendapatan dalam setiap periode akuntansi harus dilaporkan sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku Umum (PSAK No.23 tentang Pengakuan Pendapatan). Untuk penjualan barang terdapat satu metode dasar akrual (accrual basic) dan untuk penjualan jasa terdapat satu metode yang digunakan yaitu metode kontrak selesai (completed contract method). PT. Anugrah Asmat sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan barang dan jasa menggunakan metode dasar kas untuk penjualan barang dan metode kontrak selesai untuk penjualan material dalam pengakuan pendapatannya.Kesimpulan dari peneletian ini adalah perlakuan akuntansi atas pengakuan dan pengukuran pendapatan menggunakan metode dasar akrual dan kontrak selesai pada PT. Anugrah Asmat sudah sesuai dengan standar akuntansi yang diatur dalam PSAK No. 23. Biaya-biaya yang berhubungan langsung dalam kontrak dapat didistribusikan dalam kontrak pada aktivitas kontrak secara umum dan dapat dialokasikan pada kontrak yang terkait. PT. Anugrah Asmat tidak menggunakan metode presentase penyelesaian dalam pengakuan pendapata
ANALISIS HUBUNGAN MOTIVASI KERJA, KOMPETENSI DOSEN, KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN KOMITMEN PROFESI TERHADAP KINERJA DOSEN POLITEKNIK KATOLIK SAINT PAUL SORONG
This study aims to analyze the relationship between motivation, competence, leadership, work environment and professional commitment to the performance of lecturer the Saint Paul Polytechnic Sorong by looking at the level of significance of the relationship between each variable. The population used in the study was the Saint Paul Polytechnic lecturer with a number of samples based on Harry King's Nomogram with 95% confidence intervals as many as 54 lecturers with sampling taken by Proportional Random Sampling. Data collection methods used were questionnaires and documentation studies. The results of testing the validity of 6 variables obtained 23 invalid items. The results of the correlation test found a positive and significant relationship between lecturer competency and lecturer performance and also between the commitment of lecturer work and the performance of the Saint Paul Polytechnic lecturer. While for the test results there is no positive and significant relationship found in the correlation test between lecturer work motivation and lecturer performance; between leadership and lecturer performance, and between the lecturer work environment and the performance of the Saint Paul Polytechnic lecturer
KAJIAN ETIKA KRISTEN TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN KLABALA
Peneliitan ini dilatarbelakangi oleh Minimnya pengetahuan warga masyarakat disekitar kali Klabala, tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan (penanganan sampah). Minimnya sarana prasarana untuk mendukung kebersihan lingkungan, Keberadaan sampah mengakibatkan terjadi pencemaran lingkungan Keberadaan sampah dapat mengakibatkan banjir dan belum maksimalnya peran serta masyarakat untuk penanganan masalah sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini, menggunakan teknik kualitati, berupa wawancara langsung dengan responden yang dianggap mampu memberikan informasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, minimnya kesadaran masyarakat tentang arti kebersihan lingkungan, dan regulasi proses penanganan sampah yang harus diatur kembali
ANALISIS HUTANG TERHADAP KINERJA PT. MULTI SUKSES MAKMUR PERKASA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja perusahaan dalammenutupi hutang perusahaan. Data diperoleh langsung dari perusahaan PT. MultiSukses Makmur Perkasa penulis menganalisis dengan menggunakan 3 rasio yaitu RasioLikuiditas, Leverage dn Profitabilitas. Data yang diperoleh berupa Laporan KeuanganNeraca dan Laba-Rugi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penurunan rasio baiklikuiditas maupun profitabilitas pada tahun 2015, dan kenaikan rasio leverage padatahun 2015, namun penurunan dan kenaikan rasio ini tidak berarti perusahaan tidakilikuid sebab perusahaan masih dapat membayar hutang-hutangnya dengan baik.Karena pada tahun 2015 laba perusahaan meningkat sebesar 20,28%
ANALISIS PENGARUH KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TERHADAP ARUS NETRAL DAN LOSSES PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DI PT PLN (PERSERO) AREA SORONG
PT PLN (Persero) Area Sorong adalah perusahaan yang bertugas melistriki wilayah kota sorong dan sekitarnya. Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada beban – beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut timbullah arus di netral trafo. Arus yang mengalir di netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (susut), yaitu susut akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah. Maka dari itu dibuatlah sebuah analisa dengan menggunakan metode perbandingan dengan cara mengukuran beban pada saat sebelum dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban dan dibandingkan dengan pada saat sesudah dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban. Penyeimbangan beban ini dilakukan dengan cara memindahkan sebagian beban di fasa yang berbeban tinggi ke fasa yang berbeban lebih rendah sehingga dihasilkan beban fasa yang seimbang. Hasil analisa menunjukan bahwa pada saat sesudah dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban, nilai arus netral di penghantar netral trafo dan arus netral yang mengalir ke ground lebih kecil sehingga susut yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan pada saat sebelum dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban