JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
    6212 research outputs found

    AGIHAN UNSUR HARA SULFUR, SIFAT KIMIA TANAH DAN HASIL PADI SAWAH DI DAS SERAYU WILAYAH KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA

    Get PDF
    Sulfur (S) adalah salah satu unsur hara makro sekunder yang memiliki peranan terhadap peningkatan hasil tanaman. Status unsur hara sulfur diperlukan untuk menentukan jumlah pupuk S yang akan diaplikasikan agar sesuai dengan kebutuhan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui distribusi unsur hara sulfur, sifat kimia tanah dan hasil tanaman padi sawah di DAS Serayu Wilayah Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Bahan yang digunakan adalah peta administrasi, peta kelerengan, peta jenis tanah, peta penggunaan lahan sawah di DAS Serayu wilayah Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara, plastik sampel, kertas label, sampel tanah, bahan kimia dan aquades. Alat  terdiri atas software QGIS 3.32.1, bor tanah, alat tulis, meteran, timbangan analitik, saringan tanah 0,5 mm dan 2 mm, erlenmeyer, botol film, gelas ukur, tabung reaksi, pipet tetes, gelas beaker, spektrofotometer, pH meter, ORP meter, konduktometer, corong, kertas saring, mortar dan shaker. Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan di DAS Serayu Wilayah Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Penentuan titik sampel berdasarkan pada Peta Satuan Lahan Homogen dengan skala 1:25.000 yang dibuat dengan cara overlay beberapa peta tematik  yaitu peta administrasi, peta kelerengan, peta jenis tanah dan peta penggunaan lahan. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit di setiap lokasi pengamatan dengan melakukan pengeboran tanah pada kedalaman 0-25 cm dan 25-50 cm. Variabel penelitian meliputi pH H2O, pH KCl, Daya Hantar Listik (DHL), potensial redoks, kapasitas tukar kation, S-tersedia tanah, dan hasil tanaman padi sawah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa S tersedia tanah termasuk kedalam harkat sedang  sampai tinggi. Nilai S-tersedia tanah tertinggi pada lokasi penelitian yaitu terdapat di titik pengamatan 12 kedalaman 0-25 cm dengan nilai sebesar 182,48 ppm SO42-. Nilai S-tersedia terendah terdapat pada titik pengamatan 16 kedalaman 0-25 cm dengan nilai 55,11 ppm SO42-. Rerata S tersedia tanah pada kedalaman 0-25 cm di SLH 1 adalah 125,63 ppm SO42-  atau termasuk harkat tinggi, sedangkan pada SLH 2 adalah 126,62 ppm SO42- atau harkat tinggi. Nilai S tersedia tanah berkorelasi positif dengan hasil tanaman dengan nilai r=0,241 atau korelasinya lemah. Rekomendasi pemupukan S untuk pertanaman padi sawah di Kecamatan Susukan yaitu berkisar 7-49 kg SO42-/ha atau setara dengan 30-206 kg ZA/ha

    IMPLEMENTASI SOFTWARE AKUNTANSI SEBAGAI UPAYA PEMBENAHAN PENGELOLAAN KEUANGAN BISNIS KULINER DI DESA KARANGSALAM, BATURRADEN

    Get PDF
    Bisnis yang baik melakukan pengelolaan keuangan dengan benar. Pengelolaan keuangan yang benar dapat dicapai bilamana ada pencatatan keuangan yang baik, yaitu pencatatan yang tertib dan bebas dari kesalahan. Salah satu bisnis yang berkembang di Desa Karangsalam, Baturraden adalah bisnis kuliner. Hasil survei pendahuluan mengidentifikasi hampir semua bisnis kuliner di Desa Karangsalam belum mengaplikasikan software akuntansi sebagai alat bantu pencatatan keuangan. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan pelaku bisnis kuliner di Desa Karangsalam, Baturraden yang belum mengimplementasikan software akuntansi. Progam pengabdian dijalankan secara bertahap sejak bulan Mei 2024, dimana pada bulan Juni dilakukan implementasi software, dan hingga bulan Agustus 2024 pelaku bisnis kuliner sudah berhasil mengoperasikan dan merasakan manfaatnya. Kini pelaku bisnis kuliner sudah memiliki alat bantu pencatatan dan perhitungan keuangan, sehingga dapat mengetahui apakah bisnisnya untung atau rugi

    Penerapan Teknologi Pemupukan untuk Meningkatkan Produksi Tanaman dan Kualitas Buah di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang

    No full text
    Kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2024 adalah transfer pengetahuan dan teknologi dengan cara penyuluhan dan praktik langsung pemupukan pada tanaman jambu biji kristal, jeruk lemon, dan alpukat. Kegiatan yang akan dilakukan adalah pelatihan sosialisasi teknik pemupukan NPK dan pupuk daun pada tanaman buah, upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada tanaman jambu biji kristal dan jeruk lemon. Tujuan kegiatan ini adalah mentransfer pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat Desa Banjarsari Wetan dengan praktik langsung pada demplot untuk mengaplikasikan teknologi pemupukan dalam rangka meningkatkan produksi Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang, Banyumas yang menanam tanaman buah-buahan agar dapat meningkatkan produksi dan kualitasnya. Target luaran wajib pengabdian ini adalah publikasi pada jurnal nasional, seminar nasional, dan profil pengabdian, serta luaran tambahan berupa video kegiatan

    PENINGKATAN PEMASARAN DIGITAL UMKM JAMU TRADISIONAL “JALUMAS” SEBAGAI UPAYA PENGUATAN DAYA SAING USAHA

    Get PDF
    Tim Pengabdian melakukan program pengabdian masyarakat pada “JALUMAS”, UMKM yang memproduksi jamu tradisional. UMKM Jalumas beralamat di Desa Cingebul RT 01 RT 07, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Produk yang dihasilkan antara lain jahe instan, lengkuas instan, jahe instan, kunyit instan, rempah racikan “NGACUNG”, dan wedang rempah. Jalumas menghadapi permasalahan terkait pemasaran yaitu kemampuan memanfaatkan dan mengelola e-commerce yang masih rendah, serta belum memiliki katalog produk yang menarik. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian memberikan pelatihan mengenai optimalisasi pemasaran digital dan pembuatan konten dalam bentuk video atau foto untuk mendukung pemasaran digital dan memperkuat daya saing usaha. Luaran dari program pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan kemampuan UMKM Jalumas dalam mengikuti kegiatan pemasaran secara online dan memiliki konten pemasaran serta katalog produk sehingga tim Jalumas dapat memasarkan produknya lebih luas

    Strategi Keberlanjutan Pangan Lokal Dalam Mendukung Eksistensi dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas

    No full text
    Pembangunan berkelanjutan di bidang pangan bertujuan untuk menciptakan ketersediaan pangan yang cukup bagi semua masyarakat. Hal ini didukung dengan perkembangan industri pangan yang ada dan berbasis pangan lokal. Pertumbuhan pangan lokal nyatanya juga berkembang seiring isu kesehatan yang ada. Pangan lokal dianggap dapat menjadi alternatif dalam menggantikan beras sebagai primadona pangan utama. Skor pola pangan harapan (PPH) yang terjadi di Kabupaten Banyumas pada mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,. Penurunan menjadi kategori sedang ini dipengaruhi oleh berbagai macam aspek seperti kualitas konsumsi, pola makan serta adanya pandemi covid-19. Turunnya daya beli masyarakat secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap pangan yang dikonsumsi masyarakat. Skor PPH yang menurun juga diakibatkan karena konsumsi pangan lokal yang ikut menurun seperti umbiumbian, kacang-kacangan serta buah. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi dan menganalisis indikator pengaruh faktor sosial, budaya, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan berbasis pangan lokal di Kabupaten Banyumas 2) menentukan strategi keberlanjutan pangan lokal di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif analitik. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa secara bersama-sama faktor sosial, budaya, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan berbasis kearifan lokal di Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk keberlanjutan pangan lokal adalah memulai kembali ke back to nature dengan suguhan tamu dengan pangan lokal

    HUBUNGAN KEPATUHAN PEJABAT ADMINISTRASI DENGAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PUTUSAN PTUN

    No full text
    Eksekusi putusan di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara perlu mendapat atensi lebih dalam tataran implementasinya. Data Monitoring Evaluasi Eksekusi DitJen Badilmiltun menunjukan jumlah eksekusi yang telah selesai atau dilaksanakan hanya 33% dari permohonan eksekusi dan eksekusi sukarela pada tahun 2022 sedangkan jumlah eksekusi yang terlaksana pada tahun 2023 yang masih berjalan sebesar 14% dari total permohonan eksekusi dan eksekusi secara sukarela. Data tersebut menunjukan bahwa pelaksanaan eksekusi masih tergolong rendah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan hubungan antara kepatuhan hukum pejabat administrasi dengan putusan Peradilan Tata Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap. Penelitian ini berlokasi di Yogyakarta dan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, telaah dokumen, dan telaah referensi. Data dihimpun dari pihak-pihak yang terkait serta relevan dalam pelaksanaan eksekusi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang telah berkekuatan hukum tetap seperti: Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara dan Panitera. Data yang diperoleh direduksi sehingga menjadi informasi yang memiliki makna tertentu dengan dianalisis menggunakan metode induksi-konseptualisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi antara kepatuhan pejabat administrasi dengan pelaksanaan putusan, hal ini dapat dipahami karena terdapat asas yang mendasari yakni asas contrarius actus. Asas tersebut menjelaskan jika eksekusi putusan dikembalikan lagi kepada pejabat administrasi. Secara substansi peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai Peradilan Tata Usaha Negara juga didasari dengan asas contrarius actus sehingga cara pelaksanaan putusan yang diakomodir oleh undang-undang tersebut berbeda dengan lingkungan peradilan lain yang memiliki lembaga eksekusi tersendiri. Eksekusi putusan di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara dikembalikan kepada sistem administrasi pemerintahan sehingga kepatuhan hukum pejabat administrasi menjadi kunci dilaksanakan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap

    Pengenalan Empon-Empon sebagai Tanaman Obat Keluarga bagi Siswa SMPN 9 Purwokerto

    Get PDF
    Pengetahuan masyarakat tentang tanaman empon empon  masih sebatas informasi yang diperoleh dari leluhurnya. Pemanfaatan tanaman empon empon sampai saat ini masih memegang peranan penting sebagai obat tradisional. Penanaman tanaman empon empon, umumnya  di lahan sekitar rumah, kebun, atau ladang. Pengenalan tentang jenis, penanaman, dan pemanfaatan empon empon penting dilakukan sebagai media pembelajaran siswa  untuk memupuk rasa tanggung jawab dan menumbuhkan jiwa peduli lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pada siswa SMPN 9 Purwokerto tentang pengenalan dan penanaman empon empon. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, diskusi dan praktik. Dalam pelaksanaannya disampaikan metode mengenalkan jenis jenis tanaman empon empon yang dapat digunakan sebagai obat serta bagian tanaman yang dimanfaatkan serta cara penanamanya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan    pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan dengan siswa  SMPN 9 Purwokerto direspon sangat baik oleh siswa dan dirasakan sebagai pengetahui dan ketrampilan yang dapat menunjang dalam pembelajaran biologi berbasis lingkungan

    Optimasi Promosi Melalui Media Sosial untuk Meningkatkan Visibilitas dan Penjualan Lung Coffee

    Get PDF
    Digitalisasi telah membuka peluang baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk yang dihasilkan. Namun, peluang ini juga datang dengan tantangan baru seperti persaingan yang ketat dan kebutuhan akan pengetahuan teknologi dan keterampilan pemasaran digital yang memadai. Optimasi promosi melalui pembuatan konten yang menarik, manajemen media sosial yang efektif, dan katalog produk yang informatif adalah kunci untuk meningkatkan visibilitas bisnis. Permasalahannya adalah Lung Coffee di Kabupaten Banyumas, tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara mengoptimalkan promosi produk melalui media digital. Selain itu, pelaku UMKM memiliki keterbatasan sumber daya dan akses memperoleh bantuan profesional. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dalam hal menggunakan media sosial untuk promosi produk agar visibilitas Lung Coffee meningkat. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan media sosial melalui Instagram dan TikTok meningkatkan visibilitas produk, namun belum sesuai dengan harapan. Rata-rata penambahan pengikut Instagram selama Juni-September 2024 adalah 32 dan 2 untuk TikTok. Selama empat bulan bermedia sosial, Lung Coffee mendapatkan pesanan kopi dari luar kota, seperti Kota Palu (Sulawesi Tengah), Kota Surakarta, Kota Tangerang, dan Kota Jakarta Utara. Omzet dan keuntungan memilki trend meningkat walaupun peningkatannya masih kecil

    PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA DENGAN METODE RESEARCH AND DEVELOPTMENT

    Get PDF
    Dalam Kurikulum Merdeka, guru-guru dituntut untuk dapat membuat sendiri modul pembelajaran yang nantinya akan digunakan sebagai materi/bahan ajar di ruang kelas masing-masing. Modul Ajar Kurikulum Merdeka dapat dibuat guru sebagai pengembangan dari buku pelajaran yang selama ini digunakan ditambah dengan pengalaman mengajar. Sebagai hasil pengembangan, maka Modul Ajar Kurikulum Merdeka akan dihasilkan setelah melalui riset dan dilanjutkan dengan proses pengembangan. Untuk mewujudkan modul tersebut, akan dilakukan pengabdian berupa pendampingan kepada mitra yaitu guru-guru di SMAN 1 Mirit. Pendampingan ini memberikan arahan kepada guru-guru terkait bagaimana melakukukan riset dan pengembangan dengan objek yang dikembangkan adalah modul ajar. Dengan menggunakan buku pelajaran, pengalaman mengajar, dan portofolio mengajar yang telah dimiliki mitra sebagai acuan, maka pengabdian ini didisain untuk melakukan pengembangan materi ajar menjadi modul ajar yang disesuaikan dengan kondisi siswa. Salah satu hasil dari penggunaan metode Research and Developtment adalah pengembangan materi matematika dengan menggunakan lagu. Hasil lain dari pengabdian ini adalah tujuh buah artikel karya mitra guru-guru di SMA Negeri 1 Mirit yang semuanya dipresentasikan di Seminar Nasional LPPM UNSOED 2024

    Analisis Senyawa Quercetin Mirabilis jalapa terhadap Penyakit Asam Urat secara In Silico

    Get PDF
    Asam urat merupakan penyakit yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh. Penyebab penyakit asam urat berupa konsumsi makanan tinggi  purin yang menghasilkan asam urat dengan gejala nyeri dibagian persendian. Mirabilis jalapa mengandung senyawa quercetin yang memiliki efek farmakologis seperti antioksidan dan antiinflamasi. Studi inma vitro pada infusa bunga Mirabilis jalapa dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% b/v menunjukkan aktivitas antiinflamasi diukur melalui persentase perlindungan terhadap hemolisis sel darah merah, baik pada kondisi induksi dengan larutan hipotonis maupun panas. Metode penelitian yang digunakan yaitu in silico melalui penambatan molekul (molecular docking) pada protein reseptor xantin oksidase dengan kode PDB 1FIQ dan senyawa quercetin dari tanaman Mirabilis jalapa menggunakan software AutoDockTools-1.5.7 dan visualisasi menggunakan BIOVIA discovery studio 2024.  Metode in silico diperlukan untuk melihat seberapa kuat interaksi senyawa tertentu terhadap protein reseptor. Hasil studi menunjukkan bahwa senyawa quercetin yang terkandung dalam Mirabilis jalapa memiliki afinitas energi senilai -7.10 serta jumlah residu asam amino lebih tinggi dibandingkan dengan obat asam urat yaitu allopurinol. sehingga dapat berikatan dengan baik terhadap senyawa xantin oksidase. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa quercetin pada tanaman Mirabilis jalapa kandidat obat asam urat

    5,026

    full texts

    6,212

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇