JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
6212 research outputs found
Sort by
MEASURING ASEAN INTEGRATION ON THE INDONESIA - MALAYSIA BORDER THROUGH A SECURITY COMMUNITY FRAMEWORK
ASEAN has declared itself as the ASEAN Community in 2015. For this reason, ASEAN has three pillars: the economic pillar, the political -security pillar, and the social- cultural pillar. As a security community, the depth of these three pillars can, of course, be measured. To measure this, this research intends to measure the level of depth of the ASEAN security community on the Indonesia - Malaysia border. This research uses qualitative research with primary sources of information, interviews, and official government documents. This research uses a security community analysis framework. The results of this research are (1) ASEAN has a framework for moving towards an ASEAN security community, (2) in the process of forming an ASEAN security community, there are differences in depth between pillars where the socio-cultural pillar is slower, (3) this results in "we feeling" as the ASEAN community is not felt by the people on the Indonesia-Malaysia borde
FROZEN GRANULATION OF ETHANOL EXTRACT OF BROWN OYSTER MUSHROOM (Pleurotus cystidiosus): MYCOCHEMICAL PROFILE BASED ON FOURIER TRANSFORM INFRARED (FTIR) AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY
Brown oyster mushroom (Pleurotus cystidiosus) is a group of edible mushrooms found in many tropical countries. The utilization of P. cystidiosus mushrooms is still limited to daily food applications; even though they have much potential, they are developed into antioxidant, anti-inflammatory, or immunomodulatory supplements. In addition, manufacturing preparations from mushrooms to obtain bioactive compounds is still widely done by extraction methods with the principle of maceration. The maceration method takes a long time and wastes solvents, requiring high costs. Based on this, this study was conducted to prepare a frozen granulation of P. cystidiosus using freeze drying. The extraction process was carried out by sonication using a sonicator at a frequency of 50 Hz for 45 minutes for three running cycles, identifying the content of bioactive compounds using Fourier Transform Infrared (FTIR), and testing the activity of P. cystidiosus granules as antibacterial against four pathogenic bacterial species namely Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Listeria monocytogenes, and Pseudomonas aeruginosa. Using the disc method. The research method was descriptive-analytical, where the results of compound identification were characterized and identified with an FTIR instrument. At the same time, antibacterial testing was carried out using the MIC macro-broth dilution method with a complete randomized design (CRD) with further tests using the Duncan-multiple range test using SPSS software ver. 27.0 and GraphPad Prism Ver 10.3.0. The results showed that the frozen granule of P. cystidiosus mushroom contained many diverse compounds and had the potential to be further developed and isolated to P. cystidiosus granules, which can also inhibit the growth of four types of pathogenic microorganisms used in antibacterial testing. The development of P. cystidiosus granule preparation can be continued by encapsulating it using a suitable coating and can be continued to be carried out in vivo testing
DESIGN OF INTELLECTUAL PROPERTY INFORMATION SYSTEM AT THE INTELLECTUAL PROPERTY RIGHT CENTRE OF LPPM UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
The Research and Community Service Institute (LPPM) at Jenderal Soedirman University (UNSOED) plays a key role in coordinating and managing research and community service efforts. One of its units, the Intellectual Property Rights (IPR) and Product Certification Center (Sentra HKI), bridges the gap between inventors and the Directorate General of Intellectual Property at the Ministry of Law and Human Rights. Currently, the system for managing IPR data is partially manual, leading to inefficiencies in communication with the academic community. This research aims to develop an integrated information system for managing IPR within UNSOED, utilizing single sign-on (SSO) for seamless access. The system will function as a centralized data warehouse, accessible to all academic staff. The project will be conducted over two years, with the first year focused on system design, development, and testing, and the second year focusing on monitoring and evaluation. The expected outcomes include a fully functional IPR management system, national publications, and potential international journal contribution
INTEGRATION MODEL OF REGIONAL INSTITUTIONS IN ENHANCING THE EXISTENCE OF TRADITIONAL FOOD IN BANYUMAS DISTRICT
Along with the development of the times, changes in people's consumption patterns began to shift from traditional to modern, affecting the existence of traditional food, one of which is in Banyumas. Banyumas has a variety of culinary centers. This research aims to analyze the demand for traditional food in Pratistha Harsa Market Banyumas and Develop a Model of Regional Institutional Integration in Increasing the Existence of Traditional Food (case study in Banyumas Regency). This research uses the multiple linear regression analysis method to identify the influence of variables of factors that affect the demand for traditional food and the Almost Ideal Demand System (AIDS) which is an ideal model in analyzing demand. Using MACTOR (Matrix of Alliances and Conflicts Tactics, Objectives and Recommendations) analysis was used to develop a model of the Regional Institutional Integration Model in Increasing the Existence of Traditional Foods in Banyumas Regency
ANALYSIS OF SITE SUITABILITY FOR CORAL TRANSPLANTATION IN THE WATER OF KARANG BOLONG BEACH, CILACAP
Coral transplantation is one of the efforts to rehabilitate coral reef ecosystems that have been damaged by human activities, environmental changes and natural disasters. The purpose of this study to analyse the suitability of coral transplantation sites in the waters of Karang Bolong Beach, Cilacap. The methods used in this study include field surveys, data collection of environmental parameters such as temperature, salinity, water brightness, pH, current speed and seabed substrate, and spatial analysis using Geographic Information Systems (GIS). The results showed that most locations in the waters of Karang Bolong Beach have quite suitable conditions for coral transplantation with environmental parameters that support coral growth. There are 1 categories of transplant site suitability obtained, namely suitable (S2) at station 1 and 2. Values included in the moderately suitable category are around 66-74% with a total area of approximately 0.5 hectares
PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA "MANGGAR SARI" MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN
Kelompok usaha “Manggar Sari” beranggotakan 13 orang kepala rumah tangga di Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang berusaha memberdayakan diri mereka melalui kegiatan produktif. Produk yang dihasilkan berupa gula kelapa kristal dan gula kelapa cetak. Namun dalam pengembangan usahanya, mereka terkendala oleh keterbatasan kemampuan dalam aspek produksi dan aspek manajemen, termasuk manajemen kelembagaan dan manajemen keuangan. Padahal kedua aspek ini sangat penting dalam kegiatan usaha. Potensi pasar yang ada relatif terbuka. Tujuan kegiatan PkM Ipteks ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan dan penguatan kelembagaan untuk meningkatkan peran kelompok dalam mendukung pengembangan usaha, termasuk manajemen pembukuan dan kemampuan untuk memiliki daya tawar produk di pasar sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah dan pelatihan/praktek terkait aspek produksi dan aspek manajemen, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman kelompok, baik terkait dengan aspek produksi maupun aspek manajemen, yang dapat dilihat dari terjadinya perbedaan nilai pre-test dan post-test terkait kedua aspek tersebut dengan rata-rata peningkatan sebesar 60% untuk aspek produksi dan 70% untuk aspek manajemen. Disamping itu, dalam pembuatan gula kelapa, 60% mitra sudah dapat menghasilkan produk gula kelapa yang dapat memenuhi standarisasi produk. Disamping itu juga mitra sudah memiliki struktur organisasi yang sistematis, tersedianya peraturan tertulis terkait hak dan kewajiban kelompok, dan ketersediaan laporan keuangan, serta sudah memiliki perencanaan untuk melakukan aktivitas usaha bersama dalam kelompok
Optimalisasi Produktivitas Kelompok Umkm Sari Rasa Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas Melalui Diversifikasi Produk, Manajemen Pengelolaan Kelompok, Dan Digitalisasi UMKM
Pandemi Covid-19 telah mendorong kemajuan teknologi digital dan mengubah perilaku konsumen dari belanja secara offline menjadi online. Kelompok UMKM Sari Rasa menghadapi tantangan dalam mempertahankan pangsa pasarnya di tengah persaingan bisnis, terutama dalam aspek teknis produksi, pengelolaan kelompok, dan tenaga kerja. Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat melakukan program pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada tiga aspek utama: diversifikasi produk, manajemen kelompok, dan digitalisasi UMKM. Pelatihan diversifikasi produk dilakukan dengan memperkenalkan abon ayam sebagai produk baru serta pemberian label kemasan untuk meningkatkan variasi dan daya saing di pasar. Selain itu, pendampingan manajemen kelompok mencakup pembuatan struktur organisasi, job analysis, serta pengelolaan administrasi keuangan berbasis akuntansi digital. Program ini juga melibatkan pelatihan pemasaran digital dan pembuatan konten kreatif untuk memperluas jangkauan pasar melalui platform digital. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Dengan strategi diversifikasi produk dan penerapan digitalisasi yang lebih baik, Kelompok UMKM Sari Rasa diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas pangsa pasar, serta menjaga keberlanjutan
Optimalisasi Profitabilitas Wirausaha melalui Perluasan Pemasaran dan Literasi Keuangan pada Usaha Sculpture Painting Cake
Kewirausahaan merupakan suatu kegiatan yang dinamis. Pada perusahaan yang memiliki keahlian khusus. Kewirausahaan menjadi sangat penting dalam bisnis kue dan pastry. Selain keterampilan yang perlu dimiliki, menjalankan bisnis juga memerlukan keterampilan manajemen seperti manajemen pemasaran dan keuangan.Beberapa pelaku usaha dan UMKM masih minim literasi keuangan atau minimnya kemampuan literasi. produksi, namun tidak dapat melakukan pemasaran dan pembiayaan.Metode penelitian dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan wawancara kepada mitra untuk mengidentifikasi permasalahan secara langsung dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.Survei dilakukan terhadap mitra bisnis perusahaan Cake and Catering Purwokerto.Hasil dari implementasi ini adalah diskusi dan materi bisnis dan kewirausahaan yang bertujuan untuk memberikan strategi bisnis dan aspek pengelolaan keuangan, pemasaran, operasional, dan sumber daya manusia bagi perusahaan.Diskusi Pengusaha memberikan arahan untuk meningkatkan daya saing Anda dalam bisnis sehingga Anda dapat melacak keuntungan Anda.Hal ini terjadi karena mitranya adalah bisnis rumahan dan pemilik bisnis yang dikelola mungkin tidak begitu fokus dalam memantau keuangannya.Bagi produksi sebagai penyedia jasa pangan, permintaan konsumen merupakan bagian dari inovasi dan adaptasi yang harus selalu diprioritaskan oleh mitra
Digital Media Experience Sebagai Media Promosi Smart Fisheries Village Desa Panembangan Cilongok Banyumas
Desa Panembangan terkenal dengan Smart Fisheries Village (SFV) yang dicapai atas dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder, akademisi dan masyarakat. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pendukung Smart Village ini akan dilakukan kegiatan pendampingan untuk membuat sebuah media promosi secara digital dalam bahasa asing yaitu bahasa Mandarin. Tujuan pembuatan media promosi ini adalah untuk meningkatkan serta mengembangkan potensi yang ada agar dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Panembangan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai Desa Panembangan yaitu menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Isi Video promosi yaitu meliputi wisata alam, wisata edukasi dan perikanan, wisata kuliner ikan, wisata kearifan lokal, pengembangan wisata air dan wisata religi. Hasil video akan di publikasikan pada youtobe Desa Panembangan, youtobe Fakultas Ilmu Budaya Unsoed dan website Desa Panembangan
INTRODUKSI DAN INTENSIFIKASI TANAMAN HORTIKULTURA MELALUI TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DI DESA CINDAGA, KECAMATAN KEBASEN, KABUPATEN BANYUMAS
Pertanian organik merupakan suatu teknik budidaya pertanian tanpa menggunakan bahanbahan kimia sintesis dengan mengandalkan bahan-bahan alami. Kebijakan pemerintah untuk mendukung Go Organik 2010 sebagai trend pertanian, mengakibatkan munculnya kegiatan pertanian organik yang lebih intensif. Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen terletak di tepian Sungai Serayu dengan suasana alam dan kondisi khas pedesaan. Kelompok Tani Karya Budi Utama sebagai bagian dari masyarakat Desa Cindaga telah melakukan kegiatan pengembangan komoditas hortikultura namun belum adanya penerapan teknologi secara optimal yang diaplikasikan pada budidaya tanaman tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat penerapan ipteks ini diharapkan dapat mengenalkan penerapan teknologi pembuatan pupuk organik padat fermentasi dan pembuatan pestisida nabati untuk diaplikasikan pada tanaman terhadap komoditas hortikultura. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan dan mengenalkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat Desa Cindaga dengan konsep pertanian organik dan pengaplikasiannya terhadap pengembangan komoditas hortikultura menuju desa swasembada. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah kelompok Tani Karya Budi Utama yang merintis pengembangan tanaman hortikultura menuju desa swasembada