JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
6212 research outputs found
Sort by
ANALYSIS OF THE NEEDS FOR INTERACTIVE LEARNING MEDIA BASED ON ARTICULATE STORYLINE 3 IN ENGLISH LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOLS
English learning in the digital era requires the use of innovative and interactive learning media to improve the effectiveness of learning, especially in elementary schools. This study analysis the importance of developing interactive English learning media in elementary schools. The study used a qualitative method by conducting observations and interviews with teachers of MI 02 Mulyasari Majenang. The results showed that the learning media used were still one-way or not interactive. While many studies have shown that interactive learning media can make learning more interesting and effective. Therefore, interactive learning media are needed in English learning in elementary schools. One of the interactive media that can be used by teachers is media based on articulate Storyline 3
SECONDARY SCHOOLS STUDENT’S PERCEPTIONS OF USING THE DUOLINGO APP TO LEARN ENGLISH IN AN EFL CONTEXT
This study aims to find out how high school students perceive the Duolingo app as a medium for learning English in the classroom. It also aims to analyze the impact of the app on students' English proficiency and evaluate how students respond to learning using the app. The methodology used in this high school research is semi-structured interview and school observation using qualitative research approach to collect data. The results of the data obtained by the researcher, showed that using the Duolingo application as an English learning media succeeded in increasing the percentage of students' interest in learning English as a foreign language, so that students can easily learn English and explore various skills by practicing questions that have been provided in the application. Applying the media in the learning process also supports students to learn English independently
Pengaruh Struktur Kepemilikan terhadap Biaya Ekuitas dengan Manajemen Laba Sebagai Variabel Mediasi
This study aims to analyze the effect of ownership structure, proxied by family ownership, institutional ownership, and foreign ownership, on equity costs, with earnings management as a mediating variable. Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2017 to 2021 were the population in this study, totaling 37 companies each year (233 units of analysis). Data analysis was conducted using mediation regression with path analysis using Eviews software. The results of this study show that direct testing in path analysis indicates that family ownership, institutional ownership, and foreign ownership on profit management are acceptable. However, in the indirect test of the influence of ownership structure on equity costs through earnings management, the results were rejected, meaning that earnings management cannot be considered a mediating variable because the results of the Sobel test did not meet the criteria. If the Sobel test coefficient value is greater than the t-table value, it can meet the mediation criteria
COMBINATION OF PSYCHOEDUCATION AND VIDEOTHERAPY TO IMPROVE KNOWLEDGE AND ANTI-BULLYING BEHAVIOR IN CLASS V-B STUDENTS MI MA'ARIF NU BANTERAN: CASE REPORT
Introduction: Bullying is a form of negative behavior that is repeated and has a negative purpose. Bullying behavior generally leads directly from one child to another due to an imbalance of power. Environmental factors are divided into school and peer factors called conformity. Conformity is a social peer influence that is known as the first phase to group up and have many friends. Purpose: This case study aims to determine changes in knowledge and bullying behavior after providing psychoeducation and videotheraphy to fifth grade elementary school children. Methods: Case study method with the application of Evidence Based Practice (EBP) in a community of school children totaling 23 students. Implementation of EBP with psychoeducation and videotheraphy on 23 students of class V B MI Ma'arif NU Banteran. Implementation was carried out for 5 sessions (3 psychoeducation sessions, 2 videotherapy sessions). Nursing evaluation begins by distributing pre-test questionnaires to students and then students are asked to fill out post-test questionnaires. Discussion: There was a significant increase in knowledge in the good category from 39.1% to 73.9 and changes in bullying behavior which originally had 7 students in the very high category reduced to 5 students. The increase in knowledge after the intervention occurred in all elements contained in the questionnaire including the definition of bullying, characteristics of bullying, characteristics of bullying perpetrators and victims, types and forms of bullying, factors that influence bullying, and the impact of bullying. Conclusion: There is an increase in knowledge and a decrease in attitudes towards bullying behavior
Perkembangan Akurasi Bahasa Mandarin Lisan pada Pembelajar Indonesia
Penelitian ini menganalisis pola kesalahan pelafalan bahasa Mandarin pada 90 pembelajar Indonesia di Tiongkok dengan berbagai tingkat kemahiran (pemula, menengah, lanjut). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kesalahan dan studi kasus, penelitian berfokus pada empat aspek fonologis: (1) konsonan aspirasi, (2) konsonan retrofleks, (3) vokal bulat depan, dan (4) sistem nada. Data dikumpulkan melalui tes monolog berbasis gambar dan dianalisis dengan triangulasi menggunakan Korpus Dinamis HSK. Temuan menunjukkan pola kesalahan yang sistematis terkait perbedaan sistem fonologis bahasa Indonesia dan Mandarin. Konsonan aspirasi (pʰ, tʰ, kʰ) menjadi tantangan utama bagi pemula, namun dapat dikuasai di tingkat menengah, sedangkan konsonan retrofleks (zh, ch, sh, r) tetap sulit dikuasai oleh pembelajar Indonesia hingga tingkat lanjut. Vokal /ü/ sering disubstitusi dengan [i] atau [u] oleh pemula dan menengah tetapi dapat dikuasi dengan sempurna oleh pembelajat tingkat lanjut. Kesalahan nada tersebar merata di keempat nada, menunjukkan tantangan sistemik. Implikasi pedagogis penelitian ini menekankan pentingnya: (1) pelatihan artikulasi berbasis kontrastif, (2) pendekatan holistik untuk pengajaran nada, dan (3) pengembangan materi khusus untuk masalah fonetik spesifik penutur Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pemahaman interlanguage pembelajar Indonesia sekaligus rekomendasi praktis untuk pengajaran fonetik Mandarin
Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Thalasemia di Banyumas Raya Melalui Kegiatan Pelatihan Usaha Kain Ecoprint dan Shibotik
Penyandang thalassemia menghadapi tantangan yang signifikan terutama tantangan fisik, psikologis dan ekonomi. Keterbatasan fisik dan kewajiban melakukan transfusi darah secara rutin membatasi para penyandang dalam kegiatan ekonomi. Keterbatasan partisipasi ini dimungkinkan berpengaruh pada kondisi perekonomian mereka. Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman berinisiatif untuk menginisiasi kegiatan yang sekiranya dapat menjawab tantangan ini. Kegiatan yang dimaksudkan ialah pelatihan keterampilan pembuatan kain shibori dan ecoprint bagi anggota perkumpulan penyandang thalasemia di Banyumas Raya. Tujuan dilakukan kegiatan ini selain untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan usaha kain shibori dan ecoprint, juga untuk mengakrabkan sesama anggota perkumpulan dan memperluas jejaring. Tim Pengabdi berkerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Talasemia Indonesia (PPTI) cabang Banyumas. Metode yang dilakukan meliputi pemberian materi di kelas, praktek bersama ahli dan diskusi mengenai potensi pengembangan usaha. Peserta pelatihan mengapresiasi upaya tim pengabdi dan memberikan evaluasi secara kualitatif
Pemilihan Lokasi Terbaik Pemasangan Billboard Untuk Media Promosi Program Studi Menggunakan Metode ELECTRE II
Dalam upaya meningkatkan visibilitas dan daya tarik Program Studi Teknik Industri Unsoed, pemilihan lokasi pemasangan billboard menjadi aspek penting dalam strategi promosi. Lokasi yang strategis perlu dianalisas secara objektif dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, seperti biaya, ukuran billboard, kepadatan lalu lintas, durasi lampu lalu lintas, dan jarak ke pusat kota. Pemilihan ini bertujuan menentukan lokasi terbaik untuk pemasangan billboard promosi di wilayah Purwokerto menggunakan metode Electre II. Metode ini melibatkan normaliasai data, pembobotan kriteria, serta analisis nilai concordance dan discordance untuk memperoleh peringkat alternatif lokasi. Hasil analisis menunjukan bahwa Simpang 4 Srimaya merupakan lokasi paling optimal dengan skor tertinggi, ditunjang kepadatan lalu lintas tinggi (150 kendaraan per menit) dan rata-rata durasi lampu lalu lintas yang lama (125 detik). Lokasi potensial lainnya adalah simpanng 4 Klenteng SKJ dan Simpang 4 GOR Satria. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis dalam pemilihan lokasi iklan luar ruang yang efektif dan eisien untuk promosi program studi kepada calon mahasiswa
Penggantian Belt Conveyor Pada JALUR CV 21 Berdasarkan Metode Pemeliharaan Periodic Maintenance Di Tambang Batu Bara
Salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia mengandalkan sistem belt conveyor sebagai alat utama dalam proses pemindahan material. Masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah sering terjadinya kerusakan pada belt conveyor jalur CV 21 yang menyebabkan downtime dan menghambat kelancaran proses produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan melakukan penggantian belt conveyor dengan pendekatan metode perawatan berkala (Periodic Maintenance) guna meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem pemindahan material. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian meliputi observasi langsung, wawancara, serta pengumpulan data primer dan sekunder selama periode penelitian. Proses penggantian dilakukan berdasarkan prosedur yang mencakup inspeksi, persiapan alat, dan pelaksanaan penggantian belt dengan spesifikasi baru yang sesuai. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan perawatan berkala secara sistematis dapat menekan frekuensi kerusakan serta meningkatkan umur pakai belt conveyor. Kesimpulannya, penggantian yang tepat berdasarkan periodic maintenance memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlangsungan operasional tambang dan efisiensi kerja unit perawatan
Perencanaan Persediaan Bahan Baku Semen Menggunakan Pendekatan Min-Max Inventory Berbasis Peramalan
PT Solusi Bangun Indonesia is a cement manufacturing company that utilizes FABA (Fly Ash and Bottom Ash) as one of its supplementary raw materials. A significant issue faced by the company is the overstock of FABA, which contributes to increased storage costs and poses a risk of environmental pollution. This research aims to develop an optimal inventory planning strategy for FABA by integrating time series forecasting methods with a min-max inventory control policy. The study utilizes historical FABA demand data from July 2023 to June 2024. Three forecasting techniques are applied: moving average, weighted moving average, and exponential smoothing. Accuracy evaluation indicates that the moving average method with a parameter of n = 3 produces the lowest forecasting error, as measured by MSE and MAD. The forecasting model is further validated using the Moving Range Chart to ensure its stability and reliability. The calculated safety stock at a 95% service level is 191.34 tons, with a minimum inventory of 758.83 tons and a maximum of 1,326.31 tons. This forecasting-based min-max policy effectively enhances inventory efficiency, mitigates risks of overstock and stockout, and supports operational sustainability
Transformasi Digital Moneter: Uang Elektronik dan Efektivitas Kebijakan Moneter
Adanya inovasi teknologi baru telah mendorong transformasi sistem pembayaran dari tunai ke digital, kehadiran sistem pembayaran digital berpotensi mengurangi jumlah permintaan uang tunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah uang elektronik memberikan pengaruh terhadap efektivitas kebijakan moneter, terutama dalam pengendalian inflasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, dengan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia, khususnya melalui Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Keuangan (SPIP) terutama data jumlah instrumen Uang Elektronik (UE) dan volume transaksi uang elektronik serta data inflasi periode 2021 hingga Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh ganda uang elektronik terhadap inflasi: (1) jumlah instrumen uang elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, di mana semakin banyak alat pembayaran digital yang beredar dapat memicu peningkatan konsumsi dan inflasi; (2) volume transaksi uang elektronik berpengaruh negatif terhadap inflasi, menunjukkan bahwa peningkatan nilai transaksi elektronik cenderung menekan inflasi melalui efisiensi biaya transaksi dan pengurangan peredaran uang tunai. Menanggapi hal ini, perlu adanya revisi fundamental dalam mekanisme kebijakan moneter dan perlu pendekatan yang lebih serta respon terhadap perkembangan teknologi finansia