JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
6212 research outputs found
Sort by
Factors Affecting EFL University Students' Listening Comprehension
Mastering listening comprehension remains a significant challenge for EFL university students. This study aimed to identify the factors affecting the mastery of listening comprehension among these students. A survey design was employed, involving English Education Department students from the classes of 2020–2023. The data collection methods used were closed-ended questionnaires, open-ended questionnaires, and semi-structured interviews. The findings revealed several factors affecting students' listening comprehension, categorized into four main areas: listening content, speakers, physical setting, and listeners. Listening content emerged as the most influential factor, with unfamiliar vocabulary, audio quality, and speech rate presenting significant challenges. Other notable factors included pronunciation and accent variations, environmental distractions, and students' motivation and proficiency levels. They suggest that teachers and students should collaboratively identify learning strategies tailored to address specific challenges in listening comprehension. Furthermore, the study underscores the importance of carefully selecting listening materials that align with students' proficiency levels, particularly in terms of vocabulary. Finally, the findings indicate a need for strategies to enhance student motivation and encourage regular listening practice. This research contributes to our understanding of the complexities involved in EFL listening comprehension and provides valuable insights for improving teaching and learning strategies in this critical language skill
Dinamika Ekosistem Mangrove di Desa Banten, Kecamatan Kasemen Kota Serang, Banten : Pendekatan Spasial dan Ekologis
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir, menjaga keanekaragaman hayati, serta menyediakan jasa lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan luasan dan struktur vegetasi mangrove di kawasan Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika ekosistemnya. Penelitian dilakukan pada Oktober 2024 menggunakan pendekatan deskriptif melalui analisis spasial, observasi lapangan, dan wawancara. Perubahan luasan mangrove dianalisis melalui digitasi citra satelit dari tahun 2005 hingga 2023 menggunakan perangkat pemetaan. Struktur vegetasi diamati menggunakan aplikasi berbasis digital untuk mencatat tinggi pohon, diameter batang, jenis mangrove, dan penutupan kanopi. Wawancara semi-terstruktur dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan rehabilitasi dan kondisi lingkungan dari masyarakat sekitar. Hasil menunjukkan peningkatan luasan mangrove dari 11.294 m² pada tahun 2009 menjadi 65.493 m² pada tahun 2023, dipengaruhi oleh penanaman, regulasi daerah, dan keterlibatan komunitas. Struktur vegetasi didominasi oleh Avicennia marina dengan nilai penting tertinggi 232,51. Nilai kesehatan vegetasi bervariasi, dengan angka tertinggi sebesar 62,72% dan terendah 43,84%. Keberadaan fauna khas mangrove seperti kepiting bakau, ikan gelodok, dan siput mengindikasikan peran ekologis mangrove sebagai habitat utama. Penelitian ini menekankan pentingnya penggabungan analisis spasial dan pemantauan ekologi untuk mendukung pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
 
Analisis Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa
This study aims to determine and analyze the influence of community participation and understanding of village institutions on the accountability of village management. The data used in this study are primary data obtained through observation, interviews, and documents. The data analysis method used is qualitative, with the research results presented in the form of descriptive narratives. The population in this study consists of all village officials in the Village Government of X Subdistrict, Banyumas Regency. The sampling technique used in this study was purposive sampling, with a sample size of 45 respondents consisting of village heads, village secretaries, and village treasurers. The testing method used in this study was multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that community participation and the understanding of village officials influence the accountability of village fund management
Makna Simbolik Ornamen-Ornamen di Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas
Kelenteng Boen Tek Bio berdiri sejak tahun 1960 di Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas. Kelenteng Boen Tek Bio merupakan contoh akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa. Akulturasi ini terlihat jelas pada tradisi Jamasan yang dilestarikan di kelenteng tersebut, serta keberadaan altar Mbah Kuntjung yang dihormati, yang merupakan perpaduan budaya lokal Jawa dan Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan wawancara mendalam dengan humas kelenteng dan observasi langsung untuk mendapatkan gambaran secara terstruktur dan mendalam mengenai ornamen-ornamen yang ada di Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas. Penelitian ini berfokus pada makna simbolik dari ornamen-ornamen yang ada di Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas dulunya merupakan sekolah bagi masyarakat Tionghoa, namun sekarang di alokasikan menjadi tempat ibadah bagi umat agama Buddha, Konghucu dan Taoisme. Ornamen-Ornamen yang ada di Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas memiliki makna sangat unik dan mencerminkan nilai-nilai agama, budaya, dan penghormatan pada leluhur dan para dewa masyarakat Tionghoa. Selain itu, ornamen-ornamen yang apik juga menambah nilai estetika tersendiri sehingga menarik wisatawan domestik hingga mancanegara
COMMUNITY EMPOWERMENT MANAGEMENT THROUGH WASTE BANK IN KUTASARI VILLAGE AND WASTE BANK IN BOBOSAN VILLAGE BANYUMAS REGENCY
This study discusses the management of community empowerment at the Kutasari Village waste bank and Bobosan Village waste bank, Banyumas Regency. The purpose of this research is to describe the community empowerment management process at the Kutasari Village waste bank and Bobosan Village waste bank. The waste bank is a place for the community to manage and organize waste that has been sorted so that it can assist the village and community in managing and controlling waste management. The existence of a waste bank is to help handle waste management and to make people aware of a healthy, neat and clean environment. This study used descriptive qualitative research methods with primary and secondary data sources. Methods of data collection in the form of interviews, observation, and documentation. While the selection of informants was selected based on ability according to purposive sampling. The results of this study are seen from the first aspect of planning that in the planning process several strategies or stages are carried out including work program planning, outreach planning, and development planning. Second, the organization that in the management of the institution has formed an organizational structure and division of labor in accordance with duties and responsibilities. The third implementation is by carrying out excellent programs such as money savings and gold savings as well as programs for training in making crafts such as making eco brick, eco print and eco enzyme. The four supervisions at the waste bank are internal supervision between members of the waste bank and also involving external parties, in this case the village district
Usulan Penerapan 5S dengan Pendekatan K3 Guna Meningkatkan Produktivitas Produksi Pada Departemen Cetak Dan Potong Busa (Studi kasus PT XYZ)
Produktivitas merupakan aspek penting dalam industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan efisiensi dan pengurangan pemborosan di lantai produksi[1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan penerapan metode 5S pada departemen cetak dan potong busa di PT XYZ. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara untuk memperoleh data, yang selanjutnya dinilai menggunakan pendekatan 5S dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penilaian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan 5S atau standar lain yang lebih tinggi dari 5S di area kerja departemen Cetak dan Potong Busa PT. XYZ. Hasil penilaian kemudian diolah menggunakan diagram batang (bar chart) untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil menunjukkan bahwa tiga ketidakpatuhan terbesar berada pada elemen Seiton (28 %), Shitsuke (22 %), dan Seiketsu (21 %). Sehingga ketiga elemen 5S tersebut yang akan menjadi prioritas perbaikan. Berdasarkan analisis tersebut, diusulkan perbaikan yang mencakup penyusunan SOP, penyediaan peralatan pendukung, dan visualisasi area kerja sesuai dengan kebutuhan dari lantai produksi PT. XYZ
Pengaruh Karakteristik Lulusan Mahasiswa Program Studi Apoteker terhadap Hasil Ujian Metode Objective Structured Clinical Examination
Pendidikan profesi apoteker di Indonesia telah menggunakan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai evaluasi pembelajaran akademik berbasis praktek. OSCE menilai kemampuan keterampilan calon apoteker meliputi pharmaceutical sciences (PS), social behavior administration (SBA), dan biomedical science and clinical sciences (BSCS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik terhadap hasil ujian metode OSCE. Metode penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional study. Responden penelitian adalah lulusan mahasiswa profesi apoteker di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang telah melaksanakan ujian OSCE. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan hasil nilai OSCE. Karakteristik yang diidentifikasi berupa nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan lama studi. Data dianalisis dengan uji Spearman untuk melihat pengaruh karakteristik lulusan mahasiswa prodi apoteker dengan hasil nilai ujian OSCE. Hasil penelitian diperoleh sejumlah 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Karakteristik lulusan mahasiswa diperoleh 60,6 % (n= 57) responden masa studi ≤ 4 tahun dan 39,4% (n=37) responden dengan masa studi > 4 tahun. Hasil karakteristik nilai IPK responden diperoleh 13,8% (n=13) dengan IPK 2,51-3,00; 53,2% (n=50) IPK 3,01 – 3,50; dan 31% (n=33) IPK 3,51- 4,00. Hasil uji spearman menunjukkan pengaruh signifikan pada karakteristik IPK dengan nilai p-value 0,010 (p-value<0,05). Hasil uji koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,264, bernilai positif yang berarti memiliki kecenderungan semakin tinggi nilai IPK S1 maka semakin tinggi hasil uji kompetensi OSCE. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh nilai IPK S1 terhadap hasil uji kompetensi OSCE.
 
Analisis Target Protein Pada Penyakit Kanker Serviks dari Senyawa Ethyl Para Methoxy Cinnamate Secara In Silico
Kasus kanker serviks merupakan kanker tertinggi ke-5 diantara kanker lainnya di dunia. Amplifikasi DNA adalah salah satu mekanisme terjadinya kanker ini. Karena itu, keparahan penyakit ini bisa berkembang. Gen yang berperan dalam perkembangan kanker serviks adalah CCNB1, CCNB2, CDK, dan MMP. Terdapat masalah pada beberapa obat yang menargetkan beberapa protein tersebut seperti erlotinib, alvocidib, marimastat, dan lain-lain. Oleh karena itu, penemuan obat baru untuk mengatasi kasus ini perlu dilakukan. Senyawa Ethyl Para Methoxy Cinnamate (EPMC) mempunyai aktivitas sitotoksik IC50 sebesar 35 μg/ml yang bersifat sangat sitotoksik terhadap sel HeLa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi target dan profil docking molekul senyawa EPMC yang berpotensi menghambat kanker serviks. Pencarian data menggunakan database Pubchem, SWISS Target Prediction, PubMed, STRING, dan PDB. Situs Webgestalt dilakukan untuk analisis Geneontologi, jalur KEGG, dan asosiasi obat. Hasil PTTGs digunakan untuk melihat interaksi antara protein menggunakan STRING dan gen hub 10 teratas dengan cystoscape. Simulasi docking dilakukan untuk menentukan profil mooring. Hasil: Target potensial EPMC adalah EGFR, CCND1, CDK4, CDK2, CCNA1, HGF, MMP9, CCNE1, CCNB1, CDH1. Hasil simulasi docking menunjukkan MMP9 memiliki energi ikatan yang lebih rendah dibandingkan kontrol positif, yaitu sekitar -6,9 kkal/mol. Oleh karena itu, MMP9 berpotensi menjadi target EPMC melalui jalur persinyalan PI3K-Akt. Kesimpulan: Senyawa EPMC dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dengan menargetkan MMP9 melalui jalur pensinyalan PI3K-Akt
Campur Kode Bahasa Inggris terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia pada Forum Diskusi Mahasiswa (Sebuah Kajian Sosiolinguistik Tentang Bilingualisme)
Penelitian ini membahas tentang kajian bilingualisme pada mahasiswa Program tudi Sastra Inggris dalam diskusi kelompok berbahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk bilingualisme yang ditemukan dalam interaksi mahasiswa pada diskusi kelompok. Data penelitian ini berupa ujaran-ujaran yang mengandung fenomena bilingualisme. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap, peneliti hanya menyimak atau memperhatikan dengan seksama dan mendengarkan apa yang diujarkan oleh mahasiswa dalam diskusi yang diikuti rekam dan catat. Teknik tersebut digunakan untuk mendokumentasi dan mencatat setiap kalimat yang termasuk dalam kategori bilingualisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam diskusi kelompok ditemukan kalimat yang termasuk kategori bilingualism berupa campur kode antara Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Campur kode yang ditemukan pada diskusi kelompok mahasiswa berupa kata dan frasa serta pembentukan kata dari proses morfologis dari kedua bahasa tersebut
Perbandingan Profitabilitas UMKM Pengolahan Hasil Perikanan yang Telah Mendapatkan Sertifikasi Halal dan Belum
The study aims to compare the profitability analysis between MSMEs of processed fishery products that have Halal certification and MSMEs that do not have Halal certification. Data collection was carried out by conducting a study of 12 MSMEs of fishery product processing determined purposively through research instruments in the form of questionnaires, interviews, and documentation of sources. The data collected was a general description of the company and its components in the financial statements. Components in the financial statements include the balance sheet and the company's profit and loss statement. MSMEs of fishery product processing that already have halal certification have a greater net profit margin and gross profit margin than those that have not been certified. The efficiency of MSMEs of fishery product processing that have halal certification in generating net profit from total revenue is better than that of MSMEs of fishery product processing that have not been halal certified