JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
6212 research outputs found
Sort by
Karakter Morfometrik dan Truss Morfometrik Ikan Manfish (Pterophyllum scalare) di Wilayah Purwokerto, Jawa Tengah
Abstrak
Ikan maanvis, Pterophyllum scalare merupakan ikan hias air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat. Ikan maanvis mempunyai pola warna yang baragam dan mempunyai ciri khas yaitu sirip dorsal dan sirip anal membentang sampai ke ekor. Ikan maanvis yang diperdagangkan di sekitar Purwokerto terdiri atas beberapa strain, namun belum banyak informasi tentang jumlah strain serta karakter morfologinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakter pembeda antar ikan maanvis yang terdapat di wilayah Purwokerto berdasarkan morfologi dan truss morfometrik. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling pada pedagang ikan maanvis yang terdapat di wilayah Purwokerto. Variabel yang diamati adalah karakter morfologi dan truss morfometrik. Parameter yang diukur adalah bagian-bagian yang sudah ditentukan dan perbandingan antara jarak truss dengan panjang standar. Data karakter morfologi dianalisis secara deskriptif. Karakter truss morfometrik dianalisis menggunakan Multiple Variance Anova untuk mengetahui karakter yang paling membedakan antar strain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter pembeda antar strain ikan maanvis berdasarkan karakter morfologi terdapat pada warna tubuh, warna sirip, dan bentuk caudal. Karakter pembeda berdasarkan truss morfometrik yang paling menonjol terdapat pada strain black yaitu bagian kepala lebih kecil serta jarak antara pertengahan batas kepala bagian ventral sampai pangkal belakang sirip ventral lebih kecil.
Manfish, Pterophyllum scalare merupakan ikan hias air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat. Ikan manfish mempunyai pola warna yang baragam dan mempunyai ciri khas yaitu sirip dorsal dan sirip anal membentang sampai ke ekor. Ikan manfish yang diperdagangkan di sekitar Purwokerto terdiri atas beberapa strain, namun belum banyak informasi tentang jumlah strain serta karakter morfologinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakter pembeda antar ikan manfish yang terdapat di wilayah Purwokerto berdasarkan morfologi dan truss morfometrik. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling pada pedagang ikan manfish yang terdapat di wilayah Purwokerto. Variabel yang diamati adalah karakter morfologi dan truss morfometrik. Parameter yang diukur adalah perbandingan rasio antara jarak truss dengan panjang standar. Data karakter morfologi dianalisis secara deskriptif. Karakter truss morfometrik dianalisis menggunakan Multiple Variance Anova untuk mengetahui karakter yang paling membedakan antar strain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter pembeda antar strain ikan manfish berdasarkan karakter morfologi terdapat pada warna tubuh, warna sirip dan bentuk caudal. Karakter pembeda berdasarkan truss morfometrik menggunakan analisis Multiple Variance Anova antar strain menunjukkan bahwa yang paling menonjol terdapat pada strain black yaitu bagian kepala lebih kecil serta jarak antara pertengahan batas kepala bagian ventral sampai pangkal belakang sirip ventral lebih kecil.
Kata kunci : karakter morfologi, Pterophyllum scalare, truss morfometri
Uji Efektifitas Pelarut Metanol dan Etanol pada Proses Identifikasi Metabolit Sekunder Cairan Kantong Nepenthes spp.
Kantong semar (Nepenthes spp.) merupakan salah satu jenis tanaman karnivora karena memiliki kemampuan untuk menangkap dan mencerna serangga atau hewan kecil lain. Nepenthes melakukan adaptasi morfologi dan fisiologi berupa pembentukan kantong pada ujung daun dan mensekresikan enzim pada cairan kantong tersebut. Cairan kantong Nepenthes diduga mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai zat antioksidan serta zat antimikroba. Kandungan senyawa metabolit sekunder tersebut dapat diidentifikasi secara kualitatif menggunakan skrining fitokimia. Proses ekstraksi cairan kantong Nepenthes menggunakan pelarut yang tepat merupakan salah satu tahap penting untuk mendapatkan kandungan senyawa metabolit sekunder yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pelarut etanol dan metanol dalam proses ekstraksi cairan kantong Nepenthes spp.Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei. Identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cairan kantong Nepenthes spp. mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Pelarut metanol dan etanol dapat mengekstraksi komponen senyawa aktif metabolit sekunder pada cairan kantong Nepenthes spp., namun pelarut metanol memiliki efektivitas yang lebih tinggi karena menunjukkan perubahan warna yang lebih signifikan.
Kata Kunci: Cairan kantong, Ekstraksi, Nepenthes spp., Metabolit sekunder, Skrining fitokimiaKantong semar (Nepenthes spp.) merupakan salah satu jenis tanaman karnivora karena memiliki kemampuan untuk menangkap dan mencerna serangga atau hewan kecil lain. Nepenthes melakukan adaptasi morfologi dan fisiologi berupa pembentukan kantong pada ujung daun dan mensekresikan enzim pada cairan kantong tersebut. Cairan kantong Nepenthes diduga mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai zat antioksidan serta zat antimikroba. Kandungan senyawa metabolit sekunder tersebut dapat diidentifikasi secara kualitatif menggunakan skrining fitokimia. Proses ekstraksi cairan kantong Nepenthes menggunakan pelarut yang tepat merupakan salah satu tahap penting untuk mendapatkan kandungan senyawa metabolit sekunder yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pelarut etanol dan metanol dalam proses ekstraksi cairan kantong Nepenthes spp.Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei. Identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cairan kantong Nepenthes spp. mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder. Pelarut metanol dan etanol dapat mengekstraksi komponen senyawa aktif metabolit sekunder pada cairan kantong Nepenthes spp., namun pelarut metanol memiliki efektivitas yang lebih tinggi karena menunjukkan perubahan warna yang lebih signifikan
Analisis Maslahah dan Sadd- Az -Zari'ah Terhadap Prosedur Amr bil Ma'ruf Wa Nahy'an al-Munkar ala Al-Ghozali
Penelitian ini menegaskan bahwa konsep amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r sebagai karakter dakwah harus dilakukan melalui prosedur yang benar. Hal ini agar tidak diimplementasikan dengan serampangan oleh beberapa oknum yang mengatasanamakan Islam. Untuk membuat konsep amar ma’ruf nahi mungkar, diperlukan perspektif tertentu yang komprehensif. Konsep al-Ghazali dalam kitab ihya ulumiddin menjadi pilihan dalam penelitian ini, di mana prosedur yang ditawarkan cukup komprehensif dengan kebutuhan dunia dakwah. Dengan menggunakan analisis kritis melalui teori mas}lah}ah dan sadd az}-z}ari>’ah, penelitian ini menganalisis konsep al-Ghazali terkait dengan amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r. Penelitian ini menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, dalam mengimplementasikan amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r dibutuhkan adanya pemahaman tentang konsep ma’ru>f dan munka>r secara utuh, sebagaimana disepakati oleh para ulama. Kedua, dalam pelaksanaan tindakan amr bil ma’ru>f wa nahy ‘an al-munka>r diperlukan tahapan-tahapan yang berurutan. Hal ini dilakukan untuk pola penanganan yang tepat, efektif, dan terukur. Ketiga, bagi pendakwah yang akan melakukan amar ma’ruf nahi mungkar harus memiliki karakter keilmuan, sikap, dan keteladanan yang baik agar tujuan dakwah dapat terwujud dengan baik dan sesuai yang diharapkan oleh syariat Islam.
 
Alih Kode dan Campur Kode pada Film Lara Ati Karya Bayu Eko Moektito: Kajian Sosiolinguistik
Bahasa berfungsi sebagai alat untuk berinteraksi secara sosial. Dalam masyarakat multibahasa seperti Indonesia, interaksi antara berbagai bahasa sering kali menghasilkan fenomena linguistik seperti alih kode dan campur kode. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan suatu faktor yang mendasari penggunaan alih kode dan campur kode dalam film Lara Ati. Data yang dikumpulkan berupa keterangan yang menjadi fokus kajian, yaitu mencakup setiap kata, kalimat, atau ungkapan yang mengandung alih kode dan campur kode yang terdapat dalam film tersebut. Artikel ini mengaplikasikan metodologi deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, dimana data dikumpulkan melalui metode simak. Selain itu, artikel ini dianalisis dalam tiga tahapan, yaitu reduksi data, kategori data, serta sintesisasi (penggabungan berbagai temuan sehingga menghasilkan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi bentuk alih kode dalam interaksi antar tokoh, serta campur kode yang mencakup penggunaan kata, klausa, dan barter. Temuan ini meningkatkan pemahaman kita mengenai bahasa dalam konteks film dan kontribusinya terhadap fenomena multilingualisme di Indonesia, serta berhubungan dengan relasi sosial yang terdapat dalam suatu percakapan
ALASAN MENOLAK LAMARAN : KAJIAN HISTORISISME TERHADAP CERITA RAKYAT “PUTRI TUJUH”
Folklore is a form of literature that lives orally, namely literature that is spread in unwritten form, transmitted orally from generation to generation. The research aims to look further at how past societies formed and conveyed social values through folklore, especially in the folklore of Putri Seven. This folklore is analyzed using a historicism approach. In this research, we provide an overview of the traditional traditions that regulate the order of marriage and the importance of the role of parents in determining their child's mate, both male and female, illustrating how strong the relationship between customs is in the life of Malay society, as well as understanding the reasons for Ratu Cik Sima's proposal to the Prince. Empang Kuala for his youngest daughter, Putri Mayang Sari. The story of Putri Tujuh describes the conflict resulting from traditional marriage rules, namely approval of the proposal because it is traditional for the eldest daughter to get married first. This shows the important impact of tradition in influencing social practices and maintaining cultural identity. With the study of historicism in folklore, it makes a new contribution to literature.
Keyword: historicism, putri tujuh, folklore, Riau malay cultureCerita rakyat merupakan salah satu bentuk sastra yang hidup secara lisan, yaitu sastra yang tersebar dalam bentuk tidak tertulis, disampaikan dengan cara lisan dari generasi ke generasi. Penelitian in bertujuan untuk untuk melihat lebih dalam bagaimana masyarakat masa lampau membentuk dan menyampaikan nilai-nilai sosial melalui cerita rakyat, khususnya dalam cerita rakyat Putri Tujuh. Cerita rakyat ini dianalisa dengan pendekatan historisisme. Dalam penelitian ini, memberikan gambaran tradisi adat yang mengatur urutan pernikahan dan pentingnya peran orang tua dalam menentukan jodoh anak, baik dari pihak laki-laki maupun perempuan, menggambarkan betapa kuatnya hubungan antara adat dalam kehidupan masyarakat Melayu, serta pemahaman alasan Ratu Cik Sima menolak lamaran Pangeran Empang Kuala atas putri bungsunya Putri Mayang Sari. Cerita Putri Tujuh menggambarkan konflik akibat aturan adat pernikahan, yaitu penolakan lamaran karena tradisi putri tertua harus menikah terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan dampak penting tradisi dalam memengaruhi praktik sosial dan menjaga identitas budaya. Dengan kajian historisisme pada cerita rakyat memberikan kontribusi baru untuk sastra.
Kata Kunci: historisisme, putri tujuh, cerita rakyat, budaya melayu Ria
Peran Komponen Kurikulum dalam Pembeljaran Sastra Lokal di SMAN 1 Cikarang Utara
This study aims to explore how curriculum components can be the key in creating more appropriate literature learning at SMAN 1 Cikarang Utara using the Merdeka curriculum. Using a qualitative approach, this study investigates how curriculum elements such as learning objectives, lesson content, teaching methods, and evaluation are implemented in the daily context of the teaching and learning process. The results of the study indicate that the main factor in achieving adaptive learning is the ability to choose flexible learning methods and implement assessments that are tailored to the needs of each student. This study provides recommendations for schools to improve the quality of local literature learning that can be adjusted to the individual needs of each student.
Keywords: curriculum components, local literature learning, merdeka curriculumPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komponen-komponen kurikulum dapat menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran sastra yang lebih sesuai dengan kebutuhan di SMAN 1 Cikarang Utara dengan menggunakan kurikulum merdeka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menginvestigasi bagaimana elemen-elemen kurikulum seperti tujuan pembelajaran, isi pelajaran, metode pengajaran, dan evaluasi diimplementasikan dalam konteks sehari-hari proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama untuk mencapai pembelajaran yang adaptif adalah kemampuan untuk memilih metode pembelajaran yang fleksibel dan menerapkan penilaian yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sastra lokal yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan individu masing-masing siswa.
Kata Kunci: komponen kurikulum, pembelajaran sastra lokal, Kurikulum Merdek
Using Free4talk Application to Improve Students’ Speaking Skill
This research aims to investigate the difficulties sixth-grade elementary school students face in improving speaking and the effectiveness of utilizing the Free4talk application in improving their speaking skills. Identified issues include lack of time for English practice, feelings of embarrassment lack of confidence in pronunciation, and limited vocabulary in English. This research used a pre-experimental method with a purposive sampling technique. The research was conducted on grade 6th students at SD Al Furqoon in the Academic Year of 2023/2024, with a total sample are 22 students. The research instruments to collect the data included a questionnaire, pre-test, post-test, and observation. Identified issues include lack of time for English practice, feelings of embarrassment lack of confidence in English pronunciation, and limited vocabulary in English. This is evident from the F value of 1.286 and sig=0.000, which means <0.05, this implies that there is an influence from the implementation of the Free4talk application on language speaking skills. For the second question, the researcher found the formula d(f) = n-2, resulting in a calculated d(f) value of 20 and the result of testing the variables of Free4talk application implementation (X) and improvement of speaking skills (Y) above supported by Cronbach’s Alpha values generated successively of 0.737 and 0.819. The findings indicate a significant improvement in students’ speaking skills after using the Free4talk application. Statistical analysis reveals a significant value indicating a meaningful impact of implementing the Free4talk application on students’ language-speaking skills. In conclusion, the utilization of the Free4talk application in enhancing the speaking skills of sixth-grade elementary school students is quite effective. This suggests that the application can be a beneficial tool in English language learning at the elementary level
Social Criticism In John Lennon’s Selected Songs: A Genetic Structuralism Analysis
This research aims to examine the social criticism in John Lennon’s selected songs, namely “Imagine,” “Gimme Some Truth,” and “Give Peace a Chance.” The study explores how John Lennon navigated his worldview and personal experiences, shaped by the issues he faced, to create songs that serve as a form of social criticism addressing societal problems. The primary research question focuses on identifying the social criticisms embedded in John Lennon’s selected songs. By analyzing the relationship between the reasons behind the creation of these works and their intrinsic elements, such as lyrics, song structure, and diction, this research aims to uncover the depiction of social criticism in the selected songs and delve deeper into Lennon’s perspectives on social issues, politics, and human rights. The findings are expected to contribute to a better understanding of the implementation of social criticism in popular works such as songs. This research not only enhances theoretical knowledge in the field of genetic structuralism but also provides insights into the importance of critical thinking regarding social issues in societ
THE EFFECTIVENESS OF WORDWALL APPLICATION IN ENGLISH LEARNING AT FIFTH GRADE SDN 4 BALANGNIPA
This study examines the effectiveness of the Wordwall application in enhancing English vocabulary learning among fifth-grade students at SDN 4 Balangnipa. Using a quantitative approach with an experimental research design, the study involved 21 students who were assessed through pre-test and post-test evaluations, classroom observations, and questionnaires. Results demonstrated a significant improvement in students' vocabulary acquisition after implementing the Wordwall application, with post-test scores showing marked increases compared to pre-test scores. Statistical analysis using Paired Sample T-Test yielded a significance value of 0.000, indicating that the Wordwall application is highly effective for vocabulary instruction. Classroom observations revealed increased student engagement and enthusiasm during learning activities, while questionnaire responses showed positive student attitudes toward the interactive learning medium. The findings suggest that the Wordwall application provides an engaging, interactive platform that effectively enhances vocabulary acquisition through gamified learning experiences. This research contributes to the growing body of evidence supporting technology-based applications as valuable tools for vocabulary instruction in elementary education setting
FAMILY SUPPORT WITH REHABILITATION COMPLIANCE IN CLIENTS WITH DRUG ABUSE IN THE WORK AREA OF BNK POHUWATO
Handling drug abuse is a challenge that requires comprehensive intervention, including family support as an important factor in the success of rehabilitation. This study aims to analyze the relationship between family support and rehabilitation compliance in drug abuse clients in the BNK Pohuwato work area. The research design used was quantitative analytic with a cross-sectional approach. Data were collected through interviews using questionnaires to 24 respondents undergoing rehabilitation. Data analysis was carried out using the chi-square statistical test to identify the relationship between family support and rehabilitation compliance. The results showed that there was a significant relationship between the level of family support and rehabilitation compliance (p <0.05). Clients with good family support had a higher level of compliance than clients without family support. Family support in the form of motivation, supervision, and emotional assistance has been shown to make an important contribution to the success of the rehabilitation program. This study emphasizes the importance of family involvement in the rehabilitation process as part of a drug abuse handling strategy. It is hoped that these results can be a reference for related agencies to develop more effective rehabilitation programs by involving the active role of the family