El Banar - Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Not a member yet
    95 research outputs found

    METODE GURU DALAM MEWUJUDKAN GENERASI HAFIZH QUR’AN DAN BERAKHLAK MULIA

    Get PDF
    Mendidik generasi muda untuk cinta kepada Al-Qur’an menjadi tanggung jawab setiap orang tua muslim. Maka dari itu kecintaan pada Al-Qur’an harus ditanamkan pada diri anak sejak dini. Untuk hal tersebut seorang pendidik harus memiliki cara dan metode supaya bisa mewujudkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif, yang mana penulis mengidentifikasi masalah melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 orang guru, 35 orang siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa untuk mewujudkan generasi yang Sholeh, Hafizh dan berprestasi maka diperlukan seorang guru yang professional. Guru dikatakan professional apabila dapat memenuhi 4 kompetensi yaitu: kompetensi pedagogic, personal, sosial dan professional. Untuk membina akhlak yang mulia ini ada beberapa metode yang bisa dilakukan diantaranya : metode keteladanan, pembiasaan, memberi Nasihat, motivasi dan intimidasi, persuasi dan metode kisah. Untuk menghafal Al-Qur’an metode yang bisa digunakan yaitu : metode wahdah, kitabah, sima’i, gabungan, jama’i

    HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI AL QUR’AN DENGAN KARAKTER RELIGIUS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan literasi Al Qur’an dengan karakter religius. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa STMIK Bani Saleh yang diambil sebanyak 100 mahasiswa. Instrumen penelitian terdiri dari: variabel kemampuan literasi Al Qur’an menggunakan tes unjuk kerja, sedangkan karakteristik religius menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji regresi, uji korelasi, dan uji signifikansi. Hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: hasil analisis regresi diperoleh persamaan garis regresi  48,329 + 0,432X, artinya semakin tinggi kemampuan literasi Al Qur’an yang dimiliki mahasiswa maka akan semakin tinggi karakter religius mahasiswa. Hasil analisis korelasi dengan uji r product moment diperoleh nilai r­hitung 0,696 > rtabel 0,194, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Nilai rhitung sebesar 0,696 masuk dalam kategori hubungan yang kuat. Hasil uji signifikansi menggunakan uji t diperoleh nilai thitung 9,601 > ttabel 1,98. Hasil analisis koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,485 menunjukkan bahwa 48,5% variasi yang terjadi dalam karakter religius dapat dijelaskan oleh kemampuan literasi Al Qur’an, sedangkan sisanya sebesar 51,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan kemampuan literasi Al Qur’an dengan karakter religius mahasiswa

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BEYOND CENTER AND CIRCLE TIME DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI TK ISLAM ARRAYAAHIIN CIKARANG BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan informasi mengenai bagaimana penerapan model pembelajaran beyond center and circle time dalam pengembangan kemampuan membaca permulaan anak usia 4-6 tahun. Fokus penelitian ini untuk mengetahui latar belakang, tujuan, perencanaan, langkah-langkah pelaksanaan, penilaian, kelebihan, kekurangan, hambatan, solusi, dan dampak dari penerapan model pembelajaran BCCT dalam pengembangan kemampuan membaca permulaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles Huberman yang terdiri dari tahap pengumpulan data, redaksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan model BCCT dalam pengembangan kemampuan membaca permulaan sangat memperhatikan perencanaan dan dilakukan di semua sentra dengan mekanisme empat pijakan melalui dua tahapan yaitu tahapan pramembaca dan tahapan membaca secara teknis. Anak merespon dengan baik dan antusias kegiatan pembelajaran karena dilakukan melalui kegiatan main dengan berbagai alat main. Dengan ini peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran BCCT sangat efektif dalam pengembangan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 4-6 tahun

    ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI MAN 6 PASAMAN BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini mencoba untuk menerapkan model pembelajaran koperatif dengan metode two stay two stray untuk meningkatkan minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah model pembelajaran koopertaif cocok diterapkan  serta dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pelajaran fiqih. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara, dan subyek dalam penelitian ini adalah siswa MAN 6 Pasaman Barat kelas XI MIPA. Berdasarkan pengamatan peneliti pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif, peneliti melihat minat belajar siswa lebih tinggi, karena di sini siswanya lebih aktif, bersemangat dan antusias dalam belajar. Hal ini terbukti ketika presentasi di depan, semuanya dapat menjelaskan materi dengan baik, meskipun masih ada dua orang siswa lagi yang tidak ikut presentasi. Berdasarkan pengamatan tersebut, dapat peneliti simpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif cocok diterapkan pada pelajaran fiqih dan juga pelajaran lainnya, karena model pembelajaran ini dapat meningkatkan minat belajar siswa

    PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH PROFESI KEPENDIDIKAN BERBASIS CASE STUDY

    Get PDF
    Mata kuliah profesi kependidikan punya peran penting dalam mengembangkan kompetensi profesional mahasiswa calon guru. Pengembangan bahan ajar diperlukan agar mahasiswa mempunyai panduan dalam mempelajari materi profesi kependidikan. Pengembangan perlu dikombinasikan dengan metode pembelajaran berbasis kasus yang mengembangkan kemampuan berfikir. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap profesi guru. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengadaptasi model pengembangan 4D (define, design, develop, and disseminate) oleh Thiagarajan,dkk. Tahap pertama dilakukan pada tahap define yang meliputi analisis kebutuhan dan telaah silabus. Teknik pengumpulan data dengan angket dan wawancara. Subyek penelitian mahasiswa prodi pendidikan bahasa dan satra indonesia yang menempuh mata kuliah profesei kependidikan dan dosen kelompok bidang keahlian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan modul profesi kependidikan berbasis pembelajaran kasus layak untuk dikembangkan karena dapat menyelesaikan masalah mahasiswa dalam belajar yaitu tidak adanya bahan ajar yang memuat contoh kasus dan latihan soal

    KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI RUANG PUBLIK TAMAN RIMBO JAMBI

    Get PDF
    Maraknya penggunaan bahasa asing serta kesalahan ejaan penulisan bahasa Indonesia di ruang publik menunjukkan bahwa bahasa Indonesia jauh dari kata martabat. Pemartabatan bahasa Indonesia di ruang publik perlu diperkuat, mengingat bahasa Indonesia merupakan suatu identitas yang menunjukan jati diri bangsa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan ejaan Bahasa Indonesia pada ruang publik di Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi. Hal ini menarik untuk diteliti karena kebun binatang tersebut dikelola langsung oleh pemerintah daerah setempat. sehingga, penelitian ini juga dapat dijadikan sebuah rujukan untuk mengetahui bagaimana potret penggunaan bahasa Indonesia di ruang lingkup pemerintahan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik turunan dari metode simak milik Mahsun (2017) yaitu teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan yaitu teknik foto. Hasil data menunjukkan bahwa penggunaan ejaan bahasa Indonesia di ruang lingkup pemerintah perlu diperkuat, karena masih terdapat beberapa kesalahan, seperti penulisan bahasa asing, penggunaan kata depan ‘di’, penggunaan tanda baca, penulisan kata baku, serta penulisan kalimat. &nbsp

    PELAKSANAAN WIRID REMAJA SEBAGAI PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA SMA N 01 KOTA SALAK DHARMASRAYA

    Get PDF
    Tempat pelaksanaan wirid remaja ini dilakukan dengan cara menepati masjid atau mushalla dengan pembina masing-masing guru yang mengajar disekolah, yang telah ditunjuk oleh kepala sekolah SMA N 01 Koto Salak yaitu ditempat domisili masing-masing siswa. Dengan hal yang demikian tidak semua masjid atau mushallah yang berada didomisili melaksanakannya dengan maksimal, masih banyak lagi yang tidak bisa datang pada kegiatan wirid remaja terutama bagi siswa. Dari semua segi efektifitas, ditemukan banyak sekali para remaja yang tidak mengikuti kegiatan wirid remaja, dikarenakan akibat pergi main berkeliaran dimalam minggu.. Dampak wirid remaja dan relevannya terhadap pembentukkan akhlak siswa SMA N 01 Koto Salak, didapatkan hasinya bahwa wirid remaja ini memberikan hal-hal yang bersifat positif terhadap akhlak peserta bagi remaja, baik itu akhlak kepada Allah Swt maupun kepada sesama manusia, serta juga agar bisa selalu meningkatkan  keimanan dan ketakwaan para remaja dan pembina kepada Allah Swt

    ANALISIS PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS VII DI SEKOLAH MTS NEGERI 01 PAMULANG TANGERANG SELATAN: PENDEKATAN METODE LITERATURE STUDY AND REVIEW (LSR)

    Get PDF
    This study uses the Literature Study and Review (LSR) method, which collects information related to the research topic from various literary sources. The results of the analysis show that Islamic religious education teachers have a very important role in shaping the religious character of class VII students at MTS Negeri 01 Pamulang. Teachers are responsible for providing appropriate religious lessons, guiding students in worship and improving attitudes and behavior in accordance with Islamic teachings. Through interactive, inspirational and contextual learning, teachers can inspire students to develop a deep understanding of religious values, practice Islamic teachings in everyday life, and form strong religious personalities. Teachers should set good examples and role models for students in practicing religious values ​​in everyday life. In addition, cooperation between teachers, parents and schools is needed to create an environment that supports the formation of students' religious character. Future research may include collecting primary data such as observation, interviews or questionnaires to gain a deeper understanding of the role of Islamic religious teachers in shaping students' religious character

    IMPLEMENTASI FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENERAPAN BOARDING SCHOOL

    Get PDF
    The implementation of management functions in the implementation of boarding schools is very important to achieve the goals of national education and the goals of these educational organizations. Experts differ in formulating the management process, but in essence there are several similarities covering four management functions that must be considered, namely boarding school planning, boarding school organizing, boarding school implementation, and boarding school supervision. By paying attention to the four functions of education management above, it is expected to improve the overall quality of education. The method used in this research is library research. From the results of the literature research, it can be concluded that the implementation of a good boarding school management function can improve achievement and religious character of Ma'had Al-Qolam MAN 2 Malang City, improve the quality of education at MAN 1 Yogyakarta, improve the quality of education at SMA IT Abu Bakar Yogyakarta

    DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-8 TAHUN DI DESA SERANG KECAMATAN CIKARANG SELATAN

    Get PDF
    Dampak smartphone terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4-8 tahun di desa Serang Cikarang Selatan (Studi Kasus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak smartphone terhadap perkembangan sosial emosional anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak dari smartphone terhadap perkembangan sosial emosional anak. Kerjasama antara ayah dan ibu dalam mengatasi kecanduan smartphone sangat memberikan perubahan terhadap penggunaan smartphone pada anak. Penggunaan smartphone juga berpengaruh pada pembelajaran anak, namun tidak semua dampak smartphone tersebut yang membawa efek negatif bagi anak tetapi terdapat juga dampak positif bagi kehidupan mereka

    92

    full texts

    95

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    El Banar - Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇