El Banar - Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Not a member yet
95 research outputs found
Sort by
EVALUASI KOMPETENSI GURU ERA 4.0 (STUDI KASUS DI SDN 04 TENTE)
Kompetensi guru merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian tujuan pembelajaran dan pendidikan sekolah. Guru harus memiliki kompetensi yang baik yang dapat digunakan di dalam kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Kompetensi Pedagogik guru (2) Kompetensi Kepribadian guru (3) Kompetensi Profesional guru dan (4) Kompetensi Sosial guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SDN 04 Tente Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru. Teknik pengambilan data dengan menggunakan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles Huberman. Dari penelitian dapat di simpulkan: (1) Kompetensi Pedagogik guru yang ada di SDN 04 Tente dalam point mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran masih sangat kurang. (2) Komptensi Kepribadian guru yang ada di SDN 04 Tente sangat baik. (3) Kompetensi Profesional guru yang ada di SDN 04 Tente masih sangat kurang. (4) Kompetensi Sosial guru yang ada di SDN 04 Tente sangat baik
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: SELF EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS
Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif terhadap penelitian kemampuan peserta didik dalam memahami konsep matematis berdasarkan self efficacy, dengan membandingkan dan mensintesis dasar penelitian empiris mengenai topik tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan tentang apakah terdapat pengaruh self efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis serta bagaimana tingkat self efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review, dimana pencarian dan pengumpulan data menggunakan keyword “self efficacy” serta “kemampuan pemahaman konsep matematis”. Peneliti kemudian memilih item data sesuai kriteria inklusi, menganalisis data, dan selanjutnya mengambil kesimpulan penelitian yang valid. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya pengaruh self efficacy terhadap kemampuan peserta didik dalam memahami konsep matematis serta tinggi-rendahnya tingkatan self efficacy juga memiliki peran terhadap kemampuan mereka dalam memahami konsep matematis. Semakin tinggi self efficacy yang dimiliki peserta didik, semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam memahami konsep matematika
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS
Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas. Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi partisipasi aktif, ketekunan, dan pencapaian akademik siswa. Meskipun demikian, banyak siswa yang mengalami rendahnya motivasi belajar, yang dapat disebabkan oleh faktor internal seperti minat dan rasa percaya diri yang rendah, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran yang kurang menarik dan lingkungan belajar yang tidak kondusif. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan belajar individu siswa dengan menyesuaikan metode pengajaran, materi, dan penilaian sesuai dengan perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa. Penelitian ini menemukan bahwa dengan menerapkan strategi diferensiasi konten, proses, dan produk, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Diferensiasi konten melibatkan penyediaan materi belajar yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan minat siswa, sementara diferensiasi proses melibatkan berbagai metode pembelajaran yang mengakomodasi gaya belajar yang berbeda. Diferensiasi produk memberikan siswa kebebasan untuk menunjukkan hasil belajar mereka dengan cara yang paling sesuai bagi mereka. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan rasa percaya diri, keterlibatan, dan motivasi intrinsik siswa, serta membantu setiap siswa mencapai potensi maksimal mereka dalam proses pembelajaran
USING VIEWING TECHNIQUE: ITS EFFECT ON STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY ACCROSS LEARNING STYLE
There were some studies using video in teaching English recently. The research is used to find out the effect of using video in teaching English on students’ vocabulary mastery across learning style. The research involved 36 students from two classes at the second grade of Senior High School. The students were divided into class experiment and class control. The students in the experiment class were taught vocabulary by using video, and the students in control class were taught vocabulary by using book as media. The students in experiment and control class were further group according to their learning style (kinesthetic, audio and visual learner). The result of the study indicated that there was improvement of students’ vocabulary mastery and the result also described that there was an interaction between learning style and vocabulary master
IMPLEMENTASI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMP
Penelitian dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan literasi matematis siswa disalah satu SMP di Karawang. Tujuan penelitian ini untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran pendekatan Realistic Mathematics Education dengan pembelajaran pendekatan langsung. Adapun desain dalam penelitian ini menggunakan the nonequevalent pretest-posttest control group design dengan pendekatan kuantitatif dan metode quasi eksperimen. Data diolah menggunakan Software Microsoft Excel 2016 dan software SPSS. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistics terhadap hasil data pretest dan posttest dengan pengujian hipotesis yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji perbedaan dua rata-rata dan analisis data gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pencapaian kemampuan literasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran pendekatan RME dengan siswa yang memperoleh pendekatan langsung, serta peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran pendekatan RME dengan siswa yang memperoleh pendekatan langsung. Jadi, dapat disimpulkan pendekatan RME lebih tinggi meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya dalam kemampuan literasi matematis
ANALISIS PROBLEMATIKA KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI TENGAH PANDEMI DAN DAMPAKNYA BAGI PENDIDIKAN DI INDONESIA
Tak dapat dipungkiri, pandemi virus covid-19 yang terjadi mulai tahun 2020 yang lalu, telah merubah seluruh tatanan kehidupan manusia, khususnya di bidang pendidikan. Hal tersebut terjadi di berbagai belahan negara, tak terkecuali Indonesia. Implikasinya, mengharuskan pendidikan untuk berubah dan beradaptasi secara cepat untuk tetap agar bisa melanjutkan proses pembelajaran. Tujuan dari artikel ini untuk meninjau dampak-dampak yang ditimbulkan oleh kebijakan pendidikan di kala pandemi, yaitu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Work From Home (WFH) di dunia pendidikan. Artikel ini ditulis dengan meninjau artikel-artikel dan referensi terkait tentang kebijakan pembelajaran online yang dianggap sebagai solusi untuk tetap melanjutkan proses pembelajaran ketika sekolah-sekolah ditutup untuk menghindari penyebaran virus covid-19. Namun, di lain sisi kebijakan tersebut telah terbukti memunculkan berbagai macam problematika baru seperti sulitnya mencapai tingkat pemahaman siswa, keterbatasan pengetahuan teknologi, keterbatasan sarana prasarana karena perbedaan wilayah dan lain sebagainya. Begitu juga, kebijakan tersebut telah memberikan dampak terhadap proses transformasi ilmu pengetahuan, baik terhadap peserta didik, pendidik maupun orang tua. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif
EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI DALAM PRAKTEK MANASIK HAJI PADA PELAJARAN PAI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap ibadah haji dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya bagi siswa yang belajar tentang praktik manasik haji. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas metode demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap ibadah haji melalui pendekatan yang interaktif dan langsung. Penelitian dilakukan di PKPPS Ulya Minhajurrosyidin Jakarta Timur pada siswa kelas X, dengan menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental) dengan model one group pre-test post-test. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan melibatkan serangkaian simulasi langsung dari rangkaian manasik ibadah haji, termasuk penggunaan media seperti miniatur Ka'bah, video simulasi, dan replika peralatan untuk melontar jumrah. Penelitian ini juga melibatkan penyesuaian ruang kelas dengan kondisi nyata di tanah suci dan penggunaan kostum ihram, untuk menciptakan pengalaman belajar yang autentik dan realistis bagi siswa. Data dikumpulkan melalui tes yang dilakukan sebelum dan setelah demonstrasi untuk mengukur tingkat pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang ibadah haji. Rata-rata skor post-test siswa meningkat sebesar 29,31% dibandingkan dengan hasil pre-test, menunjukkan bahwa siswa mampu memahami setiap tahap ibadah haji secara lebih mendalam setelah mengikuti metode demonstrasi. Hasil ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi sangat efektif dalam pembelajaran praktik manasik haji, memungkinkan siswa untuk mengalami langsung dan memahami dengan lebih baik ritual-ritual yang diajarkan. Oleh karena itu, metode ini layak dipertimbangkan sebagai pendekatan yang efektif dalam pembelajaran PAI, khususnya pada materi ibadah haji
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI DAUR HIDUP HEWAN MELALUI MEDIA POP UP BOOK
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini yang dilakukan dalam dua siklus bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penggunaan media pembelajaran pop up book pada kelas IV A SDN Srimahi 03 Tambun Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar pada asessmen awal adalah 36,85 dan mengalami peningkatan pada siklus I yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 59,62. Persentase peningkatan dari asessmen awal ke tahap siklus I yaitu 37%. Peningkatan selanjutnya pada siklus II yang memperoleh nilai rata-rata akhir sebesar 80. Persentase peningkatan dari tahap siklus I ke tahap siklus II yaitu mencapai 59%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran pop up book dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV A SDN Srimahi 03, Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam menerapkan berbagai media pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa
RANCANGAN MODEL PEMBELAJARAN “CARBON” PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Proses berpikir peserta didik diarahkan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan zaman yang terus berkembang, sehingga diperlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang menjadi tolok ukur keberhasilan peningkatan sumber daya manusia dalam pendidikan abad 21. Pendidikan abad 21 dikenal dengan istilah 6C, yang menekankan pentingnya pemberdayaan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur review dan menghasilkan model pembelajaran CARBON, yang terinspirasi oleh model pengembangan SAM dan terdiri dari 5 tahapan: Connecting, Analyze, Recycling, Bolstering, and Need of Evaluation. Inovasi model pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia melalui pemberdayaan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan penguatan karakter peserta didik
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS IV A DI MI AL HUDA RAWASAPI KABUPATEN BEKASI
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas IV A di MI Al Huda Rawasapi Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran serta informasi tentang peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Analisis data diperoleh dari hasil perbandingan antara hasil belajar matematika siswa sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan. Hasil intervensi yang diharapkan pada penelitian ini adalah setiap siswa mencapai nilai presentase akhir minimal 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mencapai hasil belajar matematika siswa sebelum dilakukan tindakan adalah 55. Rata-rata hasil belajar matematika siswa pada siklus I adalah 70 dan rata-rata kemampuan siswa pada siklus II adalah 90. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Sehingga semua subjek penelitian pada assesmen akhir mencapai hasil intervensi tindakan yang diharapkan