E-Journal Universitas Surakarta
Not a member yet
    600 research outputs found

    PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA, DAN KINERJA KARYAWAN TERHADAP KUALITAS PRODUK KABEL BODY MOBIL PADA PT. KARANGANYAR INDO AUTO SYSTEMS

    No full text
    This study aims to determine the influence of leadership style, work motivation and employee performance on the quality of car body cable products at PT. Karanganyar Indo Auto Systems both partially and simultaneously. This research uses quantitative methods and data collection techniques through observation, interviews and the distribution of questionnaires. The population in this study were employees of PT. Karanganyar Indo Auto Systems quallity assurance department/section. The sampling technique used was simple random sampling with a total of 58 respondents, where the sample size was determined through thearikunto formula. Data analysis using multiple linear regression analysis with IBM SPSS Statistical 22 test tool. The results showed that partially leadership style has a significant positive effect on product quality, partial work motivation has a significant positive effect on product quality, partially employee performance has a significant positive effect on product quality, simultaneously leadership style, work motivation and employee performance have a significant positive effect on product qualit

    PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI SELAMA PANDEMI COVID-19 DI BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KOTA SURAKARTA

    No full text
    This study aims to see the effect of communication and motivation on employee performance during the Covid-19 pandemic in the general section of the Surakarta city regional secretariat. By testing each variable either partially or simultaneously. The type of data used in this study is primary and secondary data obtained from questionnaires that were distributed during the study on February 20 - April 26, 2021.Sampling in this study using a random sampling technique. With this random sampling method, a sample of 30 samples was obtained. The analysis model used in this study is a multiple linear regression analysis model carried out with the help of the SPSS version 25.0 for Windows computer program.The results of this study indicate that communication (X1) has a significant positive effect on employee performance during the Covid-19 pandemic in the general section of the Surakarta city regional secretariat. Motivation (X2) has a significant positive effect on employee performance during the Covid-19 pandemic in the general section of the Surakarta city regional secretariat, communication and motivation simultaneously or together have a significant positive effect on employee performance during the Covid-19 pandemic in the general section of the Surakarta city regional secretariat

    Analisis Strategi Bisnis Internasional Melalui Model Franchise pada McDonalds's di Pasar Indonesia

    No full text
    Perkembangan globalisasi mempengaruhi semua bidang untuk memperluas usaha terutama dalam memasuki pasar internasional. Salah satunya dengan pembentukan franchise. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis internasional melalui model franchise pada McDonald’s di pasar Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengunakan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, atau pencarian secara online melalui internet. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa bisnis model franchise membantu McDonald’s sukses untuk memperluas usahanya di pasar Indonesia dengan biaya yang rendah, minim resiko dan meningkatkan Brand Recognition McDonald’s

    Akademi Road Race Nasional Dengan Pendekatan Konsep Green Arsitektur Di Bali

    No full text
    Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mengalami pertumbuhan pesat dalam pembangunan infrastruktur khususnya dalam pengembangan ruang publik dan komunitas berdasarkan Perkembangan teknologi khususnya di bidang otomotif memberi dampak positif maupun negatif bagi para generasi muda di Bali, tujuan utama pada perencanaan dan perancangan Akademi Roadrace untuk menghindari terjadinya balap liar yang mengakibatkan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi selain itu untuk mengembangkan minat bakat pada anak remaja bali, dalam penerapan pada konsep kawasan green arsitektur mengarahkan menuju suatu desain yang memberikan lingkungan positif dan memberikan manfaat terbesar dalam mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan bangunan dibuat dengan kualitas yang baik serta berpatokan dengan kepedulian mengenai perlindungan terhadap lingkungan di dunia dengan menggunakan energy efficient (efisiensi energi), sustainable concept (konsep berkelanjutan), serta holistic application (penerapan holistik) serta menggunakan sebuah metode pengenalan yang merencanakan arsitektur dan meminimalisir dampak buruk terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan sekita

    PENERAPAN ETIKA KOMUNIKASI ISLAMI YANG DILAKUKAN KADER MUDA DAN KADER TUA MELALUI JEJARING MEDIA SOSIAL (FACEBOOK, INSTAGRAM, WHATSAPP) SERTA RELEVANSINYA TERHADAP INFORMASI KEGIATAN YANG AKURAT SEPANJANG TAHUN 2022

    No full text
    AbstrakTujuan Penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana respon kader muda dan kader tua salam penerapan komunikasi yang islami, dan pemanfataan aplikasi media sosial,  instagram, facebook dan whatsapp. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode suveI. Metode survei adalah metode penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama untuk mengumpulkan data. Berdasarkan pengamatan peneliti, Kader Tua dan Kader Muda, pertama lebih menggunakan Insatgram, berdasarkan followers, dan kedua facebook, berdasarkan pengikut, ketiga whatsapp. Berdasarkan akun daerah masing-masing. Berdasarkan  melalui survey, di Media Sosial Instagram analisa diatas ucapan hari ibu mendapat like terbanyak , 11.867. pada tanggal 22 Desember 2022.  Kemudian, Ucapan selamat milad hizbul wathan like sebanyak, 10,672, kemudian like terbanyak ke tiga 6.817.pada informasi susunan PP Muhammadiyah pusat 2022-2027 . Berdasarkan surevy   salah satu pengurus di grup masing-masing. Baik pusat, wilayah provinsi, wilayah kabupaten, sering mendapat informasi.KATA KUNCI : Aplikasi Media Sosial, Kader Muhammadiyah, Informasi KegiatanAbstractThe purpose of this study was to find out how the response of young and old cadres regarding the application of Islamic communication, and the use of social media applications, Instagram, Facebook and WhatsApp. The method used in this research is the survey method. The survey method is a research method that uses a questionnaire as the main instrument for collecting data. Based on the observations of researchers, Old and Young Cadres, first use Instagram more, based on followers, and secondly Facebook, based on followers, thirdly whatsapp. Based on the account of each area. Based on a survey, on Instagram Social Media the above analysis of Mother's Day greetings got the most likes, 11,867. on December 22, 2022. Then, congratulatory hizbul wathan hizbul wathan likes, 10,672 likes, then the third most likes 6,817. on the information on the composition of the central PP Muhammadiyah 2022-2027. Based on surevy one of the administrators in each group. Both the central, provincial and regency regions often receive information.KEYWORDS: Social Media Applications, Muhammadiyah Cadres, Activity Information PENDAHULUANKaderisasi  Muhammadiyah merupakan salah satu bagian inti dalam dinamika perjalanan organisasi yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan ini.Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang mengemban misi dakwah dan tajdid. Muhammadiyah punya tujuan yang harus diwujudkan yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam sebenar-benarnya.Untuk itu diperlukan orang-orang yang menjadi pelaku gerakan Muhammadiyah yaitu para anggota Muhammadiyah dan diantara mereka ada yang disebut kader. Kader adalah anggota yang memiliki kualitas dan tugas khusus.Dalam organisasi ada tiga komponen penggerak yaitu pemimpin, kader dan anggota. Bagi Muhammadiyah, kader merupakan bagian inti dari anggota yang berperan sebagai “anak panah” gerakan Muhammadiyah. (https://kemuhammadiyahan.com/kaderisasi-muhammadiyah/ diakses, 27 Desember 2022)Komunikasi manusia merambah ke dalam seluruh kehidupan manusia. Komunikasi manusia memiliki bentuk dan karakteristik yang beragam.Sebagai salah satu agama terbesar di dunia, Islam telah memberikan panduan atau petunjuk yang sangat jelas mengenai komunikasi manusia dalam berbagai konteks komunikasi yang selama ini telah kita kenal, yaitu komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi, komunikasi organisasi atau komunikasi kelompok serta komunikasi massa. Selama ini yang menjadi rujukan kajian komunikasi manusia lebih banyak berasal dari dunia barat (https://pakarkomunikasi.com/komunikasi-islam, diakses 27 Desember 2022)Tujuan Penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana respon kader muda dan kader tua salam penerapan komunikasi yang islami, dan pemanfataan aplikasi media sosial,  instagram, facebook) dan aplikasi obrolan, whatsapp dan telegram.A.    Muhammadiyah Sebagai Organisasi KaderBagi Muhammadiyah, kader merupakan anggota inti organisasi yang berperan sebagai ujung tombak gerakan Muhammadiyah, yang dapat diandalkan untuk mencapai berbagai tujuan organisasi. Kader diharapkan dapat melakukan hal-hal yang tak bisa dilakukan anggota biasa.Muhammadiyah memiliki potensi kader yang banyak dengan dari berbagai bidang keahlian dan memiliki karakter-karekter terpelajar, berpikir modern, gemar beramal, terpercaya dan keahlian yang baik.Muhammadiyah selalu berusaha agar dapat melahirkan kader-kader mumpuni untuk kebutuhan internal maupun eksternal dan dapat bertahan selama seratus tahun lebih karena eksistensi kader.Potensi sumber daya kader di Muhammadiyah ini dipengaruhi oleh kondisi-kondisi dibawah ini :Jumlah anggota dan simpatisan banyak serta tersebar di berbagai bidang keahlianSegmentasi kader berdasar kelompok umur dan status di berbagai organisasi otonomJumlah siswa dan mahasiswa Muhammadiyah sangat banyakPara tokoh, pimpinan Muhammadiyah dan anggota keluarganya menjadi sumber kaderJaringan vertikal dan horisontal persyarikatan dari ranting sampai pusatAmal usaha Muhammadiyah yang melimpah dengan fasilitas dan sumberdaya yang memadai untuk perekrutan, pembinaan serta pendistribusian kader dan anggotaJaringan Muhammadiyah dengan organisasi-organisasi sejenis baik didalam maupun diluar yang punya visi misi serupaSistem pengkaderan Muhammadiyah yang mapanB.    Tujuan KaderisasiTujuan pengkaderan Muhammadiyah adalah membentuk kader Muhammadiyah yang memiliki semangat, integritas dan kompetensi untuk berperan di Persyarikatan, kehidupan umat, berbangsa dan bernegara serta berkiprah di percaturan dunia. Dengan demikian maka pengkaderan termasuk program strategis Muhammadiyah.Jalur Kaderisasi MuhammadiyahDalam pelaksanaannya Muhammadiyah menjadikan empat sektor menjadi jalur kaderisasi yaitu :Jalur keluargaAmal usahaOrganisasi otonomProgram khusus : MPK C. Jenis dan Bentuk Pengkaderan di Muhammadiyah1. Pengkaderan UtamaYaitu kegiatan kaderisasi pokok yang dilaksanakan dalam bentuk pendidikan/pelatihan yang menyatukan visi dan pemahaman nilai ideologis serta aksi gerakan yang diselenggarakan oleh MPK dan AUM.Pengkaderan ini dilaksanakan dengan standar kurikulum baku dan standar operasional yang telah ditetapkan serta terdiri dari dua macam yaitu Baitul Arqam dan Darul Arqam.a. Darul ArqamAdalah pengkaderan yang utama dan khas dalam sistem pengkaderan Muhammadiyah yang bertujuan untuk membentuk cara berfikir dan sikap kader yang kritis, terbuka serta penuh komitmen terhadap Muhammadiyah. Darul Arqam diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat, Wilayah serta amal usaha Muhammadiyah.Darul Arqam dari masing-masing penyelenggaran tersebut mempunyai perbedaan mengenai waktu, cakupan materi, segmentasi dan kualifikasi peserta.Darul Arqam Pusat selama satu minggu, Wilayah lima hari dan pimpinan AUM empat hari. Peserta Darul Arqam diprioritaskan untuk pimpinan persyarikatan, unsur pembantu pimpinan, dan pimpinan puncak AUM.Contoh kegiatan pengkaderan : Baitul Arqom b. Baitul ArqamBaitul Arqom merupakan modifikasi atau penyederhanaan dari Darul Arqam dan diselenggarakan untuk tingkat Pimpinan Daerah, Cabang,Ranting serta AUM. Sasarannya adalah simpatisan, anggota, pimpinan Muhammadiyah, pimpinan ortom, pimpinan serta karyawan AUM.Penyederhanaan dilakukan dari sisi waktu penyelenggaraan dan kurikulumnya. Penyelenggaraan hanya berlangsung selama tiga dan kurikulum lebih sederhana.2. Pengkaderan FungsionalAdalah kaderisasi yang terstruktur namun tidak ditetapkan standar kurikulumnya secara baku untuk mencukupi kebutuhan dan fungsi tertentu dari majelis atau lembaga.Pengkaderan fungsional dilaksanakan sebagai pendukung perkaderan utama dan dilaksanakan dalam bentuk pendidikan, pelatihan, kursus dan kajian intensif. Kurikulumnya dapat dikembangkan secara fleksibel sesuai jenis, kebutuhan dan kreatifitas masing-masing penyelenggara.a. Pelatihan InstrukturMerupakan salah satu bentuk kaderisasi pendukung yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kader persyarikatan sebagai pelatih (instruktur) dalam mengelola dan melaksanakan berbagai bentuk kaderisasi di lingkungan Persyarikatan.b. Pelatihan yang diselenggarakan majelis dan lembagaPelatihan-pelatihan di lingkup unsur pembantu pimpinan Muhammadiyah antara lain : pelatihan kader muballigh, kader hisab dan falak, kewirausahaan, kader politik dan lain-lain.c. Pengajian PimpinanMerupakan kegiatan terbatas bagi pengembangan wawasan dan pendalaman terhadap nilai-nilai ideologi gerakan Muhammadiyah yang diikuti pimpinan persyarikatan dan ortom serta ditambah orang-orang tertentu yang dipandang perlu.Pengajian pimpinan diselenggarakan secara rutin dan disertaia dengan kurikulum yang terstruktur dan berkesinambungan.d. Pengajian KhususBentuk pengajian ini dirangcang dan diselenggarakan secara khusus sebagai media internalisasi dan peneguhan pahan agama dan iedologi gerakan Muhammadiyah bagi segenap warga persyarikatan di lingkungan masing-masing e. Pelatihan Tata Kelola OrganisasiDilaksanakan untuk memberi bekal kemampuan manajerial dan administratif bagi pimpinan Persyarikatan serta pengelola amal usaha agar dapat menjalankan amanah secara profesional, dinamis dengan tetap berpijak pada visi misi Muhammadiyah.f. Diklat KhususPendidikan dan pelatihan (diklat) berorientasi pada pengembangan sumber daya kader dan pemekaran potensinya sehingga bisa mendukung peran-perannya diluar persyarikatan. Contoh diklat khusus pelatihan jurnalistik, outbond training. ( Legino, 2021,  Pendidikan Kemuhammadiyahan SMA/K/MA Muhammadiyah  X Semester 1 Dan 2 Untuk SMA/MA, deepublish:Jakarta)D.Pengertian KomunikasiSecara , terminologi komunikasi berasal dari kata communicare yang berarti “untuk membuat kesamaan” atau “untuk berbagi”. Dalam bahasa Latin disebut dengan communication atau communis yang artinya “sama” (Pearson dkk, 2000 : 10). Sementara itu, istilah untuk komunikasi dalam bahasa Arab adalah tawashul. Tawashul berasal dari kata “washala” yang berarti “sampai”. Dengan demikian, tawashul adalah proses pertukaran informasi yang dilakukan oleh dua pihak sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh kedua belah pihak yang melakukan komunikasi. Istilah lain dalam bahasa Arab untuk merujuk istilah komunikasi adalah ittishal yang lebih menekankan pada makna ketersambungan pesan. Dalam ittishal, jika pesan yang dikirimkan oleh komunikator sampai dan bersambung pada komunikan/komunikate, maka itulah komunikasi dan tidak harus terjadi feedback atau umpan balik.Merujuk pada pengertian istilah komunikasi, salah satu peneliti psikologi Raymond S. Ross mendefinisikan komunikasi sebagai berikut : “Komunikasi adalah proses transaksional yang meliputi pemisahan, dan pemilihan bersama lambang secara kognitif, begitu rupa sehingga membantu orang lain untuk mengeluarkan dari pengalamannya sendiri arti atau respons yang sama dengan yang dimaksud oleh sumber” ( Jalaludin Rakhmat, 2001 : 3). E. Pengertian Komunikasi Islam pengertian tentang komunikasi dan Islam dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan komunikasi Islam adalah komunikasi yang dibangun diatas prinsip-prinsip Islam yang memiliki roh kedamaian, keramahan, dan keselamatan (Hefni, 2015).Sebagai sebuah ilmu, komunikasi Islam memiliki rujukan utama yang merupakan pedoman hidup bagi kaum muslimin, yaitu Al Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Kedua sumber utama inilah yang memberikan karakterisik komunikasi Islam. Selain Al Qur’an dan Hadits, kitab-kitab yang disampaikan oleh para ulama serta disiplin ilmu lainnya yang turut memberikan kontribusi pada perkembangan ilmu komunikasi secara umum dan komunikasi Islam pada khususnya.F. Prinsip-Prinsip Komunikasi IslamIslam merupakan pedoman kehidupan, yang telah menyediakan berbagai panduan atau petunjuk dalam seluruh wilayah komunikasi manusia. Karenanya, panduan atau petunjuk Islam sudah selayaknya dijadikan sebagai prinsip-prinsip ketika perinsip-prinsip tersebut dijadikan sebagai pedoman.Prinsip adalah sebuah pedoman yang dapat membuat manusia mengintepretasikan suatu kejadian, membuat penilaian tentang sesuatu dan kemudian memutuskan bagaimana berekasi dalam situasi tertentu.Sebuah prinsip mempunyai tiga bagian, yaitu mengidentifikasi suatu situasi atau kejadian, melibatkan sekumpulan norma-norma dan nilai-nilai, dan hubungan antara aksi dan konsekuensi yang mungkin. Bedasarkan hal tersebut, Islam secara spesifik menyajikan prinsip-prinsip dalam bentuk ideal komunikasi sebagai dua sumber dasar yang disebut dengan Islam Syariah.Berbeda dengan prinsip-prinsip komunikasi yang telah kita kenal sebelumnya, komunikasi Islam memiliki prinsip-prinsip tersendiri. Menurut Hefni (2015) prinsip-prinsip komunikasi Islam adalah :Ikhlas dalam memberikan dan menerima pesan.Pahala dan dosa, segala sesuatu yang disampaikan memiliki akibat pahala atau dosa. Pahala jika pesan disampaikan dengan cara-cara yang baik dan dosa jika pesan yang disampaikan dengan cara-cara yang kasar atau tidak baik.Kejujuran, pesan disampaikan dengan jujur dan apa adanya sesuai dengan fakta.Kebersihan, berarti bersih dalam penyampaian pesan yang membuat penerima pesan merasa nyaman dalam sisi psikologis.Berkata positif, hal-hal positif yang disampaikan kepada penerima pesan dapat mendatangkan kebahagiaan dan dapat memberikan motivasi yang positif.Hati, lisan dan perbuatan adalah satu kesatuan. Perkataan serta perbuatan baik yang dilakukan mencerminkan hati. Ketiganya harus sesuai.Dua telinga satu mulut, kita dituntut untuk dapat mendengar lebih banyak daripada berbicara.Pengawasan, Allah SWT adalah Maha Mendengar, Maha Melihat dan Maha Mengetahui segala sesuatu yang kita kerjakan. Dengan menyadari kekekuasaan Allah SWT maka kita cenderung untuk berbicara dan bertindak dengan hati-hati karena semua makhluk tidak lepas dari pengawasan Sang Pencipta.Selektifitas dan validitas.Saling mempengaruhi, komunikasi merupakan proses pertukaran informasi yang bertujuan untuk mempengaruhi pendapat, sikap dan perilaku.Keseimbangan, setiap informasi diterima dari berbagai pihak agar seimbang sehingga dapat menghasilkan keputusan yang adil.Privasi, menghormati dan menghargai wilayah pribadi dari masing-masing orang agar terhindar dari pelanggaran hak pribadi.G. Komunikasi Efektif dalam Perspektif IslamKomunikasi yang efektif baik verbal maupun non verbal dalam perspektif Islam sangat diperlukan guna menjaga lingkungan dan masyarakat berada dalam kedamaian, tanpa kekerasan, dan harmonis. Naz Muhammad dan Fazle Omer dalam Communication Skills in Islamic Perspective (2016) mengungkapkan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif dalam perspektif Islam yang dibagi dalam komunikasi verbal dan komunikasi non verbal.Beberapa prinsip komunikasi verbal yang efektif dalam perspektif Islam adalah sebagai berikut :Intonasi yang lembut. Islam sangat menggarisbawahi pentingnya sopan santun dan etika dalam berkomunikasi, salah satunya adalah dengan menggunakan intonasi yang lembut. Sebaliknya, menggunakan intonasi yang keras dapat membuat penerima pesan menjadi tidak nyaman.Menggunakan kata-kata yang tepat. Untuk mencapai komunikasi yang efektif, pemilihan serta penggunaan kata-kata, frasa dan kalimat yang tepat sangatlah penting agar pesan dapat tersampaikan dengan baik.Menggunakan suara yang lemah lembut. Suara yang keras dapat menyebabkan gangguan dan kerusakan pada alat pendengaran. Suara yang keras termasuk dalam polusi yang dapat merusak kesehatan. Secara alamiah, Allah SWT telah menganugerahkan manusia dengan suara yang sangat dinamis yang dapat digunakan dalam situasi yang tepat. Karenanya, penggunaan volume suara yang tepat perlu disesuaikan dengan penerima pesan.Memahami mental penerima pesan. Seorang komunikator dalam proses komunikasi Islam hendaknya memahami bahwa setiap orang memiliki sifat dan tingkatan mental yang berbeda. Sehingga masing-masing orang pun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menerima dan menyerap pesan yang dikirimkan oleh komunikator.Memahami situasi dan kondisi. Salah satu prinsip kunci dari komunikasi yang efektif adalah memahami situasi dan kondisi dimana komunikasi tersebut berlangsung. Dalam artian, pesan yang disampaikan oleh komunikator disesuaikan dengan situsi dan kondisi dimana komunikasi tersebut berlangsung.Menghindari dominasi pembicaraan. Dalam suatu diskusi, tidak jarang terdapat anggota diskusi yang terlalu mendominasi pembicaraan dibandingkan dengan yang lain. Hal ini mengakibatkan anggota diskusi yang lain menjadi bosan. Adanya dua telinga dan satu mulut dimaksudkan agar sebagai pengirim pesan hendaknya lebih banyak mendengar dibandingkan berbicara. Orang bijak selalu mendengarkan apa yang dikatakan oleh lain dan berbicara dengan sedikit.Hindari mencela dalam diskusi. Tidak sedikit orang yang berbicara secara langsung atau “blak-blakan” tanpa mengindahkan perasaan orang lain.Sedangkan, prinsip-prinsip komunikasi non verbal yang efektif dalam persepektif Islam adalah sebagai berikut :1. Riang dan ceriaHal ini berkaitan dengan eskpresi wajah saat bertemu dengan orang lain. Dalam Islam, memberikan senyuman dan menampilkan wajah yang ceria saat bertemu dengan orang lain adalah sedekah. Pesan dapat disampaikan dengan lebih baik melalui ekspresi wajah yang ceria dan ramah dan penerima pesan akan merasakan nyaman sehingga tujuan komunikasi dapat tercapai.2. Penggunaan mataMata adalah jendela hati. Mata dapat mengungkapkan hal-hal yang tidak dapat disampaikan dengan kata-kata. Mata dapat mengungkapkan perasaan kasih sayang, marah, cemburu dan lain-lain. Untuk itu, saat berkomunikasi atau melakukan percakapan dengan orang lain perlu hati-hati dalam menggunakan mata atau kontak mata.3. Menggunakan tanganGerakan tangan saat berkomunikasi dengan orang lain dapat menambah efektivitas komunikasi. Namun demikian, komunikator perlu berhati-hati dalam menggunakan tangan ketika menyampaikan pesan karena bisa jadi orang akan memberikan arti yang berbeda sesuai dengan latar belakangnya. (Internet sebagai Media Komunikasi)Itulah prinsip komunikasi yang efektif dalam Islam berdasarkan Kitab Suci Al Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Namun perlu diingat pula bahwa kelancaran berkomunikasi baik secara verbal maupun nonverbal tak jarang menemui hambatan-hambatan komunikasi seperti misalnya hambatan bahasa serta hambatan budaya. Dari berbagai studi menunjukkan bahwa penggunaan bahasa yang tidak sesuai dapat menghambat kelancaran komunikasi. Di samping itu, perbedaan latar belakang budaya pun turut memberikan kontribusi dalam menghambat kelancaran komunikasi.H. Fungsi Komunikasi IslamSebagimana fungsi komunikasi pada umumnya, maka komunikasi Islam pun memiliki beberapa fungsi, yaitu :Informasi, segala sesuatu yang menerpa dan mengirimkannya kembali kepada orang lain melalui panca indera adalah informasi.Memberikan keyakinan, pesan yang dikirimkan oleh komunikator dapat memberikan keyakinkan kepada penerima pesan.Mengingatkan, dalam artian mengingatkan penerima pesan terutama mengenai masalah-masalah keagamaan melalui dakwah.Memberikan motivasi, kehidupan manusia yang sangat dinamis mengakibatkan manusia menjadi tidak stabil. Motivasi yang disampaikan melalui komunikasi yang tepat oleh komunikator dapat memberikan semangat baru kepada penerima pesan.Sosial, komunikasi berkontribusi penting dalam kehidupan sosial seseorang karena melalui komunikasi inilah manusia dapat berinteraksi dengan manusia lainnya.Memberikan bimbingan, dalam artian membimbing manusia dalam hal kebaikan, memperbaiki kondisi manusia yang mengalami kerusakan, membantu manusia menemukan dan mengembangkan potensi diri.Memberikan kepuasan spiritual, dilakukan melalui pemberian nasihat-nasihat spiritual kepada penerima pesan.Menghibur, dalam artian selalu mengucapkan syukur atas nikmat yang diperoleh. I.              Ruang Lingkup Komunikasi IslamAdapun yang menjadi ruang lingkup komunikasi Islam adalah sebagai berikut :Komunikasi manusia dengan Sang Pencipta (komunikasi transedental).Komunikasi manusia dengan dirinya sendiri (komunikasi intrapersonal).Komunikasi antar manusia (komunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok, komunikasi massa).J. Bentuk Komunikasi IslamTerdapat tiga bentuk komunikasi Islam yaitu komunikasi manusia dengan Sang Pencipta, komunikasi manusia dengan dirinya sendiri, dan komunikasi antar manusia.Komunikasi manusia dengan Sang Pencipta.Komunikasi manusia dengan dirinya sendiri atau komunikasi intrapersonal – melalui komunikasi intrapersonal kita dapat berbicara dengan diri kita sendiri, belajar mengenai diri kita sendiri, dan menilai diri sendiri. Kita dapat mempersuasi diri kita sendiri mengenai segala sesuatu dan lain-lain.Komunikasi antar manusia diantaranya komunikasi antarpribadi atau komunikasi interpersonal – melalui komunikasi interpersonal kita berinteraksi dengan orang lain, belajar mengenai orang lain dan diri kita dll.Komunikasi kelompok – kita berinteraksi dengan orang lain yang berada di dalam kelompok yang sama.Komunikasi publik – orang lain memberi informasi dan mempersuasi diri kita begitu pula sebaliknya H. Komunikasi dalam Perspektif IslamKomunikasi dalam perspektif Islam dapat dilihat pada hal-hal berikut ini, yaitu :Komunikasi telah ada bersamaan dengan hadirnya manusia di muka bumi.Komunikasi berkaitan erat dengan manusia dalam perspektif Islam.Komunikasi merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia.Komunikasi merupakan pengejewantahan kasih sayang Sang Pencipta kepada manusia.Komunikasi memiliki tujuan agar manusia dapat saling mengenal satu sama lain guna mewujudkan semangat taqwa.Komunikasi memiliki tujuan untuk menebar semangat kedamaian dan kenyamanan.Komunikasi adalah wujud pesan yang lahir dari hati.Komunikasi berefek pada kehidupan dunia dan akhirat.K. Pesan Komunikasi dalam Perspektif IslamDalam teori komunikasi menurut para ahli

    ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI (Studi Kasus Pada UD. Defense Company Kabupaten Sragen)

    No full text
    This study aims to compare the application of the cost of production between the traditional methods used in the Defense Company and the Activity Based Costing (ABC) method. This research was made to provide better and more accurate cost information so that management can run the company efficiently and better understand its strengths, weaknesses, and competitive advantages. Given the importance of the company in determining the right cost of production to achieve an efficient selling price, it is also one of the strong reasons for making this research. This research uses descriptive qualitative research. With the method of collecting interview data, observation and documentation. Interviews were conducted with the production manager. The data used by researchers in the form of primary and secondary data. The results of this study indicate that there are differences between the traditional method and the ABC method. This is because the calculation used by the company has a lower level of accuracy compared to the ABC method in determining the cost of production. This is evidenced by the occurrence of Overcosting on t-shirt products and Undercosting on jacket products. Therefore, researchers expect to use the ABC method in determining the calculation of the cost of goods manufactured

    PENGARUH REKRUTMEN, PENEMPATAN KARYAWAN, DAN PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. POS INDONESIA CABANG KARANGANYAR

    No full text
    This study aims to determine the effect of recruitment, employee placement, and compensation on employee performance at PT. Pos Indonesia Karanganyar Branch either partially or simultaneously. The research method used is analysis with a quantitative approach. The data in this study are primary data obtained from questionnaires distributed to respondents. The data processing method is carried out with a saturated sampling approach, namely the sampling method in which the total population is used as a research sample involving 39 employees. Data analysis carried out was validity test, reliability test, multiple linear regression test, f test, t test, and coefficient of determination using SPSS version 22. The results showed that partially recruitment variable (X1) and employee placement variable (X2) had an effect significant to the employee performance variable (Y). Partially, compensation (X3) has no significant effect on employee performance variable (Y). Simultaneously variable recruitment (X1), employee placement (X2) and compensation (X3) have a positive and significant effect on employee performance variable (Y) at PT. Pos Indonesia Karanganyar Branch

    PENGARUH KOMPENSASI, KEPUASAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. BALI MODA BUSANA KARANGANYAR

    No full text
    This study aims to determine the effect of compensation, job satisfaction and job stress on theperformance of employees of PT. Bali Moda Busana Karanganyar either partially or simultaneously. Thehypothesis in this study is that compensation, job satisfaction and job stress affect the performance of PT.Bali Moda Busana Karanganyar either partially or simultaneously. This research is a survey researchwith quantitative research type. The data used in this study used primary data from respondents' answersto questionnaires. The research population was 334 people with a sample taken proportionally bysampling as many as 84 respondents. The analysis technique used is multiple linear regression test, t test,F test, and coefficient of determination test. The results of the study draw the conclusion thatcompensation and job satisfaction have a positive and significant effect on employee performance, whilework stress has a negative and significant effect on employee performance at PT. Bali Moda BusanaKaranganyar. And compensation, job satisfaction and job stress simultaneously have a significant effecton the performance of employees of PT. Bali Moda Busana Karanganyar

    Violation of The Code of Journalistic Ethics in The News Tribunnews.com June 2022 - February 2023 Issue

    No full text
    The journalistic code of ethics is at the heart of a very fundamental press. A code of ethics is a delegated moral rule whose power depends on the practitioner. Its existence is nothing but a moral rule that is forbidden to break for any professional. The code of ethics exists as signs that should not be violated. As mentioned in press Law No. Article 0/1999 7 Paragraph 2 reads: journalists have and follow a journalistic code of ethics.” But in fact, the code of ethics, which is a signpost for journalists, is still vulnerable to being violated. Along with the development of the speed of information propagation, container media and news publishing have also experienced significant development. Among them began to present news publishing portals such as the web and social media. As for this study, researchers will examine one of the news portals in the form of websites, namely Tribunnews.com. in this study the researchers used content analysis method with qualitative approach. Based on the analysis process carried out on the contents of some news on the website Tribunnews.com issue June 2022-February 2023 researchers found 10 News that did not meet the qualifications of news in accordance with the Journalistic Code of ethics

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PEMILIHAN KARIR SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK DAN NON PUBLIK

    No full text
    This research aims to determine the influence of financial awards, professional training, professional recognition, work environment, and job market considerations on career selection as a public and non-public accountant on students of the Accounting Study Program at Surakarta University both partially and simultan. This thesis uses a quantitative approach. The sample collection method uses simple random sampling by distributing questionnaires to 105 students of the accounting study program in semesters II, IV and VI of Surakarta University. The analysis techniques used in this study used multiple linear regression tests, t tests, F tests and coefficient of determination tests. The results of this study show that financial awards (X1), professional training (X2), professional recognition (X3), work environment (X4), and job market considerations (X5) have a significant effect on career selection as a public and non-public accountant(Y) in students of the Accounting Study Program at Surakarta University both simultaneously

    198

    full texts

    600

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Surakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇