Ejournal Universitas Warmadewa
Not a member yet
    5210 research outputs found

    Incorporation With Verbal Deletion In Mandailing Language

    No full text
    Incorporation in the Mandailing language occurs due to changes of verb position which results in deletion of verb. The theory used to analyze this incorporation of verb deletion is one presented by Fillmore (1988) referring to Jehane’s. Meanwhile, the method used in this study is based on Labov’s. According to Labov, the data of linguistic research are obtained from text, elicitation, intuition, experiment, and observation. Von Humboldt states that the term incorporation is the unification of lexical morphemes and words. The result of this analysis indicates   that the incorporation in Mandailing occurs typologically rather than polysynthetically. The forms or types of incorporation in this language are apparently quite broad, varied, and applied clearly without changing the meaning of each incorporation. One of the incorporation forms or types results in incorporation with verb deletion. The kinds of incorporation with verb deletion based on the cases are objective, instrumental, locative, translative, and state incorporations. The incorporation process of verb deletion happens because the incorporating case changes its function. The case is verbalized by verb affix, and then the incorporation process causes changes in syntactic valence and construction

    Changes in the Histological Appearance of White Fat in Young Rats as a Result of Different Exercise Intensities

    No full text
    Sedentary lifestyle can cause the accumulation of energy reserves in the form of lipids in white adipose cells. Lifestyle modification by means of exercise is done to reduce fat reserves in white adipose tissue (WAT). This study aims to determine the effect of exercise in various intensities on the histological changes of white adipose cells. Research method exploratory with Federer formula to determine the number of samples carried out. Using 28 Wistar rats located at the Central Laboratory of Padjadjran University, Sumedang from May to June 2022. The data taken were the average diameter ± standard error (SEM) of the inguinal white adipose cells of the experimental rats. Data analysis using Microsoft Excel 2016 and SPSS v.28 software. Of the 28 samples studied, only 25 samples met the inclusion criteria. Group K is 0.15% (p = 0.024) greater than P2, and 0.25% (p 0.001) is greater than P3. The P1 group had a value of 0.17% (p = 0.025) greater than P3. Moderate and vigorous exercise can be used to reduce the size of white adipose cells. While low-intensity exercise is considered ineffective. Further research can be carried out to assess changes in white adipose cells based on exercise intensity from other sides besides their morphology. Keywords: Histological, White Adipose Tissue, Exercis

    Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Produksi Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu

    No full text
    Kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat pendidikan, kesadaran masyarakat akan kualitas hidup serta, pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Salah satu bahan pakan alternatif yang cukup besar potensinya dan dapat digunakan adalah kulit ari biji kedelai. Kulit ari biji kedelai merupakan limbah industri hasil pembuatan tempe atau tahu yang diperoleh setelah melalui proses perebusan dan perendaman kacang kedelai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit ari biji kedelai terfermentasi dalam ransum terhadap kinerja persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu dan untuk mengetahui pada level berapa pemberian tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi dalam ransum memberikan hasil terbaik pada kinerja persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di coba adalah R0 = Ransum tanpa tambahan tepung kulit biji ari kedelai terfermentasi sebagai kontrol, R1 = Ransum mengandung 7,5% tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi, R2 = Ransum mengandung 15% tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi, R3 = Ransum mengandung 22,5% tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi, R4 = Ransum mengandung 30% tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi. Setiap ulangan (unit percobaan) menggunakan 5 ekor ayam kampung super, sehingga jumlah ayam kampung super yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 75 ekor. Pemberian tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi dalam ransum ayam kampung berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap produksi karkas ayam kampung super umur 10 minggu. Level yang optimal penambahan tepung kulit ari biji kedelai terfermentasi dalam ransum ayam kampung super yang optimal adalah 15%

    Respon Tanaman Cabai (Capsicum frutescens L.) Pada Pemberian Pupuk Mono Kalium Phosphate Dan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi

    No full text
    Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk MKP, pupuk organik padat kelinci serta interaksi pupuk MKP dengan pupuk organik padat kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan di Subak Rapuan, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar dengan ketinggian tempat 400 mdpl. Percobaan berlangsung selama 4 bulan yaitu pada bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2022. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yang disusun secara faktorial. Faktor pertama adalah menggunakan pupuk MKP dengan 4 taraf, yaitu M0: 0 g l-1 air, M1: 2 g l-1 air, M2: 4 g l-1 air, M3: 6 g l-1 air dan faktor kedua adalah menggunakan pupuk organik padat kelinci yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1: 10 ton ha-1, P2: 20 ton ha-1 dan P3: 30 ton ha-1  . Pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, dan jumlah buah akan dimulai 3 minggu setelah tanam, sedangkan berat segar dan berat kering buah dan brangkasan akan diukur saat akhir panen. Hasil analisis statistik menunjukkan pemberian pupuk MKP pada tanaman cabai rawit berpengaruh sangat nyata pada variabel jumlah daun maksimum, jumlah, jumlah bunga, jumlah buah total dan berat segar buah serta berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman maksimum, berat kering oven buah, berat segar brangkasan dan berat kering oven brangkasan. Perlakuan pemberian pupuk organik kelinci menunjukkan pengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap seluruh variabel yang diamati kecuali pada variabel jumlah daun maksimum dan berat kering oven buah yang menunjukkan pengaruh tidak nyata. Interaksi antara perlakuan pengaruh pupuk MKP dengan pupuk organik kelinci berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman maksimum, berpengaruh nyata pada jumlah daun maksimum, jumlah bunga, jumlah buah total, berat segar buah, berat kering oven buah dan berat kering oven brangkasan.This study aims to determine the effect of giving MKP fertilizer, rabbit solid organic fertilizer and the interaction of MKP fertilizer with rabbit solid organic fertilizer on the growth and yield of cayenne pepper plants. This research was conducted in Subak Rapuan, Mas Village, Ubud District, Gianyar Regency with an altitude of 400 meters above sea level. The experiment lasted for 4 months, from May to July 2022. This experiment used a Randomized Block Design (RAK) with 2 factors arranged in a factorial manner. The first factor is using MKP fertilizer with 4 levels, namely M0: 0 g l-1 water, M1: 2 g l-1 water, M2: 4 g l-1 water, M3: 6 g l-1 water and the second factor is using solid organic rabbit fertilizer consisting of 3 levels, namely P1: 10 tons ha-1, P2: 20 tons ha-1 and P3: 30 tons ha-1. Observations of plant height, number of leaves, number of flowers, and number of fruit will begin 3 weeks after planting, while the fresh weight and dry weight of fruit and stover will be measured at the end of harvest. The results of statistical analysis showed that the application of MKP fertilizer to cayenne pepper plants had a very significant effect on the variables of maximum leaf number, number, number of flowers, total fruit number and fruit fresh weight and had no significant effect on maximum plant height, fruit oven dry weight, fresh weight of stover and oven dry weight of the stove. The treatment of giving rabbit organic fertilizer showed a significant to very significant effect on all observed variables except for the maximum number of leaves and fruit oven dry weight which showed no significant effect. The interaction between the treatment of the effect of MKP fertilizer with organic rabbit fertilizer had a very significant effect on maximum plant height, significantly affected the maximum number of leaves, number of flowers, total fruit number, fruit fresh weight, fruit oven dry weight and oven dry weight of the stove

    Volcanic Soils: Their Characteristics, Management Practices, and Potential Sollution for Water Pollution

    No full text
    Volcanic soils are formed from materials originating from volcanic eruptions, and with various pedogenic processes occurring, volcanic soils have unique physical, chemical, and biological characteristics. This paper aims to review the characteristics of volcanic soils, constraints, management practices, and their potential as adsorbents for contaminants. The paper was based on secondary information using a systematic review. The studies carried out include identifying manuscripts, analyzing report data, critically assessing the topic, and combining the results of relevant published manuscripts. The issues raised include data on volcanic soils, management practices, water pollution, and using volcanic soils as an environmentally friendly adsorbent. Colloidal compounds in the clay fraction of volcanic soils generally contain active Al and Fe compounds, allophane, imogolite, ferrihydrite, or Al/Fe-humus complex, and together with opaline silica. The volcanic soil material produces a pool of Al and Fe solid phases with high reactivity, which contributes to the unique physicochemical properties of Andisol. The main problem chemically is the high adsorption of phosphate and nitrate ions which causes the fertilization process to be inefficient. The main problem affects the adsorption of phosphate and nitrate on agricultural lands, so fertilization becomes inefficient. However, the high reactivity of volcanic soils can be used as a basic pollutant adsorbent. This is quite a promising opportunity, given the wide distribution of volcanic soils, so this resource is a very prospective candidate as an adsorbent material in water purification

    UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PENDAMPING PADA PENGATURAN CAIRAN PASIEN HEMODIALISIS REGULER DI UNIT HEMODIALISIS RSUD SANJIWANI GIANYAR

    No full text
    Keseimbangan cairan merupakan faktor penting dalam perawatan pasien hemodialisis (HD), karena status hidrasi berkaitan dengan kualitas hidup pasien HD reguler. Pendamping pasien HD banyak yang belum memahami pentingnya menjaga keseimbangan cairan dan cara mengatur keseimbangan cairan pasien HD, maka program Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendamping pasien HD dalam pengaturan keseimbangan cairan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien HD dan mengurangi angka rawat inap pasien HD. Kegiatan ini dilakukan di unit HD RSUD Sanjiwani Gianyar pada tanggal 11,13, dan 15 Oktober 2022 terhadap pendamping pasien HD yang turut serta mengantar pasien pada saat pasien menjalani HD. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung dengan dialog interaktif, pemutaran video edukasi pada pendamping pasien HD, dan pembagian pamflet keseimbangan cairan  pada pasien HD. Hal ini tentunya akan dapat mengurangi angka kejadian rawat inap pasien HD akibat kelebihan cairan, sehingga mengurangi biaya perawatan maupun biaya untuk mendampingi pasien, dan meningkatkan kemampuan pasien HD menafkahi keluarga. Jumlah mitra yang terlibat adalah 71 orang, yang merupakan pendamping pasien HD yang sebagian besar adalah perempuan yaitu 69% (49 orang) yang datang mengantar pasien HD reguler. Dari hasil pre-test pada pendamping pasien hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Sanjiwani Gianyar, didapatkan rerata kemampuan menjawab tentang keseimbangan cairan pasien HD adalah 36.62. Setelah dilakukan pemberian materi  tentang cairan pasien HD maka didapatkan rerata nilai post-test adalah 64,37, sehingga didapatkan rerata peningkatan kemampuan pendamping pasien HD pada pengaturan keseimbangan cairan adalah 79,58%. Hal ini telah mencapai target yaitu >75%

    Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Perusahaan terhadap Loyalitas Nasabah pada PT. BPR Sukawati Pancakanti

    No full text
    This study aims to determine the effect of service quality and corporate image on customer loyalty. The population in this study are customers who use bank products 3 years with a sample of 31 respondents. Data analysis used in this research is Multiple Linear Regression, Coefficient of Determination, t-test and f-test. Based on the results of the study it can be seen that; service quality has a positive and significant effect on loyalty. Company image has a positive and significant effect on customer loyalty. Service quality and corporate image together have a significant effect on customer loyalty.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan citra perusahaan terhadap loyalitas nasabah. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah yang menggunakan produk bank ≥ 3 tahun dengan sampel yang digunakan sebanyak 31 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda, Koefisien Determinasi, Uji t dan Uji f. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa; kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. Citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah. Kualitas pelayanan dan citra perusahaan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah. &nbsp

    Peran PT. Syncore Indonesia Dalam Mengembangkan Bumdes (Studi Kasus pada BUMDes Danareja Mandiri)

    No full text
    Village-Owned Enterprises (BUMDes) are a special concern of the government to encourage the acceleration of rural social and economic development. The establishment of BUMDes in Indonesia is regulated in Law Number 32 of 2004 concerning Local Government in terms of developing BUMDes PT. Syncore Indonesia has a very important role with the creation of this Bumdes.id can grow, strengthen and be able to develop BUMDes throughout Indonesia.  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi perhatian khusus pemerintah untuk mendorong percepatan pembangunan social dan ekonomi pedesaan. Pendirian BUMDes di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Dalam hal mengembangkan BUMDes PT. Syncore Indonesia memiliki peran yang sangat penting dengan diciptakannya Bumdes.id hal ini dapat menumbuhkan, menguatkan dan dapat mengembangkan BUMDes di seluruh Indonesia. &nbsp

    Efektivitas Pemanfaatan Zona Tradisional Teluk Gilimanuk Seksi Pengelolaan Wilayah I Taman Nasional Bali Barat

    No full text
    Efektivitas adalah proses penggunaan sumber daya, sarana dan prasarana sampai batas tertentu dan ditentukan secara sadar dalam rangka menghasilkan sejumlah barang untuk keperluan kegiatan yang dilakukan dan untuk menunjukkan keberhasilan dalam hal memenuhi tujuan yang ditetapkan dalam zona tradisional seksi pengelolaan wilayah I Taman Nasional Bali Barat. Penelitian ini mengkaji dua hal yaitu ruang lingkup pemanfaatan zona tradisional SDA secara lestari, pelaksanaan pemanfaatan zona tradisional pengelolaan wilayah I Taman Nasional Bali Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dari pemanfaatan zona tradisional di seksi pengelolaan wilayah I terlaksana. Penelitian dilakukan dengan metode empiris dan pendekatan sosiologis hukum. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan dalam pemanfaatan yang dilakukan di zona tradisional pengelolaan wilayah I Taman Nasional Bali Barat yang bersifat kerjasama lembaga dan mendukung efektivitas serta meningkatnya pendapatan kelompok yang dibina.Effectiveness is the use of resources, facilities and infrastructure in a certain amount that is consciously determined beforehand to produce a number of goods for the services of activities carried out and to show for the success in terms of achieving or not the goals in the traditional zone section I management of West Bali National Park have been achieved. This research examines two issues: 1) What is the scope of the sustainable use of traditional natural resource zones? and 2) How is the implementation of the utilization of the traditional zone in the management of area I of West Bali National Park?. The purpose of this research is to find out how the implementation of the utilization of traditional zones in the management section of area I is carried out. The research was conducted using empirical methods and a legal sociological approach. The results of the study showed success in the utilization carried out in the traditional zone of management of area I of the West Bali National Park which is institutional cooperation and supports the effectiveness and increases the income of the fostered group

    Implementasi Tugas Pacalang Dalam Mencegah Terjadinya Tindak Pidana Di Desa Adat Kabetan, Gianyar

    No full text
    Pacalang merupakan lembaga milik Desa Adat di Bali yang berperan menjaga keamanan dan ketertiban Desa Adat, termasuk Pacalang Desa Adat Kabetan, Gianyar. Penelitian ini mengkaji dua hal: implementasi tugas Pacalang dalam mencegah terjadinya tindak pidana di Desa Adat Kabetan, Gianyar dan hambatan yang dihadapi oleh Pacalang dalam mencegah terjadinya tindak pidana di Desa Adat Kabetan, Gianyar. Penelitian memiliki tujuan untuk mencermati dan memahami implementasi tugas Pacalang Desa Adat Kabetan dalam mencegah tindak pidana dan hambatan yang dihadapinya. Penelitian dilakukan secara empiris dan pendekatan secara yuridis empiris. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pacalang desa adat kabetan dalam mengimplementasikan tugasnya bukan saat upacara adat dan keagamaan saja, tetapi berpartisipasi dalam menjaga keamanan saat pemilu dan pemilukada. Pacalang menghadapi hambatan dari faktor internal dan faktor eksternal serta upaya penyelesaian hukum yang digunakan jika terjadi tindak pidana yaitu berdasarkan hukum adat dan hukum positif. Meskipun ditemukan hambatan dalam menjalankan tugasnya, pacalang tetap berkoordinasi dengan pihak terkait. Diharapkan peningkatan peranan dan pembinaan Pacalang serta elemen masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban wilayah di desa adat kabetan.Pacalang is institution from Bali Traditional Village has the role of maintaining security and order in Traditional Village, including Pacalang Traditional Village of Kabetan, Gianyar. This study examines two things: the implementation of Pacalang's duties preventing criminal in Kabetan Traditional Village, Gianyar and the obstacles faced by Pacalang preventing criminal acts from occurring in Kabetan Traditional Village, Gianyar. The purpose is to understand the implementation of duties from Pacalang Traditional Village of Kabetan preventing crime and the obstacles it faces. The research was conducted empirically and empirical juridical approach. The results show Pacalang of Kabetan Traditional Village implementing duties not only during traditional and religious ceremonies, but participates maintaining security during elections and post-conflict local elections. Pacalang faces obstacles from internal and external factors as well legal settlement efforts that are used if a crime occurs, based on customary law and positive law. Even though obstacles were found in carrying out their duties, Pacalang continued to coordinate with related parties. It is hoped increase in the role and guidance of Pacalang with elements of society and government is needed realizing regional security and order in Kabetan Traditional Village

    885

    full texts

    5,210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Warmadewa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇