Ejournal Universitas Warmadewa
Not a member yet
    5210 research outputs found

    Strategi Layanan PUSPAGA sebagai One Stop Service Masalah Keluarga dan Anak di Lingkungan RW 02 Kelurahan Tanjungsari

    No full text
    Family problems often occur in society. The lack of parenting knowledge among parents and an environment that can make children uncontrolled are factors that cause violence in children. This is the government's focus on overcoming cases of family problems involving violence against women and children. One of the Surabaya City government pas through DP3APPKB to provide services for family problems is the PUSPAGA (Family Learning Center) services. This research aims to find out the strategy of the PUSPAGA services as a one-stop service for family and child problems in the RW 02 Tanjungsari Village environment. The research method used is qualitative descriptive research. The data source used is secondary data. Data collection techniques through observation and literature study from articles, materials, technical guidelines, and books related to this research topic. The results of the research show that the PUSPAGA services which was introduced in the smallest community environment, namely the RT/RW scope through PUSPAGA socialization activities provided new impacts and information on the community so that it could prevent and minimize family problems for women and children, especially in the RW 02 area of Tanjungsari Villag

    Evaluasi Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Pengembangan Desa Wisata di Nagori Karang Anyar Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun

    No full text
    The Village Owned Enterprises Program (BUMDES) is a form of program established by the Village Government to improve the village economy through developing the village’s potential. BUMDES ains to improve the village economy, increase community businesses in managing village economic potential. However, in practice it is still not targeted and there is no change in the independence of the people in the village. This research aims to determine and evaluate BUMDES in the Development of Tourism Villages in Nagori Karang Anyar.The resarch method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. Data collection was carried out using interviews, observation, documentation, and literature techniques. Qualitative data analysis using the CIPP evaluation model theory approach (Context, Input, Process, Product) proposed by Daniel Stufflebeam (1993). The results of the research show that in the implementation of the BUMDES context evaluation there are still problems in developing business activities that are not yet optimal. However, judging from the target, it is in accordance with the provisions marked by improving infrastructure and developing types of business. Then, in the evaluation of inputs in its implementation was not transparent and did not understand the procedures for implementing BUMDES activities, causing the implementation to not receive a good response from the community. Then the process evaluation shows that program implementation is not in accordance with the implementation that is not in accordance with the implementation plan, indicated by business activities whose implementation is not optimal. And the product evaluation (results) shows that the presence of BUMDES in Nagori Karang Anyar in developing tourist villages is still not optimal in its implementation. In the Management of program implementation, there are still problems that cause the program to experience many obstacles, including the lack of Village Government supervision in the continuity of BUMDES in Nagori Karang Anyar.Program Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan suatu bentuk program yang dibentuk oleh Pemerintah untuk memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan perekonomian melalui pengembangan potensi yang dimiliki desa. Namun, dalam pelaksanaannya masih belum tepat sasaran dan masih banyak masyarakat yang belum menunjukkan perubahan kemandirian dalam pelaksanaan program tersebut dalam mengembangkan objek wisata menjadi desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi BUMDES dalam Pengembangan Desa Wisata di Nagori Karang Anyar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitiandeskripstif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Data analisis secara kualitatif dengan pendekatan Teori Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikemukakan oleh Daniel Stufflebeam (1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi konteks dalam pelaksanaannya BUMDES masih terdapat permasalahan dalam mengembangkan kegiatan usaha yang belum optimal. Namun dilihat dari sasarannya sudah sesuai dengan ketentuan ditandai dari perbaikan infrastruktur dan pengembangan jenis usahanya. Kemudian pada evaluasi masukan dalam pelaksanaanya pihak pelaksana kegiatan tidak transparan dan tidak memahami prosedur pelaksanaan kegiatan sehingga menyebabkan pelaksanaanya tidak mendapat respon baik dari masyarakat. Lalu pada evaluasi proses (process) menunjukkan pelaksanaan program belum sesuai dengan rencana pelaksanaan dan pelaksana program. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaannya yang belum sesuai dengan rencana pelaksanaan dilihat dari kegiatan usaha yang pelaksanaannya belum optimal. Terakhir pada evaluasi hasil (product) menunjukkan bahwa hadirnya BUMDES di Nagori Karang Anyar dalam mengembangkan desa wisata masih belum optimal dalam pelaksanaanya. Masih terdapat permasalahan yang menyebabkan program mengalami kendala diantaranya kurang pengawasan yang dilakukan dalam keberlangsungan BUMDES di Nagori Karang Anyar

    Implementasi Prinsip Prinsip Pelayanan Publik

    No full text
    Quality public services are at the core of effective and responsive governance. This article discusses the key principles that form the foundation for good public service and their relevance in the current context of public administration. The principles of public service include accessibility, equity, affordability, prompt response, accountability, and user satisfaction. Accessibility ensures that public services are available and accessible to all without discrimination. Equality emphasizes the importance of treating all citizens fairly and without prejudice. Affordability means that public services should be affordable for all levels of society, regardless of economic status. Prompt response is key to meeting people's needs and expectations efficiently and effectively. Accountability ensures that service providers are accountable for their actions to the public and have mechanisms to receive feedback and criticism. User satisfaction becomes the main measure in evaluating the quality of public services. The implementation of public service principles requires a strong commitment from the government to prioritize the needs and interests of the community. Through sustained efforts to improve the quality and accessibility of public services, governments can strengthen their legitimacy, build public trust, and create a positive impact in the lives of citizens.Pelayanan publik yang berkualitas adalah inti dari pemerintahan yang efektif dan responsif. Artikel ini membahas prinsip-prinsip utama yang membentuk landasan bagi pelayanan publik yang baik dan relevansinya dalam konteks administrasi publik saat ini. Prinsip-prinsip pelayanan publik mencakup aksesibilitas, kesetaraan, keterjangkauan, tanggapan yang cepat, akuntabilitas, dan kepuasan pengguna. Aksesibilitas menjamin bahwa layanan publik tersedia dan dapat diakses oleh semua orang tanpa diskriminasi. Kesetaraan menekankan pentingnya memperlakukan semua warga dengan adil dan tanpa prasangka. Keterjangkauan berarti bahwa layanan publik harus terjangkau bagi semua lapisan masyarakat, terlepas dari status ekonomi.Tanggapan yang cepat adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat dengan efisien dan efektif. Akuntabilitas memastikan bahwa penyedia layanan bertanggung jawab atas tindakan mereka kepada publik dan memiliki mekanisme untuk menerima umpan balik dan kritik. Kepuasan pengguna menjadi ukuran utama dalam mengevaluasi kualitas layanan publik. Penerapan prinsip-prinsip pelayanan publik memerlukan komitmen yang kuat dari pemerintah untuk memprioritaskan kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Melalui upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan publik, pemerintah dapat memperkuat legitimasi mereka, membangun kepercayaan masyarakat, dan menciptakan dampak positif dalam kehidupan warga negara

    Ecological Ideology in Dugong or Mawar Fish Stories in Alor Regency

    No full text
    Every living thing communicates with humans through sounds, facial expressions, and body gestures. Man's relationship with the environment creates an ecological ideology that includes views, values, and actions toward nature. The focus of this research is the unique interaction betw een humans and dugongs in Alor Regency, where dugong intelligence creates a unique representation of man's relationship with nature. To collect research data, research methods are used by way of interviews referred to as "qualitative research methods". Qualitative methods are research approaches that aim to understand social phenomena or human behavior through direct interaction with research subjects, such as interviews, observations, or document analysis. The purpose of this study is to understand how ecological ideology is reflected in the stories surrounding dugongs in Alor Regency and their impact on people's views on human and nature interactions. Through an in-depth understanding of everyday stories, research is expected to make a positive contribution to environmental conservation and ecological understanding in the region, potentially as a foundation for more effective policies

    ANALISIS NILAI MORAL YANG TERKANDUNG DALAM CERITA RAKYAT ASAL USUL TERJADINYA BLEDUG KUWU

    No full text
    This study aims to analyze the moral values in the legendary folklore of Bledug Kuwu. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection through observation, interviews, and note-taking. Primary data was obtained through interviews, while secondary data was obtained from related folklore journals and books. The analysis was carried out using narrative analysis method. The results of the study show that the Ngelap Berkah tradition associated with the Bledug Kuwu legend contains valuable moral values such as cleanliness, cooperation, respect, connectedness to nature, and local wisdom. This tradition provides benefits for people's daily lives in creating harmony, responsibility, and concern for the environment and culture. This research provides an understanding and appreciation of moral values in the tradition of Bledug Kuwu's Bledug Berkah legend, which is an important foundation in shaping the identity and quality of people's lives.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral dalam cerita rakyat legenda terjadinya Bledug Kuwu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah baca-catat. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal dan buku cerita rakyat terkait. Analisis dilakukan dengan metode analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ngelap Berkah yang terkait dengan legenda Bledug Kuwu mengandung nilai-nilai moral yang berharga seperti kebersihan, kerjasama, penghormatan, keterhubungan dengan alam, dan kearifan lokal. Tradisi ini memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat dalam menciptakan harmoni, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya. Penelitian ini memberikan pemahaman dan apresiasi terhadap nilai-nilai moral dalam tradisi Ngelap Berkah legenda Bledug Kuwu, yang menjadi landasan penting dalam membentuk identitas dan kualitas kehidupan masyarakat

    Perubahan Lahan Desa Bukian Payangan 6 Tahun Terakhir dengan Metode NDVI

    No full text
    Land changes in an area can be known by analyzing the density of vegetation, the density of vegetation in an area can affect human life and the environment. The purpose of this study is to find out the land changes in Bukian Village in the last ten years using NDVI. The method used in this study with the interpretation of Landsat 8-9 OLI images with NDVI was classified and adjusted through vegetation density. The results of this study where in the last 6 years there has been a reduction in rice fields, plantations and forests of 33.5 Ha and the addition of residential land of 28.2 Ha is due to the increase in population and activities of Bukian Village and the construction of tourism facilities. &nbsp

    Pengaruh Rasio Capital Adequacy Ratio, Net Interest Margin, Non Performing Loan Terhadap Return on Asset Bank Konvensional Periode 2014 - 2022

    No full text
    This research serves to fill in the gaps in knowledge from previous studies that discuss different opinions about each ratio. The focus is on the phenomenon of gaps in the relationship between ROA and bank financial performance. The purpose is to evaluate the effect of Capital Adequacy Ratio, Net Interest Margin, and Non Performing Loan on ROA both separately and together at these banks during the period 2014-2022. This research method is a quantitative approach purposive sampling technique to select a sample consisting of five leading conventional banks in Indonesia. The results of the analysis using multiple linear regression and hypothesis testing, the effect of Capital Adequacy Ratio on ROA is not significant, Net Interest Margin has a significant positive effect on ROA, Non Performing Loan on ROA has a significant negative effect, Capital Adequacy Ratio, Net Interest Margin, Non Performing Loan as a whole has an effect on ROA

    Pendampingan Aspek Perpajakan BUMDES Panca Sedana Sari Desa Bunutin Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli

    No full text
    Aspek Perpajakan merupakan salah satu momok yang ditakuti dan ingin dihindari dalam pengelolaan sebuah bisnis. Bukan karena ingin menghindar dari kewajibannya tetapi karena keruwetan aturan dan update peraturan perpajakan yang setiap saat menyesuaikan dengan kebutuhan keuangan negara. Tidak semua entitas mengetahui dan siap melaksanakan setiap perubahan peraturan tersebut, mengingat kemampuan yang terbatas baik sari segi pendanaan maupun pengetahuan. Namun perpajakan adalah kewajiban bagi setiap warga negara atas dasar bakti dan balas jasa atas penggunaan fasilitas umum negara.  Desa Bunutin merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. PKM ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat adanya beberapa permasalahan yang dihadapi BUMDes Panca Sedana Sari Bunutin yaitu: (1) Sumberdaya manusia, (2) Jenis usaha, (3) Permodalan, (4) Profesionalitas, (5) Dukungan dan kepercayaan masyarakat dan (6) Perencanaan. Melalui BUMDes diharapkan antar Lembaga yang ada di masyarakat saling bersinergi untuk lebih maksimal menciptakan kesejahteraan masyarakat yang setara. Pendirian Bumdes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya meningkatkan kesejaheraan masyarakat. Oleh karena itu perlu upaya yang serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes tersebut berjalan secara efektif, efisien, professional dan mandiri. Seperti entitas lainnya BUMDes Panca Sedana Sari juga memiliki kewajiban perpajakan yang harus dilaporkan setiap bulan atas SPT masanya dan setiap tahun atas SPT tahunannya. Namun keterbatasan sumberdaya yang dimiliki menyebabkan BUMDes tidak dapat melakukan update pengetahuan dan aturan  perpajakan sehingga perlu dilakukan pengabdian ini pada aspek perpajakan BUMDes Panca Sedana Sari. Hasil Pengabdian dapat dilihat dari terlapornya SPT Tahunan BUMDes yang telah mengikuti pendampingan aspek perpajakan, sehingga dapat diminimalisir denda dan kesalahan akibat ketidaktahuan pengurus

    PKM Penyuluhan Kesehatan Reproduksi, Perilaku Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Menabung Pada Guru dan Siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli

    No full text
    Sekolah Dasar adalah tingkatan pendidikan formal pertama yang dilalui siswa-siswa di Indonesia. Pendidikan di tingkat SD memegang peranan penting dalam membangun karakter siswa-siswa yang akan dibawa hingga ke tingkat remaja dan dewasa. Mitra pada kegiatan PKM ini adalah guru dan siswa di SD Negeri 3 Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Kegiatan PKM akan difokuskan untuk memecahkan permasalahan mitra di bidang kesehatan dan ekonomi. Hasil diskusi awal dengan perwakilan mitra yaitu kepala sekolah SDN 3 Batur menunjukkan bahwa mitra memerlukan penyuluhan dan pemahaman tentang penyakit reproduksi pada wanita seperti penyuluhan tentang kanker serviks dan payudara karena mitra merasa masih minimnya pemahaman akan kedua penyakit ini. Mitra juga ingin mendapatkan pemahaman tentang perilaku bersih dan sehat pada murid-murid SDN 3 Batur khususnya tentang cara mencuci tangan yang bersih dan benar. Pada aspek ekonomi, mitra ingin mendapatkan pelatihan tentang gerakan gemar menabung pada siswa.  Kegiatan PKM telah berlangsung selama 10 bulan dari Mei 2023 hingga Februari 2024. Tim pengbadi memberikan pembekalan tentang aspek kesehatan reproduksi pada guru-guru wanita dan penyuluhan tentang perilaku bersih dan sehat pada siswa-siswa SD. Selain itu, siswa-siswa SD juga dibekali penyuluhan gerakan gemar menabung. Hasil evaluasi nilai pre dan posttest pada mitra berturut-turut sebesar 42 poin dan 10 poin setelah dilakukan evaluasi atas penyuluhan kegiatan reproduksi dan pneyuluhan tenang PHBS dan gerakan gemar menabung. Pada pelaksanan PKM, tim pengabdi memberikan bantuan langsung yang dibutuhkan mitra berupa tong sampah, bak mencuci tangan, alat tensi meter, kotak P3K, timbangan dan tinggi badan, serta lima puluh souvenir celengan untuk siswa dan uang tunai sebesar dua puluh ribu per anak.  Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan mitra sudah menggunakan bantuan alat yang diberikan dengan baik dan menerapkan PHBS dengan baik.  Luaran dari kegiatan ini akan dipublikasikan jurnal nasional Community Service Journal dengan nomor E-ISSN: 2654-9379 dan P-ISSN: 2654-9360 dan video kegiatan berdurasi 4 menit

    Pengaruh Capital Intensity, Inventory Intensity, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Agresivitas Pajak

    No full text
    This study aims to determine the effect of Capital Intensity, Inventory Intensity, Profitability and Leverage on Tax Aggressiveness in Basic Industry and Chemical Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2017-2021 period. The total number of research samples was 132 companies were obtained that met the requirements in this study. The main theory used in this study is agency theory and stakeholders. The data analysis technique used in this study is Multiple Linear Regression Analysis. The results of this research are that the inventory intensity and leverage variables have no effect on corporate tax aggressiveness. Meanwhile, the capital intensity and profitability variables have a significant negative effect on corporate tax aggressiveness. Profitability is proxied using the Return on Assets (ROA) formula, leverage is proxied using the Debt to Total Assets Ratio (DAR) formula and tax aggressiveness is proxied using the Effective Tax Rate (ETR). &nbsp

    885

    full texts

    5,210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Warmadewa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇