MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah
Not a member yet
115 research outputs found
Sort by
PEMBAHARUAN HUKUM ISLAM DAN LAPANGAN IJTIHAD
Hukum Islam telah diprogram oleh Allah Swt untuk selalu tampil di suatu masa, di mana kemajuan dalam kehidupan manusia sampai pada tataran puncak. Pada taraf itulah tentunya akan banyak masalah baru yang muncul yang akan dihadapi oleh umat manusia dan bisa terjadi di mana hukumnya tidak atau belum diketemukan baik di dalam al-Qur‟an mauun di dalam asSunnah (hadis Nabi), atau bahkan bisa saja terjadi dimana hukumnya belum pernah dibahas oleh para fuqaha‟ yang terdahulu. Di dalam kajian filsafat hukum Islam dimana ada prinsip bahwa didalam kehidupan umat Islam tidak diperbolehkannya terjadi suatu kekosongan hukum. Sangat tidak diperkenankan dalam kehidupan ini ada suatu masalah baru yang muncul, namun kemudian tidak diketahui hukumnya. Untuk itulah, Islam membuka pintu ijtihad seluas-luasnya.Kata Kunci : Pembaharuan, Hukum Islam dan Ijtiha
METODOLOGI BACA TULIS AL-QU’RAN: Refleksi Belajar Al-Quran Pada Mahasiswa IAIN Palangkaraya
Pada saat akan menjadi mahasiswa maupun kegiatan perkuliahan praktikum Praktik Membaca al-Quran (PMQ), mahasiswa IAIN Palangka Raya telah mengikuti test membaca al-Quran namun kemampuan membaca masih belum maksimal diperoleh mahasiswa yang mengalami kesulitan untuk membaca al-Quran dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah mencoba menggali problem sebelum dan proses yang dilalui mahasiswa, sehingga akan ditemukan solusi atas persoalan kemampuan baca al-Quran mahasiswa IAIN Palangka Raya. Penelitian dilakukan di IAIN Palangka Raya. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan adalah mahasiswa IAIN Palangka Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian adalah: wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa: Metodologi yang digunakan mahasiswa IAIN Palangka Raya dalam mempelajari al-Quran pertama kali dominan diperoleh dari orang tua, kemudian diperoleh dari keluarga lainnya, selanjutnya diperoleh melalui guru mengaji maupun lembaga. Pendayagunaan kompetensi baca al-Quran oleh mahasiswa IAIN Palangka Raya, jika senantiasa dibaca dan dipelajari akan semakin baik bacaan al-Quran bahkan dapat mengajarkan kepada yang lainnya. Refleksi yang diperoleh dari pembelajaran al-Quran ketenangan hati, mendapatkan petunjuk, pahala yang berlipat dari bacaan al-Quran.Kata Kunci : Metodologi, Belajar, Baca Tulis al-Quran
HAKIKAT KEBENARAN MENGKAJI TASAWUF AKHLAKI – AKHLAK KENABIAN
Kebenaran menjadi idaman setiap manusia. Ia mempunyai makna khusus dalam kehidupan. Ia adalah tumpuan dari segala pemikiran, sikap dan tindakan. Ia yang memberi arti hidup. Hakikat kebenaran perlu dikaji salah satunya melalui tasawuf. Tasawuf adalah akhlak kenabian yang akan terus menjadi sumber inspirasi dan motivasi, memberi makna dan arah, serta menjadi kendali hakiki bagi terbangunnya peradaban manusia. Ia merupakan sumber utama arus-spiritual, moral, intelektual, bahkan keseluruhan jiwa manusia dalam memelihara dan mengembangkan makna dan fungsi kehambaan dan kekhalifahan diri pribadi manusia. Dengan tasawuf makna kemanusiaan selalu terjaga dan terangkat marwah dan martabatnya, tetap eksis dalam perannya, dan memiliki nilai transenden serta selalu harmonis dalam dinamika kehidupan umat dan masyarakat banyak. Tasawuf, pada dasarnya merupakan ilmu hakikat tentang tradisi dan akhlak kenabian, puncak rasionalitas kemanusiaan. Tasawuf senantiasa berdampingan, bahkan tidak bisa terpisahkan dari sistem dan fungsi pemandu spiritual kerohanian. Dan arus kerohanian tasawuf bersumber dan bermuara pada kepribadian dan akhlak nabi Muhammad Saw yang dinyatakan oleh al-Quran sebagai ''ummi'', tetapi menjadi prototype manusia ideal atau uswah hasanah.Kata Kunci : Kebenaran, Akhlak, Tasawuf, dan Kenabian
HISTORY AND DEVELOPMENT OF TAFSIR IN SOUTHEAST ASIA (Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore and Thailand)
This paper describes the history and development of tafsir in Southeast Asia, namely Indonesia, Malaysia, Brunei Darusalam, Singapore and Thailand, aimed at providing a new discourse to the academic world, that Islam has another treasure in Far Asia, which is known as a pluralistic country because Islam entered in those countries without any wars. And to provide information related the books, author influence, and method of their tafsir in general.Keyword: History, Development Tafsir, and Southeast Asia
IMPLEMENTASI KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI MAN MODEL BABAKAN CIWARINGIN CIREBON
Pendidikan multikultural, sebagai sebuah konsep, dipahami dan dimengerti orang dengan beragama cara. Pemahaman seseorang atau sekelompok orang tentang konsep ini sangat dipengaruhi oleh pemahamannya tentang konsep multikulturalisme, sebab merupakan konsep dasar yang menjadi latar belakang munculnya istilah pendidikan multikultural. Jadi, untuk mengetahui bagaimana dan sejauh apa implementasi konsep pendidikan multikultural oleh seseorang atau sekelompok orang, maka terlebih dahulu mesti diketahui bagaimana pemahaman mereka mengenai konsep dan ide-ide tentang multikulturalisme dan konsep pendidikan multikultural. Dalam konteks penelitian ini, orang atau kelompok orang itu mengacu pada kategori siswa, guru, pengurus madrasah dan komite madrasah MAN Model Babakan Ciwaringin Cirebon. Karena pertimbangan alur pikir inilah maka penelitian ini berusaha untuk menganalisis dan mengurai masalah penelitian pada tiga level data sekaligus. Pertama, data mengenai pemahaman dan sikap subyek penelitian mengenai ide-ide multikulturalisme. Kedua, data mengenai pemahaman dan sikap subyek penelitian mengenai konsep pendidikan multikultural, dengan proses pencarian dan pengumpulan data dilakukan melalui teknik survey dengan penyebaran kuesioner yang didukung oleh data hasil wawancara mendalam (indept interview) dan FGD (Focus Group Discussion). Ketiga, data mengenai implementasi atau penerapan konsep pendidikan multikultural dalam proses belajar mengajar di MAN Model Babakan Ciwaringin Cirebon. Selain dari hasil wawancara mendalam (indept interview), data pada level ini juga ditunjang dengan data hasil FGD (Focus Group Discussion), pengamatan terlibat dan studi dokumen Kata Kunci : Pendidikan, Multikultural dan MAN Ciwaringi