Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Lahan Pekarangan Melalui Budidaya Lobster Air Tawar dengan Penerapan Kolom Vertikultur
Pertanian memanfaatkan lahan pekarangan telah menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal, terutama di lingkungan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, masyarakat dapat menghasilkan berbagai jenis tanaman dan hewan ternak untuk kebutuhan konsumsi sendiri serta sebagai sumber pendapatan tambahan. Budidaya lobster air tawar telah menjadi salah satu potensi pengembangan yang menjanjikan dalam meningkatkan pendapatan. Lobster air tawar memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan permintaan yang terus meningkat baik di pasar lokal maupun internasional. Namun, budidaya lobster air tawar masih belum banyak dilakukan secara luas di Indonesia karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan teknis petani, serta keterbatasan lahan yang tersedia untuk budidaya. Melalui kegiatan pengabdian ini akan dilakukan proses budidaya lobster air tawar dengan menerapkan konsep kolom bertingkat atau vertikultur, kami berharap dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara lebih efisien untuk budidaya lobster air tawar, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga akan melibatkan program kemitraan dengan pihak ketiga yang siap menerima hasil panen budidaya lobster air tawar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan memusingkan diri untuk menjual atau memasarkan lobster air tawar. Dengan demikian, diharapkan program ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas lahan pekarangan dan pendapatan masyarakat, tetapi juga akan memberdayakan mereka dengan pengetahuan dan keterampilan baru dalam pertanian modern. Disisi lain, program ini diharapkan, dapat menciptakan solusi yang holistik dalam menghadapi tantangan pertanian dan ketahanan pangan di tingkat lokal, sambil juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat setempat
Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal Untuk Perlindungan Gender, Hak Minoritas dan Kelompok Rentan di Lhokseumawe
Pelatihan paralegal bagi masyarakat di Lhokseumawe merupakan upaya strategis dalam memperkuat akses keadilan, khususnya bagi kelompok-kelompok yang rentan terhadap diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia, seperti perempuan, kelompok minoritas, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, dengan tujuan membekali peserta dengan pengetahuan dasar hukum serta keterampilan praktis dalam menyusun laporan, menyampaikan pengaduan, dan memberikan pendampingan hukum di tingkat komunitas. Pelatihan ini tidak hanya menekankan pada aspek teknis, tetapi juga mengangkat isu-isu penting terkait keadilan gender dan perlindungan kelompok rentan. Melalui pendekatan partisipatif dan materi yang kontekstual, peserta diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman hukum peserta serta tumbuhnya kesadaran kritis untuk mengadvokasi hak-hak masyarakat secara inklusif. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi kontribusi nyata dalam membangun sistem hukum yang lebih adil, merata, dan menghargai keberagaman
Pelatihan Teknologi Smart Home Berbasis Ramah Lingkungan
Teknologi Smart Home berbasis ramah lingkungan adalah inovasi yang mengintegrasikan perangkat pintar dengan prinsip keberlanjutan dan efisiensi energi. Desain Rumah Ramah Lingkungan melalui pendekatan pembangunan hunian yang bertujuan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien. Desain rumah ramah lingkungan seperti Penggunaan Material Ramah Lingkungan, Desain Hemat Energi untuk Mengoptimalkan pencahayaan alami dan ventilasi silang untuk mengurangi konsumsi listrik dan pendingin udara. Integrasi Teknologi Energi Terbarukan dan Pengelolaan Air. Terakhir tata Letak dan Orientasi yang menyesuaikan posisi dan orientasi rumah agar mendapatkan cahaya matahari yang optimal dan sirkulasi udara yang baik. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi konsumsi energi dan dampak lingkungan melalui penggunaan sensor cerdas, sistem otomatisasi, dan sumber energi terbarukan. Adapun teknologi yang berbasis ramah lingkungan seperti sistem pencahayaan otomatis yang menyesuaikan kebutuhan cahaya alami, pengaturan suhu temperature yang efisien, serta penggunaan panel surya dan baterai hemat energi. Dengan memanfaatkan teknologi ini, rumah menjadi lebih efisien, nyaman, dan berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. hasil pengabdian dapat melakukan pengembangan teknologi smart home yang fokus pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Potensi smart home sebagai solusi yang ramah lingkungan yang dapat diterapkan secara luas untuk mendukung keberlanjutan dan penghematan energi di masa depa
Calculation of the Effect of Substation Configuration on the Resistance Value of the Grounding System
Generally, the configuration of the substation grounding system is in the form of a grid or mesh, where several conductor rods are installed vertically and horizontally or combined with conductor rods planted deep in the ground from each point or not. The substation configuration is very complex because of the many variables used in accordance with IEEE Standard 80-2013. This variable also influences the allowable and actual magnitude of the step voltage and touch voltage. The substation grounding system configuration can be designed in several shapes including rectangular, square, L-shaped and T-shaped. The parameters used are an area of 70 m x 70 m, a conductor rod depth of 0.5 meters with a total conductor length for a rectangle of 1540 meters without rods, an L-Shaped shape of 1755 meters and a T-Shaped shape of 3857 meters. The results obtained by the resistance of the grounding system without rods in the T-Shaped configuration were 2.39 Ω. For the resistance results, the grounding system uses a rod with the same area and a conductor length of 3917 meters with a resistance value of 2.39 Ω in the T-shape configuration. The results of the resistance values obtained with various forms of grounding system configurations and varying conductor lengths are still safe and below the threshold or standard of the grid grounding system
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN KRITERIA WATSON TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS, jenis kesalahan berdasarkan kriteria Watson dan faktor penyebab siswa melakukan kesalahan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa MAN 3 Aceh Utara kelas X-4 yang berjumlah 14 siswa, selanjutnya subjek yang dipilih sebanyak 6 siswa berdasarkan purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa didapatkan 2 dari 14 siswa berkemampuan tinggi dengan persentase 14,285%, 2 dari 14 siswa berkemampuan sedang dengan persentase 14,285% dan 10 dari 14 siswa berkemampuan rendah dengan persentase 71,428%. Dari persentase di atas terlihat bahwa secara keseruhan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di kelas X-4 MAN 3 Aceh Utara tergolong masih rendah. Jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir kreatif matematis berdasarkan kriteria Watson meliputi prosedur tidak tepat (inappropriate procedure), data hilang (omitted data), kesimpulan hilang (omitted conclusion), manipulasi tidak langsung (undirected manipulation), masalah hierarki keterampilan (skill hierarchy problem) dan selain ketujuh kesalahan (above other). Adapun faktor penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal adalah terutama yaitu faktor ketidakmampuan siswa dalam mengingat, kurangnya waktu dalam mengerjakan soal, kurangnya ketelitian dan kesabaran, dan kurangnya pengalaman latihan terhadap soal yang serupa.
Mengenal Berbagai Metode Pembayaran Internasional Dalam Perdagangan Global
This study discusses various international payment methods used in global trade transactions. In the era of globalization, an efficient and secure payment system is crucial to ensuring smooth cross-border business operations. This research employs a qualitative descriptive method with a literature study approach and secondary data analysis to explore different international payment methods, including cash in advance, letter of credit (L/C), documentary collection, open account, and trade finance. The findings indicate that each payment method has its advantages and disadvantages, depending on the needs and trust levels between exporters and importers. The letter of credit is the most widely used method as it provides protection for both parties. However, the open account method is gaining popularity as trust in international trade relationships increases. Additionally, technological advancements and the digitalization of financial systems have significantly influenced international payment methods, particularly with the rise of fintech and faster, more efficient electronic payment systems. This study provides insights into the importance of selecting the appropriate payment method to reduce risks and enhance the efficiency of international trade transactions. With a thorough understanding of international payment methods, businesses can optimize their trade strategies on a global scale
Strategi Indonesia dalam Menghadapi Tantangan dan Peluang Kerjasama Ekonomi Regional
This study analyzes Indonesia\u27s role in ASEAN regional economic integration, focusing on strategies to leverage opportunities and address challenges from regional economic cooperation. Indonesia, as the largest economy in ASEAN, has great potential to strengthen its competitiveness through the ASEAN Economic Community (AEC), but faces challenges of regional inequality, limited infrastructure, and regulatory barriers. Through a comparative analysis approach with Vietnam and Thailand, the main findings show that despite Indonesia\u27s great potential, unequal distribution of investment and poorly coordinated policies between regions hinder the optimization of integration benefits. This study provides practical contributions by suggesting policies to strengthen regional infrastructure, simplify regulations, and improve the quality of human resources to maximize the potential of regional cooperation. Academically, this study enriches the understanding of Indonesia\u27s challenges and opportunities in facing ASEAN economic integration
Analisis Strategi Pengembangan Pasar Padang Lua di Kabupaten Agam Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Pedagang
This research analyzes development strategies to increase traders\u27 income at Padang Lua Market, Agam Regency, which faces challenges such as poor physical conditions and income instability. Using a SWOT analysis approach, this research identifies strengths, weaknesses, opportunities and threats that influence market sustainability. The findings show the significant potential of the Padang Lua Market through exploiting strengths and opportunities, as well as mitigating weaknesses and threats. Recommendations include an integrated marketing strategy that combines digital and traditional approaches, as well as partnerships with local distributors to improve product quality. The SO (Strength-Opportunity) strategy was identified as the most promising, focusing on optimizing strengths and increasing accessibility. This research also emphasizes the importance of regularly evaluating and adjusting strategies to maintain relevance in a dynamic market. It is hoped that the research results can provide guidance for the development of effective policies to improve community welfare
Diabetic Foot Ulcer
Ulkus diabetikum adalah luka yang terbuka pada permukaan kulit sebagai komplikasi makroangiopati dan mikroangiopati. Sebanyak 15-25% pasien diabetes melitus (DM) diperkirakan dapat mengalami komplikasi ulkus kaki diabetik dalam masa hidupnya. Pasien laki-laki 58 tahun datang dengan keluhan luka pada kaki kiri yang dirasakan sejak 3 minggu ini. Luka terjadi akibat terbentur keramik. Pada awalnya ukuran luka kecil, kemudian semakin membesar. Pasien dilakukan amputasi pada digiti I. Setelah itu muncul penyebaran luka ke sisi medial kaki. Pemeriksaan fisik didapatkan gambaran bula yang pecah dengan area berwarna kemerahan. Tampak adanya insisi pada area digiti I dengan ankle brachial index kaki kiri 0.65. Pada CT angiography extrermitas inferior didapatkan stenosis arteri peroneal dan arteri tibialis posterior sinistra. Pasien mempunyai riwayat diabetes melitus lebih dari 5 tahun. Pasien dilakukan debridement mekanik dan diberikan antihiperglikemia, antibiotik, dan analgesik. Pasien diberikan edukasi mengenai cara perawatan luka pada kaki diabetik
Fraktur Penis dengan Tatalaksana Repair Tunika Albugenia Lebih dari 24 Jam di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara
Fraktur penis adalah suatu kegawatdaruratan di bidang urologi yang sering terjadi pada saat hubungan seksual. Diagnosis fraktur penis sering kali mudah dan dapat dipastikan melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Ditemukan suara berderak atau letupan saat tunika robek, diikuti oleh nyeri, detumesensi cepat, dan perubahan warna serta pembengkakan pada batang penis merupakan suatu tanda khas. Kasus pasien laki laki berusia 55 tahun datang dengan keluhan nyeri yang disertai bengkak yang berwarna biru kehitaman dan berdenyut pada Penis. Keluhan tersebut dirasakan Pasien saat berhubungan badan dengan istrinya, terdengar suara krek pada penis saat lagi berhubungan badan (belum ejakulasi) dengan posisi istri di bawah pasien. Pemeriksaan fisik didapatkan pembengkakan penis,Hematom terlokalisasi di Badan penis yang disertai nyeri tekan. bisa buang air kecil normal dan tidak ditemukan hematuria. Penatalaksanaan non farmakologi (tirah baring, kateter) dan farmakologinya adalah IVFD NaCl 0,9% 20 tpm, inj. Ceftriaxone 1 gram/12 jam, Inj. Ranitidin 50 mg/12 jam inj. Metamizol 1000 mg/8 jam, inj. Asam Traneksamat 500 mg/8jam. Tindakan operatif yaitu repair Tunika Albugenia. Berdasarkan hasil anamesis dan pemeriksaan fisik pada pasien dapat ditegakkan fraktur penis.