Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
PENGARUH VARIASI SUHU DAN KONSENTRASI KATALIS TERHADAP KARAKTERISTIK SIFAT FISIK BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH
Berkurangnya cadangan minyak bumi dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh pembuangan minyak jelantah menjadi latar belakang perlunya pengembangan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Biodiesel menjadi salah satu opsi yang menjanjikan karena bersifat terbarukan, mudah terdegradasi secara hayati, dan memiliki sifat fisik yang serupa dengan solar. Penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu dan konsentrasi katalis natrium metoksida terhadap sifat fisik biodiesel berbasis minyak jelantah, serta mengidentifikasi gugus fungsi yang terbentuk menggunakan analisis FTIR. Proses pembuatan biodiesel dilakukan dengan metode transesterifikasi menggunakan variasi suhu 40°C, 50°C, dan 60°C, serta konsentrasi katalis 1%, 1,5%, dan 2%. Parameter yang diuji meliputi yield, densitas, dan viskositas sesuai acuan SNI, disertai karakterisasi gugus fungsi dengan FTIR. Hasil menunjukkan kondisi optimal diperoleh pada suhu 50°C dan konsentrasi katalis 1,5%, dengan yield 48%, densitas 1022 kg/m³, dan viskositas 3,8 cSt. Spektrum FTIR menampilkan serapan khas gugus ester (C=O) pada sekitar 1700 cm⁻¹ dan gugus metil (C-H) pada sekitar 2900 cm⁻¹, menandakan reaksi transesterifikasi berlangsung baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengaturan suhu dan konsentrasi katalis untuk memaksimalkan kualitas biodiesel, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan limbah minyak jelantah yang mencemari lingkungan
EKSTRAKSI SILIKA GEL DARI GEOTHERMAL BRINE PLTP LUMUT BALAI MENGGUNAKAN METODE PRESIPITASI KIMIA (SOL-GEL) PADA WAKTU REAKSI TETAP
Geothermal brine merupakan limbah cair dari pembangkit listrik tenaga panas bumi yang mengandung silika dalam jumlah tinggi. Kandungan silika ini berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku silika gel bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi silika gel dari geothermal brine PLTP Lumut Balai menggunakan metode presipitasi kimia (sol-gel) dengan waktu reaksi tetap 30 menit. Proses diawali dengan penambahan larutan NaOH pada konsentrasi 1,25%, 1,50%, 1,75%, dan 2,00% untuk melarutkan silika menjadi natrium silikat, diikuti dengan penambahan HCl hingga terbentuk gel. Produk dikeringkan dan dikarakterisasi meliputi kadar air, kapasitas adsorpsi air, pH, dan komposisi kimia. Hasil terbaik diperoleh pada konsentrasi 2,00% dengan kadar air 1,33%, kapasitas adsorpsi air 25,4%, pH netral (6), dan kandungan SiO₂ sebesar 89,57%. Metode sol-gel terbukti efektif dalam mengekstraksi silika gel dari limbah geothermal brine
Penentuan Kadar Nikel Dalam Sampel Nikel Ore Menggunakan Metode Press Melalui Pembacaan XRF Pada PT. Saimbaki Tambang Sentosa
Kadar nikel dalam sampel nikel ore, diperlukan metode analisis yang cepat, akurat, dan efisien. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah X-Ray Fluorescence (XRF), yang merupakan teknik analisis non-destruktif yang sangat efektif untuk mendeteksi unsur-unsur dalam sampel. Khususnya, Wavelength Dispersive X-Ray Fluorescence (WDXRF) adalah teknik XRF yang mampu memberikan hasil analisis yang sangat presisi dan dapat digunakan untuk analisis unsur-unsur secara simultan dalam satu kali pengukuran. Namun, agar teknik WDXRF dapat memberikan hasil yang akurat, sampel perlu dipersiapkan dengan baik. Salah satu cara untuk mempersiapkan sampel yang ideal adalah dengan menggunakan metode press. Metode ini digunakan untuk mengompresi sampel menjadi pelet yang padat, yang memungkinkan sinar-X untuk menembus sampel dengan lebih homogen, sehingga menghasilkan pembacaan yang lebih akurat dan reproducible. Berdasarkan hasil penelitian, metode press berpengaruh terhadap tekanan (preasure) dalam analisis kadar nikel pada sampel nikel ore menggunakan metode EDXRF. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar nikel dalam sampel yang diuji berkisar antara 1,590 – 1,640%, yang mendekati nilai standar CRM (1,640%). Hal ini menunjukkan bahwa metode EDXRF memiliki akurasi yang baik dalam menentukan kadar nikel. Faktor- faktor yang mempengaruhi kualitas sampel terhadap pembacaan XRF meliputi kelembaban sampel MC berkisar 41,00% hingga 45,16%. Kandungan air yang tinggi dapat mempengaruhi akurasi analisis XRF dengan menghambat sinyal fluoresensi nikel. Oleh karena itu, proses pengeringan sebelum analisis sangat penting untuk mengurangi efek matriks dan meningkatkan sensitivitas deteks
Tinjauan Komprehensif Katalis dan Mekanisme Hidrodeoksigenasi dalam Konversi Minyak Sawit Menjadi Green diesel
Produksi green diesel melalui proses hidrodeoksigenasi (HDO) minyak sawit merupakan salah satu pendekatan paling menjanjikan dalam pengembangan bahan bakar terbarukan dengan sifat setara diesel fosil. Artikel review ini menguraikan perkembangan terkini terkait mekanisme reaksi HDO yang masing-masing memiliki peran penting dalam menentukan selektivitas terhadap fraksi hidrokarbon C15–C18. Berbagai jenis katalis yang digunakan dalam reaksi HDO mulai dari logam transisi seperti Ni, Co, dan Mo hingga logam mulia seperti Pt dan Pd dibahas berdasarkan aktivitas, stabilitas, dan kecenderungannya dalam mengarahkan jalur reaksi. Selain itu, artikel ini meninjau pengaruh sifat penyangga seperti keasaman, stabilitas termal, dan ketahanannya terhadap pembentukan kokas, yang berperan besar dalam menjaga performa katalis selama reaksi berlangsung. Berbagai metode sintesis heterogen, termasuk impregnasi, sol–gel, hidrotermal, dan deposisi presipitasi, dianalisis untuk menunjukkan bagaimana teknik preparasi memengaruhi dispersi logam, ukuran partikel, interaksi logam–penyangga, dan sifat fisikokimia lainnya. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan HDO minyak sawit dalam menghasilkan green diesel sangat ditentukan oleh sinergi antara pemilihan katalis, karakter penyangga, serta metode sintesis yang digunakan. Pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam pengembangan katalis yang lebih efisien, selektif, dan stabil untuk produksi green diesel berkelanjutan
Self-Compassion among Late Adolescents from Broken Home Families: A Psychometric Analysis
This study aimed to examine the construct validity and reliability of the Self-Compassion Scale among adolescents from broken home families. Using Confirmatory Factor Analysis (CFA), the measurement model revealed two major factors that represent self-kindness versus self-judgment and mindfulness versus over-identification. The results indicated that all items showed significant and strong factor loadings (p < .001), demonstrating high internal consistency across subscales (Cronbach’s α ranging from .914 to .917). The goodness-of-fit indices also supported the adequacy of the model (CFI = .969, RMSEA = .048, GFI = .979). These findings suggest that the scale has strong psychometric properties and can be effectively used to assess self-compassion in adolescents experiencing family disruption. The study further revealed that self-compassion plays a vital role in enhancing emotional resilience and reducing self-critical tendencies among broken home adolescents. The implications of this research emphasize the importance of developing intervention programs that foster mindfulness, self-kindness, and acceptance as protective factors against psychological distress.This study aimed to examine the construct validity and reliability of the Self-Compassion Scale among adolescents from broken home families. Using Confirmatory Factor Analysis (CFA), the measurement model revealed two major factors that represent self-kindness versus self-judgment and mindfulness versus over-identification. The results indicated that all items showed significant and strong factor loadings (p < .001), demonstrating high internal consistency across subscales (Cronbach’s α ranging from .914 to .917). The goodness-of-fit indices also supported the adequacy of the model (CFI = .969, RMSEA = .048, GFI = .979). These findings suggest that the scale has strong psychometric properties and can be effectively used to assess self-compassion in adolescents experiencing family disruption. The study further revealed that self-compassion plays a vital role in enhancing emotional resilience and reducing self-critical tendencies among broken home adolescents. The implications of this research emphasize the importance of developing intervention programs that foster mindfulness, self-kindness, and acceptance as protective factors against psychological distress
Analisis Potensi Limbah Bonggol Jagung sebagai Bahan Baku Briket di Desa Bangunsari, Patebon, Kendal
Jagung menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Bangunsari, Patebon, Kendal. Sayangnya, limbah bonggol jagung hasil panen yang melimpah juga menjadi beban lingkungan tersendiri karena belum diolah secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan bonggol jagung sebagai bahan baku briket sekaligus memberi keterampilan praktis yang dapat dikembangkan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), dengan menyelenggarakan workshop pembuatan briket bonggol jagung. Dari kegiatan ini dihasilkan briket yang memiliki massa akhir 25gr dengan daya nyala mencapai 2-5 jam. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat mendapat pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola limbah bonggol jagung. Luaran yang diperoleh berupa produk briket percobaan, laporan kegiatan, booklet pembuatan briket bonggol jagung, dan rencana tindak lanjut untuk pengembangan usaha melalui Badan Usaha Milik Desa, sehingga kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah limbah lokal sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat desa
Transformasi Digital Evaluasi Pembelajaran: Implementasi Wordwall sebagai Media Interaktif Berbasis Game-Based Learning bagi Guru
Literasi digital merupakan keterampilan dasar dalam penggunaan dan produksi media digital, namun sangat disayangkan guru-guru di SMP Negeri 2 Dewantara jarang menggunakan media pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar. Guru juga belum mengetahui bahwa ada banyak aplikasi pendukung media pembelajaran interaktif yang dapat diadaptasi untuk diaplikasikan dalam proses belajar mengajar terutama belum tersedia akses belajar dan berlatih secara langsung perihal literasi digital dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif karena minimnya pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran interaktif. Tujuan dari pengabdian ini adalah Memberikan sosialisasi terkait pentingnya literasi digital di lingkungan sekolah dan memberikan pelatihan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Wordwall secara komperehensif sebagai solusi dari adaptasi dan pembiasaan literasi digital tersebut. Berdasarkan solusi tersebut, diharapkan dapat dihasilkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Wordwall yang tepat guna untuk mendorong peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Tahapan kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini berupa produk media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Wordwall yang dapat meningkatkan kemampuan literasi digital guru. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan literasi digital guru di SMP Negeri 2 Dewantara. Guru mampu memahami konsep serta mempraktikkan penggunaan aplikasi Wordwall dalam merancang evaluasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Respon peserta melalui angket penilaian menunjukkan apresiasi yang sangat tinggi, dengan rata-rata 87,5% berada pada kategori Sangat. Setiap aspek pelatihan, mulai dari materi, fasilitator, pendampingan, sarana, hingga manfaat yang diperoleh, dinilai positif dan sesuai dengan kebutuhan guru. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan motivasi, kreativitas, dan kompetensi digital guru dalam mengintegrasikan teknologi pada evaluasi pembelajaran, sehingga dapat dikategorikan sangat berhasil dan efektif
Penerapan Teknologi Pemisahan Limbah Padat dan Cair pada Kandang Kambing untuk Mendukung Peternakan Ramah Lingkungan
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha ternak kambing melalui penerapan teknologi pemisahan limbah padat dan cair, penguatan manajemen kelompok, serta strategi pemasaran modern di Gampong Blang Beruru. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi sanitasi kandang yang buruk, pencampuran limbah ternak, dan keterbatasan kapasitas pengelolaan usaha. Program dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi pemisahan limbah, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan dengan partisipasi aktif kelompok ternak setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem kandang panggung dan pemisahan limbah menciptakan lingkungan ternak yang lebih bersih dan sehat, mengurangi pencemaran tanah dan air, serta meningkatkan kesehatan hewan. Limbah yang diolah menjadi pupuk organik memberikan nilai tambah ekonomi, sementara pencatatan keuangan, struktur organisasi yang diperkuat, dan pemasaran digital memperluas akses pasar serta membangun kepercayaan konsumen. Penguatan kelembagaan melalui penyusunan SOP dan modul pelatihan tidak hanya mendukung keberlanjutan program, tetapi juga membuka peluang replikasi di wilayah lain. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna, yang dipadukan dengan pembinaan partisipatif, mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan
The effect of fasting time of white snapper (Lates calcarifer) seeds transported for seven hours on survival rate
The availability of white snapper seeds is still as a problem which is there are still limited in some places and only seals in certain areas in Indonesia. So proper seed handling techniques are needed to increase their survival. This research aims to obtain the optimal fasting duration for white snapper seeds before transportation. Transportation was conducted in closed system, transported using a car, for 7 hours. This research was conducted at Ujung Batee Brackish Water Aquaculture Fisheries Center (BPBAP). The research used a Completely Randomized Design with four treatments and three replications, namely: transportation of white snapper seeds with fasting period of 12 hours (A), 24 hours (B), 36 hours (C) and 48 hours (D). The data obtained was tested for statistical analysis of variance (ANOVA) using SPSS 25.0. The results showed that different fasting duration had no significant effect (P>0.05) on the survival rate either after transportation or five days post-transportation.Keywords: fasting; seed; survival rate; transportatio
PENGEMBANGAN AGROWISATA MAYA WORTEL DI DESA PERBAWATI KECAMATAN SUKABUMI KABUPATEN SUKABUMI
Maya Wortel merupakan agrowisata yang mengusung konsep wisata petik sendiri dan wisata edukasi pertanian. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, agrowisata Maya Wortel belum berjalan optimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana alternatif strategi pengembangan Agrowisata Maya Wortel di Desa Perbawati, Kabupaten Sukabumi. Lokasi penelitian dipilih secara purposive, dengan studi kasus Agrowisata Maya Wortel di Desa Perbawati, Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang perlu dilaksanakan dengan pendekatan Strength-Opportunity antara lain penguatan infrastruktur, pengelolaan lahan dan edukasi, peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi aksesibilitas dan pemasaran, serta kemitraan yang berkelanjutan