Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
Mindfulness Training to Improve Academic Well-Being in SMAN 1 Dewantara Students: Pelatihan Mindfulness Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Akademik Pada Siswa SMA 1 Dewantara
This study aims to determine the effect of mindfulness on the academic well-being of students at Dewantara 1 State Senior High School. Mindfulness is the ability to fully pay attention to oneself and accept oneself without judgment. Academic well-being encompasses aspects of learning engagement and the ability to manage academic stress. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental pre-test, post-test, control group design. Participants were 30 students at a high school in North Aceh. The results showed a significant improvement in students\u27 academic well-being, emotional regulation, and confidence in facing learning challenges. This was demonstrated by questionnaires completed before and after the training. Therefore, mindfulness training can be a positive intervention strategy in school settings to support psychological health and improve students\u27 academic well-being
Identifikasi Unsur Pembentuk Langgam Art Deco pada Bangunan Bank Jateng KCP Johar
Kantor Bank Jateng KCP Johar merupakan eks bangunan De Javasche Bank, yang sebelumnya berada di pertigaan antara jalan utama Kota Lama, Heerenstraat (sekarang Jl. Letjen Suprapto) dan Stadhuistraat (sekarang Jl. Branjangan). Untuk memenuhi kebutuhan perbankan saat itu, sebuah gedung baru kembali dibangun untuk De Javasche Bank Semarang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengenali dan mengupas lebih jauh melalui identifikasi unsur langgam bangunan mengenali agar identitas dan nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya tetap sesuai dengan perkembangan yang ada baik kawasan maupun bangunannya dari masa ke masa. Ini dilakukan menggunakan metodologi kualitatif melalui studi lapangan pada bangunan. Bangunan Bank Jateng KCP Johar ini memiliki ciri-ciri yang mencerminkan gaya arsitektur Art Deco, hal ini dapat terlihat dari penggunaan bentuk geometri pada fasad dan ornamentasi. yang lebih beraturan dengan penggunaan garis lurus atau persegi. Selain itu dapat dilihat dari penggunaan material marmer, granit, dan baja yang digunakan pada eksterior dan interior sehingga memberikan kesan memberi kesan futuristik, mewah, dan elegan. Pada bangunan. Unsur-unsur yang terdapat pada fasad, material, ornamentasi, dan elemen interior bangunan ini merupakan beberapa komposisi elemen fasad yang mencerminkan karakteristik langgam tersebut. Semua elemen digabungkan untuk menjadi menarik dan mampu memberi kesan tersendiri terhadap lingkungannya.Kantor Bank Jateng KCP Johar terletak di Jl. Pemuda No.3 Semarang, berhadapan dengan Kantor Pos Johar. Bangunan ini adalah bekas bangunan De Javasche Bank, yang sebelumnya berada di pertigaan antara jalan utama Kota Lama, Heerenstraat (sekarang Jl. Letjen Suprapto) dan Stadhuistraat (sekarang Jl. Branjangan). Untuk memenuhi kebutuhan perbankan saat itu, sebuah gedung baru kembali dibangun untuk De Javasche Bank Semarang. Tahap konstruksi Kantor Bank Jateng KCP Johar selesai pada tanggal 17 Juni 1934. Untuk mengenali dan memahami identitas dan nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya sesuai dengan perkembangan baik kawasan mapun bangunannya dari masa ke masa, bangunan ini harus dikenali dan dikupas lebih jauh melalui identifikasi unsur langgam bangunan. Ini dilakukan menggunakan metodologi kualitatif melalui studi lapangan pada bangunan. Bangunan Bank Jateng KCP Johar ini memiliki ciri-ciri yang mencerminkan gaya arsitektur Art Deco, yang merupakan salah satu gaya arsitektur modern yang berkembang pada tahun 1900-an. Gaya ini terkenal dengan penggunaan geometri yang lebih beraturan dan penggunaan garis lurus atau persegi. Fasad, material, ornamentasi, dan elemen interior bangunan adalah beberapa komposisi elemen fasade yang mencerminkan karakteristik tersebut. Semua elemen digabungkan untuk menjadi menarik dan mampu memberi kesan terhadap lingkungannya
Analisa Laju Korosi Elemen Logam pada Sistem Bahan Bakar Mesin Diesel dengan Metode Celup (Immerse Test) dan Variasi Suhu Pemanasan Biodiesel (B35)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa laju korosi material berbahan logam pada sistem bahan bakar mesin diesel dengan metode celup (immerse test) dan variasi suhu pemanasan selama 168 jam (1 minggu) sehingga diperoleh data yang menunjukkan pengaruh penggunaan biodiesel (B35) pada kendaraan mesin diesel sejak pemerintah Indonesia menerapkan program mandatori biodiesel B35 pada tanggal 1 Februari 2023, yang mewajibkan campuran 35% biodiesel dari minyak kelapa sawit dengan 65% solar untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan mengukur kehilangan berat (weight loss) sampel, dengan spesimen langsung dari komponen sistem bahan bakar mesin diesel yaitu pipa injection pump PS 125 canter yang dipotong beberapa bagian kecil untuk dicelupkan kedalam cairan biodiesel (B35) yang sudah dipersiapkan pada alat uji korosi sederhana yang dilengkapi dengan thermostat pengatur suhu pemanasan dan termometer sebagai alat pengukur suhu biodiesel yang diinginkan yaitu 80⁰C, 90⁰C, dan 100⁰C. Sebuah pengaduk (Agitator) dipasang pada alat uji tersebut untuk menunjukkan proses korosi yang terjadi selama bahan bakar mengalir (bergerak). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kehilangan berat pada spesimen pipa injection pump PS 125 canter dengan suhu pencelupan 80⁰C yaitu 170 mg, suhu pencelupan 90⁰C yaitu 420 mg, serta suhu pencelupan 100⁰C, sebanyak 430 mg dan nilai rata-rata laju korosi pada spesimen pipa injection pump PS 125 canter dengan suhu pencelupan 80⁰C yaitu 8.892 mmpy, suhu pencelupan 90⁰C yaitu 22.312 mmpy, serta suhu pencelupan 100⁰C sebanyak 23.319 mmpy
Respons Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Gogo (Upland rice) Akibat Pemberian Mikoriza Pada Tanah Bekas Tambang Gas Alam
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang penting di Indonesia karena padi yang dihasilkan merupakan sumber makanan pokok penduduk di Indonesia. Upaya peningkatan produksi dengan memanfaatkan lahan suboptimal seperti lahan bekas tambang menjadi lahan produktif dapat dilakukan dengan menggunakan mikoriza dan varietas yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mempelajari pertumbuhan dan hasil varietas padi gogo yang adaptif pada lahan bekas tambang serta menganalisis dosis mikoriza yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi gogo yang dibudidayakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas (V) yang terdiri dari 10 taraf: V1 (varietas Inpago 9), V2 (varietas Situbagendit), V3 (varietas Inpago 6), V4 (varietas Batutegi), V5 (varietas Situpatenggang), V6 (varietas Inpago 4), V7 (varietas Towuti), V8 (varietas Inpago 7), V9 (varietas Inpari 33), dan V10 (varietas Sintanur). Faktor kedua adalah Mikoriza (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: M0 (tanpa mikoriza), M1 (mikoriza 15 g/lubang tanam), dan (25 g/lubang tanam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Sintanur berpengaruh pada peubah persentase infeksi akar, panjang akar, jumlah anakan, jumlah malai/jumlah anakan produktif, dan hasil gabah kering per rumpun. Pemberian mikoriza 25 g/lubang tanam merupakan dosis terbaik yang berpengaruh pada infeksi akar tanaman padi dan hasil gabah kering per rumpun. Terdapat interaksi antara perlakuan varietas dan mikoriza terhadap persentase infeksi akar, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi dan hasil gabah kering. Perlakuan terbaik didapatkan pada varietas sintanur dan mikoriza 25 g/lubang tanam
Korelasi Antara Ketahanan Penetrasi, pH Tanah, Kadar Klorofil, Morpho Agronomi Serta Aktivitas Antioksidan Cabai Merah Dengan Aplikasi Kompos, NPK dan Penyemprotan Elisitor biosaka
Aplikasi kompos, pupuk NPK penyemprotan elisitor berpengaruh terhadap tinggi tanaman, kadar klorofil, ketahanan penetrasi tanah, berat berangkasan basah, berat buah pertanaman, berangkasan akar basah tanaman cabai dan aktivitas antioksidan buah cabai. Terdapat korelasi positif antara parameter tinggi tanaman, kadar klorofil dengan tinggi tanaman, berat berangkasan basah dengan berat buah, ketahanan penetrasi tanah dengan pH tanah. Terdapat korelasi negatif antara ketahanan penetrasi tanah dengan kadar klorofil. Perlakuan kompos, pemupukan NPK dan penyemprotan elisitor dapat meningkatkan aktivitas antioksidan pada buah cabai. Aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 terendah terdapat pada perlakuan tanaman cabai yang ditanam dengan dosis kompos 20 t ha-1, NPK 900 kg ha-1 dan disemprot dengan elisitor biosaka 2 minggu sekali. Aplikasi kompos, pemupukan NPK dan penyemprotan elisitor merupakan praktek pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk produksi cabai yang sustainable
GADGET ADDICTION AND CHANGES IN SOCIAL INTERACTIONS AMONG EARLY CHILDHOOD CHILDREN IN BETUNGAN, BENGKULU CITY
This study aims to examine the impact of gadget addiction on changes in the social interactions of early childhood children in Betungan Village, Bengkulu City. Using a qualitative approach and case study method, data was collected through in-depth interviews and documentation, analyzed using theory of social change and symbolic interaction. The results of the study show that, on average, children spend more than four hours per day using gadgets, far exceeding the one hour limit recommended by experts. This habit has led to a decline in children\u27s participation in group play, difficulties in understanding emotional expressions, and limitations in two-way communication. Passive stimulation from screens replaces physical activity and creative play, which are essential for fine motor development and imagination, thereby hindering socio-emotional growth. The main factors contributing to addiction include easy access to gadgets at home, app designs that make it difficult for children to detach, and a lack of alternative educational and recreational activities. In addition, the use of gadgets as a distraction tool in parenting reduces face to face interaction and emotional closeness between parents and children. A collaborative effort between families, educational institutions, and local governments is needed to set screen time limits, provide child friendly play facilities, and develop interactive stimulation programs to mitigate the negative effects of gadget addiction on the social, emotional, and cognitive development of early childhood.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN GENDER DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN 15 PROVINSI DI INDONESIA
Poverty is one of the major problems for developing countries. Some theories say that the quality of human resources can be the main factor causing poverty. The quality of human resources can be seen from the Human Development Index (HDI). In this study, we want to know the influence of the Gender Development Index and Human Development Index on poverty in 15 provinces in Indonesia. This study uses a combination of cross section data with time series in 15 provinces in Indonesia during 2018-2022. The data analysis method used is Panel Data Regression with the help of Eviews 12. The results of this study prove that the Gender Development Index has no positive and significant effect on poverty. The Human Development Index has a negative effect on poverty as well
THE INFLUENCE OF GOVERNMENT EXPENDITURE IN THE EDUCATION, HEALTH, AND INFRASTRUCTURE SECTORS ON THE HUMAN DEVELOPMENT INDEX IN ACEH PROVINCE 2018-2024
This study aims to determine the effect of government spending in the education, health, and infrastructure sectors on the human development index in Aceh province. This study uses a combination of cross-section data with time series in 23 regencies/cities in Aceh Province during 2018-2024. The data analysis method used is Panel Data Regression with the help of eviews 10. The results of this study prove that Government Spending in the Education Sector and Health Sector have a positive and significant effect on the human development index, while Government Spending in the Infrastructure Sector has a negative and significant effect on the human development index. The magnitude of the influence of Government Spending in the Education, Health and Infrastructure Sectors on the Human Development Index is 28.12 and the remaining 71.88 is influenced by other variables outside this model. It is recommended that the Regency/City governments in Aceh Province can realize government spending in the Education, Health and Infrastructure Sectors properly, so that the economy in Aceh is stable and people\u27s welfare increases
OPTIMALISASI AFFIRMATIVE ACTION DALAM KETERWAKILAN PEREMPUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM DI DPRD KABUPATEN LANGKAT
Dalam keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Langkat perlu memperkuat Kebijakan affirmative action untuk meningkatkan representasi perempuan, hal ini mengingat bahwa keterwakilan perempuan cenderung mengalami kemunduran, namun demikian penerapan kebijakan affirmative action yang diharapkan mampu mendongkrak partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif masih belum menunjukan hasil optimal. Walaupun UU Pemilu mewajibkan partai politik umtuk mencantumkan minimal 30% dalam keterwakilan perempuan, pada kenyataannya jumlah anggota legislatif yang terpilih di DPRD Kabupaten Langkat masih sangat rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses optimalisasi kebijakan affirmatif action dalam keterwakilan perempuan berdasarkan UU Pemilu, serta mengetahui apa saja yang menjadi kendala dan upaya dalam proses optimalisasi affirmative action Kabupaten langkat. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan guna memperoleh data sekunder yang bersifat teoritis, sedangkan penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara. Proses optimalisasi affirmative action pada keterwakilan perempuan meliputi penguatan regulasi, penguatan peran partai politik, menyediakan ruang lebih dan evaluasi kebijakan. Namun pada pemilu 2024 anggota DPRD Kabupaten Langkat belum menunjukan angka keterwakilan perempuan sesuai yang di harapkan. Untuk seluruh pihak terkait perlu menjalankan peran secara aktif dan kolaboratif. Partai politik harus memperkuat komitmen terhadap afirmasi gender melalui kaderisasi, pelatihan politik, dan penempatan strategis calon perempuan dalam daftar legislative, dan untuk perempuan yang ingin berpartisipasi aktif dalam politik di harapkan mempersiapkan diri sejak dini melalui peningkatan kapasitas, wawasan politik, dan keterampilan kepemimpinan
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK ANGKAT TANPA PENETAPAN PENGADILAN (Studi Penelitian di Jorong Katimahar, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman)
Penelitian ini membahas praktik pengangkatan anak tanpa penetapan pengadilan yang masih berlangsung di Jorong Katimahar (Desa Katimahar), Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Masyarakat setempat melakukan pengangkatan anak secara informal melalui surat pernyataan bermaterai atau kesepakatan lisan, tanpa melalui proses hukum yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 12 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perlindungan hukum terhadap anak angkat tanpa penetapan pengadilan serta akibat hukumnya, khususnya terkait status anak, hak perdata, dan akses terhadap layanan dasar. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara dengan orang tua angkat, aparat desa, hakim, panitera, dan pakar hukum keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak angkat tanpa penetapan pengadilan di Jorong Katimahar tidak memiliki kekuatan hukum, sehingga anak angkat tidak mendapatkan perlindungan hukum yang sah atas identitas, hak perdata, dan akses terhadap layanan publik. Akibatnya, anak angkat tidak memiliki dokumen hukum yang sah dan mengalami hambatan dalam akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Penelitian ini merekomendasikan agar Pengadilan Agama lebih aktif memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat pedesaan serta mendorong proses pengangkatan anak melalui jalur hukum formal guna menjamin kepastian dan perlindungan hukum anak angkat