CHMK Nursing Scientific Journal / Jurnal STIKES Citra Husada Mandiri Kupang
Not a member yet
376 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA KEMOTERAPI DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER PAYUDARA DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG
Penyakit kanker payudara merupakan pnyakit terminal. Penyakit terminal merupakan penyakit progresif yaitu yang menuju kearah kematian. Salah satru penanganan terhadap penyakit kanker adalah dengan kemoterapi.Tindakan kemoterapi tersebut mempengaruhi kesejahteraan fisik, social, psikologis dan spiritual pasien yang berdampak terhadap kualitas hidupnya. Siklus kemoterapi yang panjang dan berkesinambungan diduga mempengaruhi kualitas hidup penderita kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara siklus kemoterapi dengan kualitas hidup penderita kanker payudarah yang menjalani kemoterapi Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden yang menjalani kemoterapi di Ruang Mutis dan Poli Onkologi Di RSUD PROF. DR. W. Z. Johannes Kupang.
Hasil uji statistik menggunakan uji spearman rank, dari 70 responden didapatkan sebagian besar responden dengan kualitas hidup sedang sebanyak 52 orang (74,3%), sedangkan responden yang memiliki kualitas hidup buruk sebanyak 6 orang (8,6%). Sehingga di sarankan agar penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi mematuhi setiap anjuran dari tenaga kesehatan yang meliputi diet yang seimbang, latihan fisik ringan secara teratur, dan berusaha untuk menhindari stress sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah terjadinya komplikasi
Kata Kunci : Kemoterapi; kanker payudara; kualitas hidu
FAKOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-24 BULAN DI PUSKESMAS CAMPLONG KABUPATEN KUPANG
Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas bayi, mengoptimalkan pertumbuhan bayi, meningkatkan kecerdasan anak, dan dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-24 Bulan Di Puskesmas Camplong Kabupaten Kupang. Desain penelitian yang digunakan analitik korelasi dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah responden 115 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan diaalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (ρ value = 0,020), sikap dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (ρ value = 0,005), dukungan keluarga dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (ρ value = 0,009), dukungan petugas kesehatan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (ρ value = 0,013), jarak ke Puskesmas dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (ρ value = 0,033) dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (ρ value = 0,064). Dari penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan strategi promosi kesehatan mengenai pentingnya ASI eksklusif, bagi ibu dan keluarga.
Kata Kunci : ASI Eksklusif, Faktor Yang Mempengaruhi, Perilaku Ibu.Exclusive breastfeeding for 6 months can reduce infant morbidity and mortality, optimize infant growth, increase children's intelligence, and can protect babies from various diseases. This study aims to analyze the factors associated with the behavior of exclusive breastfeeding in infants aged 6-24 months at the Camplong Community Health Center, Kupang Regency. The research design used correlation analytic with cross sectional research design. The number of respondents was 115 people. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi square test. The results showed that there was a significant relationship between work and exclusive breastfeeding behavior (ρ value = 0.020), attitudes with exclusive breastfeeding behavior (ρ value = 0.005), family support with exclusive breastfeeding behavior (ρ value = 0.009), support health workers with exclusive breastfeeding behavior (ρ value = 0.013), distance to Puskesmas with exclusive breastfeeding behavior (ρ value = 0.033) and there is no relationship between knowledge and exclusive breastfeeding behavior (ρ value = 0.064). From this research, it is hoped that health workers can improve health promotion strategies regarding the importance of exclusive breastfeeding, for mothers and families.
Keywords: Exclusive Breastfeeding, Influencing Factors, Mother Behavior
PERBEDAAN BONDING ATTACCHMENT PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DENGAN IBU POST PARTUM NORMAL DI RSUD S.K LERIK KOTA KUPANG
Bonding attachment is very important and beneficial for mother and baby because it will provide comfort and high confidence for the baby, and will increase the hormone oxytocin and prolactin associated with uterine contractions and breastfeeding for mother. Delay in the bonding attachment process will affect the child's emotional level and self-confidence. To find out the difference between bonding attachment on post sectio caesarean mothers and normal post partum mothers at RSUD S.K. Lerik in Kupang City.This study used an ex-post facto research design which research on independent variables have occurred when the study began with a sample of 60 people, taken using a sampling technique. Most of the Post Sectio Caesarean mothers have Bonding Attachments in the adequate category and most of the Post Normal Partum Mother have Bonding Attachments in good category. Statistical test results used the U-Mann-Whitney test obtained a mean value of 26.00, p value 0.025 (p <0.05). So it can be concluded that there was a difference between bonding attachment on post sectio caesarean mothers with normal post partum mothers at RSUD SK Lerik Kupang City, and statistically significant. Experience, mother emotional health, social support and good mobilization will increase the bonding attachments given to the baby.
Keywords: Bonding Attachment, Post Sectio Caesarea, Normal Post Partum
Bonding attachment sangat penting dan bermanfaat bagi ibu dan bayi karena akan memberikan kenyamanan dan rasa percaya diri yang tinggi bagi bayi, serta dapat meningkatkan hormon oxytocin dan prolaktin yang berhubungan dengan kontraksi uterus dan menyusui pada ibu. Keterlambatan dalam proses bonding attachment dapat mempengaruhi tingkat emosional dan rasa percaya diri anak. Untuk mengetahui perbedaan bonding attachment pada ibu post sectio caesarea dengan ibu post partum normal di RSUD S.K Lerik Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ex-post facto yaitu penelitian dimana variabel-variabel bebas telah terjadi ketika penelitian dimulai dengan sampel penelitian berjumlah 60 orang, yang diambil dengan menggunakan teknik sampling. Sebagian besar Ibu Post Sectio Caesarea memiliki Bonding Attachment pada kategori cukup dan sebagian besar Ibu Post Partum Normal memiliki Bonding Attachment pada kategori baik. Hasil uji statistik menggunakan U-Mann-Whitney test diperoleh nilai mean 26.00, p value 0,025 (p<0,05). Sehingga dapat disimpulkan adanya perbedaan antara bonding attachment pada ibu post sectio caesarea dengan ibu post partum normal di RSUD S.K Lerik Kota Kupang, dan secara statistik signifikan. Pengalaman, kesehatan emosional ibu, dukungan sosial serta mobilisasi yang baik akan meningkatkan bonding attachment yang diberikan ibu pada bayinya.
Kata Kunci: Bonding Attachment, Post Sectio Caesarea, Post Partum Norma
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERAN ORANG TUA TENTANG PERILAKU KONSUMSI JAJANAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD GMIT MANUMUTI TAHUN 2020
Food poisoning is still a public health problem for which services must be prioritized. The factors causing the behavior of consuming snacks for school age children are knowledge factors, the role of parents / family. Parents who have a good knowledge of snack foods will be able to apply their abilities to their children in choosing the snack foods they consume, so that they can meet their nutritional needs. This study aims to describe the knowledge and role of parents regarding the behavior of consumption of snacks in elementary school age children at SD GMIT Manumuti. The research method used quantitative with a descriptive approach, conducted at SD GMIT Manumuti with a target population of 438 respondents. Sampling using cluster random sampling & proportional stratified random sampling of 80 respondents. Data were collected using a questionnaire sheet. The results of the research describe the knowledge and role of parents regarding snack consumption behavior in elementary school age children at SD GMIT Manumuti obtained from 80 respondents showing a good picture of parental knowledge 47 respondents (58.8%), quite 26 respondents (32.5%) and less well 7 respondents (8.8%), while for the role of good parents, 48 respondents (60.0%), only 26 respondents (32.5%), and less good 6 respondents (7.5%). From the research results, it is hoped that parents who are knowledgeable and have a good role must retain existing knowledge in order to help or provide good support for children who consume.
Keywords: Knowledge, The Role Of Parents, Snack Consumption Behavior.Keracunan pangan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang harus diprioritaskan pelayanannya. Faktor penyebab perilaku konsumsi jajanan anak usia sekolah adalah faktor pengetahuan, peran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan peran orang tua tentang perilaku konsumsi jajanan pada anak usia sekolah dasar di SD GMIT Manumuti. Penelitian ini telah dilaksanakan pada 24 agustus 2020 – 5 september 2020. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dilakukan di SD GMIT Manumuti dengan jumlah populasi target 438 responden. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling & proporsional stratified random sampling terhadap 80 responden. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian gambaran pengetahuan dan peran orang tua tentang perilaku konsumsi jajanan pada anak usia sekolah dasar di SD GMIT Manumuti didapatkan dari 80 responden menunjukan gambaran pengetahuan orang tua yang baik 47 responden (58.8%), cukup 26 responden (32.5%) dan kurang baik 7 responden (8.8%) sedangkan untuk peran orang tua yang baik 48 responden (60.0%), cukup 26 responden (32.5%), dan kurang baik 6 responden (7.5%). Dari hasil penelitian diharapkan orang tua yang berpengetahuan dan peran yang baik dapat membagikan informasi untuk yang lain juga terlebih khusus bagi orang tua murid lainnya agar dapat membantu atau memberi dukungan yang baik untuk anak yang mengkonsumsi jajanan baik di rumah maupun di sekolah.
Kata Kunci : Pengetahuan, Peran Orang Tua, Perilaku Konsumsi Jajanan
STUDI DESKRIPTIF: PENGETAHUAN DAN PERAN KADER DALAM PENILAIAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS ALAK
ABSTRAK
Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan dan gizi. Pengetahuan dan peran kader menjadi faktor utama dalam peningkatan status gizi balita. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengetahuan dan peran kader dalam penilaian status gizi balita. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Alak, Kota Kupang pada bulan September 2020. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Responden dalam penelitian ini kader posyandu sebanyak 45 orang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa 95,6% kader berperan aktif dalam penilaian status gizi balita, sebanyak 46,7% kader mempunyai pengetahuan cukup dalam penilaian status gizi balita. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan lebih mengoptimalkan pemberian edukasi dan mengikutsertakan kader-kader dalam pelatihan yang ada dalam program puskesmas selain itu pihak puskesmas diharapkan tetap memberikan materi prosedur penilaian status gizi balita secara baik.
Kata Kunci: Pengetahuan, Peran Kader, Status Giz
PENGARUH TEKNIK DISTRAKSI NAPAS RITMIK DAN MASASE TERHADAP NYERI SPASME OTOT PADA KEJADIAN LOW BACK PAIN PEKERJA BURUH BONGKAR MUAT DI PELABUHAN TENAU KUPANG
ABSTRACT
Low Back Pain (LBP) is a musculoskeletal disorder caused by various diseases and poor body activity which result in muscle spasms (muscle tension) is the most common cause of LBP. Rhythmic breathing and massage techniques are believed to reduce the intensity of pain in the skelet muscles experiencing spasm. The purpose of this research is to analyze the effect of rhythmic breath distraction techniques and massage for muscle spasm pain on the incidence of low back pain stevedoring workers. This research was conducted from September until October 2020 at the Tenau Kupang Harbor. This type of research is pre-experiment research design using one group pre-post design. Sample on this research totaled 33 people. Result of this research obtained by analysis data using wilcoxon test which showed that is effect of rhythmic breath distraction techniques and massage for muscle spasm pain on the incidence of low back pain stevedoring workers at Tenau Kupang Harbor after being given intervention for 3 consecutive days. Result of this research are expected to provide information and increase knowledge to be able to use rhythmic breath distraction techniques and massage as therapy to reduce the pain muscle spasms of LBP that are felt for LBP sufferers especially stevedoring workers at the tenau kupang harbor.
Keywords: Distraction, Rhythmic breath and massage, LBPABSTRAK
Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh berbagai penyakit dan aktivitas tubuh kurang baik yang mengakibatkan spasme otot (ketegangan otot) yaitu penyebab terbanyak dari LBP. Teknik distraksi napas ritmik dan masase dipercaya dapat menurunkan intensitas nyeri otot-otot skelet yang mengalami spasme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik distraksi napas ritmik dan masase terhadap nyeri spasme otot pada kejadian Low Back Pain pekerja buruh bongkar muat. Penelitian ini dilakukan dari September-Oktober 2020 di Pelabuhan Tenau Kupang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental menggunakan desain one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 orang. Hasil penelitian didapatkan dengan melakukan analisa data menggunakan uji wilcoxon yang menunjukan adanya pengaruh teknik distraksi napas ritmik dan masase terhadap nyeri spasme otot pada kejadian LBP pekerja buruh bongkar muat di Pelabuhan Tenau Kupang setelah diberikan intervensi selama 3 hari berturut-turut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi dan menambah pengetahuan untuk dapat menggunakan teknik distraksi napas ritmik dan masase sebagai terapi untuk menurunkan nyeri spasme otot LBP yang dirasakan penderita LBP terutama pekerja buruh bongkar muat di Pelabuhan Tenau Kupang.
Kata Kunci: Distraksi, Napas Ritmik dan Masase, LB
Hubungan Pengetahuan Remaja dengan Kepatuhan Penggunaan Masker Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di SMA Perguruan Advent Salemba
Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa COVID-19 merupakan pandemi yang terjadi di seluruh dunia. Jumlah kasus Covid -19 yang terus meningkat setiap harinya telah menjadi permasalahan dunia yang serius dan tidak boleh disepelekan.Perlu diadakan sosialisasi dan tindakan dalam mempromosikan kesehatan yang gencar sehingga terjadi perubahan pada kognitif, afektif dan psikomotor masyarakat dalam pencegahan COVID-19. Remaja adalah individu yang mampu menerima informasi dengan cepat dan menggunakan cara yang berbeda-beda. Maka dari itu, perlu kita ketahui cara apa yang paling tepat agar remaja dapat memperoleh pengetahuan dengan maksimal. Tujuan penelitian ini dikarenakan semakin maraknya penyebaran COVID-19 dan ketidakpatuhan menggunakan masker. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dan lembar angket yang dipergunakan peneliti memakai google form untuk mengetahui jumlah siswa yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan dan kepatuhan terhadap penggunaan masker untuk mencegah virus COVID-19. Hasil analisis yang didapat menggunakan uji statistik chi-square dengan bantuan SPSS diperoleh nilai (p-value) 0,02 nilai p-value lebih kecil dari α 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang significant antara tingkat pengetahuan remaja dengan kepatuhan penggunaan masker di SMA Perguruan Advent Salemb
GAMBARAN BODY MASS INDEX, RIWAYAT PENDIDIKAN, DAN KETURUNAN PASIEN HIPERTENSI PUSKESMAS SINTANG
Background: Hypertension is chronic increased of blood pressure ≥140/90 mmHg. Hypertension increasing stroke and myocardial infarction risks. This study aims to describe Body Mass Index, education level and family history in patient with hypertension in Sintang Public Health Center that related to patient’s treatment. Methods: Descriptive study of hypertension data in January 2019, that analysed with Microsoft Excel 2010. Results: A total 33 patients were involved in this study. The most Body Mass Index in patient were 18 persons(54,6%) been classified as overweight and obesity. For education level, as 24 patients (72,7%) were in elementary school. Patient that have family history of hypertension were only 10 persons (30,3%). Conclusion: The overweight, obesity and elementary school level are dominating in hypertension. Although, only 30,3 % patient with family history of hypertension. Further research can be done with cohort design.
Keywords: Hypertension, BMI, education, familialLatar Belakang : Hipertensi adalah peningkatan kronis tekanan darah ≥140/90 mmHg. Hipertensi meningkatkan terjadinya serangan stroke dan jantung. Tujuan penelitian adalah menunjukkan gambaran Body Mass Index(BMI), jenjang pendidikan dan riwayat keturunan pasien hipertensi di Puskesmas Sintang yang merupakan bagian dari tatalaksana pasien. Metode : Desain penelitian adalah deskriptif. Data didapatkan dari Puskesmas Sintang. Sampel adalah seluruh pasien hipertensi bulan Januari 2019. Data diolah dengan Microsoft Excel 2010. Hasil : Total pasien sebanyak 33 pasien. BMI terbanyak adalah 18 orang(54,6%) dalam klasifikasi overweight dan obesitas. Jenjang pendidikan terbanyak adalah sekolah dasar 24 orang(72,7%). Sebanyak 10 orang (30,3%) memiliki riwayat keturunan hipertensi. Kesimpulan: Proporsi pasien overweight, obesitas dan jenjang pendidikan sekolah dasar mendominasi lebih dari setengah kelompok pasien hipertensi. Sedangkan pasien dengan riwayat keturunan hanya terdapat 30,3%. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan cohort.
Kata kunci : Hipertensi, BMI, pendidikan, keturunan
STUDY LITERATURE REVIEW FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI
The cause of nutritional problems in young women can be caused by a strict diet (which causes adolescents to not get a balanced and nutritious diet) and poor eating habits. This study aims to determine the factors associated with the nutritional status of adolescent girls in 2020. This study uses the literature review method by using the inclusion and exclusion criteria. Keywords used in this literature search include: "nutritional status of adolescent girls, balanced nutritional knowledge, physical activity, body image or body image". The results were obtained: (1) from five literatures examining the variables of physical activity 3 studies with the results there was a significant relationship between physical activity and nutritional status; (2) from four literatures examining body image variables, 3 studies with the results found a significant relationship between body image and nutritional status; (3) of the three literature studies that examined knowledge, 2 studies stated there was a relationship of knowledge with nutritional status. It is recommended that schools work together with Puskesmas nutrition officers to re-activate monitoring of the nutritional status of students, provide periodic socialization about patterns of physical activity and balanced nutrition and good eating patterns. In addition, health promotion to students also emphasizes obesity.
Keywords:physical activity, body image, knowledge, nutritional status of adolescent girlsPenyebab masalah gizi pada remaja putri dapat diakibatkan oleh diet yang ketat (yang menyebabkan remaja kurang mendapat makanan yang seimbang dan bergizi) dan kebiasaan makan yang buruk.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi remaja putri Tahun 2020.Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini antara lain: “status gizi remaja putri, pengetahuan gizi seimbang, aktivitas fisik, body image atau citra tubuh”.Hasil penelitian didapatkan: Dari 5 literatur yang meneliti variabel aktivitas fisik 3 penelitian dengan hasil terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan status gizi; dari empat literatur yang meneliti variabel bodi image, 3 penelitian dengan hasil terdapat hubungan yang bermakna antara bodi image dengan status gizi; dari tiga studi literatur yang meneliti pengetahuan, 2 penelitian menyatakan ada hubungan pengetahuan dengan status gizi.Disarankan kepada sekolah bekerjasama dengan petugas gizi Puskesmas untuk menggiatkan kembali monitoring status gizi siswa, memberikan sosialisasi berkala tentang pola aktivitas fisik dan gizi seimbang dan pola makan yang baik. Selain itu health promotion pada siswa juga lebih menekankan tentang obesitas.
Kata Kunci:aktivitas fisik, bodi image, pengetahuan, status gizi remaja putr
Penggunaan dan Pengetahuan Antibiotik pada Ibu-Ibu di Puskesmas Oepoi
Irrational use of antibiotics is directly related to the possibility of resistance. Increased antibiotic resistance causes increasingly narrow types of antibiotics that can be used. The behavior of antibiotic use in children is different from adults, so parents, especially mothers who are more dominant in taking care of children, must pay attention to the correct rules of taking antibiotics in children. This study aims to determine the profile of antibiotic use and knowledge among mothers at the Oepoi Public Health Center. The research method used was cross-sectional with non-random accidental sampling. Data on the use and knowledge of antibiotics in mothers at the Oepoi Health Center, namely 84% use of antibiotics is not exactly indicated, 100% have locations to get antibiotics, 95% do not use the right way, 58% do not use the right way to store and 84% do not throw right. Knowledge of mothers in Kupang City Oepoi Health Center related to antibiotics is 46% good knowledge, 26% moderate knowledge and 26% low knowledge.
Keywords: Use, Knowledge, Antibiotics.
Penggunaan antibiotika secara tidak rasional berhubungan langsung dengan kemungkinan akan terjadinya resistensi. Meningkatnya resistensi antibiotika menyebabkan semakin sempitnya jenis antibiotika yang dapat digunakan. Perilaku penggunaan antibiotik pada anak berbeda dengan orang dewasa, sehingga orang tua terutama ibu yang lebih dominan mengurus anak harus memperhatikan aturan minum antibiotik yang benar pada anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil penggunaan dan pengetahuan antibiotik pada ibu-ibu di Puskesmas Oepoi. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan pengambilan data secara non-random accidental sampling. Data penggunaan dan pengetahuan antibiotik pada ibu-ibu di Puskesmas Oepoi yaitu 84% penggunaan antibiotik tidak tepat indikasi, 100% tapat lokasi mendapatkan antibiotik, 95% tidak tepat cara penggunaan, 58% tidak tepat cara menyimpan dan 84% tidak tepat cara membuang. Pengetahuan ibu-ibu di Puskesmas Oepoi Kota Kupang terkait antibiotik yaitu 46% pengetahuan baik, 26% pengetahuan sedang dan 26% pengetahuan rendah.
Kata Kunci : Penggunaan, Pengetahuan, Antibiotik