CHMK Nursing Scientific Journal / Jurnal STIKES Citra Husada Mandiri Kupang
Not a member yet
376 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH INDIKATOR KADARZI TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA
Family conscious nutrition is one of the government program to reduce health and nutrition problem with implementing balance nutrition behavior such as implementing exclusive breastfeeding, monitoring body weight regularly, eating with wide variety of food, consuming iodine fortified salt, and consuming supplementation for family members in need. Stunting is still a major nutrition problem in Indonesia, and implementing family conscious nutrition expected to reducing the problem with family participation. The purpose of this literature review is to find out the effect of implementation family conscious nutrition program on nutritional status and which indicator with greater effect on it. Method used for searching the article with relevant keywords. Program indicator that take effect on height for age nutritional status was breastfeeding practice and eating various food. The support from various party are required to ensure continuity and the success of this program. Keluarga sadar gizi (Kadarzi) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan mengatasi masalah gizi dan kesehatan dengan menerapkan perilaku gizi seimbang seperti implementasi ASI eksklusif, pemantauan berat badan secara teratur, makan beraneka ragam, konsumsi garam beryodium, dan suplementasi gizi bagi anggota keluarga yang membutuhkan. Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, dan penerapan kadarzi diharapkan dapat membantu mengatasi masalah ini melalui peran serta keluarga. Tujuan telaah literatur ini adalah mengetahui pengaruh penerapan program keluarga sadar gizi (Kadarzi) terhadap status gizi balita dan indikator kadarzi yang paling berpengaruh. Metode pencarian artikel atau jurnal menggunakan kata kunci yang relevan. Indikator yang berpengaruh terhadap status gizi TB/U adalah pemberian ASI dan konsumsi makanan beragam. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar program kadarzi dapat terus berjalan dan berhasil
faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada akseptor kontrasepsi hormonal di wilayah puskesmas kandang kecamatan kampung melayu kota bengkulu
ABSTRACT
Hypertension is a medical condition in which the blood pressure is elevated persistently beyond normal that could lead to illness morbidity or death mortality. The purpose of this study is to determine Factors who Associated with Incidence of Hypertension on Acceptor of Hormonal Contraception in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City. The study take place in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City from july to august 2018. This study used survey analytic approach with cross sectional design. Population in this study were all Acceptor of Hormonal Contraception in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City in 2017. Sampling technique used Accidental Sampling with the amount of 33 people. Collecting data in this study used primary data with spreaded questionnaire to Acceptor of Hormonal Contraception in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City.The result of this study showed: from 33 sample there were 12 people (36,4%) experienced, 19 people (57,6%) with age of >35 years, 23 people (69,7%) with prolonged utilization >2 years, 23 people (69,7%) with hypertension history. There is significant relationship between Age with Incidence of Hypertension on Acceptor of Hormonal Contraception in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City with moderate category relationship. From the Contingency coefficient test C=0,462 which means ρ=0,003 <α=0,05 that it is significant. (6) there is significant relationship between Prolonged Utilization with Incidence of Hypertension on Acceptor of Hormonal Contraception in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City with moderate category relationship. From the Contingency coefficient test C=0,446 which means ρ=0,005 <α=0,05 that it is significant. (7) there is significant relationship between Hypertension History with Incidence of Hypertension on Acceptor of Hormonal Contraception in Area of Kandang Primary Health Care Kampung Melayu Sub-District Bengkulu City with moderate category relationship. From the Contingency coefficient test C=0,446 which means ρ=0,004 <α=0,05 that it is significant. Midwives whose work at public health centre should give inform consent about advantages, weakness and side effect of using contraception method that could lead hypertension for using it more than 2 years or at age 35 up, midwives also can give counseling to the acceptor to choose the best contraception methods.
Keywords: Age, Prolonged Utilization Hormonal Contraception, Hypertension
HistorABSTRAK
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan angka kesakitan atau morbiditas dan angka kematian atau mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada akseptor kontrasepsi hormonal diwilayah kerja puskesmas Kandang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja puskesmas Kandang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu pada bulan Juli-Agustus 2018. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta akseptor kontrasepsi hormonal bulan januari-juni 2018 yaitu 336 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dengan cara lembar kuesioner yang di berikan pada akseptor kontrasepsi hormonal. Teknik analsis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square (χ2) melalui program SPSS. Untuk mengetahui keeratan hubungan dengan menggunakan uji statistik Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian ini di dapatkan dari 33 orang responden terdapat 12 orang (36,4%) mengalami hipertensi, 19 orang (57,6%) yang berumur >35 tahun,23 orang (69,7%) yang lama pemakaian kontrasepsi hormonal ≥2 tahun dan23 orang (69,7%) ada riwayat hipertensi, dan ada hubungan yang signifikan antara umur, lama pemakaian dan riwayat hipertensi dengan kejadian hipertensi pada akseptor kontrasepsi hormonal di wilayah kerja di Puskesmas Kandang kecamatan kampung melayu kota Bengkulu dengan kategori hubungan sedang. Disarankan bagi bidan yang bertugas dipuskesmas sebaiknya memberikan inform consent yang lebih mengenai kelebihan, kekurangan, dan efek samping kontrasepsi yang dapat menyebabkan hipertensi pada pemakaian lebih dari 2 tahundan usia di atas 35 tahun, selain itu bias dilakukan penyuluhan mengenai kontrasepsi yang cocok untuk akseptor yang ingin menunda kehamilan.
Kata Kunci :Hipertensi, Lama Pemakaian Kontrasepsi Hormonal, Riwayat Hipertensi, Umur
 
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA EKSTRAK METANOL BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi Linn.) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR
Hypercholesterolemia is a clinical condition in which total cholesterol is above the normal level (NCEP, 2001). Antihypercholesterolemic drugs such as statins and fibrates generally has side effects on myopathy (NCEP, 2001: 2491). Back to nature trends make people realize the importance of herbal therapy. The goals of the study are to determine the antihypercholesterolemic activity and the most effective dose of methanol extract of Averrhoa bilimbi Linn fruit in Rattus norvegicus.The method used is experimental with Single Blind Randomized Controlled Trial Design (RCT). The sample was randomized and divided into 5 groups consisting of positive control, negative control and three variants doses (160 mg/200 g BW, 320 mg/200 g BW and 480 mg/200 g BW). Total cholesterol levels were measured by CHOD-PAP method on day 7 (before treatment), day 17 (under hypercholesterolemia conditions) and day 31 (after treatment).Data of total cholesterol difference were analyzed using one-way ANOVA (95% confidence interval). The p-value is 0.025 (p < 0.05). Which showed that the methanol extract of Averrhoa bilimbi Linn fruit have the activity of antihypercholesterolemic. Then a post-hoc LSD test was carried out and the results showed that the most effective dose was 480 mg/200 g BW with a significance value of p= 0.006 (p < 0.05)
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP FUNGSI KOGNITIF USIA PRALANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT
Lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Rentang usia lansia adalah Pra lansia (45 – 59 tahun), Lansia (60 – 69 tahun), Lansia risti (>70 tahun/ 60 tahun dengan masalah kesehatan). Pada tahap ini kemunduran beberapa kemampuan terjadi baik itu secara fisik, kognitif, maupun mental. Penurunan fungsi kognitif khususnya daya ingat seringkali dialami oleh para lansia sehingga para lansia kebanyakan tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan mandiri melainkan bergantung pada orang lain. Hal ini dapat dicegah dan diperbaiki salah satunya dengan senam otak . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap fungsi kognitif usia pra lansia di wilayah kerja Puskesmas Parongpong. Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan metode one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini berjumlah 11 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu pra lansia (usia 45-59 tahun), berjenis kelamin wanita, mampu membaca dan menulis, mampu berkomunikasi dengan baik, tidak mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran. Instrumen yang digunakan adalah Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis statistik menggunakan uji Paired t-test. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2020. Hasil uji statistik yang diperoleh adalah nilai p 0,001 < 0,05. Dengan tingkatan pengaruh 0,845. Berarti terdapat pengaruh kuat pemberian intervensi senam otak terhadap fungsi kognitif pralansia. Dengan demikian dapat diambil suatu kesimpulan bahwa senam otak dapat membantu meningkatkan tingkat fungsi kognitif pra lansia
IDENTIFIKASI SENYAWA ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK AKAR HERBA Acalypha indica L. ASAL KOTA KUPANG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa antibakteri yaitu saponin, flavonoid, tannin, dan polifenol pada ekstrak ekstrak akar herba Acalypha indica L. asal Kupang Penelitian ini merupakan penelitian laboratorium, dengan langkah-langkah: Pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi. Mengidentifikasi jenis senyawa antibakteri (saponin, flavonoid, tannin, dan polifenol) pada akar herba Acalypha indica L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akar herba Acalypha indica L. mengandung senyawa antibakteri, yaitu senyawa saponin dan polifenol. Senyawa Flavonoid dan tannin tidak terdapat pada pada akar herba Acalypha indica L.
Kata kunci: Antibakteri, ekstrak akar herba, Acalypha indica
RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND ATTITUDES WITH PERSONAL HYGIENE DURING MENSTRUATION IN TEENAGERS OF SMP NEGERI 8 TETAP DISTRICT OF KAUR REGENCY
The behavior of maintaining the cleanliness of the reproductive organs, especially during menstruation, is part of health behavior. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes with personal hygiene during menstruation in adolescents in SMP Negeri 8, Fixed District, Kaur Regency. This research uses a quantitative approach with the type of research analytical survey and cross sectional research design. The research population consisted of all 8 grade girls of SMP Negeri 8 Kecamatan Tetap Kaur Regency who have experienced menstruation, consisting of 3 classrooms totaling 63 students. The research sample was taken by total sampling technique totaling 63 students. The data used are primary and secondary data processed univariate and bivariate with Chi-Square statistical test. Based on the research, there were 44.4% who had good personal hygiene during menstruation and 55.6% had good personal hygiene during menstruation. There were 39.7% who had poor knowledge, 33.3% who had sufficient knowledge and 27.0% who had good knowledge. There are 38.1% who have unsupportive attitudes and 61.9% who have supportive attitudes. There is a significant relationship between knowledge and attitudes with personal hygiene during menstruation in adolescents at SMP Negeri 8 Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur with the category of moderate relationship. Schools should provide education on reproductive health issues, especially maintaining the cleanliness of reproductive organs early to avoid reproductive diseases and the need for schools to establish school health units (UKS) so that students are more active in paying attention to their health. It is hoped that schools should provide education through the distribution of leaflets to students regarding reproductive health, especially maintaining the cleanliness of reproductive organs early to avoid reproductive diseases and the need for schools to organize school health units (UKS) so that students are more active in paying attention to their health.
Keywords: Knowledge, Attitudes and Personal Hygiene During Menstruation
Perilaku pemeliharaan kebersihan organ reproduksi terutama saat menstruasi merupakan bagian dari perilaku kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja di SMP Negeri 8 Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Survey Analitik dan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas 8 SMP Negeri 8 Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur yang sudah mengalami menstruasi terdiri dari 3 ruang kelas berjumlah 63 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik Total Sampling berjumlah 63 siswa. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder diolah secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan penelitian terdapat 44,4% mempunyai personal hygiene saat menstruasi tidak baik dan 55,6% yang mempunyai personal hygiene saat menstruasi baik. Terdapat 39,7% yang berpengetahuan kurang, 33,3% yang pengetahuan cukup dan 27,0% yang berpengetahuan baik. Terdapat 38,1% yang mempunyai sikap tidak mendukung dan 61,9% yang mempunyai sikap mendukung. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja di SMP Negeri 8 Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan sedang. Sekolah hendaknya memberikan edukasi masalah kesehatan reproduksi terutama menjaga kebersihan organ reproduksi lebih dini untuk menghindari penyakit reproduksi dan perlunya sekolah mengadakan Unit Kesehatan sekolah (UKS) agar para siswa lebih aktif lagi dalam memperhatikan kesehatannya. Diharapkan Sekolah hendaknya memberikan edukasi melalui penyebaran leaflet terhadap siswi mengenai kesehatan reproduksi terutama menjaga kebersihan organ reproduksi lebih dini untuk menghindari penyakit reproduksi dan perlunya sekolah mengadakan Unit Kesehatan sekolah (UKS) agar para siswa lebih aktif lagi dalam memperhatikan kesehatannya.
Kata kunci : Pengetahuan, Sikap dan Personal Hygiene Saat Menstruas
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER SEBAGAI ANTISEPTIK TANGAN DENGAN VARIASI BASIS KARBOPOL 940 DAN TEA
Gelling agent is the main ingredient in gel manufacture. The gel preparation that is widely used by the community is the hand saitizer gel, where the hand sanitizer gel is a preparation that can clean hands from bacteria. One of the gelling agents that is widely used is carbopol 940. The development of carbopol 940 which can be relied on by the ionization process so that TEA is needed as a pH stabilizer. The purpose of this study was to measure the appropriate concentration of carbopol 940 and TEA so that the evaluation of the dosage was good. The method used is an experimental method. The 940 carbopol concentrations used were 0.3 grams, 0.4 grams, and 0.5 grams, while the TEA concentrations were 0.4 grams, 0.6 grams, and 0.8 grams. The results showed that all formulas were in accordance with the evaluation requirements including the organoleptic test, pH test, viscosity test, spreadability test, and adhesion test. However, of the three formulas, the evaluation results of the preparations that match the hand sanitizer gel on the market are formula 3 with a carobopol 940 concentration of 0.5 grams and a TEA of 0.8 grams. It can be denied that formula 3 with a carbopol concentration of 940 0.5 gran and TEA 0.8 grams includes a hand sanitizing gel preparation that is suitable for the products entered in the market.Gelling agent merupakan bahan utama dalam pembuatan gel. Sediaan gel yang banyak digunakan oleh masyarakat yaitu gel hand saitizer, dimana gel hand saitizer merupakan sediaan yang dapat membersihkan tangan dari bakteri. Salah satu gelling agen yang banyak digunakan yaitu carbopol 940. Pengembangan carbopol 940 dipengaruhi oleh proses ionisasi sehingga dibutuhkan TEA sebagai penstabil pH. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi carbopol 940 dan TEA yang sesuai sehingga memenuhi syarat evaluasi sediaan yang baik. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental. konsentrasi carbopol 940 yang digunakan diantaranya 0.3 gram, 0.4 gram, dan 0.5 gram sedangkan untuk konsentrasi TEAyaitu 0.4 gram, 0.6 gram, dan 0.8 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula sesuai dengan syarat evaluasi sediaan diantaranya uji organoleptis, uji pH, uji Viskositas, uji daya sebar, dan uji daya lekat. Namun, dari ketiga formula hasil evaluasi sediaan yang sesuai dengan sediaan gel hand sanitizer dipasaran yaitu formula 3 dengan konsentrasi karobopol 940 sebesar 0.5 gram dan TEA 0.8 gram. Dapat disimpulkan bahwa formula 3 dengan konsentrasi carbopol 940 0.5 gr
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA MENGENAI TBC MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE CERAMAH DAN VIDEO
Tuberculosis merupakan penyakit infesi yang disebabkan oleh bakteri microtuberculosis dan menular melalui percikan darah. Menurut WHO, TBC merupakan salah satu dari 10 besar penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia. Angka kejadian TBC paling banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuan, dan banyak terjadi di lingkungan yang lembab. Asrama putra yang merupakan lingkungan dimana banyak orang tinggal bersama menyebabkan tingkat penularan TBC semakin tinggi dan dengan pengetahuan yang kurang maka penduduk asrama perlu diberikan penyuluhan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengukur peningkatan pengetahuan mahasiswa asraa putra Universitas Advent Indonesia mengenai TBC dengan menggunakan metode ceramah dan video. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional (potong lintang). Jumlah pertisipan adalah 139 orang, dibagi menjadi 2 kelompok intervensi yaitu kelompok ceramah dan kelompok video. Pengambilan sampel dengan cara total sampling dan menggunakan instrument berupa kuesioner pre dan post. Data dihitung menggunakan spss versi 20. Hasil uji statistic nilai P value = 0,000 (0,000<0,05). Yang artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberi intervensi dengan metode ceramah dan video. Dapat disimpulkan bahwa kedua metode ceramah dan video sama-sama meningkatkan pengetahuan dengan perbedaan yang tidak signfikan. Dari kedua intervensi pendidikan kesehatan yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa asrama putra Universitas Advent Indonesia adalah metode video. Dengan penelitian ini, diharapkan pihak asrama putra Universitas Advent Indonesia dapat bekerjasama dengan instansi kesehatan lain dalam pengadaan pendidikan kesehatan khususnya dengan menggunakan media video
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL PADA ANAK PRA SEKOLAH DI PAUD FATMA KENANGA, KOTA BENGKULU
The purpose of this study is to determine the Relationship of Parenting Mother with Development of Personal Social on Children Pre-School in PAUD X Bengkulu City.This study used survey analytic approach with cross sectional design. Population in this study were all parent with age of 5-6 years in PAUD X Bengkulu City with the amount of 33 people. Collecting data in this study used primary data with spreaded questionnaire of Parenting mother who given to the parents to filled out appropriate with parenting everyday, while collecting data development of Personal Social on Children with observation directly used Stimulation formulir, detection and Early Intervention of growth and depelopment. Data analysis used univariate and bivariate.The result of this study showed: (1) from 33respondent there were 42,4% with democratic parenting; (2) from 33 respondent there were 92,2% with Personal Social on Children in normal category and (3) There is significant relationship between parenting Mother with Development of Personal Social on Children Pre-School in PAUD X Bengkulu City with closed category relationship.
Keywords: Parenting, Development of Personal SocialPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan perkembangan personal sosial pada anak pra sekolah di PAUD X Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak usia 5-6 tahun di PAUD X sebanyak 33 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer dengan kuisioner pola asuh yang diberikan kepada orang tua untuk diisi sesuai pola asuh yang dilakukan sehari-hari, sedangkan pengumpulan data perkembangan anak personal sosial dilakukan dengan observasi langsung menggunakan formulir Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan: (1) Dari 33 responden, terdapat 42,4% yang menerapkan pola asuh demokratis; (2) Dari 33 responden, terdapat 92,2% anak perkembangan personal sosialnya dalam kategori normal dan (3) diketahui terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan personal sosial anak di PAUD X Kota Bengkulu dengan kategori hubungan erat. Diharapkan pada pihak sekolah untuk dapat memperbaiki proses pembelajaran sesuai dengan perkembangan personal sosial anak dan dapat meningkatkan pengetahuan orangtua dengan melakukan seminar penyuluhan serta pembagian selebaran (leaflet) tentang dampak pola asuh yang kurang baik terhadap perkembangan personal anak, sehingga orang tua dapat merubah pola asuh yang diberikan pada anak sesuai dengan pola asuh yang dianjurkan.
Kata Kunci :Pola Asuh, Perkembangan personal sosia
PENGARUH PEMBERIAN HIDROTERAPI (RENDAM KAKI AIR HANGAT) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG
ABSTRACT
Hypertension is called the silent killer because it is a disease that does not show typical symptoms. Non-pharmacological therapi is an independent action one of them is hydrotherapy (warm water foot soaking), which is very simple and natural. The purpose of this study was determine the effect after warm water foot soaking therapy indescrease blood pressure in patients with hypertension in the working area of Sikumana Public health centerkupang city. The study used design of the pre-postest with control groupdesign with total sampling. There ware 60 respondents selected though, devided into 30 respondents for intervention group and 30 respondents for control group. The results of the study indicated that the characteristics of respondents based on age in the intervention group 50.0% and the control group 43.3% at the age of 50-59 years, based on sex in the intervention group female sex 56.7% and groups male sex control 60.0%. Based on the wilcoxon test there was differences in blood pressure before and after hydrotherapy (warm water foot soaking) in the intervention group and the control group, whitsystolic and diastolic p-value in the intervention group p-value = 0.00 and p-value = 0.00 and in the control group p-value = 0.46 and p-value = 0.01. Based on the mann-whitney test the comparison of blood pressure before and after hydrotherapy warm water foot soaking in the intervention group and the control group p-value = 0.00. These results indicate that there is an influence hydrotherapy (warm water foot soaking)in decreasing blood pressure in hypertensive patients in the working area of puskesmassikumanakupang city.
Suggestion: For the Public health center(warm water foot soaking) is expected that it can be used as an alternative therapy that can be recommended for patients with hypertension.
Keywords: hypertension, hydrotherapy, soak feet of warm water, blood pressure.Hipertensi merupakan Silent Killer atau pembunuh diam-diam karena merupakan penyakit yang tidak menampakkan gejala yang khas.Dalamlingkupkeperawatandikembangkanterapi non farmakologissebagaitindakanmandiri salah satunyahidroterapi (rendam kaki air hangat), inisangat sederhana dan alami. Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuipengaruhtekanandarahsebelum dansesudahterapirendamkakiairhangatpada pasienhipertensi di Wilayah KerjaPuskesmasSikumana Kota Kupang. PenelitianmenggunakanrancanganPre-Postest With Control GroupdenganTotal sampling. Respondendalampenelitianiniberjumlah 60 respondendengan 30 respondenkelompokintervensi dan 30 respondenkelompokkontrol. Hasil penelitianditemukankarakteristikrespondenberdasarkkanusia pada kelompokintervensi 50,0% dan kelompokkontrol 43,3%pada usia 50-59 tahun, berdasarkanjeniskelamin pada kelompokintervensiberjeniskelaminperempuan 56,7% dan kelompokkontrolberjeniskelaminlaki-laki 60,0%. Berdsarkanuji WilcoxonadaperbedaanTekanandarahsebelum dan sesudahdiberikanhidroterapi (rendam kaki air hangat) pada kelompokintervensi dan kelompokkontrolp-value sistolik dan diastolik pada kelompokintervensi (p-value = 0,00 dan p-value = 0,00) dan pada kelompokkontrol (p-value = 0,46 dan p-value = 0,01).Berdasarkan uji Mann-whitneyperbandinganTekanandarahsebelum dan sesudahdiberikanhidroterapi (rendam kaki air hangat) pada kelompokintervensi dan kelompokkontrol (p-value=0,00). Hasil inimenunjukanadapengaruhpengaruhpemberianhidroterapi (rendam kaki air hangat) terhadappenurunantekanandarah pada pasienhipertensidi Wilayah KerjaPuskesmasSikumana Kota Kupang.Saranbagipukesmas di harapkan dapatdigunakansebagai alternative terapi yang dapatdisarankan pada pasiendenganhipertensi.
Kata kunci: hipertensi, hidroterapi, rendam kaki air hangat, tekanandarah