Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
Kajian Ekolinguistik Metaforis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Upacara Pernikahan Adat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur
Abstrak. Tujuan penelitian dalam perspektif ekolinguisitk metaforis ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat dalam upacara pernikahan adat masyarakat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Deskripsi makna nilai kearifan lokal tidak dapat dilepaskan dari wujud kearifan lokal itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode simak, cakap, dan wawancara. Data yang terkumpul diklasifikasikan dan selanjutnya dianalisis dengan metode padan. Metode padan merupakan metode analisis bahasa yang alat penentunya di luar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa (langue) yang bersangkutan. Dalam analisis data, peneliti menggunakan metode padan ektralingual, yaitu metode analisis yang digunakan untuk menghubungkan masalah bahasa dengan hal yang ada di luar bahasa, yakni konteks sosial dan konteks budaya masyarakat Manggarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam upacara pernikahan adat Manggarai berwujud nyata (tangible) dan tidak nyata (intangible). Kearifan lokal tangible berupa tuak, sirih pinang, belis, cincin, telur ayam kampung dan ayam jantan putih, sedangkan kearifan lokal yang intangible berupa ungkapan-ungkapan (goet). Kearifan lokal yang bersifat tangible mengandung makna persaudaraan, ketulusan hati, cinta kasih dan keturunan. Sementara itu, kearifan lokal yang bersifat intangible mengandung makna sopan santun, gadis, perjuangan, kerendahan hati dan keturunan.Kata kunci: nilai-nilai kearifan lokal, upacara pernikahan adat, masyarakat Manggarai, linguistik metafori
Disparitas Gender dalam Penggunaan Istilah pada Kosakata Budaya Masyarakat Melayujambi di Provinsi Jambi
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi linguistik dan penggunaan istilah yang memuat disparitas gender yang telah menyatu dengan sistem kognitif, budaya, dan menjadi kebiasaan yang diekspresikan di dalam masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnolinguistik. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara dan pengamatan. Metode wawancara digunakan untuk meninjau kembali apakah data bahasa yang berupa kosakata budaya berupa istilah dalam masyarakat MelayuJambi yang dirujuk pada Kamus MelayuJambi benar adanya. Sedangkan, metode pengamatan digunakan untuk melihat apakah istilah pada kosakata budaya tersebut masih berfungsi dan digunakan dalam tindak komunikasi serta dalam aktivitas budaya di tengah masyarakat MelayuJambi. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya 20 istilah dalam kamus Kamus MelayuJambi yang mengandung disparitas gender yang benar adanya dan kosakata dengan jenis-jenis istilah tersebut masih populer dan masih digunakan di kalangan masyarakat Jambi.Kata kunci: disparitas gender, penggunaan istilah, Masyarakat MelayuJambi
EKSPLORASI NILAI SOSIAL, BUDAYA, DAN AGAMA PADA CERITA RAKYAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai sosial budaya, dan nilai keagamaan yang terkandung dalam cerita mitos masyarakat Indramayu. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah banyak cerita rakyat Indramayu yang mengandung mitos yang belum diteliti. Objek penelitian ini difokuskan pada dua cerita mitos yang berkembang yaitu cerita Misteri Bedug Keramat Djoko Bajul, dan Situs Makam Slawe. Kedua cerita ini telah menjadi mitos masyarakat Indramayu yang berkembang secara turun temurun. Urgensi penelitian ini adalah ditemukannya nilai sosial, budaya, dan keagamaan dalam cerita tersebut serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sekitarnya. Hasil eksplorasi tersebut dapat dijadikan dokumen pengetahuan tentang nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Indramayu sebagai bahan pewarisan nilai kepada generasi penerusnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Prosedurnya, yaitu: 1) membaca dan mencatat nilai-nilai yang terkandung pada kedua cerita mitos tersebut; 2) mengidentifikasi dan mengelompokkan nilai-nilai yang ada; 3) menafsirkan nilai-nilai yang ditemukan; 4) mengamati prilaku dan kehidupan masyarakat; dan 5) membahas dan menyimpulkan hasil analisis dan pengamatan. Simpulan hasil penelitian adalah: 1) bentuk mitos yang terkandung dalam cerita Misteri Bedug Keramat Djoko Bajul adalah keyakinan terhadap benda yang dapat membawa bencana apabila benda itu ada dan dipukul. Bentuk mitos yang terkandung pada cerita Situs Makam Slawe Indramayu adalah keyakinan akan keberuntungan. Nilai sosial budaya dan keagamaan pada kedua cerita itu adalah kepatuhan, kesetiaan, keteguhan, dan keharmonisan hidup bermasyarakat; dan 3) dampak mitos cerita rakyat Indramayu terhadap kehidupan masyarakatnya adalah masyarakat menganggap tabu pada bedug, dan menjadi tempat ziarah
MODEL DISKOVERI DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA PENDEK DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN APLIKASI BELAJAR SECARA DARING (QUIPPER SCHOOL) PADA SISWA KELAS lX SMP NEGERI l WERU KABUPATEN CIREBON
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) desain model diskoveri dalam pembelajaran teks cerpen dengan menggunakan layanan aplikasi belajar secara daring (Quipper School) di kelas IX SMP dan 2) proses model diskoveri dalam pembelajaran teks cerpen dengan menggunakan layanan aplikasi belajar secara daring (Quipper School) di kelas IX SMP serta 3) hasil model diskoveri dalam pembelajaran teks cerita pendek dengan menggunakan layanan aplikasi belajar secara daring (Quipper School) di kelas IX SMP. Tempat penelitian di SMP Negeri I Weru Kabupaten Cirebon. Sampel penelitian ini kelas IX-D dan IX-E dengan jumlah siswa 32 orang tiap kelas. Penelitian di Kelas IX-D menggunakan pembelajaran secara daring dengan aplikasi Whatsapp sebagai kelas kontrol sedangkan kelas IX-E menggunakan aplikasi Quipper School sebagai kelas eksperimen sedangkan teknik pengambilan data menggunakan instrumen-instrumen yang berupa soal tes awal (pretest) maupun tes akhir (postest) serta menggunakan instrumen nontes yang berupa data observasi dan angket. Data-data yang diperoleh dari hasil tes dan observasi serta angket dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis kemudian dilakukan pengolahan data yang diperoleh dari hasil tes (pretest) dan (postest) serta instrumen observasi serta angket menunjukkan bahwa model diskoveri pada pembelajaran teks cerita pendek dengan menggunakan layanan belajar secara daring (Quipper School) memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model diskoveri telah mampu meningkatkan hasil proses belajar peserta didik yang lebih baik
GAMBARAN FAKTOR RISIKO DAN TANDA KLINIS PASIEN BERSALIN DENGAN PREEKLAMPSIA (STUDI DI RSUD WALEDTAHUN 2018)
abstra
RESEPSI MAHASISWA TERHADAP LAGU BONEKA ABDI SOUNDTRACK FILM DANUR
Beberapa lagu daerah yang ada di Indonesia digunakan menjadi salah satu bagian dari film. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kesan dan nuansa yang lebih mendalam. Film Danur merupakan salah satu film yang menggunakan soundtrack dengan lagu berbahasa daerah yaitu Boneka Abdi yang berasal dari Bahasa Sunda. Dalam hal ini peneliti ingin meneliti resepsi mahasiswa yang ada di Yogyakarta yang berasal dari luar Suku Sunda terhadap lagu Boneka Abdi ini. Lagu tersebut lagu berbahasa daerah Sunda yang kemudian menjadi salah satu soundtrack sebuah film horor, Danur. Pada metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis resepsi Stuart Hall. Pada analisis resepsi ini berfokus pada mahasiswa yang sudah menonton film Danur. Pada resepsi ini menggunakan model decoding untuk mengetahui bagaimana tanggapan atau respon mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas dari mahasiswa pada penelitian ini mencerapi atau menerima pesan atau lagu Boneka Abdi sebagai lagu horor dan dalam memberikan tanggapan atau respon tidak lepas dari perbedaan latar belakang setiap informan. Hal ini berbanding lurus dengan upaya yang dilakukan oleh pembuat film, bahwa penggunaan audio dalam sebuah film berguna dalam rangka menambah dramatisasi sebuah adegan. Pada konteks penelitian ini yang diutamakan adalah dalam rangka menambah kesan/suasana horor pada setiap adegan.Kata-kata Kunci: Resepsi, Soundtrack, Lagu Boneka Abdi, Film Danu
STRATEGI PEMENANGAN TIM SUKSES DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA KARANGWANGI KEC. KARANGWARENG KAB. CIREBON 2019-2024
Demokrasi asli desa dicerminkan oleh kehidupan masyarakatnya yang gotong-royong dan serta pengambilan keputusan tentang persoalan masyarakat diselesaikan dengan musyawarah. Demokrasi tradisional digambarkan dengan pola-pola musyawarah dalam pengembilan keputusan dan gotong-royong dalam pelaksanaan keputusan tersebut, dan didalam masyarakatnya terdapat ikatan yang kuat antara warga yang satu dengan warga masyrakat yang lain. Tujuan penelitiannya untuk mengetahui strategi politik dan strategi komunikasi yang dilakukan oleh tim sukses untuk memenangkan calon kepala Desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif. Sebagai hasil penelitian yang telah dilakukan yakni dalam penerapan strategi politik terdapat cara ofensif dan defensif yang dilakukan oleh tim sukses dan strategi komunikasi yang terdiri dari adanya komunikator, pesan, media dan khalayak. Simpulannya adalah dalam melakukan strategi pemenangan pemilihan calon Kepala Desa dengan menggunakan stategi politik dan strategi komunikasi yang secara rutin dilakukan serta didukung dengan adanya alat komunikasi yang berbasis digital. Sebagai saran bahwa diharapkan penelitian ini akan menambah khasanah baru dan menjadi pelengkap wawasan pengetahuan penelitian sebelumnya dan di masa mendatang.Kata Kunci: Strategi Pemenangan, Tim Sukses, Kepala Desa, Des
KOMPLEKSITAS PENEGAKAN HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT)
Kompleksitas Penegakan hukum Kekerasan dalam Rumah Tangga tidak hanya dapat diselesaikan melalui pendekatan yuridis semata, melainkan harus bersifat integral, tidak hanya sebatas budaya, tetapi juga faktor politik dan ekonomi. Konsistensi Penegakan hukum, peran serta korban dan masyarakat atas hak dan kewajibannya bahwa masalah kekerasan dalam rumah tangga bukan lagi merupakan domain privat melainkan domain publik akan memberikan jaminan atas perlindungan dan kepastian hukumnya
Pemodelan Matematika: Dapatkah Autograph Meningkatkan Representasi Semiotik Matematik Siswa?
Abstrak. Representasi semiotik matematik merupakan bagian dari representasi matematika yang memegang peranan penting dalam berkomunikasi dan beriinteraksi di era abad digital 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi semiotik matematik siswa melalui intervensi metode pemodelan matematika berbantuan Autograph. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah di Tangerang Selatan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan randomized control group posttest only design. Sampel sebanyak 64 siswa, kelompok eksperimen 31 siswa dan kelompok kontrol 33 siswa berdasarkan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian mengungkap bahwa penggunaan metode pemodelan matematik berbantuan Autograph dapat meningkatkan kemampuan representasi semiotik matematik. Capaian kemampuan representasi semiotik matematik meliputi kemampuan menuangkan gagasan dalam bentuk gambar (ikonik), ekspresi matematik (simbolik), dan kata-kata (indeks). Dari ketiganya, peningkatan representasi simbolik lebih baik dibandingkan ikonik dan indeks.Kata Kunci: Pemodelan matematika, Autograph, Kemampuan representasi semiotik matemati
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa ditinjau dari Gender
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis profil kemampuan penalaran matematis pada siswa kelas VIII SMPN 10 Kendari berdasarkan perbedaan gender. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dilengkapi dengan pendekatan kualitatif. Data kualitatif dalam penelitian ini adalah hasil wawancara terhadap siswa. Sedangkan data kuantitatifnya diperoleh dari hasil pemberian tes kemampuan penalaran matematis. Data-data ini direduksi dan dianalisis untuk menjawab fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) secara umum kemampuan penalaran matematis pada siswa kelas VIII SMPN 10 Kendari dengan kategori sangat rendah, (2) berdasarkan jenis kelamin, kemampuan penalaran matematis siswa perempuan lebih baik dibandingkan siswa laki-laki, dimana persentase kemampuan penalaran matematis siswa yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 47,62% dan persentase kemampuan penalaran matematis pada siswa perempuan sebesar 52,38%