Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
    2652 research outputs found

    Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Pegawai dengan Pembelajaran sebagai Variabel Mediasi

    No full text
    Abstract: This study aims to analyze the effect of training on employee performance with learning as a mediating variable. This research was conducted at the Department of Transportation of Pasuruan Regency with a population of 133 employees and a sample of 99 employees. This research is a causal quantitative research with a survey method. The method of analysis used in this research is path analysis. The results of this study indicate that: 1) Training has a significant and positive effect on performance, 2) Training has a positive and significant effect on learning, 3) Learning has a positive and significant effect on performance, 4) Learning mediates significantly and positively the effect of training on performance.Keywords: Employee Performance; Learning; TrainingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai dengan pembelajaran sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan dengan populasi 133 orang dan sampel yang diambil sebanyak 99 orang pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kasual dengan metode survei. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pelatihan mempengaruhi secara signifikan dan positif terhadap kinerja, 2) Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran, 3) Pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, 4) Pembelajaran memediasi secara siginifikan dan positif pengaruh pelatihan terhadap kinerja.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai dengan pembelajaran sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan dengan populasi 133 orang dan sampel yang diambil sebanyak 99 orang pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kasual dengan metode survei. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pelatihan mempengaruhi secara signifikan dan positif terhadap kinerja, 2) Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran, 3) Pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, 4) Pembelajaran memediasi secara siginifikan dan positif pengaruh pelatihan terhadap kinerja

    IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Analisis mengenai Perlindungan Hukum terhadap Pekerja Perempuan di Kabupaten Brebes)

    No full text
    Kajian ini mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan pekerja perempuan seperti perjanjian kerja, upah pekerja, hak khusus pekerja perempuan, jaminan sosial pekerja, dan serikat pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dalam Perlindungan Tenaga Kerja Wanita di Brebes dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat perlindungan tenaga kerja wanita di Brebes. Penelitian dilakukan di beberapa perusahaan di Brebes, penentuan sampel untuk masing-masing perusahaan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan pengambilan sampel dilakukan pada pekerja snowball sampling. Hasil analisis ketiga perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini menemukan lima variabel yang menjadi objek penerapan perlindungan pekerja perempuan, yaitu perjanjian kerja, upah pekerja, hak khusus pekerja perempuan, keselamatan dan kesehatan kerja, dan serikat pekerja. Berdasarkan analisis ditemukan beberapa faktor penghambat yang muncul dari pihak ketiga seperti pemerintah daerah yang belum mengadopsi kebijakan khusus tentang pekerja perempuan, pengusaha masih mementingkan perlindungan kepentingan pribadi sehingga perusahaan dapat sekaligus menggunakan peraturan, yaitu perempuan pekerja. masih takut minta haknya, dalam pelaksanaan perlindungan hak keselamatan dan kesehatan kerja baru sedikit perusahaan yang mendaftarkan pekerjanya dalam program jaminan sosial karyawan, pembentukan serikat pekerja, tidak semua perusahaan membentuk serikat, tetapi ada perusahaan yang sudah membentuk serikat pekerja meskipun pekerja tidak aktif lagi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa implementasi perlindungan tenaga kerja perempuan di Brebes belum maksimal dapat berjalan dengan baik pada semua variabel penelitian

    PENYELESAIAN SENGKETA OLEH BAWASLU PADA PEMILU LEGISLATIF 2019 (Studi Kasus Penetapan Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD di Kota Cirebon)

    No full text
    Kewenangan menyelesaikan sengketa menjadi Kewenangan Bawaslu. Sengketa diajukan oleh calon yang merasa keberatan dengan adanya putusan yang di keluarkan KPU Kota Cirebon. Keputusan KPU yang menjadi sengketa adalah penetapan daftar calon tetap anggota DPRD Kota Cirebon. Keputusan tersebut dianggap tidak sesuai prosedur dalam tahapan penetapan calon tetap anggota DPRD Kota Cirebon. Proses terhadap permohonan sengketa dilakukan sesuai dengan prosedur, dari mediasi sampai dengan ajudikasi yang akhirnya menghasilkan surat keputusan yang merekomendasikan putusan tersebut pada KPU Kota Cirebon. Keputusan Bawaslu tersebut bersifat final dan mengikat. Proses sengketa tersebut tentunya harus sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pemilu

    PERLINDUNGAN HUKUM PENGGUNA TEKNOLOGI INFORMATIKA SEBAGAI KORBAN DARI PELAKU CYBER CRIME DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (UU ITE)

    No full text
    Latar belakang masalah dan rumusan adalah menganalisis mengenai perkembangan teknologi informatika bagi masyarakat memiliki dampak positif dan sekaligus memiliki dambak negatif. Dampak negatif dari perkembangan teknologi informatika adalah dengan munculnya kejahatan yang mempergunakan sarana teknologi informatika yaitu cyber crime. Cyber crime yang memiliki dampak negatif diantaranya adalah penghinaan melalui media elektronik facebook, penipuan dengan hacking BBM (Black Berry Messenger), dan rekayasa gambar atau foto asusila di media elektronik internet. Sebabnya adalah cyber crime melalui facebook, haking BBM, dan rekasayasa gambar atau foto asusila di internet memiliki dampak dan pengaruh yang sangat kuat dalam masyarakat. Oleh karena itu harus ditanggulangi secara rasional. Salah satunya adalah dengan mempergunakan pendekatan kebijakan hukum pidana dalam perlindunga hukum pengguna teknologi informatika sebagai korban dari pelaku cyber crime

    Hubungan Antara Usia, Pendidikan Pengetahuan Ibu Terhadap kunjungan Ibu Dengan Anak Balita Ke Posyandu Dalam Kegiatan Penimbangan Dan Penimbangan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon

    No full text
    Latar Belakang : Kejadian balita stunting (pendek) merupakan masalah gizi yang dihadapi Indonesia.Kunjungan ibu dengan balita ke Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) mempengaruhi kejadian stunting diIndonesia. Gangguan perkembangan dan pertumbuhan pada anak yang tidak terpantau dengan baikmengakibatkan kasus tidak terdeteksi secara dini. Kunjungan ibu balita ke posyandu erat kaitannyadengan perilaku kesehatan. Perilaku kesehatan dipengaruhi oleh faktor predisposisi (umur, pendidikandan pengetahuan).Tujuan : Untuk mengetahui hubungan usia, pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap kunjungan ibudengan anak balita ke posyandu dalam kegiatan penimbangan dan pengukuran balita di wilayahPuskesmas Talun Kabupaten Cirebon.Metode : Penelitian menggunakan desian cross-sectional observasional analitik dengan menggunakanpurposive sampling. Sampel sebanyak 238 Ibu yang memiliki balita dan sedang berkunjung ke posyanduuntuk penimbangan dan pengukuran balita di wilayah Puskesmas Talun Kabupaten CirebonHasil : Hasil menunjukan hubungan signifikan antara usia ibu dengan kunjungan ibu (p<0,01), antarapendidikan dan kunjungan ibu (p<0,01), antara pengetahuan dan kunjungan ibu (p<0,01),. Analisisregresi logistik menunjukan pengetahuan (OR:7,401) berhubungan kuat dengan kunjungan ibuKesimpulan : Usia ibu, tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan berhubungan dengan kunjunganibu ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Talun Kabupaten CirebonKata Kunci : Usia, Pendidikan, Pengetahuan, Posyand

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Dokter, Fasilitas Rawat Jalan, dan Pelayanan Farmasi Terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum Gunung Jati Cirebon

    No full text
    AbstractThis research aims to determine the influences of Service Quality of Doctor, Outpatient Facilities, and Pharmacy Service, both individually or simultaneously, to Patient Satisfaction at Gunung Jati Hospital Cirebon. The research using explanatory survey method. The population of this research were all patients in the Outpatient Installation regardless of gender. Sample was taken from the population by using simple random sampling technique which amount of 100 patients. The result of the research was the Service Quality of Doctor, Outpatient Facilities and Pharmacy Service individually have positive and significant influence to Patient Satisfaction at Gunung Jati Hospital Cirebon. Service Quality of Doctor, Outpatient Facilities and Pharmacy Service simultaneouslyhave positive and significant influences to Patient Satisfaction at Gunung Jati Hospital. The total influences of those three variables are 69.8%, and the rest was influenced by other factors which not examined. Of the three variables, Service Quality of Doctor variable has the largest influence, the next is the Pharmacy Service variable, then Outpatient Facilities variable

    PERBANDINGAN RERATA GDS PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II : STUDI KEPESERTAAN PROLANIS DI WILAYAH KOTA CIREBON

    No full text
    Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah kelainan metabolisme heterogen yang ditandai dengan adanya hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, aksi insulin yang rusak atau keduanya. Penyakit DM sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia dan berdampak pada kesehatan yang cukup besar. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi. Beberapa penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan Prolanis sangat efektif dalam pengendalian status kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup penderita DM tipe 2. Tujuan: Menganalisis perbandingan rerata gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 peserta prolanis dan bukan peserta prolanis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, teknik pengambilan sampel secara Purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 97 pasien yang terbagi dalam 50 peserta prolanis dan 47 peserta bukan prolanis. Data diperoleh dari pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) dan kuesioner. Hasil: Rerata pada gula darah sewaktu peserta prolanis sebesar 164 35,312 mg/dL dan peserta bukan prolanis 239 73,235 mg/dL, berdasarkan uji T Independent menunjukkan nilai p < 0,001. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan yaitu rerata GDS peserta prolanis lebih rendah dibanding bukan peserta prolanisKata Kunci: Diabetes Melitus, Prolanis, GD

    MAKNA PESAN DALAM TRADISI UPACARA ADAT KAWIN CAI DI SITU BALONG DALEM BERBASIS LOCAL WISDOM DESA BABAKAN MULYA KECAMATAN JALAKSANA KABUPATEN KUNINGAN

    No full text
    Kebudayaan merupakan suatu kebiasaan yang mengandung nilai-nilai penting yang diturunkan dari generasi ke generasi. Warisan tersebut harus dijaga agar tidak pudar atau hilang, sehingga dapat dilestarikan oleh generasi selanjutnya. Dilihat dari segi komunikasi, budaya dan komunikasi memiliki keterkaitan dan timbal balik. Indonesia sangat terkenal dengan keragaman budayanya yang unik dengan ciri dan ciri khasnya sendiri. Salah satu bentuk tradisi yang menarik untuk dijadikan penelitian oleh peneliti adalah tradisi Upacara Kawin Cai. Seperti yang penulis teliti di Kabupaten Kuningan khususnya di Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana dimana di desa tersebut memiliki tradisi upacara adat dengan menyatukan 2 mata air dalam rangka menghormati leluhur dan menjaga kelestarian budaya warisan leluhur. Keseluruhan penelitian tersebut dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan analisis semiotika serta menggunakan teori ikon, indeks, simbol dalam konsep alex sanders Pierce. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara kepada beberapa informan. Hasil yang diperoleh bahwa pakaian adat ketua adat kampung putih yang menjadi salah satu ikon pada saat Upacara Kawin Cai menggambarkan kesucian bahwa seorang punduh adalah orang yang memiliki hati yang bersih, jauh dari Keburukan dan pesan moral yang terkandung dalam Upacara Kawin Cai untuk selalu mengingat dan tidak melupakan sejarah nenek moyang, selalu menjaga kelestarian lingkungan, menjaga kelestarian budaya, tidak menjadi masyarakat yang rakus, bekerja sama dengan sesama manusia yang baik, dan harus selalu hidup bermasyarakat. hidup sederhana

    STRATEGI PROGRAMMING ACQUISITION DALAM KELANCARAN OPERASIONAL PENYIARAN PROGRAM TELEVISI

    No full text
    Media televisi sejauh ini merupakan media massa yang menjadi sarana pemenuhan waktu luang. dan telah menjadi alat pemasaran yang efektif. Makin banyak audience, makin tinggi rate (harga) slot iklan, makin tinggi pendapatan, dan makin tinggi keuntungannya. Singkatnya, tidak ada penonton, tidak ada iklan, tidak ada keuntungan, tidak ada penyiaran. Programming Acquisition adalah bagian yang bertugas merencanakan, memilih, dan menyusun acara. Membuat rencana siaran, berarti membuat konsep acara yang akan disuguhkan kepada audien. Jika suatu program bisa menarik audiens dan program itu memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan pemasang iklan untuk mempromosikan produknya, maka media penyiaran bersangkutan mendapatkan pemasang iklan dan mendapatkan pemasukan. Dengan demikian, pendapatan dan prospeksuatu media penyiaran sangat ditentukan oleh bagian program Management dimana fungsi utama programming dirumuskan sebagai bagian memproduksi dan membeli atau akuisisi program yang dapat menarik audien yang dituju; menyusun jadwal penayangan program atau skedulling program untuk menarik audien yang diinginkan; memproduksi layanan publik dan promosi serta produksi iklan lokal; produksi dan akuisisi program-program lainnya untuk memuaskan ketertarikan publik; dan menciptakan keuntungan bagi pemilik media penyiaran. Untuk itu dalam merencanakan program acara televisi selalu memperhatikan etika media massa yang merupakan etika penyiaran.Kata Kunci: Strategi, Programming, Acquisition, Televisi

    Model Komunikasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru dalam Meningkatkan Pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Kota Pekanbaru

    No full text
    Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) merupakan merupakan kelompok kegiatan pendukung proram KB yang anggotanya terdiri dari keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga sejahtera I, dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga melalui kegiatan wirausaha dibawah binaan DISDALDUK-KB Kota Pekanbaru di tingkat Kabupaten/Kota. Dalam kegiatannya meningkatkan pemberdayaan UPPKA di Kota Pekanbaru, DISDALDUK-KB Kota Pekanbaru tentu pernah mengalami gangguan atau misskomunikasi dengan kelompok UPPKA di Kota Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk model komunikasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DISDALDUK-KB) Pekanbaru dalam Meningkatkan Pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif dari yang diteliti.. Tekhnik penulisan datanya dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk model komunikasi DISDALDUK-KB Kota Pekanbaru dalam meningkatkan pemberdayaan UPPKA di Kota Pekanbaru adalah gabungan dari unsur komunikasi DeVito dengan model komunikasi David Corten. dimana DISDALDUK-KB Kota Pekanbaru, dan Kelompok UPPKA saling berinteraksi dalam proses pemberdayaan kelompok UPPKA. Output dari program UPPKA berasal dari kebutuhan dan permintaan kelompok UPPKA. DISDALDUK-KB Kota Pekanbaru memiliki tupoksi dari program UPPKA yang beriringan dengan kompetensi dan etika untuk memenuhi tanggung jawab memfasilitasi kelompok UPPKA. Model komunikasi ini diharapkan dapat mewujudkan tujuannya meningkatkan pemberdayaan UPPKA di Kota Pekanbaru

    0

    full texts

    2,652

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇