Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS SURAT UNTUK SMP DARI SURAT SURAT DI LINGKUNGAN SISWA
Penelitian bertujuan untuk mengatasi keterbatasan bahan ajar teks surat dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013. Banyak teks surat pribadi dan surat dari instansi di daerah tempat tinggal siswa yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan bahan ajar teks surat tersebut. Untuk mencapai tujuan ini digunakan metode penelitian Research and Development dengan tahap penelitian Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (model ADDIE). Dari penelitian ini dihasilkan bahan ajar yang memenuhi kriteria sebagai bahan ajar yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Dari pengukuran validasi bahan ajar oleh ahli berdasarkan penilaian terhadap komponen isi/materi, penyajian, bahasa, dan grafika diketahui tingkat kelayakan buku ajar termasuk ke dalam kategori Sangat Layak. Demikian pula penilaian dari guru bidang studi terhadap komponen tersebut termasuk ke dalam kategori Sangat Layak. Berdasarkan implementasi penggunaan bahan ajar tersebut diketahui sangat efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Keefektifan tersebut dapat ditunjukkan dari hasil pengukuran pada kelas eksperimen yang lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa bahan ajar Teks Surat yang dikembangkan berdasarkan teks surat pribadi dan teks surat dinas asal instansi di Kabupaten Brebes sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kepada siswa SMP di Kabupaten Brebes Jawa Tengah
MAKNA KESENIAN BOKOBA PADA MASYARAKAT ROKAN HULU PROVINSI RIAU (Studi Etnografi Komunikasi Bokoba di Pasir Pangaraian Kec. Rambah Kab Rokan Hulu)
Bokoba merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang disampaikan dengan gaya diceritakan, dinyayikan, dan diiringi alat musik serta menggunakan bahasa Melayu. Bokoba dituturkan, didengarkan, dan dihayati secara bersama-sama pada peristiwa tertentu berkaitan dengan upacara perkawinan, upacara menanam dan menuai padi, kelahiran bayi, dan tujuan magis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi etnografi komunikasi dimana dalam penyajiannya terdiri dari tiga konsep yaitu situasi komunikasi, peristiwa komunikasi dan tindak komunikasi. Informan penelitian berjumlah 7 (tujuh) orang dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan makna : (1) situasi komunikasi yaitu situasi komunikasi yang terjadi pada pertunjukan Bokoba di zaman dahulu berbeda dengan zaman sekarang, hal ini di lihat setting and scene. (2) peristiwa komunikasi pada pertunjukan Bokoba yang memiliki perbedaan dengan pertunjukan di zaman dahulu dilihat dari kompenen-kompenen peristiwa komunikasi yang dikemukakan oleh Hymes yang di sebut SPEAKING. (3) tindak komunikasi, di konsep ini ditemukan bahwa tukang Koba mahir berbasa-basi atau melantunkan Koba sehingga maksud dan tujuan yang disampaikan di mengerti oleh audiens atau penonton. Beberapa nilai-nilai yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini adalah seperti nilai Budaya, nilai pendidkan religious, nilai ketangguhan dan nilai kepedulian
ANALISIS EKONOMI POLITIK IKLAN KINERJA PEMERINTAHAN JOKOWI 2 MUSIM, 65 BENDUNGAN
Iklan Kementerian Komunikasi dan Informatika berjudul "2 Musim, 65 Bendungan" adalah iklan kontroversial pada tahun 2018 yang menampilkan keberhasilan pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla, setahun sebelum Pemilihan Presiden berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya iklan politik dalam iklan kinerja pemerintahan Jokowi "2 Musim, 65 Bendungan menggunakan analisis ekonomi politik media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif ekonomi politik media. Metode analisis data yang akan digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif, dengan mengolah data yang diperoleh sedemikian rupa, menganalisa dan menginterpretasikan sehingga diperoleh jawaban yang tepat dari permasalahan yang dipaparkan. Hasil penelitian menunjukkan pesan yang muncul dalam iklan "2 Musim, 65 Bendungan dapat dimaknai sebagai iklan politik karena berisi pesan-pesan politik terselubung. Konten video yang menampilkan keberhasilan pembangunan sejumlah bendungan tersebut memiliki nilai jual tinggi bagi pemerintah saat itu (penguasa). Apalagi jika dikaitkan dengan rencana Jokowi mencalonkan diri sebagai kandidat dalam Pilpres 2019. Iklan "2 Musim, 65 Bendungan menjadi perantara yang tepat untuk mencapai tujuan utama dari pemerintah sebagai pembuat iklan dalam upaya membangun citra, popularitas dan mungkin saja untuk menjaga kekuasaan Jokowi. Apalagi dalam iklan tersebut, jelas-jelas pihak pemerintah hanya diwakili oleh sosok Jokowi. Tidak nampak sosok Jusuf Kalla sebagai wakil presiden atau sosok menteri-menteri kabinet pemerintahan Jokowi yang terkait dengen proyek pembangunan bendungan tersebut.Kata Kunci: Iklan Politik, Bioskop, Jokowi, Ekonomi, Medi
VISUALISASI GREEN CAMPUS UNIVERSITAS KUNINGAN DALAM PANORAMA FOTOGRAFI PANOSPHERE
Penelitian sekaligus penciptaan yang dibuat adalah Visualisasi Green Campus Universitas Kuningan dalam Fotografi Panosphere. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu menciptakan visualisasi Green Campus panorama yang menarik dengan gaya panosphere dan mengenalkan gaya fotografi panosphere pada masyarakat umum dan seluruh mahasiswa Universitas Kuningan pencinta seni fotografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pada penciptaan karya fotografi, penulis melakukan observasi dengan menyusun bahasan penelitian. Pengumpulan dilakukan dengan berbagai metode seperti: eskplorasi, observasi, pemilihan objek, dan studi pustaka. Sebelum proses eksekusi karya, perlu memilih objek kampus menjadi pertimbangan penting dalam fotografi panosphere. Karena Universitas Kuningan memiliki point dalam visual keindahan untuk dijadikan objek dalam panosphere sehingga menampilkan pemandangan kampus yang berbeda. Objek dalam penelitian ini adalah Universitas Kuningan. Hasil dari penelitian tersebut berupa karya fotografi yang menjadi proses pengetahuan tentang proses kreatif membuat sebuah karya fotografi seni. Pembentukan karya foto yang sudah diseleksi atau dipilih selanjutnya melakukan teknik stitching dengan menggunakan Adobe Photoshop. Pengolahan yang dilakukanya itu merangkai semua foto yang sudah di bidik menajdi satu bentuk bulatan dengan satu kesatuan, pengolahan selanjutnya sebatas mengolah perubahan level, brigthnes, cropping dan selective color. Selain matang secara konsep, dapat memiliki pengalaman seni tentang fotografi. Ketertarikannya dengan pilihan objek visualisasi Green Campus yaitu menjadi sebuah tantangan tersendiri bagaimana visualisasi tersebut bisa menampilkan suasana yang sesuai dengan tema tersebut.Kata Kunci: Visualisasi, Green Campus, Panorama, Fotografi Panospher
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN SWOT
Penelitian ini berupa studi deskriptif, yaitu menjelaskan karakteristik masalah yang bermanfaat untuk pemecahan masalah dengan cara menganalisis faktor-faktor strategis (SWOT) dengan pendekatan penelitian ini adalah mix method, yakni menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif sehingga bisa menentukan alternatif strategi pada PT. XYZ Tangerang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analisis IFAS (Internal Strategic Factors Summary) dan EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary), Analisis SWOT dan diagram SWOT. Perhitungan matrik EFAS sebesar 3,3 dan matrik IFAS sebesar 3,13 yang kemudian digambarkan dalam analisis SWOT, maka dapat diketahui posisi PT. XYZ. Tangerang berada pada kuadran III. Faktor internal yang menjadi kekuatan yaitu Brand Image sepeda motor Honda yang dikenal luas, Produk berkualitas dan berstandar Internasional, Kuatnya layanan after sales (suku cadang) dan service, Tempat penjualan strategis, Memiliki website perusahaan, Tipe sepeda motor yang dipasarkan beragam, yang menjadi kelemahan yaitu SDM yang kurang kompeten, Tingginya turn over sales, ketersediaan unit yang masih terbatas, Team work yang kurang kuat, Kurang melakukan kegiatan promosi yang menarik, SDM belum menguasai produk knowledge. Faktor eksternal yang menjadi peluang yaitu Segmen pasar yang besar, kebutuhan akan sepeda motor setiap tahun selalu meningkat, Trend masyarakat yang masih konsumtif, Banyaknya lembaga pembiayaan (leasing), kemudahan pembelian mempengaruri minat beli, Gencarnya promosi dan inovasi pesaing, posisi kompetitif dalam pasar sangat tinggi, Situasi perekonomian yang masih belum stabil. Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT, maka alternatif strategi yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut: Mengadakan traning untuk SDM baru dan lama, Meningkatkan kesejahteraan karyawan
ANALYSIS OF THE CARRYING CAPACITY OF URBAN DRAINAGE DIMENSIONS
The rain that fell in the city of Cirebon, especially the drainage on Jalan Pemuda, could not accommodate and drain the water so that it could create puddles on the roads and surrounding areas. Hourly rain intensity, planned flow rate and channel cross-sectional dimensions are the first steps for flood prevention. Hydrological analysis is used to calculate the discharge capacity of the drainage plan. The results were then analyzed the dimensions of the channel, the drainage ability to accommodate the falling rainwater where Qs is bigger than Qp. the channel discharge has not been able to accommodate the Q plan in the channel so that there will be a runoff of 17.759%. So to anticipate runoff, it is necessary to have a channel improvement plan of 33.477%. In addition to channel improvement solutions, arrange and define the boundaries of water storage areas by measuring and mapping boundaries and issuing regulations that prohibit or limit the construction of buildings that can reduce the ability of areas to store and absorb rainwater by referring to the basic building coefficient (KDB) permitted as stated in the RT/RW
Hubungan Kemampuan Mindfulness terhadap Kecemasan pada Lansia Selama Pandemi COVID-19
Latar Belakang: Data dari Badan Organisasi Dunia (WHO) menunjukkan 95% virus corona mengakibatkan kematian pada penduduk dengan usia 60 tahun ke atas. Lansia perlu mendapatkan proteksi dari kemungkinan terpapar COVID-19. Pengelolaan kesehatan mental menjadi isu yang sangat penting pada masa pandemi ini. Strategi koping agar terlepas dari kecemasan atau panik berlebihan dibutuhkan oleh setiap individu, khususnya lansia. Salah satu cara yakni dengan mengembangkan kehidupan yang berkesadaran atau biasa disebut mindfulness. Stres dan kecemasan biasanya berawal dari pikiran-pikiran ruminasi yang otomatis muncul ketika menghadapi suatu situasi. Mindfulness menjadi suatu cara untuk mengelola pikiran tersebut sehingga kecemasan ikut terkendali. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kemampuan mindfulness terhadap kecemasan pada lansia selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Sebanyak 300 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi diikutsertakan dalam penelitian. Uji statistik menggunakan chi-square untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil: Kemampuan mindfulness sebagai prediktor kecemasan, didapat kontribusi kemampuan mindfulness dalam mempengaruhi kecemasan sebanyak 83.4% dengan nilai p value 0.00 (p<0.05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kemampuan mindfulness terhadap kecemasan pada lansia selama pandemic COVID-19. Semakin tinggi kemampuan mindfulness maka semakin rendah kecemasan mengenai Covid-19 dan kemampuan mindfulness dapat memprediksi kecemasan secara signifikan.Kata Kunci: Mindfulness, kecemasan, ruminasi, pandemi COVID-19. ABSTRACTBackground: Data from the World Organization (WHO) shows 95% of the corona virus causes death in people aged 60 years and over. Elderly people need to get protection from the possibility of being exposed to COVID-19. Mental health management is a very important issue during this pandemic. Coping strategies to get rid of anxiety or excessive panic are needed by each individual, especially the elderly. One way is to develop a conscious life or what is commonly called mindfulness. Stress and anxiety usually start from rumination thoughts that automatically arise when faced with a situation. Mindfulness is a way to manage these thoughts so that anxiety is controlled. Purpose: This study aims to analyze the relationship between mindfulness and anxiety in the elderly during the COVID-19 pandemic. Method: This research is an analytical study using a cross sectional design. A total of 300 respondents who fit the inclusion criteria were included in the study. The statistical test used the chi-square test to analyze the relationship between variables. Result: Mindfulness ability as a predictor of anxiety, obtained the contribution of mindfulness ability in influencing anxiety as much as 83.4% with a p value of 0.00 (p <0.05). Conclusion: There is a relationship between mindfulness skills and anxiety in the elderly during the COVID-19 pandemic. The higher the mindfulness ability, the lower the anxiety about Covid-19 and the mindfulness ability can significantly predict anxiety.Keywords: Mindfulness, anxiety, rumination, the COVID-19 pandemi
KEBIJAKAN PUBLIK TERHADAP PENGGUNA NARKOBA YANG DIHUKUM PASAL 127 AYAT (1) UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA
Kebijakan publik dapat diartikan sebagai hubungan antara pemerintah yang berwenang dengan masyarakat. Thomas R.Dye mengatakan kebijakan publik adalah suatu keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk masyarakat mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. kebijakan publik dalam bentuk hukum adalah adanya ketentuan peraturan perundang-undangan, salah satunya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kebijakan publik yang dilakukan pemerintah guna mencegah penyalahgunaan narkotika dilakukan secara preventif dan represif. Namun, upaya pemerintah dengan membuat kebijakan publik guna mencegah penyalahgunaan narkotika tidak cukup dilakukan secara preventif dan represif saja. Bagaimana kebijakan publik yang dapat digunakan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sebagaimana maksud Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Metode penelitian adalah penelitian yuridis normatif. Pembahasan: Kebijakan publik dalam bentuk hukum adalah berupa adanya peraturan perundang-undangan. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika merupakan pengaturan secara preventif dan represif, namun kebijakan hukum ini belum diikuti dengan pengaturan penyelamatan terhadap masyarakat yang diduga melanggar pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Narkotika. Seharusnya penyalahguna narkotika Pasal 127 Ayat 1 diselamatkan dan direhabilitasi
AKURASI KESAMAAN KELOMPOK DATA BERDASARKAN FCM DAN PCA-FCM PADA DATA GULA DARAH HASIL PEMINDAIAN NIRS TERHADAP DATA GULA DARAH HASIL GLUKOMETER
Diabetes merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi. Penderita diabetes biasanya menggunakan alat Glukometer untuk memeriksa kadar gula darah dengan cara mengambil sampel darah, tetati terdapat alternatif lain dalam pemeriksaan kadar gula darah tanpa menggunakan jarum suntuik yaitu merupakan alat NIRS (Near Infrared Spectroscopy). Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data menggunakan alat NIRS dengan pemindaian pada darah dan jari terhadap 3 orang relawan dan menghasilkan output Data Gula Darah NIRS berupa data spektrum. Data Gula Darah NIRS dikelompokan berdasarkan kesamaan karakteristik di antara objek-objek tersebut dengan Metode Fuzzy C-Means (FCM). Disisi lain Data Gula Darah NIRS dianalisis menggunakan PCA untuk mereduksi variabel sehingga diperoleh data dari variable-variabel yang signifikan saja, selanjutnya pada hasil PCA dilakukan Clustering dengan FCM. Berdasarkan kelompok-kelompok yang terbentuk pada masing-masing analisis menggunakan FCM dan PCA-FCM, dicari akurasi kesamaan data dari cluster Data Gula Darah hasil pemindaian NIRS terhadap data hasil Glukometer dengan cara membandingkan anggota-anggota cluster. Setelah dilakukan pengelompokan pada semua data diperoleh tingkat akurasi 50%. Hal ini menunjukkan bahwa Data Gula Darah hasil pemindaian NIRS memiliki akurasi kesamaan yang cukup tinggi terhadap data hasil Glukometer
CODE SWITCHING USED BY EMILY AS SEEN IN THE EMILY IN PARIS
Nowadays, being bilinguals when communicating with others is something familiar. Many factors can influence people to be bilinguals at the same time. By being bilinguals, people are urged to do code-switching. This study aims to answer the questions of what types of code-switching are used by the main character of Emily in Paris series and the functions of code-switching that are found in the Emily in Paris series. This study used a qualitative method and the data were collected from the script of episode 1 till episode 10 of Emily in Paris series. The results of the research showed that there were 3 types of code-switching that are used by Emily in Emily in Paris, such as inter-sentential switching, intra-sentential switching, and tag switching. Furthermore, the functions of code-switching that are usually used by Emily were 6, namely reiteration, quotation, addressee specification, interjection, message qualification, and personalization versus objectification