Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
    2652 research outputs found

    Analisis Penggunaan Variasi Register Berdasarkan Model Interaksi Speaking Dalam Media Sosial Youtube

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan Variasi Bahasa Register, (2) Mendeskripsikan Aspek Model Fungsional SPEAKING, (3) Mendeskripsikan Media Sosial Beserta Pengaruhnnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik, adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah Media Sosial Youtube. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kata, frasa, klausa atau kalimat dalam video Youtube. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Setelah data terkumpul dilakukan proses klasifikasi data kemudian dilakukan analisis. Proses analisis dilakukan secara bersamaan, seluruh korpus dikelompokkan menurut persamaan model fungsional dan variasi bahasa dalam media sosial Youtube. Dengan demikian, hasil penelitian diketahui variasi bahasa register berdasarkan (1) Setting atau tempat dan scene atau suasana, (2) Participants atau peserta tutur, (3) End atau tujuan tutur, (4) Act sequences atau pokok tuturan, (5) Key atau nada tutur, (6) Instrumental ities atau sarana tutur, (7) Norms atau norma tutur, dan (8) Genre atau jenis tuturan dalam media sosial Youtube.Kata Kunci: sosiolinguistik, variasi register, model fungsional SPEAKIN

    Kajian Dan Praktik Ekranisasi Cerpen Perempuan di Rumah Panggung ke Film Pendek Angkon

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini mengkaji proses pembelajaran ekranisasi dari cerpen Perempuan di Rumah Panggung ke film pendek Angkon. Proses tersebut meliputi proses penafsiran terhadap cerpen dan proses produksi film pendek. Metode yang digunakan adalah kulitatif deskriptif. Sementara untuk analisis ekranisasi menggunakan teori ekranisasi, transformasi, dan alih wahana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pengurangan, penambahan, dan perubahan variasi yang terjadi dari cerpen ke film. Perubahan terjadi pada unsur intrinsik dan ekstrinsik. Perubahan tersebut diakibatkan oleh penafsiran sineas dan demi kepentingan film yang diproduksi. Hasil lain menunjukkan bahwa proses produksi film pendek membutuhkan kerja kolektif dan kolaboratif serta membutuhkan kompetensi khusus di bidang sinematografiKata kunci: Pembelajaran, Ekranisasi, Cerpen, Film Pendek, Transformasi, Pengurangan, Penambahan, Perubahan Varias

    Penggunaan Media Film Dokumenter dalam Pembelajaran Menulis Puisi

    No full text
    Abstrak. Menulis merupakan kegiatan yang tidak hanya menjadikan seseorang semakin cerdas, tetapi juga akan mencerdaskan orang lain. Walaupun demikian, kegiatan menulis belum banyak dilakukan oleh siswa. Hasil observasi awal di beberapa SMP Cirebon Timur, diperoleh data bahwa siswa memiliki kemampuan yang rendah dalam menulis, khususnya menulis puisi. Mereka kesulitan menuangkan imajinasinya dan kesulitan memilih kata-kata pada saat menulis puisi. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan cara yang lebih menarik dalam pembelajaran menulis puisi, salah satu solusinya yaitu menggunakan media film dokumenter. Penggunaan Media film dokumenter dalam pembelajaran puisi tersebut penuis jadikan sebagai bahan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen (quasi), dengan nonequivalent control group design. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes dan nontes (observasi). Setelah melakukan penelitian hasil yang diperoleh yakni, hasil tes siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter memeroleh skor rata-rata 78,17 sedangkan kelas kontrol yang menggunakan media gambar memeroleh skor rata-rata 67,97. Hasil perhitungan uji t juga membuktikan bahwa thitung > ttabel atau 2,50 > 1,99 pada taraf signifikan 5%. Hal ini, berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media film dokumenter dalam pembelajaran menuis puisi efektif. Selain itu, hasil observasi juga menunjukkan bahwa penggunaan media film dokumenter dapat meningkatkan aktivitas siswa dan guru.Kata Kunci: film dokumenter, menulis puisi, pembelajara

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA

    No full text
    Perkembangan teknologi memudahkan interaksi antar warga negara didunia untuk melakukan kegiatan bisnis maupun untuk melakukan hubungan-hubungan pribadi yang menyangkut perasaan para pelakunya. Hubungan-hubungan pribadi ini tidak jarang akan berakhir sampai ke tingkat yang lebih serius yaitu perkawinan. Perkawinan yang terjadi antara warga negara Indonesia dengan warga negara lain dalam sistem hukum di Indonesia disebut perkawinan campuran. Tulisan ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada perkawinan campuran khususnya mengenai akibat perkawinan campuran tersebut. Akibat dari perkawinan campuran menyebabkan kedudukan suami atau istri yang warga negara Indonesia menjadi kehilangan salah satu hak perdatanya karena adanya unsur asing dari pasangannya. Perkawinan campuran berbeda dengan perkawinan di luar Indonesia. Pada perkawinan campuran, pasangan yang akan kawin tersebut berbeda kewarganegaraannya sehigga ada kemungkinan terdapat lebih dari satu sistem hukum yang berlaku dalam perkawinan tersebut setelah perkawinannya dilangsungkan sedangkan pada perkawinan di luar Indonesia, pasangannya yang melangsungkan perkawinan adakalanya sama-sama merupakan warga negara Indonesia tetapi bisa pula berbeda kewarganegaraannya. Pengaturan mengenai kedua macam perkawinan inipun berbeda. Metode penulisan yang digunakan adalah metode pendekatan Juridis Normatif, yang mana terdapat ketentuan khusus dibuat untuk melindungi pasangan warga negara Indonesia yang kawin dengan warga negara asing. Pengaturan perkawinan campuran mempunyai dampak yang berbeda dengan perkawinan suami istri yang sama-sama warga negara Indonesia. Hal ini dikarenakan akibat dari suatu perkawinan berpengaruh pada 3 hal, yaitu pada pasangan suami istri yang bersangkutan, keturunan yang dilahirkan dan terakhir pada harta perkawinan pasangan tersebut. Pada perkawinan campuran, suami atau istri yang berbeda kewarganegaraannya tidak diwajibkan untuk menggantikan kewarganegaraannya agar sama dengan pasangannya, sehingga anak yang lahir memiliki 2 kewarganegaraan karena mengikuti kewarganegaraan ayah dan ibunya yang berbeda. Selanjutnya menyangkut harta perkawinan dalam Perkawinan campuran, pengaturannya menggunakan pengaturan harta yang pemiliknya adalah warga negara asing. Agar permsalahan dapat diselesaikan maka dibutuhkan pengaturan tentang perjanjian kawin yang lebih detail

    ANALISIS PERANAN LIAISON OFFICER DALAM PELAYANAN DAN PENGAWASAN SECARA MANDIRI PADA KAWASAN BERIKAT MANDIRI

    No full text
    Kawasan Berikat Mandiri memiliki keunggulan dalam bentuk pelayanan mandiri atas pemasukan dan pengeluaran barang dengan menunjuk satu orang pegawainya sebagai Liaison Officer (LO) untuk menggantikan sebagian tugas pelayanan dan pengawasan yang semula dilakukan oleh Hanggar Pabean dan Cukai, namun LO yang ditunjuk perusahaantidak memiliki Sertifikasi Ahli Kepabeanan atau minimal pernah mengikuti diklat Ahli Kepabeanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji peranan LO, serta kendala yang dihadapi LO dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LO berperan sebagai penghubung antara Perusahaan KBM dan DJBC, serta bertanggungjawab secara langsung atas nama perusahaan terhadap proses pemasukan dan pengeluaran barang. Kendala yang dihadapi LO, yaitu sering melakukan kesalahan disebabkan tidak memperoleh pendidikan dan pelatihan ahli kepabeanan. Dibutuhkan bimbingan, pendidikan, dan latihan; membuat pedoman; dan mengeluarkan peraturan yang secara khusus mengatur tentang tugas, wewenang, kewajiban, dan sanksi terhadap LO

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH

    No full text
    AbstractThe learning paradigm in Indonesia continues to experience shifts to improve the quality and relevance of education. To realize the learning paradigm that currently applies, the government as a central institution seeks to perfect the curriculum. The current education curriculum in Indonesia is the 2013 curriculum. Learning in the 2013 curriculum uses a scientific approach to improve student activity and interactivity. Interactive multimedia based on Computer Assisted Instruction (CAI) one of the learning media that can increase the activeness and interactivity of students, so that learning becomes more effective and efficient. The drill and practice format on CAI is suitable for subjects that require an understanding of concepts and mastery of skills such as SyariahBanking Accounting. The purpose of this research is to analyze the development process, the feasibility, and the responses of students to interactive multimedia based on the Computer Assister Instruction (CAI) in SyariahBanking Accounting. This type of research is a research and development with the ADDIE development model of Reiser and Mollenda which consists of five stages including analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results showed the average percentage obtained from the validation of material experts by 86,56% with the criteria very feasible, evaluation experts by 87,22% with the criteria very feasible, media experts by 93,52% with the criteria very feasible, and the response of students by 97,21% with the criteria very good. The overall results ofthe validation of the experts and the response of students obtained an average percentage of 91,13% so it can be concluded that the interactive multimedia that was developed is very feasible to use in learning and get a very good response from students.Keywords: interactive multimedia, Computer Assisted Instruction (CAI), SyariahBanking Accountin

    PENGARUH MODEL LEARNING START WITH A QUESTIONS (LSQ) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMK NEGERI 22 JAKARTA

    No full text
    Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk melihat terdapat atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Learning Start With A Question terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa di SMK Negeri 22 Jakarta. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian eskperimen jenis Quasi Experimental dengan tipe The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas X SMK Negeri 22 Jakarta pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Sampel yang diteliti sebanyak 71 siswa dari kelas X BDP 1 dan X BDP 2. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan instrument kemampuan pemahaman matematis. Instrument terlebih dahulu diuji coba di SMK Negeri 51 Jakarta untuk 30 siswa. Uji prasyarat analisis yang dilakukan diantaranya uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji nomralitas diperoleh data yang berdistribusi normal dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selanjutnya dilakukan uji homogenitas pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga diperoleh hasil data yang homogeny dari kedua kelas tersebut. Uji hipotesis menggunakan uji-t dan menghasilkan = 3,442 yang mengakibatkan H0 ditolak pada taraf signifikan 0,005 dengan Effect Size sebesar 0,224 yang tergolong rendah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Learning Start With a Question terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa dengan kriteria rendah.KATA KUNCI : Model Learning Start With a Question, Kemampuan Pemahaman Matemati

    PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0

    No full text
    AbstrakDalam makalah ini dikaji kemampuan atau keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi era society 5.0 dan cara mengembangkan kemampuan/keterampilan tersebut. Dari hasil kajian literatur diperoleh bahwa keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi era society 5.0 ialah keterampilan abad 21. Keterampilan tersebut meliputi kemampuan berpikir kritis, berkreasi, dan berinovasi, berkomunikasi dan berkolaborasi, menerapkan teknologi, menggunakan media dan informasi serta keterampilan hidup dan berkarir. Keterampilan abad 21 dapat dikembangkan melalui pembelajaran matematika. Pembelajaran yang digunakan harus berpusat pada siswa, pembelajaran kolaboratif, dikaitkan dengan konteks yang relevan dengan kehidupan siswa, dan melibatkan siswa dalam lingkungan sosialnya. Selanjutnya untuk mengembangkan karakter sebagai keterampilan hidup dan berkarir dapat dilakukan baik secara langsung terintegrasi dalam pembelajaran maupun secara tidak langsung dimana guru sebagai model atau menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari.AbstractIn this paper, we examined the skills needed to face the society 5.0 era and how to develop these skills. From the results of literature studies obtained that the skills needed to face the era of society 5.0 is the skills of the 21st-century. These skills include critical thinking, creating, and innovating, communicating and collaborating, applying technology, using media and information as well as life and career skills. 21st-century skills can be developed through mathematics learning. The learning used should be student-centered, collaborative learning, associated with context relevant to student life, and involve students in their social environment. Furthermore, to develop the character as a life and career skills can be done either directly integrated into learning or indirectly where the teacher as a model or apply it in daily activities

    REPOSISI KEBIJAKAN PEMULIHAN LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP PENAMBANGAN ILEGAL GALIAN C

    No full text
    Pembangunan memiliki banyak ekses dalam kehidupan diantaranya mengandung risiko degradasi kualitas lingkungan hidup. Dibutuhkan kebijakan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dengan kelestarian lingkungan hidup. Kegiatan penambangan Galian C yang telah berlangsung lama telah menegasikan kelestarian lingkungan hidup, peran kebijakan Pemerintah Daerah melalui green policy menjadi alternatif yang dibutuhkan untuk mengatasi problem tersebut. Riset ini menggunakan pendekatan doktrinal dalam upaya memahami serta mengkaji ketentuan hukum Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sebagai pijakan dasar untuk menempatan kembali kebijakan yang telah ada pada posisi keberpihakan terhadap upaya perlindungan serta pelestarian lingkungan. Degradasi lingkungan akibat kegiatan penambangan yang dilakukan secara terus-menerus tanpa henti, membutuhkan upaya-upaya pemulihan lingkungan hidup ntuk mengembalikan fungsi lahan dalam perspektif sustainable development. Reposisi kebijakan menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan Pemerintah Daerah dengan memanfaatkan kembali lahan bekas Galian C untuk mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan, misalnya untuk destinasi wisata. Tatanan norma hukum telah memberikan alternatif peluang pengembangan kawasan tersebut melalui ketentuan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Konstruksi kebijakan harus dikembalikan kepada formulasi ketaatan pada asas pemulihan lingkungan melalui kegiatan pascatambang lahan bekas Galian C, berbasis penguatan pemulihan nilai- nilai ekonomi kerakyatan masyarakat kawasan

    TINJAUAN YURIDIS SANKSI TERHADAP PELANGGARAN PEMASANGAN SALURAN AIR MINUM PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN KUNINGAN (Studi pada Kantor PDAM Kabupaten Kuningan)

    No full text
    Pelanggaran pemasangan kembali saluran air minum yang telah diputus karena menunggak pembayan rekening PDAM akibat tidak mempunyai dana untuk membayarnya maka konsumen melakukan Pelanggaran pemasangan air minum di Kabupaten Kuningan karena sebagian besar Penduduk Kabupaten Kuningan memakai air dari PDAM tetapi tingkat penghasilannya rendah, maka dari itu sering ditemukan konsumen melakukan pelanggaran pemasangan kembali saluran air minumnya yang telah dicabut karena konsumen tersebut awalnya menunggak pembayaran rekening air minum PDAM. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana Pelanggaran yang dilakukan oleh konsumen Perusahaan Daerah Air Minum PDAM di Kabupaten Kuningan, dan bagaimana penerapan sanksi yang diberikan kepada konsumen yang melakukan pelanggaran pemasangan air minum PDAM di Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan didalam penelitian ini ialah metode pendekatan, yuridis sosiologis, yaitu penulisan yang mengkaji suatu permasalahan dengan berdasarkan keilmuan hukum ataupun studi kepustakaan yang kemudian dihubungkan dengan memperhatikan peraturan daerah yang berlaku. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa untuk efek jera konsumen yang menunggak pembayaran dan melakukan Pelanggaran pemasangan saluran air minum akan dikenakan sanksi 50% dari tunggakan yang belum konsumen bayarkan kepada PDAM dan ditambah biaya pemasangan meter air (Berdasarkan SK Direksi PDAM Kabupaten Kuningan nomor: 870/ SK-25-PDAM/201tentang Sanksi Terhadap Pemasangan Saluran Air Minum secara Illegal), selain hal tersebutfaktor yang menyebabkan konsumen melakukan pelanggaran pemasangan air PDAM Kabupaten Kuningan ialah faktor ekonomi dan lingkungan. Pelaku tidak bisa membayar setiap bulannya kepada Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kabupaten Kuningan tetapi si pelaku masih membutuhkan air dan lingkungan yang mendorong pelanggaran tersebut. Oleh karena itu pelaku berani melakukan pelanggaran tersebut agar bisa mendapatkan air bersih dan pelaku dikenakan sanksi denda yang tercantum didalam Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Pelayanan Air Minum Kabupaten Kuningan

    0

    full texts

    2,652

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇