Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
    2652 research outputs found

    DISPARITAS SANKSI PIDANA DALAM PERKARA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK DI PENGADILAN NEGERI SOA-SIO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menentukan sanksi pidana yang menyebabkan disparitas terhadap perkara persetubuhan anak. Pengertian Disparitas yang dimaksud Penulis yakni Disparitas secara etimologi yaitu berbeda sedangkan Disparitas Pemidanaan (Disparity of sentencing) menurut terminologi adalah penjatuhan pindana yang tidak sama atau tidak seimbang oleh hakim. Tipe penelitian ini adalah normative-legal research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat hal yang terkait dengan perbedaan ketiga putusan ini yaitu Jumlah perbuatan Persetubuhan yang dilakukan oleh pelaku terhadap Korban, Umur Korban pada saat terjadi Tindak pidana Persetubuhan Anak dibawah Umur, Pasal yang diterapkan dan Akibat yang ditimbulkan saat terjadi tindak pidana persetubuhan Anak dibawah umur. Dari keempat faktor tersebut sudah kelihatan terdapat perbedaan yang menjadi bahan pertimbangan hakim sebelum menjatuhkan putusan. Terdapat beberapa pertimbangan yang menimbulkan Disparitas pada Putusan nomor: 37/PID.SUS/2018/PN.Sos, nomor: 46/PID.SUS/2018/PN.Sos dan nomor: 47/PID.SUS/2018/PN.Sos yakni (1) adanya pernyataan memaafkan dari pihak korban, (2) perbuatan pengulangan dimana sedikit banyaknya jumlah pengulangan tidak pidana tersebut, dan (3) pelaku adalah orang penduduk asli dari wilayah hukum pengadilan Negeri tersebut

    PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN GAWAI DALAM PRAKTIKUM BIOKIMIA KEDOKTERAN

    No full text
    AbstrakGawai atau smartphone merupakan perangkat yang menunjang kehidupan moderen saat ini, penggunaan nya sangat luas terutama dikalangan yang melek teknologi. begitupula di dunia pendidikan , penggunaan gawai sebagai sarana pendidikan berkembang dengan sangat pesat. Penggunaan bisa dirasakan oleh mahasiswa sebagai user. Efektifitas penggunaan gawai ini belum dapat terukur karena minim nya penelitian mengenai persepi mahasiswa tentang penggunaan gawai sebagai alat bantu pembelajaran. Pentingnya melihat persepsi mahasiswa sebagai tolak ukur penerapan penggunaan gawai pada proses pembelajaran selanjutnya.Kata kunci: Gawai, Praktikum, Deskripti

    PEMANFAATAN QR CODE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN INFORMASI UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

    No full text
    Perkembangan teknologi komunikasi sangat berkembang pesat khususnya dalam kegiatan promosi dan informasi di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Kolaborasi antara bidang tekonologi dan komunikasi dapat di terapkan melalui suatu media salah satunya dengan memanfaatkan QR Code Informasi mengenai profil dan kegiatan kampus dapat disajikan melalui suatu media tersebut untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini adalah adanya perubahan dalam media promosi UGJ yaitu terbentuknya teknologi QR-Code sebagai alternatif memberikan informasi kepada masyarakat. Teknologi ini dapat memberikan informasi akurat dan sangat mudah dalam penggunaannya. Informasi yang akan diberikan cukup dicetak dalam bentuk gambar maupun di tampilkan di website lalu memfokuskan kamera smartphone hingga terkoneksi pada informasi yang dibutuhkan. Informasi cepat menyebar, dan tidak perlu menggunakan media cetakKata Kunci: QR Code, Promosi, Universitas Swadaya Gunung Jat

    GAYA KOMUNIKASI KYAI DALAM PROSES PEMBELAJARAN KITAB JALALAIN DI PONDOK PESANTREN

    No full text
    Komunikasi tidak dapat lepas dalam kehidupan manusia. Begitu pula dalam komunikasi pendidikan di pondok pesantren. Dalam melakukan komunikasi seorang komunikator perlu memiliki gaya komunikasi agar proses penyampaian informasi dapat diterima baik oleh komunikan. Pada penelitian ini, peneliti mengkaji tentang gaya komunikasi Kyai dalam proses pembelajaran di pondok pesantren Miftahul Hasanah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu dengan mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan kajian pustaka. Hasil penelitian menujukan bahwa gaya komunikasi yang dilakukan oleh Kyai dalam proses pembelajaran kitab Jalalain di pondok pesantren Miftahul Hasanah berladaskan pada gaya komunikasi perspektif islam yaitu mampu menyederhanakan pesan sehingga langsung pada garis besar tentang kitab Jalalain, memahami keadaan para santri, menyesuaikan pesan, gaya bicara, intonasi berbicara dengan jelas, menyampaikan pesan secara konkret sehingga, menggunakan perkataan yang lemah lembut sesuai dengan Qaulan sadida, Qaulan Baligha, Qaulan Marufa, Qaulan Karima, Qaulan Layyina dan Qaulan Masyura.Kata kunci : Gaya, Komunikasi, Kya

    STRATEGI CSR HUMAS PT. SIDO MUNCUL DALAM MENGOPTIMALKAN PROGRAM CSR (STUDI KASUS PETANI MITRA DI KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab program CSR petani mitra kecamatan Bergas Semarang tidak berjalan maksimal, dan mengetahui startegi CSR yang dilakukan oleh humas PT. Sido Muncul dalam menangani program petani mitra yang tidak berjalan maksimal. Melalui metode penelitian kualitatif, data penelitian di kumpulkan dengan cara wawancara dan observasi. Target sasaran dalam penelitian ini yaitu petani mitra di Kecamatan Bergas Semarang. Pada hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab program CSR petani mitra Kecamatan Bergas Semarang tidak berjalan karena sedikitnya sumberdaya petani mitra yang mengikuti program pembinaan. Sedikitnya petani mitra yang mengikuti program binaan disebabkan karena masyarakat Bergas Semarang lebih memilih bekerja menjadi pegawai pabrik ataupun menjadi guru dengan pendapatan yang lebih banyak. Dalam mengatasi hal tersebut, maka PT. Sido Muncul melakukan pemetaan sosial dan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui program yang cocok dan sesuai untuk masyarakat Kecamatan Bergas. Sehingga dengan melakukan pemetaan sosial dan studi kelayakan bisnis maka ditemukan program yang sesuai untuk Kecamatan Bergas Semarang, yaitu berupa CSR desa wisata.Kata-kata Kunci: Strategi CSR, Program CSR, Humas, PT. Sido Muncul, Petani Mitra, Metodologi Kualitatif

    PERAN PETUGAS PENGAMANAN DALAM UPAYA MEMINIMALISIR PENYELUDUPAN DAN PEREDARAN NARKOBA DI RUTAN KELAS II B SITUBONDO

    No full text
    Program Getting to Zero Halinar merupakan program upaya meniadakan ponsel, pungutan liar, dan narkoba pada Rumah Tahanan Negara (RUTAN) dan Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS), yang juga merupakan program wajib dengan keharusan untuk diterapkan di seluruh Rumah Tahanan Negara dan Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia. Hal ini berlaku terutama untuk permasalahan yang terjadi di UPT Pemasyarakatan pada saat ini dan menjadi fokus Pemasyarakatan yaitu terkait dengan pelanggaran HALINAR adalah peredaran Narkoba didalam UPT Pemasyarakatan. Tidak hanya sampai disitu saja, banyaknya pemberitaan terkait dengan percobaan menyelundupkan Narkoba di Rumah Tahanan Negara maupun Lembaga Pemasyarakatan yang dilakukan oleh pengunjung. Maka dari itu, sebagai petugas Pemasyarakatan utamanya petugas Pengamanan harus mampu dan wajib untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran HALINAR terlebih terkait dengan peredaran Naroba didalam Rutan dan Lapas. Kegiatan tersebut juga terjadi pada Rumah Tahanan Negara Kelas II B Situbondo yang memiliki petugas pengamanan berjumlah 28 orang dengan 1 orang Kepala KPR, 7 orang staf yang dibagi pagi dan siang serta 4 regu pengamana yang berjulah 5 orang dalam 1 regu pengamanan memiliki tanggung jawab dalam meminimalisir peredaran Narkoba. Selain itu, diharapkan petugas pengamanan tahu situasi dan kondisi WBP didalam blok tersebut mulai dari keadaan keamanan hingga keluhan yang dialami WBP terutama jika ada indikasi terjadinya peradaran Narkoba. Maka dari itu, peneliti ini ingin mengetahui peran petugas pengamanan Rumah Tahanan Negara Kelas II B Situbondo dalam upaya meminimalisir peredaran Narkoba di rutan yang bersangkutan

    KEBIJAKAN HUKUM SISTEM PERADILAN ANAK DALAM PENJATUHAN PIDANA ANAK SEBAGAI PELAKU PEMBUNUHAN

    No full text
    Anak merupakan generasi penerus dari keberadaan suatu bangsa. Pemerintah telah mengambil suatu kebijakan publik yang berupa ketentuan hukum untuk melindungi anak selaku generasi penerus bangsa melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang kemundian diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Kebijakan publik terhadap kesejahteraan anak ini menjadi tidak produktif ketika legislator kemudian membuat suatu kebijakan penjatuhan pidana terhadap anak sebagai pelaku pembunuhan berencana sebagaimana terdapat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Permasalahan bagaimana seharusnya kebijakan publik yang pro kesejahteraan anak terkait dengan penjatuhan pidana terhadap anak sebagai pelaku pembunuhan berencana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif. Kesimpulan kebijakan publik dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Anak belum menujukan kebijakan publik bagi kesejahteraan anak karena menghilangkan masa pendidikan

    TINJAUAN HUKUM ATAS BATAS MINIMAL USIA UNTUK MELAKUKAN PERKAWINAN MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS UU NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

    No full text
    Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan junto Undang-Undang RI Nomor 16 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1974 mengatur bahwa perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan mempunyai hubungan yang erat sekali dengan agama/kerohanian, sehingga perkawinan bukan saja mempunyai unsur lahir/jasmani, tetapi unsur bathin/rokhani juga mempunyai peranan yang penting. Salah satu akibat perkawinan yang dapat membentuk keluarga yang bahagia, adalah dengan hadirnya keturunan dalam perkawinan tersebut, yang pemeliharaan dan pendidikannya menjadi hak dan kewajiban orang tua. Agar diperoleh keturunan yang baik dan sehat maka calon suami dan istri yang akan melangsungkan perkawinan harus telah matang jiwa raganya sehingga dapat pula mewujudkan tujuan perkawinan karena tercipta keluarga yang harmonis dan tidak mudah berakhir dengan perceraian. Di samping itu, perkawinan mempunyai hubungan dengan masalah kependudukan. Ternyata bahwa batas umur yang lebih rendah bagi seorang wanita untuk kawin, mengakibatkan laju kelahiran yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan batas umur yang lebih tinggi. Berhubung dengan hal itu, maka diperlukan pengaturan batas usia minimal untuk kawin bagi pasangan calon suami isteri

    PENEGAKAN HUKUM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

    No full text
    Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, dan upaya penanggulangan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, disertai data empiris, yaitu penelitian hukum yang objek kajiannya meliputi ketentuan-ketentuan perundang-undangan serta penerapannya pada peristiwa hukum. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, semua data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab pelaku melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dapat dilihat dari 2 (dua) faktor yakni, pertama faktor intern yang meliputi: faktor pendidikan dan faktor individu, dan kedua faktor ekstern yang meliputi: faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor penegakan hukum, dan faktor perkembangan global. Upaya-upaya yang dilakukan oleh penegak hukum terhadap pelaku curanmor ada dua, yakni preventif dan represif. Upaya preventif antara lain memberikan bimbingan dan penyuluhan, meningkatkan aktivitas olah raga dan seni, Sedangkan upaya represif antara lain melakukan penangkapan terhadap pelaku yang melakukan pencurian, dan engadakan pemeriksaan terhadap tersangka dan barang bukti yang di sita serta upaya lainnya dalam rangka untuk penyidikan kasus tersebut, dan selanjutnya berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri untuk diproses

    Pengembangan Digital Book Berbasis Flip PDF Professional untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa

    No full text
    Abstrak. Krisis literasi sains menjadi masalah serius untuk pembelajaran abad 21. Dewasa ini, pembelajaran dituntut berbasis teknologi untuk meningkatkan mutu pembelajaran, salah satunya ialah membuat buku digital (digital book) berbasis Flip PDF Professional. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat validitas dan efektivitas digital book dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi sains siswa pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini ialah Research and Development (R&D) dengan model penelitian 4D. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDS IT Darul Mutaalimin dengan subjek penelitian pada uji coba terbatas 5 orang siswa dan uji coba luas pada kelas V A yang berjumlah 20 siswa. Hasil penelitiannya ialah: (1) hasil validasi oleh dua orang validator ahli terhadap digital book berbasis Flip PDF Professional mendapatkan skor rata-rata 4,7. (2) hasil keefektifan ditinjau dari tiga aspek, yakni pretest, posttest, dan N-Gain. Nilai hasil pretest menunjukkan nilai rata-rata siswa yaitu 50 dan nilai posttest menunjukkan 87, serta memperoleh kriteria N-Gain 0,74 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, produk digital book berbasis Flip PDF Professional yang dikembangkan dapat dipergunakan dalam pembelajaran ekosistem di kelas V SD.Kata kunci: Digital Book, Flip PDF Professional, Kemampuan Literasi SainsAbstract. The crisis of scientific literacy is a serious problem for 21st century learning. Today, technology-based learning is required to improve the quality of learning, one of which is making digital books based on Flip PDF Professional. This study was conducted to determine the level of validity and effectiveness of digital books in an effort to improve students' scientific literacy skills in science subjects. This type of research is Research and Development (R&D) with a 4D research model. This research was carried out in 5th grade of SDS IT Darul Muta'alimin with research subjects in a limited trial of 5 students and an extensive trial in 5th A grade, totaling 20 students. The results of the research are: (1) the results of validation by two expert validators on a digital book based on Flip PDF Professional get an average score of 4.7. (2) the results of the effectiveness in terms of three aspects, namely pretest, posttest, and N-Gain. The value of the pretest results showed the average score of students was 50 and the posttest value showed 87, and obtained the N-Gain criteria of 0.74 in the high category. Thus, the digital book product based on Flip PDF Professional that was developed can be used in learning ecosystems in 5th grade.Keywords: Digital Book, Flip PDF Professional, Scientific Literacy Skill

    0

    full texts

    2,652

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇