Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
    2652 research outputs found

    Literasi Digital dalam Menghadapi Hoaks di Masa Pandemi

    No full text
    Abstrak. Berkembangnya teknologi secara cepat membuat masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan beragam informasi dari berbagai media melalui peranti digital yang dimiliki. Penggunaan media digital dalam kondisi pandemi covid-19 secara masif, memberikan dampak negatif, seperti penyebaran informasi yang sifatnya hoaks. Tujuan penulisan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam upaya mengkritisi berbagai informasi yang perlu ditelusuri kebenarannya selama masa pandemi covid-19, pengimplementasian praktik literasi digital dalam kehidupan masyarakat, dan kemampuan dalam memanfaatkan beragam informasi valid yang didapatkan berkaitan dengan literasi digital sebagai upaya menghadapi hoaks di masa pandemi covid-19. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan mencari beragam data yang bersumber dari buku, artikel, jurnal, data yang diakses dari berbagai media online yang sifatnya valid. Hasil penelitian ini diharapkan masyarakat sadar terhadap berbagai bentuk informasi hoaks yang berkembang di masa pandemi covid-19 dan mampu menjalankan praktik literasi digital dengan baik sebagai bentuk keefektifan dalam penerapannya.Kata kunci: literasi digital, hoaks, pandemi covid-1

    Konteks Dell Hymes dalam Berita Daring Detik.Com Mengenai Covid 19 dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Mata Kuliah Wacana Bahasa Indonesia

    No full text
    Abstrak. Suatu berita tentu saja menggunakan media bahasa sebagai sarana penyampaian informasi kepada pembacanya. Bahasa selalu diungkapkan dalam konteks, tak terkecuali bahasa dalam berita. Rustono (1999) menyebutkan konteks adalah sesuatu yang menjadi sarana penjelas suatu maksud. Dulu untuk mendapatkan sebuah informasi terutama berita, kita perlu membeli sebuah media cetak seperti koran. Tetapi, seiring perkembangan teknologi kita bisa dengan mudah mengaksesnya melalui website atau situs internet. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan konteks yang terdapat dalam berita daring mengenai covid 19 yang ada di portal  Detik.com dan 2) mengetahui rancangan bahan ajar mata kuliah Wacana Bahasa Indonesia.Kata kunci: konteks, berita daring, covid-19, bahan ajar, wacan

    Perbedaan Kemampuan Numerik Peserta Didik Yang Diterapkan Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dan Konvensional Ditinjau Dari Intelligence Quotient (IQ)

    No full text
    Abstrak. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata kemampuan numerik yang menerapkan model pembelajaran MEA dengan model pembelajaran konvensional; mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata kemampuan numerik ditinjau dari IQ tinggi dan sedang; dan mengetahui apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran yang diterapkan dengan IQ terhadap kemampuan numerik peserta didik. Kemampuan numerik merupakan kemampuan dasar bagi peserta didik dalam kegiatan yang penting dalam pembelajaran matematika yaitu menyelesaikan permasalahan secara matematis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen yang diterapkan dengan model pembelajaran MEA dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol yang diterapkan dengan model pembelajaran konvensional dengan teknik pengambilan sampel adalah cluster sampling yang dilakukan dengan cara memilih kertas secara acak. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis of variance (ANOVA) dua jalan sel tidak sama. Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan rata-rata kemampuan numerik yang diterapkan model pembelajaran MEA dengan model pembelajaran konvensional; tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan numerik ditinjau dari IQ tinggi dan sedang; dan tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran yang diterapkan dengan IQ terhadap kemampuan numerik peserta didik.Kata Kunci: Kemampuan Numerik, Model Pembelajaran Mean Ends Analysis, Intelligence Quetien

    Pengaruh Metode Pembelajaran Discovery Menggunakan E-learning Terhadap Kemampuan Literasi Matematis MTs

    No full text
    Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kualitas pembelajaran dengan model pembelajaran discovery menggunakan e-learning dan menganalisis pengaruh pembelajaran discovery dengan menggunakan e-learning terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan Uji ketuntasan, Uji Banding dan uji pengaruh menggunakan uji keberartian koefisien regresi. Siswa diberikan perlakuan pembelajaran discovery menggunakan e-learning dengan istrumen teknik pengumpulan data berupa angket dan tes akhir kemampuan Literasi Matematis. Pada hasil penelitian uji ketuntasan yakni ketuntasan kemampuan literasi matematis siswa mencapai 75% dengan rata-rata nilai 74,39. Uji banding Independent sample t-tes, dengan membandingkan kemampuan literasi Matematika kelas eksperimen dengan kelas control diperoleh nilai Sig 0,024 < 0,05 berarti rataan kedua sample berbeda maka dapat disimpulkan rataan kemampuan literasi matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran discovery lebih dari rataan kemampuan literasi matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah atau ekspositori. Pengaruh pembelajaran discovery dengan menggunakan e-learning terhadap kemampuan literasi matematis siswa berpengaruh sebesar 62,8% sedangkan 37,2% dipengaruhi oleh faktor lain, hal ini menunjukan bahwa pembelajaran discovery memeberikan pengaruh positif terhadap kemampuan literasi matematis.Kata Kunci: Literasi Matematis, Pembelajaran Discovery, e- learning

    Pengaruh Whistleblowing Triangle terhadap Intensi dalam Melakukan Whistleblowing

    No full text
    AbstractThe urgency to implement whistleblowing to identify and reveal the fraud is acknowledged by regulators all over the world. This research aims to determine of whistleblowing effect triangle, moral, or social incentives toward intention to do whistleblowing. By understanding the factors that generate the action of whistleblowing of fraud, we can come to the light of how it works. This study utilizes the quantity approach by using smartPLS version 3 as a data analysis tool. The technique of data collection is a questionnaire using a purposive sampling method by collecting samples of financial and accounting workers in companies in Indonesia that consist of 150 respondents in total. The results of the research showed that pressure, financial incentives, opportunities, rationalization, moral and social incentives positively and significantly affect the intention to do whistleblowing on financial and accounting staff who work in companies in Indonesia. The push factors that consist of financial incentives, opportunities, rationalization, moral and social incentives on this study when received by a person in disclosing fraud can affect the intensity of whistleblowing activities, so the higher push factors they have will be directly proportional to the person’s intentions in uncovering fraud.Keywords: Whistleblowing triangle; Moral or social incentives; Intention in whistleblowing; Fraud disclosing Abstrak Urgensi penerapan whistleblowing untuk mengindentifikasi dan mengungkap fraud diakui oleh regulator di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek whistleblowing triangle, insentif moral dan sosial terhadap niat untuk melakukan whistleblowing. Dengan memahami faktor-faktor yang menghasilkan tindakan whistleblowing atas kecurangan, kita dapat mengetahui cara kerjanya. Penelitian ini menggunakan smartPLS versi 3 sebagai alat analisis data. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah kuesioner dan menerapkan metode purposive sampling dengan mengumpulkan data staf keuangan maupun akuntansi yang berasal dari perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berjumlah 150 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan, insentif keuangan, peluang, rasionalisasi, insentif moral dan sosial berpengaruh signifikan terhadap niat melaksanakan whistleblowing pada staf keuangan dan akuntansi yang bekerja di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Faktor pendorong terdiri dari tekanan, insentif keuangan, peluang, rasionalisasi, insentif moral dan sosial pada penelitian ini ketika diterima oleh seseorang dalam pengungkapan kecurangan dapat mempengaruhi intensitas kegiatan whistleblowing, sehingga semakin tinggi faktor pendorong yang dimiliki akan berbanding lurus dengan niat orang tersebut dalam mengungkap kecurangan.Katakunci: Whistleblowing triangle; Insentif moral dan sosial, Intensi dalam melaksanakan whistleblowing; Pengungkapan kecuranga

    Google Classroom as A Web-based Instruction in Teaching English Writing and Speaking during Covid-19

    No full text
    This paper aims at investigating the impacts of the enactment of Google classroom as instructional media in the context of EFL. E-learning through Google classroom is an effective and interactive media to teach writing and speaking skills during social distancing. This is a qualitative study assessment, interview, and questionnaire in collecting data. Analytic and diagnostic rating scales are the assessment to measure writing and speaking skills. The results show that English Language Teaching in Google classroom promotes innovation in collaborating the use of assessment, students’ background knowledge, and real-world materials. The impact shows that students have great achievement in both writing and speaking skills and Google classroom is more recommended than traditional lecturing.  Riset ini bertujuan untuk menggambarkan dampak penggunaan Google classroom sebagai media pembelajaran dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing. E-learning melalui Google classroom merupakan media yang efektif dan interaktif untuk mengajarkan keterampilan menulis dan berbicara selama social distancing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan wawancara, dan kuesioner untuk pengumpulan data. Skala penilaian analitik dan diagnostik adalah penilaian yang digunakan untuk mengukur keterampilan menulis dan berbicara. Kuesioner dan wawancara juga digunakan untuk menganalisis hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran Bahasa Inggris melalui Google classroom, mempromosikan inovasi dalam mengkolaborasikan penggunaan penilaian, pengetahuan latar belakang siswa, dan materi dunia nyata. Dampaknya menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki prestasi yang lebih baik dalam keahlian menulis dan berbicara. Penggunaan Google classroom lebih direkomendasikan daripada kuliah tradisional secara tatap muka selama pandemi covid 19.

    Conceptual Metaphor in Japanese Idiom with the Word Mizu ‘Water”

    No full text
    In Japanese, idioms are widely used to express feelings, ideas, and opinions. Idioms have a metaphorical meaning that contains the concept of Japanese people's thinking about something. This research examines the idiomatic forms of the word mizu based on the structure in Japanese. The research approach is qualitative. The research data are idioms which contain the word mizu with the kanji 「水」which sources from the Japanese idiom dictionary, the book 101 Japanese Idioms and online dictionaries. The analysis stage is to categorize idioms based on conceptual metaphor theory. Then, identify the metaphorical meaning by comparing the lexical meaning using a dictionary. Next, categorize and analyze the types of metaphors. Then, identify the image scheme that underlies the concept of water and interpret the concept of mizu in a conceptual metaphor. Finally, categorize the idioms contained in the data based on the classification of idiom forms. The results showed that based on structure, there were three classifications of the idiom form of the word mizu which consisted of 4 noun, 2 adjective, and 4 verb idioms. This means that the dominant idiom is closely related to everyday experience because most of the memory of human cognition is obtained from water as a source of life which shows that the mizu 'water' metaphor is dominant in the work and efforts of Japanese people who are known as hard workers. Keywords: Conceptual metaphor, Idioms, Mizu 'water', Japanese culture  SARI Dalam bahasa Jepang, idiom banyak digunakan dalam mengungkapkan perasaan, gagasan, dan pendapat. Idiom memiliki makna metaforis yang berisi konsep berpikir masyarakat Jepang tentang sesuatu. Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk idiom dari kata mizu ‘air’ berdasarkan struktur dalam bahasa Jepang. penelitian ini merupakan Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Data adalah idiom yang di dalamnya terdapat kata mizu dengan kanji 「水」yang bersumber dari kamus idiom Jepang, buku 101 Japanese Idioms dan kamus daring. Tahap analisis yang dilakukan adalah mengategorikan idiom berdasarkan teori metafora konseptual. Lalu, mengidentifikasi makna metaforis dengan cara membandingkan makna leksikal menggunakan kamus. Selanjutnya, mengategorikan dan menganalisis jenis metafora. Lalu,  mengidentifikasi skema citra yang mendasari konsep air dan memaknai konsep mizu ‘air’ dalam metafora konseptual. Terakhir, mengategorikan  idiom  yang terdapat pada data berdasarkan klasifikasi bentuk idiom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan strukturnya, terdapat tiga klasifikasi bentuk idiom kata mizu yang terdiri dari 4 idiom nomina, 2 idiom adjektiva,  dan 4 idiom verba. Hal ini berarti Idiom yang mendominasi erat kaitannya dengan pengalaman sehari-hari karena sebagian besar memori kognisi manusia didapat dari air sebagai sumber kehidupan yang menunjukkan bahwa metafora mizu ‘air’ dominan pada pekerjaan dan usaha orang-orang Jepang yang dikenal sebagai pekerja keras. Kata kunci: Metafora konseptual, Idiom, Mizu ‘air’, Budaya jepan

    Efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV SD Negeri 10 Sitiung

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada muatan pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada muatan pelajaran Matematika materi Keliling dan Luas Bangun Datar. Penelitian ini menggunakan Pre-experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 10 Sitiung. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data diambil dengan memberikan pretest dan posttest berupa test tertulis yang berjumlah 4 butir soal uraian. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa taraf signifikasinya adalah 0,010 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini juga dapat dilihat pada rata-rata pretest dan posttest yaitu tedapat selisih sebesar -2.611 yang artinya pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis matematis siswa kelas IV SD Negeri 10 Sitiung. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis matematis siswa kelas IV SD Negeri 10 Sitiung.Kata Kunci: Efektivitas, Realistic Mathematics Education (RME), pemecahan masalah, matematis

    FACTORS RELATED TO WORK ACCIDENTS ON WASTE MANAGEMENT WORKERS (CASE STUDY IN FINAL PROCESSING PLACE : PECUK INDRAMAYU DISTRICT AND GUNUNG SANTRI CIREBON DISTRICT) IN 2020

    No full text
    The role of waste management personnel who work every day to overcome the dangers of environmental pollution due to waste, these workers are at risk of work accidents. The aim is to find out the factors related to work accidents in waste management personnel. Using cross sectional and focus group discussion. The total sampling is 33 respondents. Workers who have an accident will be treated with First Aid in Accidents, even the Environmental Service will follow up. Variables related to work accidents are working hours (ρ=0.023), age (ρ=0.005), fatigue (ρ=0.027). Working hours variable with regression coefficient value = 0.061, age variable with regression coefficient value = 0.020. First Aid in Accidents at work still does not meet the requirements, and workers also do not use complete Personal Protective Equipment. Variable hours of work, age, fatigue associated with work accidents. There is no dominant factor associated with work accidents. It is necessary to hold an Occupational Health and Safety program. Keyword: Work Accident Factors, Waste Management Personnel, Final Processing Place

    ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L.) DI ACEH

    No full text
    ABSTRAKFluktuasi harga cabai rawit menyebabkan kerugian yang ditanggung oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap komoditi cabai rawit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh produksi cabai rawit, kebutuhan cabai rawit, harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, dan curah hujan terhadap harga cabai rawit di Aceh. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk data time series. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pengujian serempak (Uji F) didapatkan hasil bahwa produksi cabai rawit, harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, curah hujan, dan kebutuhan cabai rawit secara serempak berpengaruh nyata terhadap harga cabai rawit di Aceh. Sedangkan secara parsial (Uji T) didapatkan bahwa produksi cabai rawit (0,000), harga cabai merah keriting (substitusi) (0,003), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya (0,032), dan kebutuhan cabai rawit (0,000) berpengaruh secara signifikan terhadap harga cabai rawit di Aceh. Sedangkan curah hujan (0,407) secara parsial tidak berpengaruh nyata terhadap harga cabai rawit di Aceh. Hal ini mengindikasikan setiap meningkatnya harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, dan kebutuhan cabai rawit maka akan meningkat harga cabai rawit dan setiap meningkatnya produksi cabai rawit serta curah hujan maka akan menurunkan harga cabai rawit. Kata Kunci: cabai rawit, harga cabai rawit, regresi linear berganda.

    0

    full texts

    2,652

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇