Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
Analisis Kemampuan Representasi Matematika Siswa SMA Dalam Menyelesaikan Soal Geometri Berdasarkan Level Berpikir Van Hiele
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam mengilustrasi sebagai langkah dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan geometri bidang datar berdasarkan level berpikir Van Hiele pada siswa SMA. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 36 siswa dari salah satu SMA Negeri di kota Magetan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa dengan kategori level berpikir Van Hiele tinggi mampu memenuhi level pengenalan, level analisis, dan level pengurutan, namun belum cukup mampu memenuhi level deduksi dan level keakuratan. 2) Siswa dengan kategori level berpikir Van Hiele sedang tergolong mampu memenuhi level pengenalan, dan level pengurutan, akan tetapi belum dapat memenuhi level analisis, level deduksi dan level keakuratan. 3) Sedangkan untuk siswa dengan kategori level berpikir Van Hiele rendah hanya dapat memenuhi level pengurutan. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai gambaran bagi praktisi di dunia pendidikan matematika dalam memetakan kemampuan representatif matematis siswa dalam pembelajaran geometri.Kata Kunci: Ilustrasi, Geometri Bidang, Level Berpikir Van Hiel
Apakah Blended Learning dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa SMK di Masa Pandemi Covid 19?
Abstrak. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMK menggunakan pembelajaran blended learning. PTK dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan masing-masing siklus empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah sebanyak 24 siswa kelas XI RPL 2 salah satu SMK Negeri di Kota Cirebon. Instrumen penelitian berupa angket motivasi sebanyak 25 item pernayataan yang memuat 6 indikator motivasi belajar siswa. Indikator keberhasilan pembelajaran blended learning adalah minimal 75% siswa telah mencapai kategori motivasi belajar tinggi dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukan pada siklus I, tidak ada siswa yang mencapai kategori motivasi belajar Sangat tinggi, 12,5% siswa mencapai kategori tinggi, 54.2% kategori sedang, 29.2% kategori rendah dan 4.2% kategori sangat rendah. Selanjutnya pencapaian motivasi belajar pada siklus II menunjukan bahwa terdapat 16.7% siswa memperoleh katogori motivasi belajar sangat tinggi, 70,8% kategori tinggi, 12.5% kategori sedang dan tidak ada siswa yang memiliki motivasi belajar matematika pada kategori rendah dan sangat rendah. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran blended learning dinilai berhasil dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMK pada masa pandemi Covid 19.Kata Kunci: Blended Learning, Covid 19, Motivasi Belajar Matematika, Siswa SMK
Pengaruh profesionalisme dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan
Abstract. This study was conducted to determine the effect of professionalism and organizational climate on employee performance. This research was conducted at Wijaya Kusuma University Surabaya with a population of 75 non-educational employees with a sample of 50 employees. The method of analysis used in this research is multiple linear regression analysis. The results of this study are 1) Professionalism has a significant and positive effect on employee performance, 2) Organizational climate has a significant and positive effect on employee performance.Keywords: Professionalism; Organizational Climate; Employee performance.Abstrak. Penelitian ini dilakukakan untuk mengetahui pengaruh porofesionalisme dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini dilakukan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan populasi sebanyak 75 karyawan non edukatif dengan sampel sebanyak 50 karyawan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat komparatif kausal dengan metode survei.Metode Analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisa regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Profesionalisme berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan, 2) Iklim organisasi berpengaruh signifikan dan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan.Katakunci: Profesionalisme; Iklim Organisasi; Kinerja Karyawan
Tindak Pidana Pengalihan Obyek Jaminan Fidusia Oleh Debitur (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor: Nomor 137/Pid.Sus/2020/PN.Mks)
Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan dan aktivitas ekonomi, bentuk- bentuk kejahatan Bisnis kini beranekaragam bentuknya. Seperti penggelapan pajak, pembobolan bank melalui komputer atau automatic teller machine, penyalahgunaan ijin perdagangan, tindak pidana dalam masa pembiayaan perjanjian leasing seperti penggelapan kendraan. Tentunya perbuatan di atas berada pada ranah kegiatan hukum perdata atau hukum bisnis. Namun di dalamnya mengandung unsur kejahatan, maka ujungnya adalah menjadi perbuatan pidana. Penelitian ini sangat penting guna menjawab permasalahan penerapan asas lex spesialis derogat legi generalis dalam tindak pidana pengalihan obyek jaminan fidusia dengan menganalisis pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu pengaturan tentang tidak pidana pengalihan obyek fidusia berdasarkan hukum positif di Indonesia serta Bagaimana penerapan asas lex spesialis derogat legi generalis oleh majelis hakim dalam tindak pidana pengalihan obyek jaminan fidusia pada putusan Nomor: 137/Pid.Sus/2020/PN Mks. Penerapan asas Asas Lex Specialis Derogat Legi Generalis harus secara cermat di pertimbangkan oleh hakim dalam pertimbangan hukum terhadap perbuatan terdakwa, tindak pidana pengalihan obyek fidusia melekat pada hukum perdata sehingga akibat hukum dari tidak dilakukannya prosedur pendaftaran jaminan fidusia berakibat pada pemenuhan unsur tindak pidana dalam ketentuan pidana pada UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia
ASAS KESEIMBANGAN DALAM HUKUM PERJANJIAN KERJA
Perjanjian merupakan aspek yang sangat penting dalam kegiatan bisnis baik yang dilakukan antar individu dalam satu negara maupun hubungan antar perusahaan yang bersifat lintas batas negara. Perjanjian-perjanjian tersebut terlahir dengan adanya kesepakatan antara minimal dua pihak yang terkait. Sudah dapat dipastikan bahwa adanya kesepakatan tersebut didasarkan pada kebebasan berkontrak para pihak yang terkait. Salah satunya yaitu asas kebebasan berkontrak. Penelitian ini termasuk dalam bentuk penelitian hukum normatif yaitu penelitian hukum yang bertujuan untuk meneliti tentang sinkronisasi hukum di dalam pelaksanaannya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan Keseimbangan dan perlindungan terkait dengan kompensasi, keseimbangan dalam perjanjian kerja dijelaskan para pihak dalam perjanjian harus memenuhi dan melaksanakan perjanjian secara seimbang dan tidak ada unsur paksaan. Hukum ketenagakerjaan (Undang-Undang No. 13 Tahun 2003) ditetapkan sebagai payung hukum bidang hubungan industrial dan direkayasa untuk menjaga ketertiban, serta sebagai kontrol sosial, utamanya memberikan landasan hak bagi pelaku produksi (barang dan jasa), selain sebagai payung hukum, hukum ketenagakerjaan diproyeksikan untuk alat dalam membangun kemitraan
Smart Blockchain Technology in Image Processing Between Challenges, Transformation and Digital-Based Learning Solutions
The rapid growth of cellular phone and internet users today, but not yet fully accompanied by the growing public awareness of protecting personal data, with the increase in the flow of data transmission packets via email or other media has a direct impact on increasing threats and theft of personal data. The higher the benefits of technology, the greater the risk that will be faced, meaning that there is no perfectly designed information technology that is free from vulnerability to data theft. With the inclusion of the concept of personal data as part of privacy, the protection of personal data becomes part of the protection of privacy. So the protection of personal data is part of the protection of human rights. Moreover, data has a high economic value. Based on these problems, the researchers conducted experiments with data collection techniques using literature studies and documentation. The problem-solving approach uses problem identification to find solutions. The presence of blockchain technology in the form of consensus in the form of a smart contract or chain code can make one solution in answering existing problems. The design method used is rapid application development by applying 5 design steps, namely business modeling, data modeling, process modeling, generation, and application testing. This software is built using the Disk Operating system (DOS) command. With this technique, it is hoped that the confidentiality of confidential information messages can be guaranteed
PUBLIC RELATIONS STRATEGY THROUGH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) IN PARTNERSHIP AND ENVIRONMENTAL DEVELOPMENT (PKBL) PROGRAM
Forests are biological natural resources that have great benefits. Inside it. The research objectives include 1) Public Relations Strategy through Corporate Social Responsibility (CSR) in the Partnership and Community Development Program (PKBL) at Perum Perhutani KPH Majalengka 2) What are the Barriers to the Public Relations Strategy and 3) what are the efforts made by Public Relations in dealing with obstacles that happened. The researcher uses a qualitative descriptive research method, the selection of informants uses the Purpose Sampling Technique. The results of this study indicate that the implementation of the Public Relations Strategy through CSR in the Partnership and Community Development Program (PKBL) at Perum Perhutani KPH Majalengka has been implemented but in its implementation it has not been able to be carried out optimally. it can be seen from: 1). Public Relations Strategy through CSR in PKBL at Perum Perhutani KPH Majalengka that the community complains about solving problems that often arise to be reviewed and rechecked by Perhutani and the delivery of communications that have not been properly realized to stakeholders, 2). Barriers to the Public Relations Strategy through CSR in PKBL at Perum Perhutani KPH Majalengka there is a lack of good communication management in the form of miscommunication between work units in problem solving 3). Public Relations Strategy Efforts through CSR in PKBL at Perum Perhutani KPH Majalengka through meetings and coordinating with each other between work units as well as making agendas and reviewing them so that they are more focused in accordance with more mature planning
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI YOUTUBE PADA PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan desain media pembelajaran berbasis aplikasi YouTube pada pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X. Menjelaskan bagaimana hasil validasi media pembelajaran berbasis aplikasi YouTube pada pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA. Penelitian ini diawali dengan studi kelayakan media pembelajaran YouTube dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang ditinjau oleh guru Pendidikan Bahasa Indonesia di SMKN 1 Kedawung serta dosen ahli RPP dan media. Penelitian menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) model ADDIE yang tahapannya dibatasi sampai pada studi kelayakan model. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu wawancara, angket (kuesioner), dan studi dokumentasi. Mengambil sampel sebanyak 3 responden terdiri dari guru SMK, dosen ahli media, dan dosen ahli RPP. Analisis data menggunakan teknik campuran yaitu teknik analisis deskripsi kualitatif dan deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian desain media pembelajaran YouTube dengan aspek yang meliputi; aspek materi (kesesuaian materi dengan KD, kesesuaian materi dengan tujuan, materi dikemas dengan menarik, materi dapat dipahami, teks dalam video dapat terbaca), aspek tampilan (memudahkan dalam belajar, tampilan menarik, ketepatan background, keserasian warna tulisan dengan background, warna teks, jenis dan ukuran huruf, tata letak gambar, drasi, pemilihan animasi, animasi menarik), dan aspek bahasa (bahasa mudah dipahami dan bahasa yang digunakan efektif) yang dilengkapi dengan struktur Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), layak untuk diuji cobakan dalam pembelajaran tema anekdot pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di jenjang sekolah menengah atas
DASAR PERTIMBANGAN MAJELIS HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI SECARA BERSAMA DAN BERLANJUT (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 97/PID.SUS-TPK/2019/PN JKT.PST)
Recently, corruption has been increasingly discussed, both in print and electronic media, as well as in seminars, workshops, discussions, and so on. Corruption has become a serious problem for the Indonesian people, because corruption in Indonesia occurs systemically, massively and structured so that it is not only detrimental to the state's financial condition, but also violates the social and economic rights of the community at large. The research method used is a normative research method that focuses on library research to obtain secondary data from legal materials. The normative approach is carried out by reviewing the provisions or applicable laws and regulations. The results of the study indicate that the provisions regarding criminal acts of corruption in Indonesia are regulated in Law no. 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption Crimes and Law no. 20 of 2001 concerning Amendments to Law no. 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption Crimes. In the consideration of the Panel of Judges, that in the public's view - the Defendant's actions were a disgraceful act, and during the examination process at the trial the Tribunal did not obtain justifying facts which could erase the unlawful nature of the Defendant's actions, nor the facts of forgiving reasons which could erase the guilt of the Defendant. Therefore, the defendant must be held accountable for his actions
COMPARING STUDENTS’ ATTITUDES IN AN ONLINE PEER ASSESSMENT: DOES ANONYMITY MATTER?
Peer assessment is a fundamental activity aiming to involve students to participate actively in their own learning processes. In the context of EFL online learning, the peer assessment was conducted in the online mode as well. This study aimed to: 1) compare students’ attitudes in doing an online peer assessment in two different conditions of anonymity, 2) explore students’ perceptions of the anonymous and identifiable online peer assessment. Seventy students of the English language education department in a private university participated in this study. Assigned to two different conditions, i.e anonymous and identifiable online peer assessment, the students were engaged in a Workshop activity, which was an asynchronous Moodle-based online peer assessment. Each student assessed three peers’ works as well as provide feedback comments. A questionnaire with close-ended and open-ended questions was used to investigate the students’ attitudes as well as perceptions of the different peer assessment formats. An independent samples t-test was performed to compare the attitude scores of both groups. The result indicated that students in the anonymous group showed a slightly better attitude compared to those in the identifiable group, yet the difference was not significant (t = 1.164, p > .05). From the questionnaire result, it was also found that the students in the anonymous group had more positive perceptions towards online peer assessment activity. These findings imply that while the anonymous online peer assessment is more favoured by learners, it might not be able to guarantee positive development in students’ overall aspects of attitudes