Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
2652 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KERINCI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media gambar animasi terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII SMP N 4 Kerinci. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan jenis penelitiannya eksperimen. Sampel penelitian ini berjumlah 46 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Setelah didapatkan kemudian data dianalisis dengan tiga tahap yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa indonesia khususnya materi puisi dengan menggunakan media gambar animasi termasuk kategori baik. Hal ini terbukti dari hasil belajar siswa meningkat, yang awalnya nilai rata-ratanya pretest kelas eksperimen 53 setelah dilakukan posttest nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 81 begitu juga kelas kontrol nilai pretest 49 dan posttestnya 82. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh saat mengunakan media gambar animasi sebagai media pembelajaran pada materi puisi. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas (signifikan) yang diperoleh dari uji hipotesis adalah 0.000, maka Ho ditolak, artinya ada terdapat pengaruh penggunaan media gambar animasi terhadap keterampilan menulis puisi siswa. Dari hasil penelitin yang diperoleh, sebagai bahan masukan untuk guru memilih media yang baik untuk pembelajaran menulis puisi yaitu dengan menggunakan media gambar animasi
ANALISIS HUKUM KASUS PENGGELAPAN DALAM JABATAN OLEH KEPALA CABANG CIBADUYUT PT. BINAVALISINDO DOLARASIA (STUDI KASUS PUTUSAN PN No.374/Pid.B/2016/PN.Bdg)
Di Indonesia terdapat klasifikasi tindak pidana yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya yakni tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh seseorang yang berada dalam sebuah perusahaan atau organisasi tertentu dengan menggunakan kedudukannya. Tindak pidana ini berkaitan erat dengan moral dan kepercayaan atas kejujuran seseorang yang berujung dengan adanya kebohongan terhadap kepercayaan tersebut yang memanfaatkan jabatan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaturan Hukum terhadap tindak pidana penggelapan dalam jabatan, serta mengetahui penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan dalam jabatan pada Putusan Nomor 374/Pid.B/2016/PN. Bdg. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian normatif. Sumber bahan hukum terdiri atas primer, sekunder dan tersier dengan pendekatan Perundang-undangan dan konseptual. Data dikumpulkan dengan mencatat dan mendokumentasikan, dan dianalisis secara deskriptif analitis. Tindak pidana penggelapan dalam jabatan secara berlanjut diatur dalam pasal 372 sampai 376 KUHP. Dalam pasal 374 KUHP pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun. Sedangkan tindak pidana secara berlanjut diatur dalam Pasal 64 ayat (1) pelaku dapat dipidana. Serta menurut Putusan Nomor 374/Pid.B/2016/PN. Bdg pelaku dinyatakan telah melakukan Tindak Pidana Dalam Jabatan. Namun menurut hemat Penulis, kasus tersebut lebih kepada Penipuan karena ada tipu daya dan Pelaku tidak sepenuhnya menguasai barang yang akan dimilikinya
Pengembangan E-LKPD Berbasis PBL Dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis
Tujuaan penelitian ini adalah Pengembangkan E–LKPD berbasis model PBL (Problem Based Learning) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis pada materi aljabar. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian pengembangan ADDIE. E–LKPD diuji cobakan di SMP Swasta Muhammadiyah 29 Padangsidimpuan pada kelas VII. Instrumen yang digunakan merupakan penilaian dari ahli materi dan media, respon peserta didik terhadap produk menggunakan angket kebergunaan, dan hasil pengerjaan E–LKPD. Aktivitas pembelajaran dalam E–LKPD disesuaikan dengan sintak PBL dan indikator kemampuan komunikasi matematis. Hasil dari penelitian ini pada tahap pengembangan, produk dikembangkan dan diuji melalui validasi ahli materi dan media, diperoleh nilai rata-rata validasi yaitu 86,33% berdasarkan aspek kelayakan materi 77,5%, kelayakan penyajian 88%, kelayakan keterbacaan 90%, kelayakan kebahasaan 87,5%, aspek komunikasi matematis dan aspek langkah PBL 87,5%. Hasil Respon siswa menggunakan angket kebergunaan menunjukkan bahwa rata-rata untuk masing masing aspek adalah 3,11 (usefulness), 3,12 (ease of use), 3,25 (ease of learn), dan 3.00 (satisfaction) dengan skala maksimum 4. Rata-rata untuk semua kategori adalah 3,12 yang berati bahwa aplikasi ini praktis untuk digunakan. Dan untuk hasil efektifitas diperoleh hasil ketuntasan belajar siswa sebesar 71,43% dengan kategori baik, Sehingga E-LKPD berbasis model Problem Based Learning layak digunakan dan efektif untuk meningkatkan komunikasi matematis sisw
ICT SELF EFFICACY DAN CREATIVITY SEBAGAI DETERMINASI TECHNOPRENEURSHIP INTENTION
AbstractThis research aims to determine how the influence of ICT self-efficacy, and also creativity on technopreneurship intention. This research uses the explanatory survey method. The population in this study were students of Economic Education, Faculty of Teacher Training and Education, Siliwangi University class of 2017 to 2020, amounting to 452 people. The sample of this study amounted to 212 students. Based on the results of data processing, it showed that the ICT self-efficacy, creativity, and technopreneurship intention of Economic Education students are in the high category. In addition, the results of data analysis using SPSS 25 found that ICT self-efficacy and creativity had a positive and significant effect on technopreneurship intention with an influence magnitude of 47.7% and 52.3% were able to be influenced by other factors not included in this study.Keywords: ICT self efficacy, creativiy, tecnopreneurship intentio
IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN BAGI NARAPIDANA DISABILITAS DI LAPAS KELAS IIA PURWOKERTO
Narapidana adalah orang yang sedang menjalani masa pidana atau hilangnya kemerdekaan bergerak karena telah melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Namun narapidana tetap manusia biasa yang mempunyai hak yang sama dengan manusia lain karena satu-satunya hukuman yang diterimanya adalah hukuman kebebasan bergerak. Salah satu hak yang wajib diterima oleh narapidana adalah hak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, terlebih lagi bagi narapidana disabilitas yang memiliki kebutuhan khusus akan kondisi kesehatannya. Sehinggga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada narapidana disabilitas tidak boleh disamakan dengan narapidana lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelayanan kesehatan bagi narapidana disabilitas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini berusaha menggambarkan kondisi yang sebenarnya melalui kegiatan observasi dan wawancara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara untuk data primer sedangkan studi kepustakaan dan studi dokumentasi untuk data sekunder. Lokus penelitan ini mengambil tempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Berdasarkan penelitian ini kualitas pelayanan kesehatan bagi narapidana disabilitas yang ada sudah cukup baik dan sesuai dengan Undang-undang No.8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Namun tetap harus ditingkatkan lagi karena masih terdapat beberapa kekurangan seperti belum adanya dokter, belum adanya anggaran khusus kesehatan, serta belum maksimalnya fasilitas penunjang kesehatan yang ada
Dampak Awareness Training Berbantu Ice Breaking dan Gaya Kognitif pada Kemampuan Pemecahan Masalah
Abstrak. Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran matematika. Kemampuan ini dibutuhkan agar proses pembelajaran matematika berjalan lebih mudah. Tujuan penelitian ini menganalisa dampak dari penerapan model pembelajaran awareness training berbantuan ice breaking dan perbedaan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, serta menganalisa keterkaitan antara model pembelajaran dan gaya kognititf terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini merupakan quasy experimental design dengan posttest-only control design. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh menggunakan instrumen tes. Data yang diperoleh dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah dan gaya kognitif kemudian di olah dan di analisis dengan menggunakan uji analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa model pembelajaran pembelajaran awareness training berbantuan ice breaking dan perbedaan gaya kognitif berpengaruh pada kemampuan pemecahan masalah matematis.Kata Kunci: Awareness training, Ice Breaking, Gaya Kognitif, Kemampuan Pemecahan Masala
Uji Kecocokan Model Parameter Logistik Soal Diagnosa Kemampuan Matematika Dasar
Abstrak. Penilaian diagnostik kognitif berfungsi untuk mengukur struktur pengetahuan teknis siswa dan kemampuan pemrosesan untuk memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan kognitifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian model teori respon butir soal tes diagnostik kemampuan matematika dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian sebanyak 200 responden yang merupakan mahasiswa mahasiswa tingkat 1,2,3 dan 4 dari 7 program sarjana Universitas Swadaya Gunung Jati. Instrumen yang digunakan berupa tes materi eksponensial berbentuk multiple-choice sebanyak 12 butir. Data yang diperoleh berupa respon siswa pada instrumen tes yang diberikan. Teknik analisis datanya adalah analisis karakteristik butir berdasarkan teori respons butir (IRT). Analisis uji prasyarat model IRT dengan analisis faktor. Uji asumsi independensi lokal berdasarkan penghitungan korelasi antar item. Sedangkan uji invariansi parameter menggunakan scatter plot. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh nilai korelasi poin biserial butir nomor empat adalah negatif, sehingga butir tersebut tidak digunakan dalam analisis parameter dan kecocokan model. Model teori respons butir yang cocok dengan instrumen tersebut adalah model 3-PL. Tingkat kesukaran item berada dalam rentang sampai 0,901. Daya pembeda berada dalam rentang sampai serta tebakan semu ada di antara 0 sampai . Jika ditinjau dari tingkat kesulitan butir terbukti bahwa keseluruhan butir memiliki tingkat kesulitan yang baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir memiliki karakateristik butir yang baik. Penelitian ini memberikan gambaran pengujian empiris dalam menentukan kualitas butir instrumen berdasarkan analisis yang tepat sehingga layak untuk digunakan dalam mengukur hasil belajar.Kata Kunci: Tes Diagnosa, Teori Respons Butir, Model Logistik Parameter
Efek Mediasi Kesulitan Keuangan dalam Mendeteksi Corporate Fraud di Indonesia
AbstractThis study analyzed the mediating effect of financial distress on the research model of the fraud hexagon effect on corporate fraud. The research model in this study was tested using the multiple regression analysis method using 210 companies data collected from companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2015-2019. The originality of this research is to add financial distress as a mediating variable in explaining the effect of fraud hexagon theory on corporate fraud in Indonesia. The results show empirical evidence that financial distress has a significant positive mediating effect in explaining the effect of stimulus on corporate fraud. Financial distress has a significant negative mediating effect in explaining the effect of collusion, opportunity and rationalization on corporate fraud. Financial distress has also been proven to have no mediation effect in explaining the influence of capability and ego on corporate fraud. The test results prove that high financial achievement targets and political connections have lower the risk of experiencing financial distress. Loose supervision and inconsistent implementation of corporate governance can plunge the company into financial distress. These conditions will eventually encourage companies to commit corporate fraud in order to cover up the financial distress they are experiencing.Keywords: Corporate fraud; Financial distress; Fraud hexagon; F-score; Mediating effect Abstrak Penelitian ini menganalisis efek mediasi kesulitan keuangan pada model penelitian pengaruh fraud hexagon terhadap corporate fraud. Model penelitian diuji menggunakan metode analisis regresi berganda dengan data 210 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2019. Originalitas penelitian ini adalah menggunakan kesulitan keuangan sebagai variabel mediasi dalam menjelaskan pengaruh teori fraud hexagon terhadap corporate fraud di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bukti empiris bahwa kesulitan keuangan memiliki efek mediasi positif yang signifikan dalam menjelaskan pengaruh variabel stimulus terhadap corporate fraud. Kesulitan keuangan memiliki efek mediasi negatif yang signifikan dalam menjelaskan pengaruh variabel collusion, opportunity dan rationalization terhadap corporate fraud. Kesulitan keuangan juga terbukti tidak memiliki pengaruh mediasi dalam menjelaskan pengaruh variabel capability and ego terhadap corporate fraud. Hasil pengujian membuktikan bahwa target pencapaian keuangan yang tinggi serta adanya koneksi politik dapat menurunkan resiko perusahaan mengalami kesulitan keuangan. Longgarnya pengawasan dan penerapan tata kelola perusahaan yang tidak konsisten dapat menjerumuskan perusahaan ke dalam kondisi kesulitan keuangan. Kondisi yang mendesak pada akhirnya akan mendorong perusahaan untuk melakukan corporate fraud demi menutupi kondisi kesulitan keuangan yang dialami.Kata Kunci: Kejahatan perusahaan; Kesulitan keuangan; Fraud hexagon; F-score; Efek medias
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Informasi Akuntansi dengan Ketidakpastian Lingkungan sebagai Variabel Moderating
AbstractAccounting information is very important for MSMEs, therefore this study expects to acquire experimental proof of what variables are able to influence it. The number of research populations amounted to 988, namely all MSMEs in Kudus Regency in 2020. The purposive sampling method is chosen to determine the sampling technique The quantity of research samples was determined by a slovin formula of 104 based on questionnaires distributed to respondents. Data analysis techniques use Moderated Analysis Regression (MRA). The ends that can be shown are as per the following : The utilization of accounting information is not influenced by accounting knowledge or accounting training, Business owner education affects the utilization of accounting information, Environmental uncertainty is able to reinforce the impact of accounting knowledge on the use of accounting information, Environmental uncertainty is not able to reinforce the impact of accounting training, education of MSME owners on the utilization of accounting information. The end of this study can be utilized as a source of perspective for MSMEs to be motivated to utilize and improve the performance of MSMEs.Keywords: Environmental uncertainty; MSMEs; Utilization of accounting information; Accounting knowledge; Business owner education; Accounting training Abstrak Informasi akuntansi sangat penting bagi UMKM, selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris variabel yang mampu mempengaruhinya. Jumlah populasi penelitian berjumlah 988 yaitu seluruh UMKM di Kabupaten Kudus pada tahun 2020. Metode purposive sampling dipilih untuk menentukan teknik sampling. Jumlah sampel penelitian ditentukan dengan rumus slovin sejumlah 104 berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Teknik analisis data memakai Moderated Analysis Regression (MRA). Kesimpulan yang dapat ditunjukkan sebagai berikut : pemakaian informasi akuntansi tidak bisa dipengaruhi oleh pengetahuan akuntansi ataupun pelatihan akuntansi. Pendidikan pemilik mempengaruhi terhadap pemakaian informasi akuntansi. Ketidakpastian lingkungan dapat menguatkan pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap pemakaian informasi akuntansi. Ketidakpastian lingkungan tidak sanggup menguatkan pengaruh pelatihan akuntansi, pendidikan pemilik terhadap pemakaian informasi akuntansi. Hasil penelitian ini dapat digunakan acuan bagi UMKM untuk termotivasi menggunakan informasi akuntansi untuk meningkatkan kinerja UMKM.Kata Kunci: Ketidakpastian lingkungan; UMKM; Pemakaian informasi akuntansi; Pengetahuan akuntansi; Pendidikan pemilik; Pelatihan akuntans
Kepuasan konsumen sebagai dampak kualitas produk, harga dan keputusan pembelian
Abstract: The Majalaya Weaving Sarong is a product of MSMEs whose existence has begun to be displaced by imported products and has resulted in many business actors going bankrupt. This study is to determine and analyze product quality, price, purchase decisions, and satisfaction. Consumers who use Majalaya sarongs are the research population, 100 respondents were sampled using the Incidental Sampling technique. Path analysis is a data analysis technique used. The result of data processing is known that consumer satisfaction is formed as an impact of product quality, price, and purchasing decisions. Product quality and price mediated by purchasing decisions can affect satisfaction. In addition, purchasing decisions can be shaped by product quality and price. The weakness of this research is that the sample distribution is large and wide, and cannot be compared with woven sarongs from other regions.Keywords: Consumer Decision; Consumer Satisfaction; Price; ProductAbstrak: Sarung Tenun Majalaya merupakan produk UMKM yang keberadaannya mulai tergeserkan produk impor dan mengakibatkan banyak pelaku usahanya mengalami kebangkrutan. Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kualitas produk, harga, keputusan pembelian serta kepuasan. Konsumen yang menggunakan sarung Majalaya merupakan populasi penelitian, 100 responden dijadikan sampel dengan menggunakan teknik Incidental Sampling. Analisis jalur merupakan teknik analisis data yang dipakai. Hasil olah data diketahui kepuasan konsumen terbentuk sebagai dampak kualitas produk, harga serta keputusan pembelian. Kualitas produk dan harga dengan dimediasi oleh keputusan pembelian dapat mempengaruhi kepuasan. Selain itu, keputusan pembelian dapat dibentuk oleh kualitas produk maupun harga. Kelemahan penelitian ini adalah sebaran sampelnya banyak dan luas, serta tidak bisa dibandingkan dengan sarung tenun dari daerah lain.Kata Kunci: Harga; Produk; Kepuasan Konsumen; Keputusan Pembelia