Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
Not a member yet
    2652 research outputs found

    Pengembangan Modul Ajar Program Sekolah Penggerak Berbasis Problem Based Learning

    No full text
    Kementerian Pendidikan dan kebudayaan menetapkan kurikulum baru yang dikenal sebagai “Program Sekolah Penggerak” sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul ajar yang layak dari aspek valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Plomp yaitu analisis pendahuluan, pengembangan atau pembuatan prototype, dan penilaian. Adapun Teknik pengumpulan dan instrumen penelitian berupa wawancara, lembar validasi, lembar angket, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas modul ajar yang dihasilkan berdasarkan aspek kevalidan memperoleh skor 4,4 yang masuk kategori valid. Nilai kepraktisan diperoleh dari angket respon guru dengan skor 3,8 dan observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan skor 0,88 yang masuk dalam ketgori praktis. Selanjutnya, aspek keefektifan diperoleh dari tes berupa asesmen formatif dengan skor 77,65 yang masuk dalam kategori efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar dikatakan valid, praktis, efektif. Sehingga modul ajar ini bisa digunakan sebagai pegangan siswa dan guru pada sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka.

    RETURNING TO OFFLINE TEACHING AND LEARNING: WHAT IT MEANS FOR INDONESIAN STUDENTS AND TEACHERS

    No full text
    During the early pandemic, teachers and students were abruptly forced to conduct teaching and learning remotely. Both were struggling to cope with the challenges in the emergency remote teaching (ERT) situation. It was quite common to hear students and teachers wishing to go back to school immediately for various reasons. After two years of remote teaching, some schools begin to open for face-to-face or offline learning. It is then interesting to know how the students and teachers responded to the school/ campus opening. This paper reports a small-scale survey involving 110 respondents, both teachers, and students at the secondary and tertiary levels. Thematic coding analysis was carried out to analyze the participants’ responses. This study revealed that 80% of the respondents opted for online distance learning over offline learning during the pandemic although they reported challenges of teaching and learning within the online mode. The percentage shifted after two years of distance learning. In terms of mode preference, 56% of respondents prefer to go back to offline mode but the remaining 44% want to stay in the online remote mode of teaching and learning. While the majority chose offline learning, several themes of concern emerged from the responses, and reverse eco-shock is the most prominent. As the students and teachers acknowledged the benefits and build comfort in the online teaching and learning environment, they indicate the reimaging of offline teaching and learning. It implies that the practice of offline learning will not be similar to that before the pandemi

    PERANCANGAN BRAND IDENTITY MUSEUM GEDUNG PERUNDINGAN LINGGARJATI

    No full text
    Museum gedung perundingan linggarjati merupakan salah satu museum bersejarah yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Upaya museum untuk mengembangkan identitas visual sudah baik secara media cetak maupun media visual, namun perkembangan tersebut belum sepenuhnya mendapatkan image atau branding yang tepat, ditambah perkembangan internet dan sosial media yang semakin pesat dapat menjadi hal yang penting untuk mengembangkan brand image ditinjau dalam ranah desain komunikasi visual. Perancangan ini bertujuan untuk membuat identitas visual dan sosial media museum agar masyarakat bisa mengetahui sejarah dan keunikan museum. Untuk menghasilkan sebuah identitas visual yang menarik dan representatif maka dilakukan pengumpulan data secara kualitatif dengan mengumpulkan data tentang museum, mengikuti perkembangan trend visual, melakukan analisa promosi sebelumnya dan observasi. Perancangan identitas visual Museum Gedung Perundingan Linggarjati meliputi logo, tipografi, warna, dan elemen gambar yang diturunkan kedalam media-media yang digunakan.Kata Kunci: Museum Gedung Perundingan Linggarjati, Identitas Visual, Sosial Medi

    EFEKTIFITAS PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGHADAPI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI

    No full text
    ABSTRAKLatar Belakang: Dismenore merupakan nyeri haid yang umum dialami oleh remaja putri dan berpengaruh terhadap kualitas hidup. Pengetahuan remaja mengenai dismenore serta sikap menghadapinya berperan penting dalam kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap menghadapi dismenore pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment menggunakan desain one group pre-test post-test. Sampel merupakan siswi kelas X dan XI SMAN 1 Kota Cirebon yang berusia 15-17 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi yang berisi pertanyaan mengenai pengetahuan dan sikap menghadapi dismenorea. Penyuluhan diberikan menggunakan media slide show power point. Hasil: Sebelum dilakukan penyuluhan, mayoritas sampel penelitian memiliki tingkat pengetahuan yang baik (51%) dan tingkat sikap yang kurang (48%) tentang dismenore. Setelah dilakukan penyuluhan, semua sampel memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang baik tentang dismenore. Penyuluhan meningkatkan pengetahuan sebesar 27.37% (p=0.0001) dan sikap menghadapi dismenore sebesar 76.01% (p=0.0001). Simpulan: Penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap menghadapi dismenore pada remaja putri. Kegiatan penyuluhan mengenai dismenore pada remaja dapat ditingkatkan dan dilakukan secara rutin untuk meningkatkan derajat kesehatan reproduksi remaja.Kata Kunci: dismenore, penyuluhan kesehatan, pengetahuan, sikap, remaja putr

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU KEBERSIHAN GENITAL TERHADAP KEJADIAN FLUOR ALBUS PATOLOGIS PADA SISWI DI SMAN 1 SINDANG INDRAMAYU

    No full text
    Latar Belakang : Di Indonesia sekitar 90% wanita berpotensi mengalami fluor albus. Banyak wanita di Indonesia yang tidak tahu tentang fluor albus atau keputihan, sehingga mereka menganggap fluor albus sebagai hal yang sudah biasa dan tidak penting. Kurangnya informasi dan pengetahuan tentang perubahan sistem reproduksi pada usia remaja menyebabkan munculnya kecemasan dan rasa malu. Infeksi fluor albus dapat pula disebabkan oleh kurangnya perawatan remaja putri terhadap alat genitalnya.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku kebersihan genital terhadap kejadian fluor albus patologis pada siswi di SMAN 1 Sindang Indramayu.Metode : Penelitian observasional analitik desain cross sectional yang melibatkan 150 siswi di SMAN 1 Sindang Indramayu kelas XI secara simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Chi Square.Hasil : Sebagian besar responden berusia 17 tahun dengan jumlah 78 siswi (52%), memiliki pengetahuan baik sebanyak 88 siswi (58,7%), memiliki perilaku baik sebanyak 75 siswi (50%), dan yang tidak mengalami fluor albus patologis sebanyak 113 siswi (75,3%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku dengan kejadian fluor albus patologis (keduanya memiliki nilai p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa nilai pengetahuan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kejadian fluor albus patologis dibandingkan perilaku yang dibuktikan dengan nilai OR yang lebih besar.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku kebersihan genital dengan kejadian fluor albus patologis.Kata Kunci : pengetahuan, perilaku, fluor albus patologis

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank BRI Cabang Bintaro

    No full text
    Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Gaya kepemimpinan dan Motivasi kerja baik secara parsial ataupun simultan terhadap Kinerja Karyawan pada Bank BRI Cabang Bintaro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif Asosiatif dimana data yang di peroleh berupa kuesioner yang diolah menggunakan aplikasi SPSS 2.2. hasilnya Nilai thitung dari variabel Gaya Kepemimpinan adalah 3,971 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1.99962 dengan tingkat singnifikan 0.0 lebih kecil dari 0,05 maka dapat diartikan Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan secara parsial Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Karyawan. Nilai thitung dari variable Motivasi kerja adalah 4,585  lebih besar dari ttable sebesar 1.99962 dengan tingkat signifikan 0 lebih kecil dari 0,05 maka dapat diartikan Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat di simpulkan secara parsial bahwa Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. diketahui Fhitung sebesar 59,336 dan nilai signifikansi sebesar 0 sedangkan nilai Ftabel sebesar 3.15 Jadi dapat disimpulkan bahwa Fhitung > Ftabel (59,336 > 3.15) dan signifikasi < 0,05 (0 < 0,05), maka Ha diterima , jadi dapat disimpulkan bahwa Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja bersama-sama berpengaruh  terhadap Kinerja Karyawa

    PENGARUH LITERASI EKONOMI DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KONSUMSI YANG DIMEDIASI OLEH KONTROL DIRI

    No full text
    AbstractHigh school students are included in the category of teenagers, they are still not able to control themselves optimally because they are in the stage of searching for identity. This can trigger irrational consumption behavior. It’s needed to have economic literacy and a good peer environment as well as positive self-control so that students can behave rationally. In this study using quantitative methods. The purpose of this research was to knowing the effect of economic literacy and peers on consumption behavior through self-control. This study uses a simple random sampling technique in determining the sample. This research was conducted at SMA Negeri 1 Taman. The research sample was 11th grade social studies students, totalling 102 respondents. The results of the study are (1) existence an insignificant and positive impact between economic literacy on self-control. (2) existence a significant and positive impact economic literacy on consumption behavior. (3) existence a significant and negative impact between peers on self-control. (4) existence is a positive and significant impact between peers on consumption behavior. (5) existence a positive and significant impact  self-control on consumption behavior. (6) existence an insignificant and positive effect of self-control as a intervening variable of the effect of economic literacy on consumption behavior. (7) existence an insignificant and negative effect of self-control as a intervening  variable of peer influence on consumption behavior.Keywords: Economic literacy, peers, self control, consumption behavior.AbstractHigh school students are included in the category of teenagers, they are still not able to control themselves optimally because they are in the stage of searching for identity. This can trigger irrational consumption behavior. It’s needed to have economic literacy and a good peer environment as well as positive self-control so that students can behave rationally. In this study using quantitative methods. The purpose of this research was to knowing the effect of economic literacy and peers on consumption behavior through self-control. This study uses a simple random sampling technique in determining the sample. This research was conducted at SMA Negeri 1 Taman. The research sample was 11th grade social studies students, totalling 102 respondents. The results of the study are (1) existence an insignificant and positive impact between economic literacy on self-control. (2) existence a significant and positive impact economic literacy on consumption behavior. (3) existence a significant and negative impact between peers on self-control. (4) existence is a positive and significant impact between peers on consumption behavior. (5) existence a positive and significant impact  self-control on consumption behavior. (6) existence an insignificant and positive effect of self-control as a intervening variable of the effect of economic literacy on consumption behavior. (7) existence an insignificant and negative effect of self-control as a intervening  variable of peer influence on consumption behavior.Keywords: Economic literacy, peers, self control, consumption behavior

    The Effectiveness of Using Kahoot on Understanding Mathematics through Study from Home

    No full text
    Abstract. The study from home (SFH) is an everyday activity in global education right now. Kahoot in learning environments is an alternative to accelerating students' interest in learning and understanding mathematics. This study aimed to measure the effectiveness of Kahoot on understanding mathematics learning through SFH. This study investigates the effect of using Kahoot in linear programming. There were 122 students, with 48 males and 74 females. Student outcomes and perceptions of Kahoot were collected to determine the effect of using Kahoot in mathematics learning through SFH. The effect of using Kahoot in mathematics was assessed using quantitative (test) and qualitative (questionnaire) methods. The analysis of the data was done using two-way ANOVA. The result of this study indicates that Kahoot can be used effectively in student motivation in learning through SFH, increased student outcomes, low-skilled students could achieve 56.56%, and understandable learning in virtual environments with Kahoot. Using the Kahoot method has an influence on skills towards the result in class virtual, a positive impact on student's experience in learning (around 90.7% of students enjoy learning with this virtual learning system), and the potential to increase the keenness of students to learn in mathematics through SFH.Keywords: study from home, kahoot, linear programming, motivation, mathematics learnin

    Pengaruh Bahan Ajar Berbasis Multimedia Interaktif terhadap Kemampuan Computational Thinking Matematis Mahasiswa

    No full text
    Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan Computational Thinking (CT) mahasiswa selaku calon guru, serta terjadinya perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kemampuan computational thinking matematis mahasiswa melalui bahan ajar berbasis multimedia interaktif guna mendukung pembelaran online. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif (kuasi eksperimen) yang dilaksanakan di 2 Universitas yang berada di provinsi Riau. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru matematika yang mengontrak mata kuliah Struktur Aljabar di UIR (kelas eksperimen) dan mahasiswa calon guru matematika di UPP (kelas kontrol). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan computational thinking dan data hasil tes diolah dengan uji statistik. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan Levene serta uji Anova 2 jalur. Berdasarkan hasil uji Anova 2 jalur, diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,001 < α = 0,05. Artinya terjadi peningkatan kemampuan computational thinking matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan bahan ajar berbasis multimedia interaktif.Kata Kunci: bahan ajar, computational thinking, multimedia interaktif, pembelajaran onlin

    Analisis Pengetahuan Konseptual dan Prosedural Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Pada Bilangan Rasional

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman bilangan rasional mahasiswa calon guru sekolah dasar yang berkaitan dengan pengetahuan procedural dan konseptual. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini melibatkan 102 mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tahun kedua pada dua perguruan tinggi swasta di Aceh, Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakna tes tertulis yang berkaitan dengan bilangan rasional. Analisis data dilakukan secara deskripstif dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswa calon guru sekolah dasar baik pengetahuan procedural dan konseptual pada bilangan rasional masih sangat terbatas. Secara kategorisasi, pengetahuan procedural mahasiswa tergolong dalam level moderate (70,05%) sedangkan pengetahuan konseptual (50,36%) masih berada pada level rendah. Berbagai bentuk miskonsepsi dan kesulitan (epistemological obstacles) masih dialami oleh mahasiswa dalam menyelesaikan masalah terkait dengan kedua pengetahuan ini. Interpretasi bilangan rasional dalam representasi pecahan dan decimal perlu menjadi focus dalam ruang kuliah matematika pada program Pendidikan guru sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini juga mendukung penguatan pengetahuan konseptual melebihi pengetahuan procedural ditekankan pada mahasiswa calon guru sekolah dasar

    0

    full texts

    2,652

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Unswagati Cirebon (Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇