Edukatif - Jurnal Ilmu Pendidikan
Not a member yet
1689 research outputs found
Sort by
Urgensi Manajemen Keuangan sebagai Pilar Keberhasilan Sistem Pendidikan
Manajemen keuangan adalah satu diantara pilar strategis dalam mendukung keberhasilan sistem pendidikan yang berkualitas, namun sering kali aspek ini kurang mendapatkan perhatian dalam pembangunan sistem pendidikan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi manajemen keuangan dalam pendidikan, menelaah integrasinya dalam setiap unsur (input, proses, output), serta mengidentifikasi strategi penguatan tata kelola keuangan di lembaga pendidikan. Studi ini menawarkan pendekatan integratif dalam melihat manajemen keuangan pada seluruh unsur sistem pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif berdasarkan studi pustaka naratif integratif dengan pengumpulan data melalui buku dan artikel terkait dengan manajemen keuangan di lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen keuangan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi merupakan elemen integral dalam menjamin tersedianya sumber daya pendidikan, kelancaran operasional pembelajaran, serta pencapaian hasil pendidikan yang bermutu. Selain itu, penguatan manajemen keuangan dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi sistem akuntansi, dan penerapan sistem monitoring serta evaluasi anggaran secara berkala. Kesimpulannya, efektivitas manajemen keuangan berperan penting dalam membentuk sistem pendidikan yang transparan, akuntabel, efisien, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan mutu pendidikan nasional. Implikasi penelitian ini menjadi landasan penting dalam perumusan strategi pendidikan yang akuntabel, inovatif, dan berorientasi mutu berkelanjutan
Perkembangan Kurikulum Madrasah di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perkembanganyang ada di dunia pendidikan yaitu kurikulum madrasah di Indonesia, dimulai dari era pra-kemerdekaan hingga era reformasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Analisis dilakukan dari berbagai macam literatur seperti perpres atau peraturan pemerintah, buku akademik, jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan pendidikan yang ada di madrasah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebelum Indonesia merdeka, pendidikan agama Islam diselenggarakan melalui lembaga seperti masjid dan pesantren, yang mana terdapat jenjang pendidikan didalamnya seperti ibtidaiyyah, tsanawiyah, dan dayah sebagai cikal bakal jenjang aliyah. Setelah kemerdekaan, struktur bentuk kurikulum pendidikan madrasah mengalami pergeseran dari sistem mata pelajaran yang terpisah menjadi sistem yang terintegrasi. Perubahan ini ditandai dengan munculnya kurikulum berbasis konten serta pembaruan nomenklatur kurikulum, yang berkembang dari era SKB Tiga Menteri hingga era reformasi. Selain itu, diperkenalkan pula pendekatan pembelajaran baru seperti Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Dalam upaya penguatan karakter peserta didik berlandaskan nilai-nilai Pancasila, kurikulum madrasah di tingkat RA, MI, MTs, MA, dan MAK diarahkan pada pengembangan struktur yang bersifat otonom, dengan penekanan pada pembelajaran yang berbasis proyek dan kegiatan ekstrakurikule
Sekolah Ramah Anak di SD: Peran Seni Panggung dan Teater dalam Meningkatkan Rasa Aman Siswa
Fokus dari penelitian ini adalah untuk menemukan solusi yang merupakan sekolah ramah yang menjadi jawaban bagi setiap peserta didik yaitu siswa. Peneliti menggunakan desain penelitian kualitatif dan kemudian melakukan pendekatan deskriptif yang detail. Peneliti melakukan wawancara mendalam dengan pendidik untuk mendapatkan data yang akurat bagi peneliti. Mewawancarai lima pendidik dan relawan sekolah di SDN Pemansak 1, Kalimantan Barat. Maka temuan dalam penelitian ini adalah penerapan pendidikan sekolah ramah anak melalui seni panggung dan teater dapat membuat pembelajaran siswa merasa nyaman di sekolah, Ketakutan siswa berkurang karena hadirnya seni teater drama ini, sehingga menghasilkan desain pembelajaran yang menarik yang menciptakan pendidikan yang ramah bagi anak-anak di sekolah terpencil di SDN Pemansak 1, Kalimantan Barat
Korelasi Pembelajaran Berbasis Web (E-Learning) pada Mata Pelajaran Geografi terhadap Hasil Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan korelasi antara pembelajaran berbasis web (e-learning) terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran geografi kelas X SMA Negeri 10 Pontianak. Menggunakan metode yakni deskriptif dengan bentuk penelitian hubungan (interrelation studies) dengan menggunakan cara penelitian korelasi (correlation studies). Sampel yang digunakan berjumlah 107 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik studi dokumenter. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket (kuesioner) dan dokumen hasil belajar siswa pada pembelajaran geografi kelas X SMA Negeri 10 Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan web (e-learning) pada pembelajaran geografi kelas X SMA Negeri 10 Pontianak sebesar 67,85% termasuk dalam kategori “cukup baik” hal ini disebabkan oleh banyaknya peserta didik yang masih baru dalam penggunaan web (e-learning) dengan indikator yang memiliki persentase paling tinggi adalah kelebihan web (e-learning) sebesar 81%. Sedangkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 10 Pontianak sebesar 98,39%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan web (e-learning) dengan hasil belajar siswa dalam pembelajaran geografi kelas X SMA Negeri 10 Pontianak
Pengembangan dan Evaluasi Media Game Edukatif dalam Meningkatkan Pengenalan Karir dan Keaktifan Siswa SD
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media game edukatif dalam meningkatkan pengenalan karir dan keaktifan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan uji statistik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media game edukatif memenuhi kriteria kelayakan yang sangat baik dari aspek materi dan media. Hasil uji efektivitas menggunakan independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam peningkatan pengenalan karir dan keaktifan siswa (p < 0,05). Hasil uji paired sample t-test juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kelas eksperimen sebelum dan setelah penggunaan media game edukatif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa media game edukatif dapat diterapkan di berbagai sekolah dasar sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dalam mengenalkan karir kepada siswa. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis digital dengan integrasi augmented reality guna meningkatkan pengalaman belajar interaktif
Implementasi Program Madrasah Riset dalam Meningkatkan Berpikir Kritis (Critical Thingking) Siswa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan perkembangan zaman abad 21 di era revolusi industri 4.0 saat ini peserta didik dituntut memiliki keterampilan berpikir kritis. Salah satu solusinya adalah implementasi Program yang inovatif yaitu program madrasah riset.Tujuan Penelitian untuk menganalisis implementasi program riset dalam meningkatkan berpikir kritis (Critical Thingking) siswa. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, Informannya berjumlah 11 Informan. Adapun Hasil penelitian ini yaitu Implementasi Program Madrasah Riset dalam Meningkatkan berpikir kritis Siswa MAN 2 Jakarta Timur berjalan dengan baik, terlihat dari 3 tahapan implementasi Madrasah riset pertama tahap Perencanaan, dengan diawali MAN 2 ditetapkan sebagai madrasah penyelenggara riset tahun 2020, merumuskan sasaran dan tujuan penyelenggaraan program serta strategi untuk mencapai tujuan yang di harapkan. Kedua tahap Pelaksanaan program madrasah Riset melalui pembelajaran riset, kegiatan KIR (Karya Ilmiah Remaja), pembinaaan dan pelatihan riset, pelaksanaan mulok riset. Ketiga tahap Evaluasi program madrasah riset ini disesuaikan dengan capaian target dalam pembelajaran dan rubrik penilaiannya menyesuaikan dengan tugas yang diberikan. Adapun Program Madrasah Riset ini dapat meningkatkan berpikir Kritis siswa terlihat dari 6 aspek dari mulai siswa dapat melaksanakan interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, ekspalansi dan pengaturan diri atau regulasi diri dengan baik, sehingga dengan melaksanakan program madrasah riset ini siswa terlatih dalam berpikir kriti
Guru sebagai Waratsatul Anbiya: Tinjauan Literatur terhadap Status, Fungsi dan Peran Guru dalam Islam
Guru memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Ia tidak hanya bertugas sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pendidik akhlak, pembina spiritual, dan teladan moral bagi peserta didik. Dalam Islam, guru dipandang sebagai waratsatul anbiya’ (pewaris tugas kenabian), sebagaimana ditegaskan dalam hadis Rasulullah: "?? ??????? ???? ????????". Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam status, peran, dan fungsi guru dalam perspektif pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan literatur integratif, yaitu menggabungkan pandangan para ulama klasik dan kontemporer dengan realitas pendidikan modern. Sumber data meliputi Al-Qur’an, hadis, karya ulama seperti Imam al-Ghazali dan Ibn Jama’ah, serta literatur ilmiah lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru dalam Islam memiliki fungsi integral sebagai mu’allim (pengajar), murabbi (pendidik), muwajjih (pembimbing), dan qudwah (teladan). Peran ini sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara spiritual dan moral. Oleh karena itu, reaktualisasi fungsi guru sebagai waratsatul anbiya’ perlu terus diperkuat dalam sistem pendidikan Islam masa kin
Membangun Lingkungan Sekolah yang Inklusif melalui Pendidikan Multikultural
Dewasa ini, praktik pendidikan inklusif belum optimal ditandai masih ditemukan berbagai tantangan, seperti diskriminasi, rendahnya pemahaman guru terhadap keberagaman, serta terbatasnya sarana dan prasarana. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan multikultural dalam membangun lingkungan sekolah yang inklusif. Kajian ini melibatkan peserta didik, guru, sekolah, dan kurikulum dalam membangun lingkungan sekolah inklusif melalui pendidikan multikultural. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) yang menelaah berbagai buku, artikel jurnal, yang memuat teori dan hasil penelitian relevan. Tahap kajian dilakukan secara sistematis dimulai identifikasi, penelusuran, pengumpulan sumber, seleksi literatur yang relevan, analisis isi kemudian sintesis hasil penelitian dari 26 literatur utama artikel terindeks SINTA dan buku yang bernomor ISBN. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berperan penting dalam membentuk lingkungan sekolah yang inklusif melalui implementasi pendidikan multikultural dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan pembangunan budaya sekolah yang terbuka serta bebas diskriminasi. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual pada pemetaan strategi implementasi pendidikan multikultural yang bersifat fleksibel dan adaptif terhadap keterbatasan sumber daya sekolah di Indonesia yang tidak tidak hanya mengandalkan reformasi struktural, tetapi juga menekankan pembiasaan sikap toleran, kerja sama lintas perbedaan, serta pembelajaran berbasis konteks lokal yang relevan dengan kehidupan peserta didi
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) Berbantuan Media Eco-Clash untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Pembelajaran IPA
Pemahaman konsep IPA siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Eco-Clash dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi rantai makanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VII MTs. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 64,00 meningkat menjadi 78,40 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model TGT berbantuan media Eco-Clash efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi guru sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif berbasis permainan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsep siswa di sekolah
Analisis Status Pekerjaan Alumni: Persepsi dan Realita Arah Pencapaian Karier
Status pekerjaan alumni masih terdapat yang belum bekerja secara fulltime. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status pekerjaan ditinjau dari persepsi dan realita lulusan untuk meningkatkan pengembangan karier yang dihadapi di masa depan yang dijadikan tindak lanjut untuk mencapai keberhasilan dalam pendidikan. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data adalah menyebarkan kuesioner ke populasi tracer study pada tahun 2024 yang berjumlah 188 orang alumni, sedangkan yang terdeteksi yang dijadikan sampel berjumlah 163 orang alumni. Teknik analisis data adalah menggunakan analisis deskriptif berdasarkan data yang diperoleh mengenai status pekerjaan alumni yang berpengaruh terhadap penghasilan yang diperoleh alumni dan tempat bekerja alumni. Hasil penelitian menjelaskan bahwa lulusan (alumni) mempunyai daya serap bekerja yang tinggi dan tempat kerja yang relevan dengan pendidikan yang menunjukkan sebagian besar bekerja di sektor pemerintah, tetapi pada sisi melanjutkan studi ke S3 rendah disebabkan oleh motivasi dan biaya pendidikan. Kesimpulan adalah persepsi dan realita arah pencapaian karier alumni menunjukkan hasil yang sesuai dengan bidang pekerjaa