Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Inovasi Pengawetan Buah: Studi Pembuatan dan Karateristik Sirup Buah Mangga dan Sirup Air Kelapa: Innovation in Climacteric Fruit Preservation: Study of Processed and Characteristics on Mango Syrup and Coconut water syrup

    Get PDF
    Salah satu cara pengawetan komoditas buah adalah dengan cara pemanisan atau pemanfaatan gula seperti pengolahan sirup. Produk sirup dan selai diharapkan dapat memperpanjang umur simpan dan meningkatkan memiliki nilai ekonomis. Pada penelitian ini dilakukan inovasi pembuatan sirup mangga, dan sirup air kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi gula yang ditambahkan terhadap nilai pH dan vitamin C pada sirup mangga dan sirup air kelapa. Terdapat 4 variasi perlakuan pada penelitian ini yakni sirup mangga tanpa gula (M1), sirup mangga dengan penambahan 50% gula (M2), sirup air kelapa tanpa gula (K1), sirup air kelapa dengan penambahan gula 50% (K2).  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai pH pada M1, M2, K1 dan K2 adalah 4; 4; 5,5 dan 4,7 sedangkan nilai vitamin C pada M1, M2 K1 dan K2 adalah 52,8 mg/100g; 46,9 mg/100g; 17,06 mg/100g; dan 8,4 mg/100g

    Optimizing E-Posyandu Through Digitalization of the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) in Detecting the Risk of Maternal

    Get PDF
    Jember Regency has a high maternal mortality rate (MMR) in East Java Province. Meanwhile, Arjasa Village, Jember is a partner village of Jember State Polytechnic which has the same health problem. In previous research, the e-posyandu application had not developed a system that could detect high-risk pregnant women. The purpose of this study was to optimize E-Posyandu through the Digitalization of the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) in Detecting the Risk of Maternal in Arjasa, Jember. Methods: This was a research and development study. The sample were 15 cadres from integrated service posts in Arjasa village. The system was developed using the waterfall method. The results showed that the system’s development of e-Posyandu through the digitalization of the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) is able to detect early high-risk pregnant women with three categories: low-risk pregnancy (KRR), high-risk pregnancy (KRT) and very high-risk pregnancy (KRST). High-risk and very high-risk pregnant women are then reported to the village midwife and the Community Health Center to get a referral to the hospital to prevent maternal mortality. Conclusion: This system has been tested with a system accuracy result of 93%, response time of <10 seconds, and user satisfaction with this system reached 87%, so it can increase the efficiency of cadres and midwives in reporting the results of early detection of high-risk pregnant women in real time to the Community Health Center. Recommendation: improve the system by shortening response time, increasing user satisfaction and increase sample size all Posyandu in Jember Regency for future research

    Development of VANESA (Virtual Assistant Nutritional Care Centre for Education and Consultation) for Diabetes Mellitus Management

    Get PDF
    Diabetes Mellitus (DM) remains a significant public health challenge in Indonesia, with rising prevalence and limited access to personalized nutritional care. The Nutrition Care Centre (NCC) at Jember State Polytechnic offers diet consultation and education services but faces constraints in human resources and client reach, with only 23% of visitation targets met since 2021. To address this gap, this study aims to develop VANESA, a virtual assistant powered by artificial intelligence (AI) and QR code technology to provide accessible, efficient, and contextual education and consultation services for DM patients. The system integrates rule-based and AI-based chatbot functionalities to deliver natural language responses regarding DM management, including dietary guidance, physical activity, and basic treatment advice. It also facilitates telehealth consultations, automated registration via QR code, and seamless integration with the existing Electronic Medical Record (EMR) system. Developed using the Waterfall model of SDLC, VANESA is designed to enhance service accessibility, reduce operational costs, and support continuous monitoring of patient nutritional status. Expected outcomes include a web-based admin system, an AI-driven Q&A chatbot, telehealth features, QR-based registration, and an analytics dashboard. This innovation not only supports the Teaching Factory NCC but also serves as a scalable model for digital health interventions in resource-limited settings. Thus, VANESA is a digital health solution that has a direct and applicable impact, is able to increase service efficiency, expand the reach of nutritional interventions, and can be replicated and scaled sustainably in various health facilities, especially in areas with limited resources

    PROFIL SENSORI MINUMAN WEDANG UWUH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea): Sensory Profile Of Wedang Uwuh Drink With The Addition Of Telang Flower Extract (Clitoria Ternatea)

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara penghasil rempah terbanyak di dunia. Rempah rempah sering digunakan sebagai bumbu masakan pada umumnya, namun khasiat lain rempah-rempah dapat dibuat sebagai minuman. Salah satu minuman yang menyehatkan adalah minuman wedang uwuh. Diversifikasi minuman wedang uwuh belum pernah dilakukan, sehingga pada penelitian ini menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami yang dapat meningkatkan daya tarik konsumen minuman wedang uwuh. Tujuan penelitian yaitu sensori profile (karakteristik sensoris) minuman wedang uwuh dengan penambahan variasi konsentrasi ekstrak bunga telang. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu factor yaitu variasi konsentrasi ekstrak bunga telang terhadap volume total, sehingga diperoleh 6 perlakuan (konsentrasi ekstrak bunga telang yang ditambahkan (15-40%). Metode uji sensoris menggunakan uji hedonik (kesukaan) dengan skala 1-5 dan uji mutu hedonik (parameter warna, aroma dan rasa). Analisis data menggunakan software SPSS 22 dengan analisis varian dan uji lanjut BNJ dengan taraf signifikansi 5%. Panelis yang digunakan sebanyak 25 orang panelis semi terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bunga telang berpengaruh nyata terhadap mutu hedonik warna, namun tidak berpengaruh nyata terhadap mutu hedonik rasa dan aroma. Secara keseluruhan panelis menyukai minuman wedang uwuh dengan penambahan 20% ekstrak bunga telang yaitu perlakuan P2

    Laying the Groundwork for a CEFR-Referenced English Proficiency Test with Vocational Nuance at Politeknik Negeri Jember

    Get PDF
    English language proficiency tests have become an integral part of English language learning. Several standardized English proficiency tests are offered to test takers for various purposes. TOEFL, IELTS and TOEIC are those that are widely recognized internationally. Standardized English tests have also been developed by institutions in Indonesia, such as TAEP by the University of Muhammadiyah Malang and TOEP (PKBI) by the Indonesian Test Service Center (PLTI). However, to date, there are still no similar tests administered by institutions in Indonesia specifically designed for vocational contexts. Therefore, this study was conducted to analyze the needs of developing a blueprint for the English proficiency test of Jember State Polytechnic (Polije) with a vocational nuance referring to the Common European Framework of Reference. Data were obtained through interviews with the Head of the Language Center of Polije, analysis of existing documents of the test blueprint and samples, analysis of the development of departments at Polije for the consideration of the vocational aspects, and analysis of the CEFR which will serve as the reference of the blueprint. The results of the data analysis will serve as the basis for developing a blueprint for the Polije English proficiency test with a vocational nuance referring to the CEFR

    Peningkatan Kapasitas Tefa Engineering Creative Corner (ECC) melalui Pelatihan dan Komersialisasi Produk Smart Robotik Kit di Desa Badean

    Get PDF
    Smart Robotic Kit hadir sebagai solusi edukatif yang mampu mengintegrasikan berbagai aspek STEM secara interaktif dan menyenangkan. Dengan menggunakan robot sebagai media pembelajaran, siswa dapat memahami konsep-konsep fisika, logika pemrograman, dan sistem kontrol dengan cara yang lebih konkret dan bermakna.TEFA Engineering Creative Corner (ECC) Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember merupakan unit potensial yang telah mengembangkan produk inovatif berupa Smart Robotic Kit. Produk ini dirancang sebagai perangkat modular berbasis mikrokontroler dan sensor, yang mudah digunakan untuk pelatihan tingkat dasar hingga menengah. Meskipun pengembangan alat ini telah berjalan melalui riset sebelumnya, pemanfaatan dan hilirisasi produk tersebut masih terbatas karena belum adanya modul pelatihan standar serta strategi promosi yang terstruktur. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat adopsi produk oleh sekolah-sekolah mitra atau komunitas pendidikan lainnya. Permasalahan yang dialami oleh mitra antara lain; belum ada pengembangan modul pelatihan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran STEM untuk penggunaan Smart Robotic Kit di lingkungan TEFA ECC di desa Badean, belum konfermasi dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman pelajar dalam bidang robotika dan teknologi melalui kegiatan pelatihan berbasis Smart Robot Kit dan belum adanya strategi promosi dan komersialisasi produk Smart Robotic Kit agar dapat diterima secara luas oleh sekolah-sekolah di desa Badean. Solusi yang diberikan pada mitra antara lain; didesain modul pelatihan yang efektif sesuai dengan kebutuhan pembelajaran STEM untuk penggunaan Smart Robotic Kit di lingkungan TEFA ECC. Manfaat yang dapat Memberikan akses terhadap pembelajaran STEM berbasis praktik langsung menggunakan teknologi robotika, meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep sains-teknik secara aplikatif, Meningkatkan kapasitas sebagai pusat pelatihan dan inovasi teknologi, serta memperkuat peran sebagai penghubung antara pendidikan vokasi dan industri, Mendorong hilirisasi hasil riset dosen dalam bentuk produk siap pakai yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan menyediakan solusi teknologi edukatif yang dapat diakses untuk pelatihan mandiri, workshop, atau kegiatan pendidikan nonformal lainnya. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan minat dari mitra untuk mengetahui dan memahami tentang smart robotic kit dengan ditunjukkan melalui angket dan hasil wawancara mitra. Hal lain yang nampak adalah dengan semakin tingginya keikutsertaan mitra dalam menerapkan langsung pada lingkungan yang mendukung secara perekonomian dan sosial

    Prosedur Operasional & Maintance PLTS di Pt. PLN Gardu Induk Padang Sambian: Operational Procedures & Maintance of PLTS at Pt. PLN Padang Sambian Substation"

    No full text
    Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT. Bintang Terbarukan Indonesia (BTI Energy) dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam industri energi terbarukan, khususnya dalam pengelolaan sistem energi matahari. Dalam kegiatan ini, rumusan masalah yang diangkat berkaitan dengan pelaksanaan prosedur operasional dan pemeliharaan sistem panel surya di perusahaan. Tujuan PKL ini adalah untuk memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan serta teknologi yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks nyata, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Laporan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman tentang praktik industri, sekaligus berfungsi sebagai alat ukur bagi perguruan tinggi untuk menilai pemahaman mahasiswa, serta sebagai referensi bagi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia. Dalam pelaporan pekerjaan, analisis dilakukan terhadap prosedur operasional yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang diusulkan untuk meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan proyek. Kesimpulan dari PKL ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, potensi pengembangan energi terbarukan di Indonesia sangat besar. Saran yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta advokasi untuk kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan, guna menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT. Bintang Terbarukan Indonesia (BTI Energy) dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam industri energi terbarukan, khususnya dalam pengelolaan sistem energi matahari. Dalam kegiatan ini, rumusan masalah yang diangkat berkaitan dengan pelaksanaan prosedur operasional dan pemeliharaan sistem panel surya di perusahaan. Tujuan PKL ini adalah untuk memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan serta teknologi yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks nyata, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Laporan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman tentang praktik industri, sekaligus berfungsi sebagai alat ukur bagi perguruan tinggi untuk menilai pemahaman mahasiswa, serta sebagai referensi bagi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia. Dalam pelaporan pekerjaan, analisis dilakukan terhadap prosedur operasional yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang diusulkan untuk meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan proyek. Kesimpulan dari PKL ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, potensi pengembangan energi terbarukan di Indonesia sangat besar. Saran yang diberikan mencakup peningkatan pelatihan, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta advokasi untuk kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan, guna menciptakan masa depan yang lebih berkelanjuta

    ISOLASI SELULOSA MESOCARP KULIT DURIAN UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOFOAM

    No full text
    The high potential of durian fruit creates waste in the form of skins that cause environmental pollution.  Durian peel contains high cellulose of about 50 to 60%.  Therefore, it is necessary to explore the source of cellulose as raw material for cheap bioplastic and biodegradable foam packaging. This study aims to determine the physical and chemical properties of durian peel mesocarp cellulose. The research method was to isolate or extract cellulose from durian peel mesocarp. The cellulose isolation process consists of 3 stages, namely flour making, delignification process using 10% NaOH alkaline solution, and bleaching process using 10% hydrogen peroxide (H2O2) solution.  The cellulose produced was observed for physical and chemical properties.  The results show that durian peel mesocarp cellulose has physical properties with powder form, elongated round granule structure, yellowish-white color with lightness (L) = 78.50, a * = 4.30, and b * = 21.00, and chemical properties include moisture content of 6.37%, content of 63.27% cellulose, 13.94% hemicellulose and 9.54% lignin. Potensi buah durian yang tinggi menimbulkan limbah berupa  kulit yang menyebabkan pencemaran lingkungan.  Kulit durian  mengandung selulosa tinggi  sekitar 50 sampai 60%.  Untuk itu perlu dilakukan eksplorasi  menjadi  sumber selulosa sebagai  bahan baku kemasan bioplastik dan biodegradable-foam yang murah. Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat fisik dan kimia selulosa mesocarp kulit durian. Metode penelitian dengan mengisolasi atau mengekstraksi  selulosa dari mesocarp kulit durian.   Proses isolasi selulosa terdiri dari 3 tahap, yaitu pembuatan tepung, proses delignifikasi menggunakan larutan alkali  NaOH 10% dan proses bleaching menggunakan larutan hidrogen peroksida  (H2O2) 10%.  Selulosa yang dihasikan dilakukan pengamatan  terhadap sifat fisik dan kimia.  Hasilnya menunjukkan bahwa selulosa mesocarp kulit durian mempunyai sifat fisik dengan bentuk serbuk, struktur granula bulat memanjang, berwarna putih kekuningan dengan  nilai lightness (L) = 78,50, a *= 4,30, dan b*= 21,00,  serta sifat kimia meliputi kadar air 6,37%, kandungan  63,27% selulosa, 13,94% hemiselulosa dan 9,54%  lignin

    Optimalisasi Pelayanan Klinis Melalui Clinical Pathway: Analisis Pengetahuan dan Sikap Praktisi Medis

    No full text
    Dr. Soekardjo Hospital has a clinical pathway that is currently used mainly as a requirement for accreditation rather than as a service guideline. Previous studies have found that several clinical pathway procedures were overlooked, posing a risk of potential fraud. Under the Case Base Group-based National Health Insurance system, which demands cost efficiency and quality control, clinical pathways must be understood and implemented by healthcare professionals to optimise patient care. This study aimed to analyse the knowledge and attitudes of medical practitioners toward clinical pathway strategies. A quantitative research design was applied, with data collected through questionnaires completed by 30 respondents. Univariate analysis was used to describe respondent characteristics, while bivariate analysis with the chi-square test assessed variable relationships. The findings showed no significant association between education level, profession, or years of service with practitioners' knowledge and attitudes. However, a significant relationship was found between knowledge and attitude, indicating that better knowledge leads to a more positive attitude toward clinical pathway adoption. Therefore, improving knowledge is crucial. Training programmes should be developed to enhance the understanding and attitudes of medical practitioners to support the effective and consistent implementation of clinical pathways in hospital settings.Rumah Sakit dr. Soekardjo memiliki clinical pathway yang sejauh ini baru digunakan sebagai pelengkap akreditasi, bukan panduan pelayanan. Penelitian sebelumnya mengidentifikasi prosedur clinical pathway yang diabaikan dan berpotensi fraud. Dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional berbasis Case Base Group yang menuntut efisiensi biaya dan kendali mutu, clinical pathway perlu dipahami dan diimplementasikan oleh petugas kesehatan untuk memaksimalkan perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis sikap dan pengetahuan praktisi medis dalam strategi clinical pathway. Desain penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 30 responden. Analisis univariat digunakan untuk mendapatkan distribusi frekuensi karakteristik responden. Analisis bivariat dengan chi-square digunakan untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pendidikan, profesi dan lama kerja dengan pengetahuan dan sikap praktisi medis tentang clinical pathway. Namun terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap praktisi medis. Semakin baik pemahaman dan pengetahuan praktisi medis, semakin positif sikap mereka terhadap penerimaan dan penerapan praktik klinis. Peningkatan pengetahuan menjadi hal krusial. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan program pelatihan yang meningkatkan pengetahuan dan membangun sikap positif praktisi medis untuk mendukung penerapan clinical pathway secara efektif di rumah sakit

    Pengaruh Pemberian Jus Buah Tin (Ficus Carica L.) Terhadap Kadar Trigliserida Tikus Galur Wistar Dislipidemia

    No full text
    Gaya hidup yang tidak sehat, pola makan yang cenderung mengonsumsi makanan tinggi lemak menjadi salah satu faktor penyebab dislipidemia. Dislipidemia ditandai dengan peningkatan kadar trigliserida. Buah tin memiliki kandungan flavonoid yang mampu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah tin terhadap kadar trigliserida. Penelitian ini menggunakan desain true eksperimental dengan pendekatan pretest posttest with control group. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus galur wistar umur 2-3 bulan dengan berat 130-230 gram yang terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif yang diberikan pakan standar 30 gram/tikus/hari, kelompok kontrol positif diberikan pakan tinggi lemak dan kelompok kontrol perlakuan diberikan pakan tinggi lemak dan sonde minuman berupa jus buah tin 8 ml/tikus/hari sebanyak 2 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan kadar trigliserida masing-masing kelompok sebelum dan sesudah intervensi tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol positif (p = 0,161, pretest = 167 mg/dl, posttest = 110 mg/dl). Terdapat perbedaan pada kelompok negatif (p = 0,012, pretest = 95,5 mg/dl, posttest = 85,5 mg/dl) dan kelompok perlakuan (p = 0,012, pretest = 141 mg/dl, posttest = 89 mg/dl). Terdapat perbedaan yang signifikan pada selisih kadar trigliserida kelompok kontrol negatif dan kontrol positif serta kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan (p = 0,011). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh pemberian jus buah tin terhadap kadar trigliserida tikus galur wistar dislipidemia

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇