Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
2290 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Kinerja Perpipaan dengan Penerapan Air Vent Valve dan Reducer Concentric Pipe dalam Pembuatan Instalasi Air Bersih di Desa Tambong : Optimization of Pipeline Performance through the Application of Air Vent Valve and Concentric Pipe Reducer in the Construction of a Clean Water Installation in Tambong Village
Desa Tambong di Kabupaten Banyuwangi telah berkembang sebagai destinasi wisata alam, namun menghadapi tantangan infrastruktur, terutama dalam hal fasilitas umum MCK (Mandi, Cuci, Kakus). Hal ini terjadi akibat rusaknya instalasi air bersih. Fasilitas yang dibangun tahun 2013 melalui program PNPM menjadi kurang optimal karena masalah jaringan perpipaan, tekanan air yang rendah, dan gangguan pasokan air, terutama saat musim kemarau. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian dilakukan bertujuan membangun kembali instalasi air bersih meliputi pemasangan jaringan pipa baru, pembangunan menara tandon air, dan pemasangan pompa air. Selain itu, teknologi seperti air vent valve dan reducer concentric pipe diterapkan untuk mengoptimalkan aliran air dan mencegah masuknya udara ke dalam sistem perpipaan. Program ini juga mencakup pelatihan teknis kepada mitra, yakni pemerintah desa, pengelola air minum desa, dan masyarakat. Pelatihan tersebut berfokus pada pembuatan, perawatan, dan pemeliharaan sistem instalasi air. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat sangat puas dengan program ini, dengan tingkat kepuasan mencapai 94,8%, dan persentase pemahaman teknis oleh mitra tercatat sebesar 92,5%. Program ini tidak hanya berhasil mengembalikan fungsi MCK, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung keberlanjutan pariwisata di Desa Tambong.Desa Tambong di Kabupaten Banyuwangi telah berkembang sebagai destinasi wisata alam, namun menghadapi tantangan infrastruktur, terutama dalam hal fasilitas umum MCK (Mandi, Cuci, Kakus). Hal ini terjadi akibat rusaknya instalasi air bersih. Fasilitas yang dibangun tahun 2013 melalui program PNPM menjadi kurang optimal karena masalah jaringan perpipaan, tekanan air yang rendah, dan gangguan pasokan air, terutama saat musim kemarau. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian dilakukan bertujuan membangun kembali instalasi air bersih meliputi pemasangan jaringan pipa baru, pembangunan menara tandon air, dan pemasangan pompa air. Selain itu, teknologi seperti air vent valve dan reducer concentric pipe diterapkan untuk mengoptimalkan aliran air dan mencegah masuknya udara ke dalam sistem perpipaan. Program ini juga mencakup pelatihan teknis kepada mitra, yakni pemerintah desa, pengelola air minum desa, dan masyarakat. Pelatihan tersebut berfokus pada pembuatan, perawatan, dan pemeliharaan sistem instalasi air. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masyarakat sangat puas dengan program ini, dengan tingkat kepuasan mencapai 94,8%, dan persentase pemahaman teknis oleh mitra tercatat sebesar 92,5%. Program ini tidak hanya berhasil mengembalikan fungsi MCK, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung keberlanjutan pariwisata di Desa Tambong
Pelatihan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Sanitasi Pengolahan Produk di PT Tewil Sejahtera Indonesia Kabupaten Jember
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada mitra usaha PT Tewil Indonesia Sejahtera, sebuah PT di level UMKM yang memproduksi olahan berbahan dasar jamur tiram. Salah satu produk yang dikembangkan mitra adalah mie jamur tiram yang dipadukan dengan daun kelor. Mie jamur kelor mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan dan juga dapat menjadi alternatif pengganti mie bagi masyarakat berkebutuhan khusus sehingga mempunyai prospek yang sangat baik untuk dikembangkan. Permasalahan mitra adalah dalam memproduksi mie jamur tiram kelor, masih belum menerapkan manajemen kesehatan dan keselamatan kerja dan sanitasi pengolahan produk secara optimal sehingga mitra memerlukan adanya pelatihan K3 dan sanitasi pengolahan produk, agar mie jamur kelor yang diproduksinya memiliki kualitas yang baik dan menyehatkan bagi yang mengkonsumsinya. Metode pelaksanaan dengan memberikan pelatihan K3 pada mitra, menerapkan hasil pelatihan dan melakukan evaluasi kegiatan. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dan kualitas produk yang dihasilkan
Laboratory Evaluation of the Effectiveness of Paraffin Oil and Insecticide Combination Based on Spinetoram and Permethrin to Control Weaver Ant (Oecophylla smaragdina Fabricius)
Paraffin oil is known to be effective as a pest control agent. It is more toxic to pest insects while being safer for plants, humans, and beneficial organisms that act as natural enemies. Paraffin oil is also known for its ability to be mixed with various other pesticides, which can extend its effectiveness. This capability is particularly useful for reducing insecticide dosages in the field. This study aims to determine the best treatment combination of paraffin oil with insecticides containing the active ingredients spinetoram and permethrin on weaver ants (Oecophylla smaragdina), which in certain cases can become pests in laboratory settings. The findings of this study can potentially be used to minimize insecticide usage. The application of paraffin oil and its combinations with spinetoram and permethrin insecticides was carried out using a topical or direct spraying method on weaver ants. The study was designed using a Completely Randomized Design (CRD) with one factor, varying combinations of paraffin oil with spinetoram and permethrin insecticides. The observed variable was the mortality of weaver ants. The research results showed that the combination of 0.4 ml of paraffin oil with 0.6 ml of permethrin insecticide was the most effective in causing mortality of weaver ant pests and in reducing the dosage of synthetic insecticides
Analisis Fisik, Mikroba, pH, dan Sensorik Es Krim Fungsional Probiotik dengan Kombinasi Ubi Jalar Ungu: Physical, Microbial, pH, and Sensory Analysis of Functional Probiotic Ice Cream with Purple Sweet Potato Combination
Dengan meningkatnya pengetahuan konsumen tentang pangan sehat, permintaan pangan fungsional yang lezat, bergizi, dan bermanfaat bagi kesehatan meningkat pesat. Salah satu inovasi untuk menjawab kebutuhan ini adalah es krim probiotik. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh penambahan bakteri probiotik Streptococcus thermophilus & Lactobacillus acidophilus dan ubi jalar ungu terhadap sifat Mikrobiologi dan sifat fisik. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Masing-masing perlakuan diulang dua kali. Terdapat 9 perlakuan yaitu P1 (bakteri 0% : ubi ungu 0 gr), P2 (bakteri 3% : ubi ungu 0 gr), P3 (bakteri 6% : ubi ungu 0 gr), P4 (bakteri 0% : ubi ungu 150 gr), P5 (bakteri 3% : ubi ungu 150 gr), P6 (bakteri 6% : ubi ungu 150 gr), P7 (bakteri 0% : ubi ungu 300 gr), P8 (bakteri 3% : ubi ungu 300 gr), P9 (bakteri 6% : ubi ungu 300 gr). Analisis yang digunakan adalah analisis varians (ANOVA) dengan SPSS, dan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bakteri probiotik Streptococcus thermophilus & Lactobacillus acidophilus dan ubi jalar ungu memberikan pengaruh nyata terhadap total bakteri, nilai pH, overrun, daya leleh dan sensorik mutu hedonik. Perlakuan terbaik pada es krim probiotik terdapat pada perlakuan P2 dengan hasil total bakteri (8,85 log CFU), pH (6,02), overrun (17,41%), daya leleh (13 menit), nilai hedonik (warna 4,00; aroma 4,56; tekstur 4,56; rasa 5,84)
Analysis of Bondowoso Regency Government’s Advertising Strategy in Building Sport Tourism Branding
This article aims to analyze the Bondowoso Regency Government’s advertising strategy in building a sports tourism image and evaluate its success in increasing tourist visits and community participation. Using a qualitative approach with a case study, data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation studies. The results showed that digital media, such as social media and online platforms, effectively delivered promotional messages and strengthened the destination’s image. Regular events such as the Bondowoso Night Run 2025 and other sports activities act as promotional icons and tourist attractions. This strategy has successfully increased community participation and attracted domestic and international tourists, strengthening Bondowoso’s position as an innovative and competitive sports destination. However, challenges remain related to the lack of innovation in digital promotion and the optimal utilization of technology. Therefore, this study recommends developing innovative digital content and a study of the impact of tourism experience to improve the effectiveness of future promotional strategies. These suggestions are expected to support the development of sustainable and adaptive sports tourism
POTENSI BAKTERIOFAG SEBAGAI BIOKONTROL KASUS RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA BUDIDAYA UDANG DI INDONESIA: POTENTIAL OF BACTERIOPHAGES AS BIOCONTROL OF ANTIBIOTIC RESISTANCE CASES IN SHRIMP CULTIVATION IN INDONESIA
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kekayaan hayati laut, sehingga memiliki potensi dalam bidang kelautan dan perikanan berkelanjutan. Di Indonesia budidaya udang telah berkembang sangat pesat dan memiliki peminat yang luas baik di pasar nasional maupun internasional. Namun, terdapat satu permasalahan yang sering terjadi pada bidang akuakultur khususnya pada budidaya udang. Kegagalan produksi panen pada komoditas udang banyak disebabkan oleh bakteri pathogen khususnya jenis Vibrio spp. Salah satu cara yang sering diterapkan dalam mencegah ataupun mengobati infeksi bakteri yaitu dengan penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotic yang berlebihan memiliki dampat yang cukup serius terhadap bidang budidaya udang serta lingkungan sekitarnya. Antibiotik dapat menyebabkan Multiple Antibiotic Resistance yang juga dapat membahayakan manusia. Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan alternatif lain yang lebih ramah lingkungan sebagai pengganti antibiotik. Bakteriofag dapat menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan dalam mencegah/mengontrol infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen. Bakteriofag merupakan virus yang memiliki sifat spesifik terhadap bakteri inang sehingga tidak akan membahayakan lingkungan ataupun manusia. Penulisan tinjauan ini bertujuan untuk merangkum beberapa potensi yang menjanjikan terkait penerapan bakteriofag pada bidang budidaya udang khususnya di Indonesia
STUDI PERBANDINGAN PENGARUH ETILEN TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN PISANG SELAMA PEMERAMAN: COMPARATIVE STUDY OF THE EFFECTS OF ETHYLENE SOURCES ON THE RIPENING PROCESS OF BANANAS
Pisang Mas (Musa sinesis) merupakan salah satu buah tropis yang banyak dikonsumsi masyarakat karena nilai gizinya yang tinggi. Dalam praktik pascapanen, pisang umumnya dipanen dalam kondisi mentah untuk menghindari kerusakan selama distribusi. Oleh karena itu, diperlukan proses pemeraman agar pisang mencapai tingkat kematangan yang optimal sebelum dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis etilen terhadap proses pematangan pisang selama pemeraman. Perlakuan terdiri dari lima kelompok (E1–E5), di mana E1 sebagai kontrol tanpa penambahan etilen eksternal, dan E2 hingga E5 mendapatkan perlakuan etilen dengan yang jenis berbeda. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, kekerasan buah, pH, dan kadar padatan terlarut (°Brix) pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan penyemprotan etilen cair dengan kadar ±1000 ppm pada buah pisang menghasilkan tingkat kematangan paling optimal, ditandai dengan perubahan warna menjadi kuning, kekerasan dan total padatan terlarut masing-masing sebesar 8,4 mmd dan 9oBrix pada hari kelima.
Penggunaan etilen terbukti efektif dalam mempercepat proses pemeraman pisang, sehingga sangat bermanfaat dalam sistem distribusi dan pemasaran buah. Pemanfaatan etilen dapat meningkatkan efisiensi pascapanen serta mutu buah yang sampai ke konsumen
Digitalisasi Fesyen Lokal Menggunakan Digital Entrepreneur Indicator (DEI) Pada Butik UMKM Di Kuningan Jawa Barat
This Community Development (Comdev) Universitas Prasetiya Mulya aims to facilitate the Dzanira Collection fashion business located in Cilimus Village, Kuningan, West Java. The main challenges the MSME partners face are the lack of a dedicated boutique to display their clothing products and the absence of a suitable location for catalog photo shoots that can be shared on social media platforms. In response to these challenges, the comdev group solution involved creating a 1.5m x 1.5m booth inside the MSME partner's home, which serves as both a product photo shoot area and a physical retail space for offline sales to visitors. By creating an elegant boutique-like atmosphere, the comdev group not only anticipates attracting more visitors to the MSME partner's home but also providing a professional environment to showcase their products, enhancing the project's credibility. The results of this activity are an increase in the marketing skills of the group partners and a 60% growth in sales. Through this initiative, the group aims to empower MSME entrepreneurs like the MSME partners to improve their business operations and adapt to changing market dynamicsCommunity Development (Comdev) Universitas Prasetiya Mulya ini bertujuan untuk memfasilitasi bisnis mode Dzanira Collection yang berlokasi di Desa Cilimus, Kuningan, Jawa Barat. Tantangan utama yang dihadapi oleh mitra UMKM adalah kurangnya butik khusus untuk memajang produk pakaiannya dan tidak adanya lokasi yang cocok untuk pemotretan katalog yang dapat dibagikan di platform media sosial. Menanggapi tantangan ini, solusi tim kelompok comdev melibatkan pembuatan stan berukuran 1,5mx 1,5m di dalam rumah mitra UMKM, yang berfungsi sebagai area pemotretan produk dan ruang ritel fisik untuk penjualan luring kepada pengunjung. Dengan membangun suasana seperti butik yang elegan, kelompok mengantisipasi menarik lebih banyak pengunjung ke rumah mitra UMKM dan menyediakan lingkungan profesional untuk memamerkan produknya. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan pemasaran mitra UMKM dan pertumbuhan penjualan sebesar 60%. Melalui inisiatif ini, tim kelompok comdev bertujuan untuk memberdayakan pengusaha UMKM seperti mitra UMKM untuk meningkatkan operasi bisnis mereka dan beradaptasi dengan perubahan dinamika pasar
Modifikasi Teknik Kromatografi Kolom Untuk Peningkatan Kualitas Biodiesel Menggunakan Adsorben Pada Proses Pemurnian
Biodiesel merupakan salah satu pokok bahasan yang dipelajari di pogram studi Teknik Energi Terbarukan. Proses pemurnian merupakan tahapan yang penting dalam pembuatan biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi modifikasi adsorben terbaik dalam proses pemurnian dengan menggunakan kolom kromatografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekperimental dengan menggunakan ANOVA one way dan uji lanjut menggunakan tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi adsorben terbaik adalah penggunaan talk 100% dengan hasil konversi metil ester sebesar 93,500%. Pengujian kualitas pada penggunaan talk 100% juga telah memenuhi syarat mutu SNI biodiesel 7182:2015 untuk semua parameter pengujian kecuali kadar air yang melewati batas maksimal
Analisis Distribusi Suhu Pada Sistem Rumah Tanaman Dan Aeroponik Dengan Variasi Waktu Pengkabutan Menggunakan Simulasi Computational Fluid Dynamics (Cfd): Evaluation of Temperature Distribution in Greenhouses and Aeroponic Systems with Modifications in Mist Period Making use of Computational Fluid Dynamics (CFD) Simulation
Produksi benih kentang di dataran rendah menghadapi kendala suhu tinggi yang menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim mikro rumah tanaman serta distribusi suhu dan kelembaban pada dataran rendah dalam produksi benih kentang menggunakan sistem pengkabutan. Metode penelitian menggunakan dua perlakuan waktu pengkabutan yaitu: (1) 10 menit hidup, 5 menit padam dan (2) 5 menit hidup, 10 menit padam. Parameter iklim mikro rumah tanaman dan box aeroponik diukur serta disimulasikan menggunakan perangkat lunak CFDSOF. Hasil penelitian menunjukkan rumah tanaman memiliki suhu rata-rata 29,7°C dengan kelembaban 71,7%. Perlakuan pengkabutan dapat menurunkan suhu udara 1-4°C dan meningkatkan kelembaban hingga 5% di seluruh box aeroponik. Sistem pengkabutan dengan waktu 10 menit hidup dan 5 menit padam menunjukkan kinerja lebih baik dalam distribusi kelembaban dibandingkan perlakuan 5 menit hidup dan 10 menit padam. Validasi perhitungan CFD menunjukkan rata-rata error sebesar 6,49%