Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Sistem Deteksi Dini Berbasis Artificial Intelligence Sebagai Solusi Inovatif Budidaya Benur Vaname

    No full text
    Indonesia has great potential in the fisheries sector, especially in vaname shrimp farming which plays an important role in fisheries exports. One of the main challenges in shrimps farming is the availability of quality fry. Cuurently, the process of counting fry is done manually, which is less efficient and accurate. To improve efficiency, researchers developed digital image technology in the form of an artificial intelligence (AI)-supported application that is a solution in the automation of fry counting, health detection, and early detection of disease. The method used involves Convolutional Neural Network (CNN) for image analysis and Long Short-Term Memory (LSTM) for sequential data processing. The result showed that the integration of CNN and LSTM was able to classify the condition of the fry with 85% accuracy in less than 5 minutes, compared to the manual method which took longer. The developed ‘VannameiAI’ application facilitates farmers in counting the number of fry, detecting the health of fry according to the fry standard before stocking, and storing harvest data. Thus, this technology has the potential to increase the efficiency and productivity of shrimp farming in Indonesia.  Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, terutama dalam budidaya udang vaname yang berperan penting dalam ekspor perikanan. Salah satu tantangan utama dalam budidaya udang adalah ketersediaan benur yang berkualitas. Saat ini, proses penghitungan benur dilakukan secara manual, yang kurang efisien dan akurat. Untuk meningkatkan efisiensi, peneliti mengembangkan teknologi citra digital dalam bentuk aplikasi yang didukung keserdasan buatan (AI) yang menjadi solusi dalam otomatisasi penghitungan benur, deteksi kesehatan, dan deteksi dini penyakit. Metode yang digunakan melibatkan Convolutional Neural Network (CNN) untuk analisis gambar dan Long Short-Term Memory (LSTM) untuk pemrosessan data sekuensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi CNN dan LSTM mampu mengklasifikasikan kondisi benur dengan akurasi 85% dalam waktu kurang dari 5 menit, dibandingkan metode manual yang memakan waktu lebih lama. Aplikasi “VannameiAI” yang dikembangkan memudahkan petambak dalam menghitung jumlah benur, mendeteksi kesehatan benur sesuai dengan standar benur sebelum tebar, dan menyimpan data hasil panen. Dengan demikian, teknologi ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya udang di Indonesia

    PENGEMBANGAN DESA GILI IYANG SEBAGAI PENGHASIL PRODUK KELOR DAN ANGGUR LAUT UNTUK PENGUATAN BLUE-GREEN ECONOMY & HEALTH: DEVELOPMENT OF GILI IYANG VILLAGE AS A PRODUCER OF MORINGA AND SEAGRAPE PRODUCTS TO STRENGTHEN THE BLUE-GREEN ECONOMY AND HEALTH

    No full text
    Secara administratif Gili Iyang masuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, Kecamatan Dungkek. Pulau dengan luas sekitar 9 km2 ini terdiri dari dua desa yaitu Desa Banraas dan Bancamara. Desa ini merupakan desa mitra penelitian dan pengabdian masyarakat dari Fakultas Farmasi dan Universitas Airlangga. Program pengembangan desa mitra berbasis penelitian di wilayah ini merupakan salah satu program unggulan mitra yang sangat bermanfaat untuk masyarakat. Program ini merupakan aplikasi dari beberapa aspek Sustainable Development Goals (SDGs) antara lain no poverty (1), health (3), quality education (4), decent work and economic growth (8), life below water (14), dan life on land (15) serta merupakan penguatan prioritas riset nasional (PRN) bidang Blue-Green Economy dan Health. Program unggulan ini meliputi pengembangan iptek dan sumber daya alam yaitu pengolahan tanaman produk kelor (Moringa oleifera) dan anggur laut (Caulerpa racemosa) sebagai bahan baku obat tradisional dan nutraseutikal sehingga bisa memberikan nilai tambah pada tanaman tersebut. Tanaman kelor dan anggur laut banyak terdapat di daerah tersebut namun pemanfaatannya belum maksimal. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan Pengembangan Desa Gili Iyang sebagai Penghasil Produk Kelor dan Anggur Laut untuk Penguatan Blue-Green Economy & Health. Hal ini dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Banraas dan Bancamara sehingga meningkatkan perekonomian dan taraf kesehatan masyarakat desa tersebut. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan desa wisata Banraas dan Bancamara dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat setempat terhadap pengembangan produk inovasi yang berasal dari kelor dan anggur Laut.  Secara administratif Gili Iyang masuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, Kecamatan Dungkek. Pulau dengan luas sekitar 9 km2 ini terdiri dari dua desa yaitu Desa Banraas dan Bancamara. Desa ini merupakan desa mitra penelitian dan pengabdian masyarakat dari Fakultas Farmasi dan Universitas Airlangga. Program pengembangan desa mitra berbasis penelitian di wilayah ini merupakan salah satu program unggulan mitra yang sangat bermanfaat untuk masyarakat. Program ini merupakan aplikasi dari beberapa aspek Sustainable Development Goals (SDGs) antara lain no poverty (1), health (3), quality education (4), decent work and economic growth (8), life below water (14), dan life on land (15) serta merupakan penguatan prioritas riset nasional (PRN) bidang Blue-Green Economy dan Health. Program unggulan ini meliputi pengembangan iptek dan sumber daya alam yaitu pengolahan tanaman produk kelor (Moringa oleifera) dan anggur laut (Caulerpa racemosa) sebagai bahan baku obat tradisional dan nutraseutikal sehingga bisa memberikan nilai tambah pada tanaman tersebut. Tanaman kelor dan anggur laut banyak terdapat di daerah tersebut namun pemanfaatannya belum maksimal. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan Pengembangan Desa Gili Iyang sebagai Penghasil Produk Kelor dan Anggur Laut untuk Penguatan Blue-Green Economy & Health. Hal ini dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Banraas dan Bancamara sehingga meningkatkan perekonomian dan taraf kesehatan masyarakat desa tersebut. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan desa wisata Banraas dan Bancamara dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat setempat terhadap pengembangan produk inovasi yang berasal dari kelor dan anggur Laut. Khalayak sasaran pengabdian pada masyarakat ini adalah masyarakat non produktif Desa Banraas dan Bancamara yaitu siswa SMP, pemuda karang taruna dan ibu-ibu PKK. Pemilihan khalayak sasaran didasarkan pada (1) kelompok masyarakat yang bersedia dan memiliki tanaman kelor dan anggur Laut dan berprospek untuk diproduksi, (2) lokasi rumah relatif berdekatan dan terjangkau oleh tim dan (3) memiliki komitmen dan kemauan keras dalam mengembangkan produk. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan maka kegiatan dilakukan selama 3 tahun dan tahun 2023 merupakan tahun ke-2. Pada tahun kedua ini dengan rincian kegiatan: (1) Revitalisasi Tanaman TOGA, (2) Pelatihan Pengembangan Produk Berbahan Kelor, dan (3) Pelatihan Inovasu Anggur Laut sebagai Makanan Kesehatan seperti Roll Candy dan Rempeye

    PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN DAN ORGANISASI “MENJADI PEMIMPIN DAN ORGANISATORIS YANG BERINTEGRITAS, UNGGUL DAN BERTANGGUNG JAWAB” DI INSTITUT TEKNOLOGI PAGAR ALAM: Basic Leadership And Organization Training "To Become Leaders And Organizers With Integrity, Excellence And Responsibility" At Institute Of Technology Pagar Alam

    Get PDF
    kepemimpinan dan pengelolaan organisasi dalam masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis dan alat yang diperlukan kepada peserta agar mereka dapat menjadi pemimpin yang efektif dan mengelola organisasi dengan lebih baik. Program ini mencakup berbagai topik penting dalam kepemimpinan dan manajemen organisasi, seperti prinsip dasar kepemimpinan, komunikasi efektif, manajemen waktu, pengambilan keputusan, dan pengelolaan sumber daya. Peserta akan terlibat dalam diskusi interaktif, latihan praktis, dan simulasi situasi kepemimpinan yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan mereka secara langsung. Selama pelatihan, peserta akan berinteraksi dengan pemateri yang berpengalaman dalam bidang kepemimpinan dan organisasi, sehingga mereka dapat belajar dari pengalaman nyata dan mendapatkan wawasan yang berharga. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya nilai-nilai kepemimpinan yang beretika, seperti integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat. Hasil dari pelatihan ini diharapkan akan menciptakan pemimpin-pemimpin yang lebih kompeten dan bertanggung jawab, yang mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat mereka. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat organisasi-organisasi di tingkat lokal, sehingga mereka dapat lebih efisien dalam mencapai tujuan mereka dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada komunitas. Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Organisasi adalah langkah penting dalam memajukan pengembangan masyarakat dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan di tingkat individu dan kelompok. Program ini memiliki potensi untuk membantu masyarakat dalam mencapai tujuan mereka dan menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semua.Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Organisasi adalah program pendidikan yang dirancang untuk memperkuat keterampilan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi dalam masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis dan alat yang diperlukan kepada peserta agar mereka dapat menjadi pemimpin yang efektif dan mengelola organisasi dengan lebih baik. Program ini mencakup berbagai topik penting dalam kepemimpinan dan manajemen organisasi, seperti prinsip dasar kepemimpinan, komunikasi efektif, manajemen waktu, pengambilan keputusan, dan pengelolaan sumber daya. Peserta akan terlibat dalam diskusi interaktif, latihan praktis, dan simulasi situasi kepemimpinan yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan mereka secara langsung. Selama pelatihan, peserta akan berinteraksi dengan pemateri yang berpengalaman dalam bidang kepemimpinan dan organisasi, sehingga mereka dapat belajar dari pengalaman nyata dan mendapatkan wawasan yang berharga. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya nilai-nilai kepemimpinan yang beretika, seperti integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat. Hasil dari pelatihan ini diharapkan akan menciptakan pemimpin-pemimpin yang lebih kompeten dan bertanggung jawab, yang mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat mereka. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat organisasi-organisasi di tingkat lokal, sehingga mereka dapat lebih efisien dalam mencapai tujuan mereka dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada komunitas. Pelatihan Dasar Kepemimpinan dan Organisasi adalah langkah penting dalam memajukan pengembangan masyarakat dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan di tingkat individu dan kelompok. Program ini memiliki potensi untuk membantu masyarakat dalam mencapai tujuan mereka dan menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semu

    Pengembangan “Pacapa Untung” untuk Memperkuat Branding Produk Kreatif UMKM Desa Arjasa.docx: Development of "Pacapa Untung" to Strengthen Branding of Creative Products of MSMEs (Small and medium-sized enterprises) in Arjasa Village

    Get PDF
    Desa Arjasa yang terletak di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember memiliki potensi pelaku ekonomi kreatif yang menghasilkan produk-produk subsektor kreatif, seperti Batik Silabango, Kerajinan Lukis Bakar, Tape Atapai, dan Keripik Bago. Modal bukan merupakan satu-satunya kendala pengembangan UMKM. Kendala yang lain yaitu belum cukupnya wawasan pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Pengembangan wawasan pelaku usaha adalah tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini. Pengembangan pengetahuan dan wawasan pelaku usaha di Desa Arjasa dilakukan dengan menyelenggarakan program Pacapa Untung. Program ini merupakan program pembelajaran masyarakat yang bersifat rutin yang dirancang untuk menjadi wadah diskusi UMKM secara berkelanjutan. Topik pada masing-masing pertemuan Pacapa Untung antara lain penguatan merek, penemuan kerangka acuan kompetitif (competitive frame of reference), penemuan poin pembeda (Point of Differences/POD), dan perancangan Brand Mantra. Luaran kegiatan Pacapa Untung adalah UMKM Batik Silabango dengan POD motif dan warna khas serta brand mantra fashion, heritage, anggun. UMKM Kerajinan Lukis bakar menyusun POD pada teknik lukis serta menciptakan brand mantra yaitu seni, natural, dan unik. UMKM Keripik Bago menemukan POD berupa citarasa dan kemasan, dengan brand mantra yaitu snack, renyah, dan menyenangkan. UMKM Tape Atapai menyusun POD berupa citarasa dan tekstur tape, dengan brand mantra yaitu kudapan, keluarga, hangat.Desa Arjasa yang terletak di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember memiliki potensi pelaku ekonomi kreatif yang menghasilkan produk-produk subsektor kreatif, seperti Batik Silabango, Kerajinan Lukis Bakar, Tape Atapai, dan Keripik Bago. Modal bukan merupakan satu-satunya kendala pengembangan UMKM. Kendala yang lain yaitu belum cukupnya wawasan pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Pengembangan wawasan pelaku usaha adalah tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini. Pengembangan pengetahuan dan wawasan pelaku usaha di Desa Arjasa dilakukan dengan menyelenggarakan program Pacapa Untung. Program ini merupakan program pembelajaran masyarakat yang bersifat rutin yang dirancang untuk menjadi wadah diskusi UMKM secara berkelanjutan. Topik pada masing-masing pertemuan Pacapa Untung antara lain penguatan merek, penemuan kerangka acuan kompetitif (competitive frame of reference), penemuan poin pembeda (Point of Differences/POD), dan perancangan Brand Mantra. Luaran kegiatan Pacapa Untung adalah UMKM Batik Silabango dengan POD motif dan warna khas serta brand mantra fashion, heritage, anggun. UMKM Kerajinan Lukis bakar menyusun POD pada teknik lukis serta menciptakan brand mantra yaitu seni, natural, dan unik. UMKM Keripik Bago menemukan POD berupa citarasa dan kemasan, dengan brand mantra yaitu snack, renyah, dan menyenangkan. UMKM Tape Atapai menyusun POD berupa citarasa dan tekstur tape, dengan brand mantra yaitu kudapan, keluarga, hangat. Kata kunci — Kewirausahaan, Merek, Pacapa Untun

    Kajian Mutu Organoleptik Minuman Sari Lemon dengan Penambahan Konsentrasi Madu yang Berbeda : Organoleptic Quality Study of Lemon Juice Drinks with the Addition of Different Honey Concentration

    No full text
    Teaching Factory (TeFa) Kebun Inovasi merupakan salah satu TeFa di Politeknik Negeri Jember yang telah menghasilkan berbagai produk pertanian secara konsisten, salah satunya buah lemon lokal. Namun, konsistensi produksi lemon lokal di Tefa Kebun Inovasi Polije tidak sejalan dengan hasil perolehan penerimaan yang cenderung lebih rendah dibandingkan produk-produk lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan mengoptimalkan penanganan pascapanen melalui diversifikasi produk buah lemon menjadi produk minuman fungsional sari lemon. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi terbaik produk minuman sari lemon dengan penambahan madu pada berbagai konsentrasi yaitu 0%, 1,5%, 2%, 2,5%, dan 3%. Formula yang dihasilkan selanjutnya diuji organoleptik berdasarkan kriteria warna, aroma, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi minuman sari lemon madu telah berhasil dilakukan. Konsentrasi penambahan madu berpengaruh nyata terhadap hasil uji organoleptik pada kriteria warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kriteria penerimaan keseluruhan. Formula terbaik berdasarkan persentase sebaran tingkat kesukaan responden diperoleh dari perlakuan dengan konsentrasi madu 2,5% (SLM25) yaitu sebesar 45,71% dengan hasil uji organoleptik pada kriteria warna 2,30 ± 1,05, aroma dengan nilai 2,97 ± 0,96, rasa sebesar 3,43 ± 0,87, dan penerimaan keseluruhan sebesar 4,24 ± 0,76.Teaching Factory (TeFa) Kebun Inovasi merupakan salah satu TeFa di Politeknik Negeri Jember yang telah menghasilkan berbagai produk pertanian secara konsisten, salah satunya buah lemon lokal. Namun, konsistensi produksi lemon lokal di Tefa Kebun Inovasi Polije tidak sejalan dengan hasil perolehan penerimaan yang cenderung lebih rendah dibandingkan produk-produk lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan mengoptimalkan penanganan pascapanen melalui diversifikasi produk buah lemon menjadi produk minuman fungsional sari lemon. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi terbaik produk minuman sari lemon dengan penambahan madu pada berbagai konsentrasi yaitu 0%, 1,5%, 2%, 2,5%, dan 3%. Formula yang dihasilkan selanjutnya diuji organoleptik berdasarkan kriteria warna, aroma, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi minuman sari lemon madu telah berhasil dilakukan. Konsentrasi penambahan madu berpengaruh nyata terhadap hasil uji organoleptik pada kriteria warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kriteria penerimaan keseluruhan. Formula terbaik berdasarkan persentase sebaran tingkat kesukaan responden diperoleh dari perlakuan dengan konsentrasi madu 2,5% (SLM25) yaitu sebesar 45,71% dengan hasil uji organoleptik pada kriteria warna 2,30 ± 1,05, aroma dengan nilai 2,97 ± 0,96, rasa sebesar 3,43 ± 0,87, dan penerimaan keseluruhan sebesar 4,24 ± 0,76

    Teaching English for vocational college students by using a Project-based learning approach

    No full text
    Constructing Project-based Learning (PjBL) is crucial for the students of vocational college because it will help them to know more about the real condition in a workplace. It also make them able to do a professional job while studying.  This study aims to describe the implementation of Project-based learning (PjBL)  in establishing a promotion media in a form of video for 5 minutes duration based on the client need. The client was English Study Program and Language Center State Polytechnic of Jember. The subject of the study was 48 students of English Study Program in the fourth semester. The students had to finish two videos  in one semester that was one video as a group project and one video as an individual project. Then, they had to upload those videos in YouTube channel.The method of research was descriptive qualitative. The data taken from the process of developing a video started from planning to product evaluation. This study applied some steps in implementing PjBL that were demanding problem or question, sustained inquiry, authenticity, students’ voice and choice, reflection, critic and revision, and public product. The result showed that the students were able to produce  a promotional video in such categories such as travelling to tourism object, event, how to, and advertisement

    Analisis Kesuksesan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Menggunakan Metode Delone and Mclean di UPT Puskesmas Sananwetan Kota Blitar

    No full text
    Implementation of SIMPUS at the UPT Puskesmas Sananwetan Blitar has a several problems were found, including that there were still patient data that had not been filled in, the loading process was long, and an analysis had never been carried out to assess the success of the system. The purpose of this study was to analyze the successful use of SIMPUS at Public Health Center Sananwetan Blitar based on the relationship between system quality, information quality, service quality, intention to use, user satisfaction, and net benefit through the information system success analysis method Delone and Mclean (2003). This type of research is quantitative with data collection techniques through questionnaires. The sample for this research was 55 officers who had a username and password to log in to SIMPUS. The results of this research are that the significance value for all variables is <0.05 and is positive so that the relationship between each variable is in the same direction towards the user and user satisfaction. The strongest relationship is in the quality of service to user satisfaction with a correlation coefficient of 0.646 and a coefficient of determination of 41.73%. The lowest relationship occurs in system quality to user intensity with a correlation coefficient of 0.429 and a coefficient of determination of 18.40%

    Pengembangan Electronic Personal Health Record Anak Sekolah Dasar Di Kota Tasikmalaya

    No full text
    The COVID-19 pandemic has caused various impacts in many places, including schools. COVID-19 has led to the closure of many schools to control the spread of the virus, resulting in disruptions to medical services such as regular check-ups for students. The development of E-PHR is effort to monitor the health status of students. This study aimed to design an E-PHR sistem for elementary school students in Tasikmalaya. This research used an RnD type with the SDLC method. The research subjects were selected using purposive sampling, consisting of UKS (School Health Unit) activity managers at the Tasikmalaya City Health Office, all Community Health Centers in Tasikmalaya City, and teachers responsible for UKS. This study used data accumulation techniques through in-depth interviews and focus groups. A needs analysis was conducted to facilitate data collection and retrieval as well as reporting to the health office level. The research results showed that the recording of health issues for students in schools obtained from preventive check-ups, health examinations, and screening results by the UKS team at schools is still not optimal because it is done manually and directly. Therefore, it is recommended that elementary schools, health centers, and the health office prepare the necessary equipment to implement this sistem.Pandemi Covid 19 menyebabkan berbagai dampak diberbagai tempat, salah satunya sekolah. Covid 19 menyebabkan banyak sekolah yang ditutup guna mengendalikan penyebaran virus, sehingga layanan medis seperti pemeriksaan berkala untuk para siswa menjadi terkendala. Pengembangan E-PHR menjadi salah satu upaya untuk melihat status kesehatan para siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merangcang sistem E-PHR untuk murid sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian RnD menggunakan metode SDLC. Subjek penelitian diambil dengan purposive sampling yaitu pengurus kegiatan UKS di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dan seluruh Puskesmas di Kota Tasikmalaya, serta guru yang menjadi penanggung Jawab UKS. Penelitian ini menggunakan teknik akumulasi data dengan wawancara mendalam dan focus group. Analisis kebutuhan dilakukan supaya memudahkan pengumpulan dan pencarian data serta melakukan pelaporan sampai ke tingkat dinas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengisian terkait masalah kesehatan untuk para siswa di sekolah diperoleh dari pemeriksaan preventif, pemeriksaan kesehatan dan hasil skrining tim UKS di sekolah masih belum optimal karena pencatatannya masih dilakukan secara manual dan langsung, sehingga bagi sekolah dasar, Puskesmas dan dinas kesehatan disarankan untuk mempersiapkan kebutuhan perangkat agar dapat menerapkan sistem ini

    Analisis Penerimaan SIMRS Rumah Sakit TK IV DKT Kediri dengan Technology Acceptance Model

    No full text
    The Hospital Information System (SIMRS) integrates the entire process of hospital services through information technology. The transition from the old system to the new one developed by a vendor requires a transition process due to SIMRS still requiring manual data input. This study aims to analyze the acceptance of SIMRS in the medical record unit using the TAM method. The research method employed is quantitative descriptive with purposive sampling technique involving 4 medical record staff. Data was collected through questionnaires. The research results indicate that the percentage calculation of perceived ease of use (84.16%), perceived usefulness (80%), Attitude toward using (73%), behavioral intention (87.50%), and actual usage (80%) falls under the category of strongly agree. It is hoped that the TK IV DKT Kediri Hospital will provide periodic training on SIMRS usage, especially for staff members using SIMRS, and enhance the completeness of SIMRS features in the future.Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sudah dilaksanakan oleh RS TK IV DKT Kota Kediri namun masih dalam proses transisi. Perubahan dari sistem lama ke sistem baru yang dikembangkan oleh vendor memerlukan waktu karena SIMRS masih memerlukan penginputan data manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan SIMRS pada unit rekam medis menggunakan metode TAM. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik purposive sampling pada 4 petugas rekam medis dengan latar pendidikan rekam medis. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan prosentase perhitungan pada variabel perceived ease of use (84,16%), perceived usefulness (80%), Attitude toward using (73%), behavioral intention (87,50%), dan actual usage (80%) berada dalam kategori sangat setuju. Diharapkan pihak RS TK IV DKT Kediri memberikan pelatihan terkait penggunaan SIMRS secara berkala khususnya pada petugas yang mengggunakan SIMRS dan meningkatkan kelengkapan fitur SIMRS di era yang akan datang

    Optimizing Nutrition Care Management at Nutrition Care Center (NCC)

    Get PDF
    In nutrition care services, the creation and storage of medical records at the Nutrition Care Center (NCC) are still relatively simple and paper-based or manual. Additionally, management challenges, in the form of system constraints, are one of the obstacles to healthcare management at NCC. Therefore, there is a need for optimizing healthcare management at NCC. The aim of this study is to optimize nutrition care management at the NCC clinic through the use of EMR (Electronic Medical Records) facilitated by QR Codes and the implementation of a Whatsapp Bot. The results indicate that optimizing Nutrition Care Management through the Implementation of EMR with QR Codes and Whatsapp Bot simplifies nutritionists' access to previous client allergy and therapy history in one view and facilitates clients in accessing their medical record number without a physical card. This research has also designed a system that can be used both through web and mobile platform

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇