Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
2290 research outputs found
Sort by
Integration of Mapping Malnutrition Cases in Toddlers Based on Geographic Information System With Media Communication Information Education in Health
In this study, the stunting case incidence mapping system has been further developed, and its integration with Communication, Information, and Education (KIE) media in the health sector. This study aims to increase knowledge about the world of health, especially related to stunting, through the integration of KIE media into data visualization of stunting cases. The results of developing this system integration include a fairly good level of acceptance from the community, as evidenced by the results of User Acceptance Testing (UAT) carried out on health workers and mothers with children under five. Functional testing of the system has also been completed with the conclusion that several features need to be improved. UAT testing obtained results worth 87%, and from functionality testing a success rate reached 90%, but all improvements have been completed. Future studies that can be carried out are to implement this integrated system more widely
Karakteristik Fisik dan Sensoris Meses Berbahan Dasar Mocaf dan Tepung Daun Kelor: Physical and Sensory Characteristics of Meses Made from Mocaf and Moringa Leaf Flour
Daun kelor adalah merupakan bahan pangan yang memiliki kandungan zat besi lebih tinggi dibandingkan sayuran lain. Salah satu alternatif pengolahan daun kelor yaitu dengan menjadikan daun kelor sebagai tepung. Ubi kayu atau singkong merupakan sumber karbohidrat yang memiliki kadar protein yang rendah. Bentuk upaya untuk pengembangan singkong yaitu modifikasi dengan proses fermentasi menggunakan mikroba BAL (Bakteri Asam Laktat) menjadi mocaf. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari perbandingan konsentrasi mocaf dan tepung daun kelor terhadap karakteristik fisik dan sensoris meses berbahan dasar mocaf dan tepung daun kelor. Pada penelitian ini juga mencari proporsi penentuan perlakuan terbaik. Menggunakan rancangan penelitian jenis RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan satu faktor yaitu perbandingan konsentrasi mocaf dan tepung daun kelor yang terdiri dari 6 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perbandingan konsentrasi mocaf dan tepung daun kelor berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik yang meliputi parameter kekerasan dan daya patah. Hasil penelitian juga menunjukkan berpengaruh nyata terhadap karakteristik sensoris meliputi parameter warna, aroma, rasa, tekstur, serta aftertaste. Hasil penelitian menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik pada parameter densitas kamba. Penentuan perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo menunjukkan rangking tertinggi pada P1 dengan skor 0.71 dan menunjukkan rangking terendah pada perlakuan P6 dengan skor 0,2
The Differences in Starter Concentration from Chili Stalks (Capsicum sp) on the Chemical and Microbiological Characteristics of Mung Bean Yogurt (Vigna radiata. L) : Differences in Starter Concentration from Chili Stalks (Capsicum sp) on the Chemical and Microbiological Characteristics of Mung Bean Yogurt (Vigna radiata. L)
Kultur yogurt yang relatif mahal serta terbatasnya ketersediaan bahan di pasar, tangkai cabai mengandung bakteri L. bulgaricus dapat digunakan sebagai kultur yoghurt. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi starter tangkai cabai terhadap karakteristik kimia (pH, kadar protein, kadar lemak, kadar laktosa) dan mikrobiologi (Total bakteri asam laktat) serta menentukan perlakuan terbaik konsentrasi tangkai cabai pada yogurt kacang hijau. Rancangan percobaan digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 perlakuan konsentrasi tangkai cabai 0,6% (M1) dan 1,2% (M2) dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan t-test dengan taraf signifikasi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tangkai cabai tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap nilai pH (4,81 – 4,88) dan Total bakteri (1,8 -1,9 x 107). Namun perbedaan konsentrasi tangkai cabai berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein, lemak dan laktosa yogurt kacang hijau. Nilai protein yogurt kacang hijau yaitu 1,71% (M1) dan 1,39% (M2). Kadar lemak perlakuan yaitu 2,33% (M1) dan 2,43% (M2). Kadar laktosa perlakuan yaitu 1,54% (M1) dan 1,34% (M2). Perlakuan konsentrasi terbaik tangkai cabai sebagai starter yogurt kacang hijau adalah 0,6%.Kultur yogurt yang relatif mahal serta terbatasanya ketersediaan bahan di pasar, tangkai cabai mengandung bakteri L. bulgaricus dapat digunakan sebagai kultur yoghurt. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi starter tangkai cabai terhadap karakteristik kimia (pH, kadar protein, kadar lemak, kadar laktosa) dan mikrobiologi (Total bakteri asam laktat) serta menentukan perlakuan terbaik konsentrasi tangkai cabai pada yogurt kacang hijau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2023 di Politeknik Negeri Subang. Rancangan percobaan digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 perlakuan konsentrasi tangkai cabai 0,6% (M1) dan 1,2% (M2) dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan t-test dengan taraf signifikasi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tangkai cabai tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap nilai pH (4,81 – 4,88) dan Total bakteri (1,8 -1,9 x 107). Namun perbedaan konsentrasi tangkai cabai berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein, lemak dan laktosa yogurt kacang hijau. Nilai protein yogurt kadang hijau yaitu 1,71% (M1) dan 1,39% (M2). Kadar lemak perlakuan yaitu 2,33% (M1) dan 2,43% (M2). Kadar laktosa perlakuan yaitu 1,54% (M1) dan 1,34% (M2). Perlakuan konsentrasi terbaik tangkai cabagi sebagai starter yogurt kacang hijau adalah M1 (0,6%). 
Smart System Farming Management: Exposure Fintech Bumdes Dalam Memperkuat Ketahanan Ekonomi Pada Sektor Pangan
Agriculture contributes significantly to food security and economic growth. A system for managing agriculture that is smart and based on financial capital and technology is needed to increase agricultural profits again. This research uses a mixed method with a sequential explanatory design, namely a causal-comparative study, and a grounded theory approach. Based on the results of multivariate statistical analysis tests, there are differences between traditional and modern farmers. Conventional and contemporary farmers have the same problems: lack of motivation to farm and insufficient availability of agricultural materials. The differences in farming capital, management and control, labor, and profits from farm products. Farmers need a system that can maximize agricultural yields by creating smart agriculture. This concept can be realized in a smart farming management system to control all pre-planting to post-harvest activities based on BUMDes fintech. Financial limitations make this fintech-based smart farming management system capable of being an alternative solution implemented in a hybrid manner so that all farmers can utilize it. Five features are available on the smart farming platform: information features, procurement of agricultural tools and materials, monitoring, and sales of farm and agricultural products. The advantages of a smart farming management system are increasing the productivity of farm products, improving the welfare of farmers, stabilizing market prices, improving the quality of agricultural products, opening up employment opportunities, and promoting agricultural products so that they have the potential to improve the socio-economic conditions of village communities
Amir Movement (Let's Drink Water) and Sadar Puri (Check Your Own Urine) as Efforts to Prevent Dehydration in School Children: Gerakan Amir (Ayo Minum Air) Dan Sadar Puri (Periksa Urin Sendiri) Sebagai Upaya Pencegahan Dehidrasi Pada Anak Sekolah
Berbagai penelitian membuktikan bahwa rendahnya konsumsi air putih pada anak sekolah dengan aktivitas yang banyak beresiko tinggi untuk mengalami kekurangan cairan tubuh yang dapat menyebakan dehidrasi hingga menimbulkan rasa lelah, menurunkan atensi atau konsentrasi belajar. Sebuah solusi yang ditawarkan berupa sosialisasi dan menggalakkan gerakan “AMIR” (Ayo Minum Air) yaitu memberikan pendidikan gizi dan kesehatan tentang penerapan pesan gizi seimbang untuk membiasakan membawa bekal air minum dari rumah serta minum air putih yang cukup dan aman. Mengajarkan pemeriksaan urin sendiri oleh anak dengan melakukan pengecekan sendiri warna urin secara sederhana untuk mengetahui status hidrasi melalui gerakan “Sadar PURI” di SMP Negeri 1 Indralaya, kabupaten Ogan Ilir. Menggunakan model kegiatan pemberdayaan masyarakat metode edukasi ceramah kreatif, diskusi dan perlombaan cerdas cermat menggunakan pola pendekatan pendidikan karakter. Untuk mengetahui pengaruh dari pemberian intervensi terhadap pengetahuan dari 80 peserta sebagai bentuk evaluasi maka diberikan pre test dan post test. Setelah dilakukan analisis data hasil tes menggunakan uji wilcoxon (p<0,05) diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi serta gerakan AMIR dan sadar PURI telah dilaksanakan dengan baik oleh anak sekolah sebagai upaya pencegahan dehidrasi. Diharapkan gerakan “AMIR” dan “sadar PURI” ini dapat dilaksanakan di sekolah secara berkelanjutan.Berbagai penelitian membuktikan bahwa rendahnya konsumsi air putih pada anak sekolah dengan aktivitas yang banyak beresiko tinggi untuk mengalami kekurangan cairan tubuh yang dapat menyebakan dehidrasi hingga menimbulkan rasa lelah, menurunkan atensi atau konsentrasi belajar. Sebuah solusi yang ditawarkan berupa sosialisasi dan menggalakkan gerakan “AMIR” (Ayo Minum Air) yaitu memberikan pendidikan gizi dan kesehatan tentang penerapan pesan gizi seimbang untuk membiasakan membawa bekal air minum dari rumah serta minum air putih yang cukup dan aman. Mengajarkan pemeriksaan urin sendiri oleh anak dengan melakukan pengecekan sendiri warna urin secara sederhana untuk mengetahui status hidrasi melalui gerakan “Sadar PURI” di SMP Negeri 1 Indralaya, kabupaten Ogan Ilir. Menggunakan model kegiatan pemberdayaan masyarakat metode edukasi ceramah kreatif, diskusi dan perlombaan cerdas cermat menggunakan pola pendekatan pendidikan karakter. Untuk mengetahui pengaruh dari pemberian intervensi terhadap pengetahuan dari 80 peserta sebagai bentuk evaluasi maka diberikan pre test dan post test. Setelah dilakukan analisis data hasil tes menggunakan uji wilcoxon (p<0,05) diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi serta gerakan AMIR dan sadar PURI telah dilaksanakan dengan baik oleh anak sekolah sebagai upaya pencegahan dehidrasi. Diharapkan gerakan “AMIR” dan “sadar PURI” ini dapat dilaksanakan di sekolah secara berkelanjutan
Pemberdayaan Guru dan Siswa dalam Pelaksanaan SPAB untuk Meningkatkan Kemampuan Mitigasi Bencana Pergeseran Tanah di SMAN 1 Kembangbahu Lamongan
Situasi bencana alam secara langsung maupun tidak langsung memberikan dampak yang signifikan pada berbagai sektor masyarakat, salah satunya sektor pendidikan. SMAN 1 Kembangbahu Lamongan menjadi salah satu sekolah yang terdampak bencana pergeseran tanah. Bencana ini menyebabkan banyak retakan pada bangunan sekolah, baik di dinding maupun lantai ruang kelas dan sepanjang koridor luar kelas. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain belum terdapat tim satuan tugas bencana di tempat mitra, pengetahuan dan keterampilan guru serta siswa tentang kebencanaan masih minim (kurang), aktivitas pembelajaran terganggu karena merasa tidak nyaman dan khawatir jika sewaktu-waktu bangunan sekolah roboh, dan mitra belum pernah terpapar pendidikan tentang kebencanaan sebelumnya. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui 4 tahap, yaitu: 1) Pembentukan tim satuan tugas bencana di tingkat sekolah, 2) Pelatihan guru dan siswa tentang SPAB, 3) Pendampingan kepada guru dan siswa dalam melaksanakan SPAB di tingkat satuan pendidikan, dan 4) Evaluasi dan perumusan rencana tindak lanjut pada guru dan siswa tentang pelaksanaan program SPAB di tingkat satuan pendidikan. Luaran yang telah dihasilkan dari kegiatan ini adalah terbentuknya tim satuan tugas bencana di tingkat sekolah serta seluruh guru dan siswa yang tergabung dalam tim satuan tugas bencana memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melakukan mitigasi bencana.Situasi bencana alam secara langsung maupun tidak langsung memberikan dampak yang signifikan pada berbagai sektor masyarakat, salah satunya sektor pendidikan. SMAN 1 Kembangbahu Lamongan menjadi salah satu sekolah yang terdampak bencana pergeseran tanah. Bencana ini menyebabkan banyak retakan pada bangunan sekolah, baik di dinding maupun lantai ruang kelas dan sepanjang koridor luar kelas. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain belum terdapat tim satuan tugas bencana di tempat mitra, pengetahuan dan keterampilan guru serta siswa tentang kebencanaan masih minim (kurang), aktivitas pembelajaran terganggu karena merasa tidak nyaman dan khawatir jika sewaktu-waktu bangunan sekolah roboh, dan mitra belum pernah terpapar pendidikan tentang kebencanaan sebelumnya. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui 4 tahap, yaitu: 1) Pembentukan tim satuan tugas bencana di tingkat sekolah, 2) Pelatihan guru dan siswa tentang SPAB, 3) Pendampingan kepada guru dan siswa dalam melaksanakan SPAB di tingkat satuan pendidikan, dan 4) Evaluasi dan perumusan rencana tindak lanjut pada guru dan siswa tentang pelaksanaan program SPAB di tingkat satuan pendidikan. Luaran yang telah dihasilkan dari kegiatan ini adalah terbentuknya tim satuan tugas bencana di tingkat sekolah serta seluruh guru dan siswa yang tergabung dalam tim satuan tugas bencana memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melakukan mitigasi bencana
Budidaya Vertikultur Sayuran dan TOGA dengan Pemanfaatan Sampah Anorganik Rumah Tangga sebagai Wadah Tanam di Perumahan Puri Antirogo 2 Jember
Persentase komposisi sampah terbesar di perumahan Kabupaten Jember didominasi oleh sampah organik sebesar 79%, dan timbulan sampah anorganik dengan total 21 %. Permasalahan pengelolaan sampah yang terjadi di Perumahan Puri Antirogo 2 Kecamatan Kebonsari Jember, yaitu pengelolaan sampah masih menggunakan pendekatan tradisional (Kumpul-Angkut-Buang), mitra belum melakukan proses pemanfaatan sampah (reuse) skala rumah tangga. Permasalahan lainnya di perumahan perkotaan yaitu warga perumahan memiliki lahan yang sempit atau terbatas untuk budidaya tanaman. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah kelompok Dasawisma Perumahan Puri Antirogo 2 Jember. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemanfataan sampah rumah tangga melalui kegiatan pemanfaatan (reuse) sampah anorganik atau barang bekas rumah tangga, untuk wadah tanam dalam budidaya vertikultur di lingkungan perumahan; peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang budidaya vertikultur, serta pemberdayaan peranan kelompok ibu-ibu dalam pemanfaatan sampah skala rumah tangga dan pemanfaatan lahan terbatas di perumahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan (pemaparan dan praktik langsung), serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan penyuluhan kepada mitra. Output kegiatan pengabdian ini antara lain yaitu: peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra pengabdian tentang Budidaya vertikultur sayuran dan TOGA, serta dapat meningkatkan pemberdayaan kelompok dasawisama dalam kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan sampah rumah tangga, sehingga dapat berperan mengurangi dampak negatif dari pencemaran sampah. Persentase komposisi sampah terbesar di perumahan Kabupaten Jember didominasi oleh sampah organik sebesar 79%, dan timbulan sampah anorganik dengan total 21 %. Permasalahan pengelolaan sampah yang terjadi di Perumahan Puri Antirogo 2 Kecamatan Kebonsari Jember, yaitu pengelolaan sampah masih menggunakan pendekatan tradisional (Kumpul-Angkut-Buang), mitra belum melakukan proses pemanfaatan sampah (reuse) skala rumah tangga. Permasalahan lainnya di perumahan perkotaan yaitu warga perumahan memiliki lahan yang sempit atau terbatas untuk budidaya tanaman. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah kelompok Dasawisma Perumahan Puri Antirogo 2 Jember. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemanfataan sampah rumah tangga melalui kegiatan pemanfaatan (reuse) sampah anorganik atau barang bekas rumah tangga, untuk wadah tanam dalam budidaya vertikultur di lingkungan perumahan; peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang budidaya vertikultur, serta pemberdayaan peranan kelompok ibu-ibu dalam pemanfaatan sampah skala rumah tangga dan pemanfaatan lahan terbatas di perumahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan (pemaparan dan praktik langsung), serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan penyuluhan kepada mitra. Output kegiatan pengabdian ini antara lain yaitu: peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra pengabdian tentang Budidaya vertikultur sayuran dan TOGA, serta dapat meningkatkan pemberdayaan kelompok dasawisama dalam kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan sampah rumah tangga, sehingga dapat berperan mengurangi dampak negatif dari pencemaran sampa
Sistem Monitoring Berat Tanaman Pada Farmbot Dengan Citra Digital Menggunakan Metode YOLO dan Regresi Polinomial: Plant Weight Monitoring System on Farmbot with Digital Images Using the YOLO Method and Polynomial Regression
Penelitian ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan tanaman selada dalam farmbot dengan menggunakan YOLOv3 untuk deteksi tanaman dan regresi polinomial orde ketiga untuk prediksi berat. YOLOv3 mendeteksi tanaman, sementara regresi polinomial memperkirakan berat berdasarkan luas piksel YOLOv3. penelitian ini menggunakan aplikasi mobile untuk memantau berat tanaman, visualisasi gambar, dan mengakses data pertumbuhan harian. Ini memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi pemantauan tanaman dan menyediakan data historis untuk pemahaman komprehensif perkembangan tanaman. Penelitian ini mencapai akurasi 2,9% untuk regresi polinomial dan 98,6% untuk YOLOv3, menunjukkan efektivitas dalam prediksi berat dan deteksi untuk Pemahaman yang lebih baik tentang berat tanaman dan pemantauan yang akurat memungkinkan pengambilan keputusan yang berinformasi untuk panen yang lebih baik dan keberlanjutan pertanian.Penelitian ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan tanaman selada dalam farmbot dengan menggunakan YOLOv3 untuk deteksi tanaman dan regresi polinomial orde ketiga untuk prediksi berat. YOLOv3 mendeteksi tanaman, sementara regresi polinomial memperkirakan berat berdasarkan luas piksel YOLOv3. penelitian ini menggunakan aplikasi mobile untuk memantau berat tanaman, visualisasi gambar, dan mengakses data pertumbuhan harian. Ini memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi pemantauan tanaman dan menyediakan data historis untuk pemahaman komprehensif perkembangan tanaman. Penelitian ini mencapai akurasi 2,9% untuk regresi polinomial dan 98,6% untuk YOLOv3, menunjukkan efektivitas dalam prediksi berat dan deteks untuk Pemahaman yang lebih baik tentang berat tanaman dan pemantauan yang akurat memungkinkan pengambilan keputusan yang berinformasi untuk panen yang lebih baik dan keberlanjutan pertanian
Penerapan Green Marketing pada Produk Bubble Wrap dalam Meningkatkan Purchase Intention dan Perceived Value
This study aims to determine the application of green marketing on OCUWRAP products and application of green marketing to increase purchase intention and perceived value. OCUWRAP is a biodegradable bubble wrap product made from cassava starch and dried sponge gourd. This research was conducted using an interview method with a descriptive qualitative approach. Data obtained from interviews conducted with marketing and development managers, cosmetic store owners, and consumers were processed using the triangulation method. This study found that green marketing implemented has increased purchase intention and perceived value of its products. The implementation of green marketing by OCUWRAP is carried out in various aspects, namely environmentally friendly products, premium prices and environmentally friendly marketing and distribution. The results of this study indicate that the green marketing strategy has increased purchase intention for the product. Green marketing that has been implemented can also increase the perceived value felt by OCUWRAP consumers
The Influence of Profitability, Liquidity and Leverage on Firm Value in Palm Oil Plantation Companies Listed on the Indonesian Stock Exchange (BEI) for the 2019-2021 Period
The aim of this research is to see how profitability, liquidity and leverage impact the value of palm oil companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2021 period. This research covers all palm oil companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI). Sampling was carried out purposively based on specific criteria, which resulted in 36 data samples for research. The data used is secondary data taken from financial reports. Multiple linear regression analysis was used to analyze the data. The research results show that while liquidity and profitability do not affect firm value in oil palm plantations for the 2019-2021 period, leverage does affect firm value