Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
2290 research outputs found
Sort by
Deteksi Kanker Payudara Hasil Citra Mammografi menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN) Arsitektur ResNet-50
Breast cancer is one of the most common types of cancer in the world and a serious health issue for women, making it crucial for every woman to undergo regular early screenings to minimize mortality rates. This screening can be performed using mammography and mammogram image analysis. This study proposes a breast cancer detection method based on Convolutional Neural Network (CNN), using texture and shape parameters from mammogram images to determine the class. There are two classes trained using CNN, namely cancer and non-cancer. This study compares the performance of the original ResNet-50 architecture model with the modified ResNet-50 architecture at the last layer through the addition of fully connected layers, batch normalization, and dropout. The results show that this model is capable of detecting breast cancer with high accuracy. The best model in this study uses a modified ResNet-50 architecture, with the Adam optimizer, batch size of 8, sigmoid activation function, learning rate of 0.0005, and 30 epochs. This model achieved an overall average with an accuracy of 97.00%, precision of 97.00%, recall of 97.00%, and f1-score of 97.00%.Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum di dunia dan menjadi masalah serius bagi kesehatan wanita, sehingga sangat penting bagi setiap perempuan untuk melakukan pengecekan rutin secara dini untuk meminimalkan angka kematian. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan menggunakan mammografi dan analisis citra mammografi. Penelitian ini mengusulkan deteksi kanker payudara berbasis Convolutional Neural Network (CNN) dengan menggunakan parameter tekstur dan bentuk dari gambar mammografi untuk menentukan kelasnya. Terdapat dua kelas yang dilatih menggunakan CNN yaitu kanker dan non-kanker. Penelitian ini membandingkan kinerja model arsitektur ResNet-50 asli dengan arsitektur ResNet-50 yang dimodifikasi pada layer terakhir melalui penambahan fully connected layer, batch normalization, dan dropout. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mampu mendeteksi kanker payudara dengan akurasi tinggi. Model terbaik pada penelitian ini menggunakan arsitektur ResNet-50 yang dimodifikasi, dengan parameter optimizer Adam, batch size 8, fungsi aktivasi sigmoid, learning rate 0,0005, dan 30 epoch. Model ini mencapai nilai rata-rata keseluruhan dengan accuracy sebesar 97,00%, precision sebesar 97,00%, recall sebesar 97,00%, dan f1-score sebesar 97,00%
Implementasi Indigenous Product Attractiveness Melalui Inovasi produk dan Digital Marketing Guna Peningkatan kinerja Pemasaran UMKM Batik Gemeksekti Kebumen
Gemeksekti in Kebumen district has many small batik industries, batik craftsmen produce various kinds of batik motifs. The large amount of competition from batik craftsmen, both from Kebumen Regency and from other areas, requires batik craftsmen in Gemeksekti Village to determine strategies so that batik products from Gemeksekti Village continue to increase production and sales. One of the efforts to improve the marketing performance of batik klister MSMEs is indigenous product attractiveness, the attractiveness of products inherent in unique products resulting from indigenous knowledge reflected in local culture is able to improve marketing strategies so that marketing performance will increase. The method used in this activity is training and mentoring. Training includes increasing product value through design innovation, production standardization and brand creation. Mentoring is focused on digital marketing, including creating e-commerce accounts, managing social media, and developing product catalogues. The research results show that training and mentoring activities have succeeded in increasing the knowledge and skills of community members in terms of digital marketing and product innovation. Apart from that, this activity also succeeded in increasing the selling value of batik products and expanding market reach.Desa Gemeksekti di Kabupaten Kebumen terdapat banyak industri kecil batik, para pengrajin batik memproduksi berbagai macam motif batik. Banyaknya persaingan dari para pengrajin batik baik di Kabupaten Kebumen maupun dari daerah lain, menuntut para pelaku usaha pengrajin batik di Desa Gemeksekti untuk menentukan strategi agar produk batik dari Desa Gemeksekti terus mengalami peningkatan produksi dan penjualan. Salah satu upaya peningkatan kinerja pemasaran UMKM klaster batik adalah indigenous product attractiveness yaitu daya tarik produk yang melekat pada produk unik hasil dari pengetahuan indigenous yang tercermin dalam budaya lokal mampu meningkatkan strategi pemasaran sehingga kinerja pemasaran akan meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Pelatihan mencakup peningkatan nilai produk melalui inovasi desain, standarisasi produksi, dan pembuatan merek. Pendampingan difokuskan pada pemasaran digital, meliputi pembuatan akun e-commerce, pengelolaan media sosial, dan pengembangan katalog produk. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota paguyuban dalam hal pemasaran digital dan inovasi produk. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan nilai jual produk batik dan memperluas jangkauan pasar
Pelatihan PMBA bagi Kader Kampung Keluarga Berkualitas Desa Membangun dalam Rangka Pencegahan Stunting
Stunting is a disorder that attacks the growth and development of children and babies caused by chronic malnutrition which is characterized by a body length or height that is below standard. Many factors underlie the high incidence of stunting, one of which is improper Infant and Child Feeding. The growth and development of toddlers is closely related to food intake which can have a major influence on optimizing the development and growth of infants and toddlers in 1000 HPK. The Kampung KB Membangun Desa is located in the Rasau Jaya Umum Village, Kubu Raya Regency, which is the focus of accelerating stunting reduction. The stunting rate in the district reached 27.8% in 2022. The stages of community service activities begin with coordination of activities with the coordinator, then continued with counseling and training. Community service is carried out using lecture, demonstration and question and answer methods supported by PMBA module media and equipment. Evaluation of counseling activities is carried out by providing a questionnaire sheet containing 10 questions. From the results of the SPSS analysis test, the respondents knowledge during the pre-test was 66.67%. After being educated, there was an increase in respondents knowledge during the post-test of 83.3%.Stunting merupakan gangguan yang menyerang tumbuh kembang anak dan bayi yang disebabkan oleh defisiensi gizi kronis dengan indikator panjang atau tinggi badan berada dibawah standar. Parameter yang menyebabkan terjadinya stunting adalah pemberian makan pada bayi dan anak yang tidak tepat. Pertumbuhan dan perkembangan balita dan anak sangat tergantung dari asupan makan yang berdampak pada peningkatan perkembangan pertumbuhan bayi dan bali pada 1000 hari pertama kelahiran. Kasus stunting di Kabupaten Kubu Raya tahun 2021 sebesar 40,3% mengalami penurunan di tahun 2022 menjadi 27,8%. Angka stunting di Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat mencapai 27,8% di tahun 2022. Alur kegiatan PKM dimulai dengan koordinasi dengan pihak desa dan koordinator Kampung KB Membangun Desa. Setelah koordinasi, acara berikutnya adalah penyuluhan serta pelatihan Di sesi akhir yakni pemberian kuesioner sebagai bentuk post-test berisi 10 pertanyaan terkait PMBA baik sebelum maupun setelah penyuluhan. Dari hasil uji analisa SPSS pengetahuan responden saat pre-test adalah 66,67 %. Setelah diedukasi, ada peningkatan pengetahuan responden saat post-test sebesar 83,3%
Analisis Penerapan Total Productive Maintenanace Berdasarkan Perhitungan OEE dan Six Big Losses pada Mesin Seamer Hor Yang di PT. XYZ: Analysis of Total Productive Maintenance Implementation Based on OEE Calculation and Six Big Losses on Seamer Hor Machine at PT. XYZ
Salah satu faktor di balik kesuksesan sebuah industri dapat ditentukan oleh kelancaran proses produksi. Efisiensi keseluruhan dari sebuah mesin bukanlah indikator yang baik untuk mesin berkapasitas tinggi karena faktor-faktor seperti jumlah kerusakan dan produksi yang kurang maksimal. Dalam penelitian ini, mesin jahit Hoyang dioperasikan, dan lini produksi 01 diamati dan dianalisis secara intensif untuk menentukan nilai overall equipment efficiency (OEE) dan prioritas evaluasi untuk menerapkan total productivity maintenance (TPM) melalui perhitungan enam kerugian. Hasil dari penelitian ini untuk availability rate dengan rata-rata 82,50%, performance rate dengan rata-rata 77,76%, quality rate sudah memenuhi standar world class yaitu dengan presentasi rata-rata 99,94% of 99.99%. Faktor Six Big Losses dengan pengaruh paling tinggi terhadap rendahnya efektifitas mesin seamer Hor Yang adalah Speed losses dengan presentase sebesar 35,83%, unplanned downtime dengan presentase sebesar 31,85% dan planned downtime dengan presentase sebesar 24,68% dengan total persentase kumulatif sebesar 92,46%. Penanganan permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan penerapan TPM melalui pemeliharaan otonom, perbaikan terfokus, pemeliharaan terencana, pemeliharaan mutu dan pelatihan pendidikan yang selanjutnya meningkatkan produktivitas mesin seamer Hor Yang.Salah satu faktor di balik kesuksesan sebuah industri dapat ditentukan oleh kelancaran proses produksi. Efisiensi keseluruhan dari sebuah mesin bukanlah indikator yang baik untuk mesin berkapasitas tinggi karena faktor-faktor seperti jumlah kerusakan dan produksi yang kurang maksimal. Dalam penelitian ini, mesin jahit Hoyang dioperasikan, dan lini produksi 01 diamati dan dianalisis secara intensif untuk menentukan nilai overall equipment efficiency (OEE) dan prioritas evaluasi untuk menerapkan total productivity maintenance (TPM) melalui perhitungan enam kerugian. Hasil dari penelitian ini untuk availability rate dengan rata-rata 82,5%, performance rate dengan rata-rata 66,2%, quality rate sudah memenuhi standar world class yaitu dengan presentasi rata-rata 99,9% dari 99,9%. Faktor Six Big Losses dengan pengaruh paling tinggi terhadap rendahnya efektifitas mesin seamer Hor Yang adalah Speed losses dengan presentase sebesar 51,0%, unplanned downtime dengan presentase sebesar 23,2% dan planned downtime dengan presentase sebesar 19,5% dengan total persentase kumulatif sebesar 93,6%
Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Ayam Kremes Di Kabupaten Jember: Factors that Influence the Decision to Purchase Kremes Chicken in Jember Regency
Seiring dengan berkembangnya zaman banyak dijumpai rumah makan yang menyediakan menuserupa seperti olahan daging ayam, sehingga persaingan bisnis semakin meningkat. Salah saturumah makan yang menjual ayam sebagai menu utamanya adalah Ayam Kremes Cak Iwan Jember.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh marketing mixterhadap keputusan pembelian konsumen pada Ayam Kremes Cak Iwan Jember. Populasi dalampenelitian ini adalah konsumen yang melakukan pembelian Ayam Kremes Cak Iwan KabupatenJember dengan pengambilan sampel sebanyak 70 responden. Alat analisis yang digunakan adalahanalisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 21.00 for Windows. Hasil dari penelitian inidapat disimpulkan bahwa variabel produk, harga, lokasi dan promosi secara serempak atau bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk Ayam Kremes Cak IwanJember. Secara parsial hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel harga, dan lokasisecara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan produk danpromosi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan analisisproduk merupakan variabel yang berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produkAyam Kremes Cak Iwan Kabupaten Jember
Perancangan SIM-Klinik Sistem Pengambilan dan Pengembalian Rekam Medis Di Klinik Jaya Kusuma Husada Kepanjen Kabupaten Malang
The Jaya Kusuma Husada Clinic in Kepanjen, Malang Regency, currently operates its medical records system manually, including the processes for retrieving and returning medical records. A Clinical Management Information System (SIM-Clinic) is necessary to support a more organized medical record management system, in accordance with the implementation of Minister of Health Regulation No. 24 of 2022. This study aims to design a SIM-Clinic for the medical record retrieval and return system. The research combines Research and Development (R&D) with descriptive analysis. Data collection was conducted through observation and interviews with 15 respondents, consisting of doctors, nurses, midwives, and medical record staff, selected through total sampling. The system design employed the waterfall methodology. The study results identified three categories of SIM-Clinic user needs: healthcare workers, medical record staff, and the head of the medical records department. The agreed system requirements have resulted in the development of a system flowchart, Data Flow Diagram (DFD), and Entity Relationship Diagram (ERD). It is recommended that the clinic prepare the necessary facilities, infrastructure, and healthcare human resources involved in the planned implementation of the medical record retrieval and return system through the SIM-Clinic.Klinik Jaya Kusuma Husada Kepanjen Kabupaten Malang dalam penyelenggaraaan rekam medis masih bersifat manual termasuk dalam sistem pengambilan dan pengembalian rekam medis. Diperlukan Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIM-Klinik) untuk mengakomodir penyelenggaraan rekam medis yang lebih tertata merujuk pada penerapan PMK 24 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk merancang SIM-Klinik pada sistem pengambilan dan pengembalian rekam medis Jenis penelitian menggabungkan Research and Development dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara kepada sejumlah 15 responden yang terdiri atas dokter, perawat, bidan, dan petugas rekam medis diambil dengan total sampling. Perancangan sistem dilakukan dengan pendekatan metode waterfall. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga kebutuhan pengguna SIM-Klinik yaitu kebutuhan petugas kesehatan, petugas rekam medis dan kepala rekam medis. Kebutuhan sistem yang disepakati telah menghasilkan flowchart system, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD). Diharapkan klinik dapat mempersiapkan sarana dan prasarana berikut sumber daya manusia kesehatan yang terlibat terkait rencana penerapan sistem pengambilan dan pengembalian rekam medis melalui SIM-Klinik
Perancangan Aplikasi Pelayanan Rekam Medis Elektronik Berbasis Smartphone di Rumah Sakit Rafflesia
Rafflesia Hospital faces challenges in managing medical records as it still relies on a manual paper-based system. This method can lead to data loss, limited access, and human error, which hinder efficiency and service quality. According to Indonesia’s Ministry of Health Regulation No. 24 of 2022 on Medical Records, all healthcare facilities are required to implement Electronic Medical Records by December 31, 2023. This study aims to design a smartphone-based electronic medical record application for Rafflesia Hospital using the Waterfall development method. The proposed application can improve patient queue management through online registration, provide real-time waiting time information, and enhance communication and coordination among medical teams via a fast information exchange platform. Additionally, the application improves responsiveness and efficiency by granting instant access to critical patient information in emergencies. Clear operational guidelines are established to ensure the application is user-friendly and easy to understand. The hospital needs to prepare for the implementation of this application to integrate it with the Hospital Information System (SIMRS), supporting fast, efficient, and high-quality services.Rumah Sakit Rafflesia menghadapi masalah dalam mengelola rekam medis karena mereka masih menggunakan metode manual berbasis kertas. Metode Itu dapat menimbulkan data hilang, aksesnya terbatas, atau kesalahan manusia, yang dapat menghambat efisiensi dan kualitas layanan. Berdasarkan Permenkes RI No.24 tentang Rekam Medis Tahun 2022, semua fasilitas kesehatan harus menerapkan Rekam Medis Elektronik paling lambat 31 Desember 2023. Tujuan penelitian ini membuat perancangan aplikasi pelayanan rekam medis elektronik Berbasis Smartphone untuk Rumah Sakit Rafflesia menggunakan metode pengembangan Waterfall. Hasil rancangan aplikasi mampu untuk meningkatkan manajemen antrian pasien melalui pendaftaran online, memberikan informasi tentang waktu tunggu secara real-time, meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar tim medis melalui platform pertukaran informasi yang cepat. Aplikasi ini juga meningkatkan respons dan efisiensi dengan memberikan akses instan ke informasi pasien yang penting dalam situasi darurat. Pedoman operasional dibuat secara jelas untuk penggunaan aplikasi lebih baik dan mudah di pahami. Pihak rumah sakit perlu mempersiapkan implementasi aplikasi ini agar sistem terintegrasi dengan SIMRS, mendukung pelayanan yang cepat, efisien, dan berkualitas
Perancangan Sistem Antrian Pasien Di Puskesmas XYZ Banjarmasin
XYZ Health Center in Banjarmasin is a growing healthcare facility that currently uses a conventional queuing system. This system often encounters challenges, such as lost or damaged queue cards, manual queue calling by staff, and limited information about the current queue number. These issues make the queuing process less efficient. This study aimed to design a web-based patient queuing system at XYZ Health Center in Banjarmasin using a priority service method, developed with PHP programming language and a MySQL database. The research resulted in a web application with both back-end and front-end functionalities. The queuing system offers options for general and priority patients, with queue calls managed through the back-end according to patient categories. By implementing this application, the challenges associated with the conventional queuing system can be resolved, ensuring a smoother queuing process. The application has been tested by end users and deemed “suitable for use.” To maintain security, confidentiality, and optimal functionality, regular backups and proper network system configuration are required.Puskesmas XYZ Banjarmasin merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan yang sedang berkembang dengan menggunakan sistem antrian konvensional. Antrian konvensional sering menjadi sebuah kendala seperti kartu nomor antrian yang hilang dan rusak, pemanggilan antrian yang manual oleh petugas, dan kurangnya informasi nomor antrian yang sedang berjalan. Hal ini membuat aktivitas antrian kurang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang sistem antrian pasien di Puskesmas XYZ Banjarmasin menggunakan metode priority service berbasis web yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan database Mysql. Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi web back end dan front end. Pada antrian terdapat pilihan jenis pasien umum dan prioritas. Sistem pemanggilan dilakukan melalui back end sesuai dengan kategori pasien. Dengan menghasilkan sebuah aplikasi antrian maka permasalahan antrian pada sistem konvensional dapat diatasi, sehingga proses antrian dapat berjalan dengan baik. Aplikasi sistem antrian ini sudah diuji cobakan oleh end user (pengguna) dengan hasil ‘layak untuk digunakan’. Untuk menjaga keamanan dan kerahasisaan serta optimalnya aplikasi diperlukan pencadangan secara berkala serta pengaturan sistem jaringan yang baik
Evaluasi Kewajiban Perpajakan Bendahara Universitas Papua Atas Pemotongan/Pemungutan PPh Atas Belanja Modal Tahun 2023
The state treasurer plays an important role in implementing tax obligations related to the use of the APBN/APBD. This study explains the suitability of the implementation of tax obligations by the Treasurer of the University of Papua for PPh capital expenditure in 2023 when compared to applicable provisions. The researcher used a descriptive qualitative method. The results of the study indicate that the implementation of capital expenditure tax obligations is not fully in accordance with the provisions. Based on the results of the study, it is expected that the Manokwari Pratama Tax Office will provide counseling regarding the renewal of tax provisions to treasurers. In addition, the Pratama Tax Office needs to provide counseling for treasurers who do not understand the new tax provisions. Meanwhile, the University of Papua needs to create a forum with the Manokwari Pratama Tax Office in implementing SOPs for financial transactions with other parties
Analisis Pengaruh Firm Size, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen terhadap Market Capitalization dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi: (Studi Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023)
This study was conducted to determine the extent of the influence arising from firm size, profitability and dividend policy on market capitalization and whether good corporate governance can moderate the influence to be studied. The companies to be studied are companies listed on the Indonesia Stock Exchange with market capitalization that is always in the top 50 at the end of the year for 3 consecutive years. SPSS version 26 is used in this study as a tool in conducting the analysis. This study uses descriptive statistical tests, Multiple Linear Regression Analysis and moderate regression analysis. The results obtained in this study are that Firm Size and Dividend Policy have an effect on Market Capitalization, while profitability does not have an effect on Market Capitalization