Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Aklimatisasi Pisang Cavendish Optimalisasi Pemberian Pupuk ZA pada Beberapa Media Aklimatisasi dalam Mendukung Produksi Bibit Pisang Cavendish Dilaboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember

    No full text
    Pisang di Indonesia sangat banyak jenisnya, salah satu jenis pisang yang umum dibudidayakan secara luas dan komersial di Indonesia adalah pisang cavendish (musa acuminata). Bibit tanaman pisang umumnya diperoleh dari tunas atau anakan tanaman pisang dewasa sehingga membutuhkan waktu yang lama, bibit yang dihasilkan terbatas dan tidak seragam. Selain itu bibit pisang umumnya belum terjamin kualitasnya dan rentan terhadap penyakit. Salah satu solusi permasalahan tersebut adalah produksi bibit pisang unggul yang berkualitas dan sehat dengan teknologi kultur jaringan (in vitro). Hasil akhir dari kultur jaringan disebut plantlet yang digunakan sebagai bibit tanaman. Di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember dalam tahap pengembangan pembiakan bibit pisang cavendish varietas grand naine baik secara in vitro maupun in vivo. Oleh karena itu salah satu upaya dalam memenuhi permintaan bibit pisang cavendish yang semakin lama semakin meningkat maka perlu dilakukan penelitian dengan pemberian pupuk ZA pada beberapa media aklimatisasi dalam mendukung produksi bibit pisang cavendish di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Metode penelitian ini menggunakan perbandingan media tanam dengan pemberian pupuk ZA sehingga menghasilkan bibit pisang cavendish yang berkualitas, sehat, dalam jumlah besar, dengan waktu yang singkat dan sebagai acuan praktikum di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Pertambahan Tinggi Tanaman, Pertambahan Jumlah daun, Pertambahan Diameter Batang, Kandungan Klorofil daun dan Persentase Tanaman Hidup. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah Accepted Jurnal PLP P3M Polije, Desain Poster Hasil penelitian dan HKI

    Modifikasi Lemari Sterilisasi Kaleng Ikan Menjadi Mesin Vacuum Dryer Sebagai Sarana Praktikum dan Penelitian di Laboratorium Rekayasa Pangan

    Get PDF
    Laboratorium TRP merupakan sarana yang digunakan untuk kegiatan pendidikan dan penelitian. Tingginya frekuensi kegiatan pendidikan maupun penelitian di Laboratorium TRP terutama yang berkaitan dengan proses pengeringan, menekankan kebutuhan untuk menyediakan fasilitas yang memadai guna mendukung proses pembelajaran dan penelitian. Opsi terbaik untuk mengtasi permasalahan tersebut yaitu dengan memodifikasi lemari sterilisasi kaleng untuk kemudian dapat dirancang menjadi alat pengering yang belum tersedia di laboratorium TRP, yaitu vacuum dryer dan mesin pengering. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan yang terdiri dari perancangan modifikasi alat, instalasi sistem alat, pengujian kinerja alat dan pengujian kualitas produk hasil pengeringan alat. Prinsip kerja Mesin pengering vakum mini yaitu mengeringkan bahan pangan menggunakan energi listrik yang dikonversi menjadi energi panas dalam tekanan vakum. Sedangkan Mesin pengering bahan pangan, mengeringkan bahan pangan menggunakan energi listrik yang dikonversi menjadi energi panas Bahan yang digunakkan untuk uji kinerja mesin adalah cabai rawit dan cabai hijau.. Pengujian kinerja alat yang dilakukan terdiri uji energi, uji suhu pengeringan,uji rendemen, uji kualitas produk yang terdiri dari uji kadar air, uji kadar vitamin C, dan uji warna

    Market Potential and Financial Feasibility Analysis of Milkfish Floss with Addition Ulin Banana Corm (Musa X Paradisiaca L. AAB)

    Get PDF
    This study analyses the market potential and financial feasibility of milkfish floss enriched with ulin banana corm, addressing a gap in literature concerning the economic viability of such sustainable food innovations. While prior research confirms the technical suitability of banana corms in food products, their commercial potential remains underexplored. Utilizing a mixed-methods approach, this research gathered qualitative data through in-depth interviews with experts, and quantitative data via a consumer questionnaire (n=70). The findings reveal significant financial promise, with a calculated profit margin of 43.3%, a positive Net Present Value (NPV) of Rp 51 million, an 80.18% Internal Rate of Return (IRR), and a two-year Payback Period (PBP). Consumer analysis indicates strong appreciation for the product's health benefits, natural ingredients, and unique taste, with a high overall acceptability score (3.9/5). However, the primary challenge identified is consumer hesitation due to differences in taste and texture compared to traditional milkfish floss. The discussion concludes that despite this barrier, the product holds strong potential for success, particularly among health-conscious and environmentally aware consumers. To achieve wider market acceptance, the study recommends investing in more efficient processing technology and implementing targeted marketing strategies that emphasize the product's nutritional advantages and sustainability credential

    Enhancing Tourism Promotion in Arjasa Village: Towards Global Recognition as a Traditional Tourism Village

    Get PDF
    Arjasa Traditional Tourism Village is a rural tourism destination located in Jember Regency. Its primary target market currently consists of local tourists, particularly those interested in history, traditional customs, and cultural heritage. Although the village has attracted some international visitors, their numbers remain limited. To enhance global recognition and increase the number of foreign tourists—both annually and during specific cultural events—there is a need for the development of strategic tourism promotion initiatives. Hence, the main objective of this research is to examine the development of tourism promotion strategies in Arjasa Traditional Village. This research used a qualitative- descriptive approach, with data collection techniques including direct observation, in-depth interviews, and literature review. The research results encompass the creation of attractive tour packages, robust promotional programs, and the establishment of broader networks across the ASEAN region. The findings are expected to contribute to the formulation of a comprehensive tourism promotion plan that can be implemented by the village's tourism management to improve visibility and visitor engagement

    Assessing Tourism Destination Development through The TALC Framework: A Study of TEFA Kebun Inovasi Polije

    Get PDF
    The development of TEFA Kebun Inovasi has the potential to serve as a model for agrotechnotropical-based tourism, providing an educational platform for visitors and the community about the application of agricultural technology and its practical benefits in daily life. However, a comprehensive analysis of the current conditions is necessary to ensure that strategic actions are aligned with the appropriate stages of development. This study aims to analyze the development phase of TEFA Kebun Inovasi Polije through the lens of the Tourism Area Life Cycle (TALC) framework, which encompasses seven phases: exploration, involvement, development, consolidation, stagnation, decline, and rejuvenation. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection methods such as observation, interviews, and documentation. The findings indicate that TEFA Kebun Inovasi is currently in the development phase that characterize with initiating facility investments, introducing additional attractions, enhancing promotional efforts, and planning for product diversification. Nevertheless, several characteristics of involvement phase still appear including few tourists’ arrival, basic promotional activities, and a reliance on the limited primary attraction mark the involvement phase. The results of this research are intended to inform the ongoing development of TEFA Kebun Inovasi and contribute to the study of agrotourism destinations on campus

    Eye gaze modeling using Tobii eye tracker for anxiety and mental health detection on Politeknik Negeri Jember student: A case study

    Get PDF
    Education development is one of United Nation (UN) sustainable development goals (SDGs) number 4 program, where Indonesian ministry of education designed new education curriculum in 2019. Merdeka Belajar program is comprised of certified internship and independent study, which often became a graduation requirement especially for engineering major.  However, rapid change in curriculum frequently caused disruption on student concentration that leads into decline in learning motivation and raising anxiety symptom. This research aims to monitor engineering students’ anxiety during courses. Anxiety-ridden students perform poorly on assignments and have a mediocre interest in studying. The eye gaze can be linked with stress level. Its pattern reflects the anxious state that befalls engineering students. Our paper's primary contribution is offering an observational result on how to use eye gazing to address the anxiety that engineering students experience by observing students' eye movements. The 16 zones (1a, 1b, 1c, 1d, 2a, 2b, 2c, 2d, 3a, 3b, 3c, 3d, 4a, 4b, 4c, 4d) make up the eye gazing pattern. 53.8% of the student experience moderate anxiety, while 26.1% of respondent suffers severe anxiety. The research's accuracy rate is 85.5%. These findings offer recommendations for how teachers might quickly assess students' anxiety levels and take specific action to support students in achieving their best learning outcomes

    Implementasi Teknologi Digital Marketing Berbasis Website Dinamis Untuk Pengembangan Pemasaran Rezti’s Batik

    Get PDF
    Rezti’s Batik merupakan UMKM pengrajin batik khas Jember. UMKM ini terletak di Kabupaten Jember tepatnya di Kecamatan Ambulu Desa Tegalsari. Selain memproduksi kain batik, Rezti’s Batik juga menghasilkan produk turunan seperti pakaian, syal, dan udheng. Untuk melestarikan seni batik, Rezti’s Batik juga memberikan edukasi batik bagi konsumen atau masyarakat umum yang ingin mengenal batik lebih dalam. Sementara ini permintaan kain batik terbanyak berasal dari konsumen lokal yaitu batik motif untuk seragam. Total produksi tiap bulan rata-rata mencapai 300 buah yang terdiri dari batik tulis dan batik cetak. Proses pemasaran menemui kendala yaitu metode pemasaran yang masih menggunakan metode Word of Mouth Marketing (WoMM) melalui informasi orang per orang. Oleh karena perlu dilakukan upaya yang lebih inovatif yaitu penerapan pemasaran berupa media digital yang berbasis website dinamis. Tahapan pengabdian masyarakat yaitu tahap persiapan dan koordinasi dengan mitra, tahap penerapan teknologi, tahap pengujian, dan tahap monitoring dan evaluasi. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian ini yaitu mitra memiliki keterampilan untuk mengoperasikan website dinamis yang telah dibuat. Selain itu dengan adanya website dinamis jumlah konsumen bertambah dan berasal dari berbagai daerah. Bulan Juli 2025 saat website baru dibuat, masih belum ada pelanggan dan pemesanan, akan tetapi saat bulan Agustus jumlah pelanggan mencapai 10 orang dan jumlah pemesanan mencapai 5 pemesanan

    Penyuluhan dan Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah SDN 02 Sukorambi, Kabupaten Jember

    No full text
    Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang͕ keluarga, kelompok atau masyarakat mandiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.  Penyampaian informasi melalui promosi kesehatan tentang PHBS pada anak sekolah tidak hanya dilakukan di rumah, namun juga harus dilakukan di sekolah. Upaya sekolah dalam menumbuhkan kesadaran akan peningkatan pengetahuan dan penerapan serta pembiasaan tentang PHBS pada siswa masih kurang, sehingga membuat rendahnya pengetahuan siswa tentang PHBS yang rendah dan berisiko menyebabkan terjadinya kondisi sakit dan risiko penularan penyakit. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi sakit dan risiko penularan penyakit yaitu dengan menjaga hygiene dan sanitasi, termasuk dengan mencuci tangan pakai air mengalir dan sabun selama 20 detik sebelum memegang makanan, setelah BAB dan BAK, serta setelah memegang benda-benda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian informasi kesehatan melalui penyuluhan dan demonstrasi mengenai PHBS. Siswa-siswi sangat antusias dalam mengikuti demonstrasi dan merespon dengan baik materi yang disampaikan saat penyuluhan. Setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi didapatkan sebagian besar (85%) menjawab seluruh pertanyaan dengan benar dan sebagian kecil (15%) menjawab kurang tepat. Siswa yang telah memperoleh materi informasi kesehatan memiliki pengetahuan lebih baik daripada mereka yang tidak menerima informasi.Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang͕ keluarga, kelompok atau masyarakat mandiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.  Promosi Kesehatan tentang PHBS pada anak sekolah tidak hanya dilakukan di rumah, namun juga harus dilakukan di sekolah. Namun, masih kurangnya upaya yang dilakukan sekolah untuk menumbuhkan kesadaran, peningkatan pengetahuan dan pembiasaan tentang PHBS pada siswa, sehingga membuat rendahnya pengetahuan siswa tentang PHBS yang rendah berisiko untuk menyebabkan infeksi pada tubuh. Beberapa cara yang dapat dilakuakn untuk mencegah infeksi yang dikarenakan penularan bakteri yaitu dengan menjaga hygien dan sanitasi, termasuk dengan mencuci tangan pakai sabun selama 20 detik sebelum memegang makanan, setelah BAB dan BAK, dan setelah memegang benda-benda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan demonstrasi mengenai PHBS. Siswa-siswi sangat antusias dalam mengikuti demonstrasi ini dan merespon dengan baik materi yang disampaikan. Setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi didapatkan  47 siswa-siswi yang hadir sebagian besar (85%) menjawab seluruh pertanyaan dengan benar dan sebagian kecil (15%) menjawab kurang tepat. Siswa-siswi yang telah memperoleh materi memiliki pengetahuan lebih baik daripada mereka yang tidak menerima informasi.

    Mekanisasi Produksi Produk Unggulan Gula Merah Sebagai Substitusi Bahan Baku Industri Makanan Di Kediri Jawa Timur: Production Mechanization of Superior Brown Sugar Products as a Substitute for Raw Materials for Food Industry in Kediri, East Java

    No full text
    UKM PT. Tiga Dewi Timur Raya (Mitra UKM 1)  dan UD Al Mubarok (Mitra UKM 2) yang berlokasi di Kediri Jawa Timur memproduksi produk utama gula merah tebu dan produk tambahan Brown sugar.  Khususnya gula merah merupakan Produk Unggulan local specific yang berfungsi sebagai pemanis alami, kebutuhan terhadap produk ini terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan dan banyaknya makanan berbahan baku gula merah. Permasalahan prioritas yang mendesak untuk diselesaikan adalah peningkatan mekanisasi proses produksi, manajemen usaha, dan perluasan pasar. Adapun tahapan proses pengolahan pembuatan gula merah adalah sebagai berikut: (1) penerimaan nira dari pengepresan/penggilingan, (2) penyaringan, (3) pemurnian, (4) pemasakan/pemanasan, (5) pencetakan, (6) pendinginan (cooling), (7) penutupan kemasan primer, (8) pengemasan sekunder dan pelabelan. Berikut diagram alir proses pembuatan gula merah deserta dokumentasi kondisi eksisting produksi mitra. Berdasarkan permasalahan prioritas di atas, tujuan utama dari pelaksanaan program ini yaitu mendukung mitra dalam meningkatkan produksi gula merah tebu dan meningkatkan nilai penjualan/omzet mitra dengan cara mengimplementasian teknologi tepat guna dan menerapkan manajemen pemasaran/usaha yang baik. Hasil dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi meningkatnya kapasitas produksi yang mencapai 1,5 kali lipat dan omzet meningkat hingga 20%.UKM PT. Tiga Dewi Timur Raya (Mitra UKM 1)  dan UD Al Mubarok (Mitra UKM 2) yang berlokasi di Kediri Jawa Timur memproduksi produk utama gula merah tebu dan produk tambahan Brown sugar.  Khususnya gula merah merupakan Produk Unggulan local specific yang berfungsi sebagai pemanis alami, kebutuhan terhadap produk ini terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan dan banyaknya makanan berbahan baku gula merah. Permasalahan prioritas yang mendesak untuk diselesaikan adalah peningkatan mekanisasi proses produksi, manajemen usaha, dan perluasan pasar. Adapun tahapan proses pengolahan pembuatan gula merah adalah sebagai berikut: (1) penerimaan nira dari pengepresan/penggilingan, (2) penyaringan, (3) pemurnian, (4) pemasakan/pemanasan, (5) pencetakan, (6) pendinginan (cooling), (7) penutupan kemasan primer, (8) pengemasan sekunder dan pelabelan. Berikut diagram alir proses pembuatan gula merah deserta dokumentasi kondisi eksisting produksi mitra. Berdasarkan permasalahan prioritas di atas, tujuan utama dari pelaksanaan program ini yaitu mendukung mitra dalam meningkatkan produksi gula merah tebu dan meningkatkan nilai penjualan/omzet mitra dengan cara mengimplementasian teknologi tepat guna dan menerapkan manajemen pemasaran/usaha yang baik. Hasil dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi meningkatnya kapasitas produksi yang mencapai 1,5 kali lipat dan omzet meningkat hingga 20%

    Optimalisasi Branding dan Pemasaran Biskuit Tanin melalui E-Commerce: Optimalization Branding and Marketing of Tanin Biscuits with E-Commerce

    No full text
    Digital marketing saat ini menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha. Trend penjualan online dapat meningkatkan penjualan produk suatu usaha dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas. Salah satu usaha UD Kharisma Tunggal yang berfokus pada penjualan produk pakan ternak juga membutuhkan teknologi ini untuk melakukan otimalisasi branding dan pemasaran terutama ketika UD Kharisma Tunggal mengeluarkan produk pakan ternak dengan teknologi pakan yang baru, tentu saja masyarakat membutuhkan informasi terkait produk tersebut. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengimplementasikan website E-Commerce pada UD Kharisma Tunggal. Metode pelaksanaan terdiri dari: identifikasi permasalahan, pengembangan aplikasi, pengujian aplikasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil berupa website E-Commerce sebagai optimalisasi branding dan pemasaran biskuit tanin dapat digunakan oleh UD Kharisma Tunggal dalam menjalankan usaha pakan ternak sehingga jangkauan target pasar dapat lebih luas yang terdiri dari fitur: halaman beranda, tentang kami, produk, artikel, dan FAQ. Pelanggan akan terhubung ke whatsapp dan shopee untuk melakukan pembelian pakan ternak melalui halaman produk. Wesbite ini telah dilakukan pengujian fungsionalitas dengan hasil 100% dapat digunakan dengan baik.Digital marketing saat ini menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha. Trend penjualan online dapat meningkatkan penjualan produk suatu usaha dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas. Salah satu usaha UD Kharisma Tunggal yang berfokus pada penjualan produk pakan ternak juga membutuhkan teknologi ini untuk melakukan otimalisasi branding dan pemasaran terutama ketika UD Kharisma Tunggal mengeluarkan produk pakan ternak dengan teknologi pakan yang baru, tentu saja masyarakat membutuhkan informasi terkait produk tersebut. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengimplementasikan website E-Commerce pada UD Kharisma Tunggal. Metode pelaksanaan terdiri dari: identifikasi permasalahan, pengembangan aplikasi, pengujian aplikasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil berupa website E-Commerce sebagai optimalisasi branding dan pemasaran biskuit tanin dapat digunakan oleh UD Kharisma Tunggal dalam menjalankan usaha pakan ternak sehingga jangkauan target pasar dapat lebih luas yang terdiri dari fitur: halaman beranda, tentang kami, produk, artikel, dan FAQ. Pelanggan akan terhubung ke whatsapp dan shopee untuk melakukan pembelian pakan ternak melalui halaman produk. Wesbite ini telah dilakukan pengujian fungsionalitas dengan hasil 100% dapat digunakan dengan baik. &nbsp

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇