Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Pemberdayaan Petani Vanila: Merekayasa Fase Generatif Vanila (Vanilla planifolia) melalui Micro Climate Controller Berbasis IoT: Empowering Vanilla Farmers: Engineering the Generative Phase of Vanilla (Vanilla planifolia) through an IoT - Based Micro Climate Controller

    No full text
    Pemberdayaan petani vanili sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan memastikan pertanian berkelanjutan. Inisiatif pengabdian masyarakat ini menghadirkan pengembangan dan implementasi micro climate controller berbasis IoT yang bertujuan untuk mengoptimalkan fase generatif Vanilla planifolia. Dengan menyediakan pemantauan dan kontrol lingkungan secara real time, inovasi ini mengatasi tantangan pembungaan dan pengembangan polong yang tidak konsisten yang dihadapi oleh petani vanila. Sistem ini mengintegrasikan sensor suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya dengan unit kontrol pusat untuk mempertahankan kondisi optimal. Hasil dari uji coba lapangan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat pembungaan dan kualitas hasil. Inisiatif ini menyoroti potensi teknologi IoT dalam mengubah praktik pertanian vanili tradisional dan meningkatkan mata pencaharian petani.Pemberdayaan petani vanili sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan memastikan pertanian berkelanjutan. Inisiatif pengabdian masyarakat ini menghadirkan pengembangan dan implementasi micro climate controller berbasis IoT yang bertujuan untuk mengoptimalkan fase generatif Vanilla planifolia. Dengan menyediakan pemantauan dan kontrol lingkungan secara real time, inovasi ini mengatasi tantangan pembungaan dan pengembangan polong yang tidak konsisten yang dihadapi oleh petani vanila. Sistem ini mengintegrasikan sensor suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya dengan unit kontrol pusat untuk mempertahankan kondisi optimal. Hasil dari uji coba lapangan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat pembungaan dan kualitas hasil. Inisiatif ini menyoroti potensi teknologi IoT dalam mengubah praktik pertanian vanili tradisional dan meningkatkan mata pencaharian petani

    Pengaruh Keberhasilan Rejuvinasi Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Kopi Robusta Klon BP 409 dan BP 534

    No full text
    Rejuvination is a rejuvenation pruning that is carried out to improve the quality of coffee plants that are old and no longer productive. This study aims to determine the success of rejuvation in BP 409 and BP 534 clone robusta coffee plants with a 100% pruning system (trimming-unpruning). The rejuvenated plants were then observed including the tallest stem, the longest primary branch, and the number of leaf segments (tides). The results showed that the BP 409 clone grew better than BP 534. The measurement results show that BP 409 has the highest value in all three parameters, while the BP 534 clone has the lowest value in all three parameters. The highest stem reaches 136 cm and the lowest reaches 71 cm. The longest primary branch reaches 80 cm and the shortest is 57 cm. The highest number of leaf segments was 177 pairs and the lowest was 84 pairs. Rejuvination activities can be said to be successful by looking at the data obtained from the research results.Rejuvinasi adalah pangkasan peremajaan yang dilakukan guna memperbaiki mutu tanaman kopi yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan rejuvinasi pada tanaman kopi robusta klon BP 409 dan BP 534 dengan sistem pemangkasan 100% (pangkas-tidak pangkas). Tanaman yang direjuvinasi kemudian dilakukan pengamatan meliputi batang tertinggi, cabang primer terpanjang, dan jumlah ruas daun (pasang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon BP 409 pertumbuhannya lebih baik dibandingkan BP 534. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa BP 409 memiliki nilai tertinggi di ketiga parameter, sedangkan klon BP 534 memiliki nilai terendah di ketiga parameter. Batang tertinggi mencapai 136 cm dan terendah mencapai 71 cm. cabang primer terpanjang mencapai 80 cm dan terpendek sebesar 57 cm. Jumlah ruas daun terbanyak sebesar 177 pasang dan terendah sebesar 84 pasang. Kegiatan rejuvinasi dapat dikatakan berhasil dengan melihat data hasil penelitian yang diperoleh

    Hubungan Konsumsi Protein Hewani dan Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMPN 1 Tanggul

    No full text
    Anemia pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi fokus pemerintah Indonesia. Anemia terjadi disebabkan oleh kekurangan zat besi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi protein hewani dan tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Tanggul Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 104 remaja putri, yang dipilih dengan simple random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan hasil cek hemoglobin, hasil recall 24 jam selama 3 hari, dan pengisian kusioner tablet tambah darah. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan Uji Chi – Square pada SPSS versi 26. Hasil uji statistik diperoleh hasil p = 0,027 < (0,05) yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan kejadian anemia pada remaja putri dan diperoleh hasil p = 0,030 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Tanggul.

    Sistem Komposter Otomatis Pengolahan Limbah Organik di Laboratorium Kewirausahaan Manajemen Agroindustri PSDKU Sidoarjo

    No full text
    Organic waste is a type of trash that practical operations in the Agro-Industrial Management Entrepreneurship Laboratory at PSDKU Sidoarjo produce but have yet to deal with explicitly. A method to manage organic waste from practical activities is to employ it as organic fertiliser. At PSDKU Sidoarjo, organic fertiliser manufacture is often conducted solely during practical sessions via a composter. Technicians manually assembled the laboratory-scale composters to meet the requirements of the actual job. The challenges encountered with the manual composter include the fact that the quantity of EM4/Bioactivator applied meets expectations, but the manual mixing performed by students resulted in inconsistent mixing outcomes. This research aims to transform the current manual composter in the entrepreneurship laboratory into an automatic composter capable of processing organic waste from the laboratory while establishing a spraying timer that accurately produces the requisite quantity of bioactivator (EM4) according to the research specifications. The study was conducted in the Agroindustry Management Entrepreneurship Laboratory at PSDKU Sidoarjo from May to November 2024,  financed by the PNBP of Jember State Polytechnic 2024. This study has three phases: designing an aerobic organic composter with an automated mixer and sprayer system, building the automated composter, and implementing organic waste management. The study effectively created an automated composter that disperses 125 ml of EM4 liquid for 58 seconds for every 1 kilogram of organic waste

    Prototype Design of Arduino-based Automatic Portable Anthropometric and Health Nutrition Assessment Tool

    No full text
    The development of mobile-based applications has gained significant momentum, especially in developing countries like Indonesia. The Covid-19 pandemic has accelerated technological disruption, prompting a shift from manual to mobile-based systems. Advances in information technology have encouraged researchers to develop height measuring devices that are portable, efficient, fast and easy to use. It was new challenge in migrating from print and manual based systems to mobile based systems. The aim of this research is to design and develop a prototype for an arduino-based portable tool for anthropometric and nutritional assessment. The method used is the Prototype model method so it requires a systematic and sequential approach step by step. The tools used are ESP32 WROOM Microcontroller, ESP32 Expansion Breakout Board, HC-SR04 Ultrasonic Sensor, HX-711 Load cell Sensor, 20x4 I2C LCD. The developed anthropometric detection tool automatically determines nutritional status by measuring the weight and height of both children and adults. It is two separate tools that must be connected via WiFi Hotspot, the data from the two sensors will be processed via an Android application. In conclusion, this portable tool offers a user-friendly design compared to previously developed tools, enabling more effective and efficient nutritional status assessments

    Web-Based Clinical Teleconsultation for Mothers and Children at RSIA Muhammadiyah, Probolinggo City

    No full text
    Health services at RSIA Muhammadiyah Probolinggo City are currently provided face-to-face to patients who come directly to the hospital. This approach often leads to long queues in several polyclinics, resulting in discomfort and prolonged waiting times for patients. One solution to this problem is to utilize information technology through a website-based teleconsultation system for maternal and child health services. This research applied a research and development (R&D) approach using the waterfall development model. Data collection techniques included interviews, documentation review, and direct observation of existing services. The system design and development stages were carried out sequentially, covering analysis, design, implementation, testing, and deployment of the website-based teleconsultation platform. The resulting system is a web-based clinical teleconsultation application designed for maternal and child health services at RSIA Muhammadiyah Probolinggo City. The system provides features to support online consultations, including real-time chat and video consultations via Google Meet, to facilitate interaction between patients and healthcare professionals without requiring in-person visits. The development of this teleconsultation system is expected to improve the quality of online healthcare services at RSIA Muhammadiyah Probolinggo City. The use of teleconsultation can reduce patient queues, shorten waiting times, and enhance comfort for patients while also expanding access to maternal and child health services

    ANALISIS KUALITAS PRODUK TEH CELUP KULIT SALAK DI UD. HALWA INDORAYA JOMBANG MENGGUNAKAN METODE QFD (Quality Function Deployment): ANALYSIS OF SALAK SKIN TEA BAGS QUALITY IN UD. HALWA INDORAYA JOMBANG USING QFD METHOD (Quality Function Deployment)

    No full text
    UD. Halwa Indoraya Jombang merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Jombang yang memproduksi produk minuman dan makanan, contohnya teh kulit salak, dan dodol. Teh kulit salak diproduksi sebanyak 250 bungkus/produksi. Metode QFD diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas teh kulit salak menurut kepuasan pelanggan, kuesioner yang digunakan sebanyak 60 responden. Metode QFD terdiri dari 4 langkah yaitu mengidentifikasi kebutuhan konsumen, menganalisis tingkat kepuasan konsumen, menganalisis tingkat perbandingan dengan pesaing, menyusun dan menganalisis House of Quality (HoQ). Hasil analisis HoQ menunjukkan kelemahan atribut kepuasan pelanggan teh kulit salak pada UD. Halwa Indoraya yaitu nilai rasio peningkatan rasa (1,7), aroma (1,3), warna (1,3), aftertaste(1,3) dan kemasan tidak mudah rusak (1,3). Selanjutnya berdasarkan nilai respon teknis dari UD. Halwa Indoraya perlu ditingkatkan terutama pada Sortiran Bahan Baku (5,28), Pengemasan (3,50), dan Pengeringan (2,31)

    PEMBERDAYAAN ANGGOTA KTT JAYA DAN KTT MBS DI DESA PURWOREJO MELALUI PELATIHAN HANDLING SUSU KAMBING PERAH PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA BINAAN

    Get PDF
    Program bina desa merupakan salah satu program pemerintah dalam membangun perekonomian desa. Program ini mengambil tema Optimalisasi Peternakan Kambing Perah dan Produk Olahannya dalam rangka terbentuknya Desa Purworejo Sragen sebagai Sentra Susu Kambing. Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Desa purworejo merupakan desa di Gemolong, Sragen yang memiliki potensi di kambing perah. Kambing perah adalah salah satu komoditas peternakan yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan, terutama dalam skala peternak rakyat. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan sosialisasi, workshop, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Target kegiatan ini adalah  semua anggota Kelompok Tani Ternak dapat meningkatkan kualitas produk dengan meningkatnya  0,21/ekor/hari susu yang memenuhi syarat kualitas susu sehat serta memenuhi syarat kualitas susu pasaran. Observasi pasca pelatihan menunjukkan masyarakat telah melakukan prosedur handling susu yakni seperti membersihkan ambing sebelum pemerahan, pengemasan susu kurang dari 2 jam setelah pemerahan, dan prosedur handling yang lain. Hasil yang diinginkan setelah serangkaian program telah selesai dilaksanakan ialah peternak dapat memahami dan mengaplikasikan proses handling susu yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan susu yang aman dikonsumsi dan memiliki harga jual yang cukup di pasaran.Program bina desa merupakan salah satu program pemerintah dalam membangun perekonomian desa. Program ini mengambil tema Optimalisasi Peternakan Kambing Perah dan Produk Olahannya dalam rangka terbentuknya Desa Purworejo Sragen sebagai Sentra Susu Kambing. Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Desa purworejo merupakan desa di Gemolong, Sragen yang memiliki potensi di kambing perah. Kambing perah adalah salah satu komoditas peternakan yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan, terutama dalam skala peternak rakyat. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan sosialisasi, workshop, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Target kegiatan ini adalah  semua anggota Kelompok Tani Ternak dapat meningkatkan kualitas produk dengan meningkatnya  0,21/ekor/hari susu yang memenuhi syarat kualitas susu sehat serta memenuhi syarat kualitas susu pasaran. Observasi pasca pelatihan menunjukkan masyarakat telah melakukan prosedur handling susu yakni seperti membersihkan ambing sebelum pemerahan, pengemasan susu kurang dari 2 jam setelah pemerahan, dan prosedur handling yang lain. Hasil yang diinginkan setelah serangkaian program telah selesai dilaksanakan ialah peternak dapat memahami dan mengaplikasikan proses handling susu yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan susu yang aman dikonsumsi dan memiliki harga jual yang cukup di pasaran

    Eksplorasi Daun Sirih Sebagai Bahan Baku Olahan Peyek: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Waru.

    Get PDF
    Daun sirih memiliki kandungan streptococcus mutan sebagai antimikroba yang bermanfaat untuk kesehatan yang dapat diaplikasikan pada manusia dan hewan ternak. Pemanfaatannya dalam makanan olahan masih terbatas, untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pengolahan daun sirih (Piper betle) menjadi makanan olahan Peyek Daun Sirih di Desa Waru yang banyak tersedia tanaman sirih. Penelitian dilakukan dalam 3 (tiga) tahap, yaitu tahap pengamatan lingkungan untuk mendapatkan gambaran utuh ketersediaan bahan baku daun sirih dan pemanfaat yang telah dilakukan masyarakat. Tahap kedua pembuatan sampel produk dan tahap berikutnya adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk kepada Ibu-ibu RW 04 Desa Waru Parung Bogor. Dari pelatihan dihasilkan produk yang memiliki rasa menarik gurih, sedikit pedas, renyah dan memiliki aroma khas daun sirih. Dengan sample produk yang dihasilkan masyarakat memiliki pengetahuan baru tentang pengolahan sirih menjadi makanan, yang sebelumnya tidak terpikirkan. Potensi optimalisasi produk ini untuk pemberdayaan ekonomi sangat besar, mengingat lokasi Desa Waru sangat dekat dengan Pasar Parung salah satu pasar terbesar di wilayah Bogor dan banyaknya toko-toko serta perumahan warga disekitar Desa.Daun sirih memiliki kandungan streptococcus mutan sebagai antimikroba yang bermanfaat untuk kesehatan yang dapat diaplikasikan pada manusia dan hewan ternak. Pemanfaatannya dalam makanan olahan masih terbatas, untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pengolahan daun sirih (Piper betle) menjadi makanan olahan Peyek Daun Sirih di Desa Waru yang banyak tersedia tanaman sirih. Penelitian dilakukan dalam 3 (tiga) tahap, yaitu tahap pengamatan lingkungan untuk mendapatkan gambaran utuh ketersediaan bahan baku daun sirih dan pemanfaat yang telah dilakukan masyarakat. Tahap kedua pembuatan sampel produk dan tahap berikutnya adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk kepada Ibu-ibu RW 04 Desa Waru Parung Bogor. Dari pelatihan dihasilkan produk yang memiliki rasa menarik gurih, sedikit pedas, renyah dan memiliki aroma khas daun sirih. Dengan sample produk yang dihasilkan masyarakat memiliki pengetahuan baru tentang pengolahan sirih menjadi makanan, yang sebelumnya tidak terpikirkan. Potensi optimalisasi produk ini untuk pemberdayaan ekonomi sangat besar, mengingat lokasi Desa Waru sangat dekat dengan Pasar Parung salah satu pasar terbesar di wilayah Bogor dan banyaknya toko-toko serta perumahan warga disekitar Desa

    Fitness Assessment to Improve Community Health at Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta: Fitness Assessment to Improve Community Health at Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta

    No full text
    Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga, salah satunya melalui gaya hidup aktif.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis hubungan antara kebugaran jasmani dengan indikator status metabolik, meliputi tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, kadar gula darah sewaktu (GDS), dan aktivitas fisik. Penelitian menggunakan desain potong lintang yang dilakukan di PRA Sardonoharjo, Sleman, melibatkan 24 ibu. Pemeriksaan meliputi Six-Minute Walking Test (6MWT), pengukuran tekanan darah, IMT, lingkar perut, GDS, serta kuesioner aktivitas fisik (GPAQ). Hasil menunjukkan bahwa hanya tekanan darah yang memiliki hubungan signifikan dengan kebugaran jasmani (p = 0,036), sementara indikator lain tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Mayoritas responden memiliki aktivitas fisik rendah dan hasil tes kebugaran berada pada kategori “kurang”. Luaran kegiatan ini adalah Buku Pemantauan Kesehatan “Ibu Bugar, Keluarga Sehat” yang memuat panduan aktivitas fisik sesuai rekomendasi WHO, serta grafik pemantauan kesehatan keluarga. Buku ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi kader dan masyaakat dalam penerapan hidup sehat.ABSTRACT Women play a major role in maintaining family health, one of which is doing healthy lifestyle activities.This program of community service aims to assess fitness level and its relationship with fitness metabolic parameters on women in the organization of Islamic women (PRA Sardonoharjo, Sleman, Yogyakarta). A study involving 24 adult females was done using a field method. The intervention was standardized physical fitness testing using the Six-minute walk test (6MWT). Metabolic testing was done to check blood pressure, weight, waist circumference, random blood glucose, and physical activity using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). The findings showed that there was a significant relationship between physical fitness levels and blood pressure (p = 0.036), while other metabolic levels were not significantly related. Most participants showed low levels of fitness and activity. As a sustainable output, a community-based health monitoring booklet entitled “Fit Mothers, Healthy Families” was developed which incorporated the WHO recommended physical activity levels as well as self-tracking tools. This initiative shows that it is indeed possible to empower a woman to conduct health promotion at the household and community levels using simple and effective means.   &nbsp

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇