Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Kajian Perkembangan Varietas Benih Semangka Terdaftar di Indonesia

    Get PDF
    Semangka merupakan salah satu komoditas buah unggulan strategis nasional di Indonesia, sehingga pengembangan produksi semangka melalui diversitas varietas baru terus dilakukan. Oleh karena itu, pemerintah mencanangkan program “one variety, one region”, dengan pendaftaran benih varietas baru sebagai salah satu langkah perlindungan hukum yang penting didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan varietas benih semangka terdaftar di pusat data  Direktorat Perbenihan Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penelitian dilakukan melalui studi literatur untuk varietas terdaftar pada periode 2014 hingga 2024. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan fokus pada perkembangan jumlah varietas benih semangka dalam negeri dan introduksi, tipe produsen, musim tanam, dan wilayah adaptasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendaftaran varietas benih semangka selama periode satu dekade terakhir cukup fluktuatif, tetapi cenderung meningkat pada tiga tahun terakhir (pasca pandemic).   Selain itu, varietas benih semangka dalam negeri lebih banyak dikembangkan dibandingkan dengan semanka introduksi. Produsen pendaftar varietas benih semangka dapat berbentuk PT, CV, maupun perorangan; dengan PT merupakan produsen terbanyak. Varietas Semangka yang terdaftar selama periode 2014 hingga 2024 sebagian besar memiliki musim tanam hujan dan kemarau (43%) dan wilayah adaptasi pada dataran rendah (95%)

    Pengaruh Kombinasi Frekuensi dan Lama Waktu Perlakuan High Pulsed Electric Field dan Sinar Ultraviolet Terhadap Kualitas Susu Sapi Segar: Combined Effects of Frequency and Treatment Duration of High Pulsed Electric Field and Ultraviolet Light on Fresh Cow Milk Quality

    Get PDF
    Susu sapi segar merupakan bahan pangan bergizi tinggi yang mudah rusak akibat aktivitas mikroba dan enzim. Proses pemanasan konvensional seperti pasteurisasi dan sterilisasi termal dapat memperpanjang umur simpan, tetapi berpotensi menurunkan kualitas sensori dan nilai gizi. Oleh karena itu, teknologi non-termal seperti High Pulsed Electric Field (HPEF) dan penyinaran ultraviolet (UV) mulai dikembangkan sebagai alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi dan lama waktu perlakuan kombinasi HPEF – UV terhadap mutu susu sapi segar, dengan parameter warna (lightness, redness, yellowness), pH, dan EC (electrical conductivity). Penelitian dilakukan dengan mengkombinasikan dua faktor. Faktor pertama adalah frekuensi HPEF (10, 20, dan 30 Hz), sedangkan faktor kedua adalah lama waktu perlakuan (10, 15, dan 20 menit). Parameter warna diuji menggunakan colorimeter, pH dan EC diukur menggunakan water quality tester, dan data dianalisis menggunakan two-way ANOVA serta uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi dan lama waktu perlakuan berpengaruh nyata terhadap semua parameter mutu. Nilai lightness (L*) dan redness (a*) menurun dengan meningkatnya frekuensi dan durasi perlakuan, menandakan sedikit penggelapan warna dan penurunan rona kemerahan akibat perubahan struktur protein dan lemak. Sebaliknya, nilai yellowness (b*) meningkat signifikan, menunjukkan penguatan rona kekuningan. Perlakuan HPEF – UV juga mampu mempertahankan kestabilan pH, mengindikasikan inaktivasi enzim penghasil asam dan penurunan aktivitas mikroba. Sementara nilai EC menurun pada frekuensi rendah, namun meningkat kembali pada frekuensi tinggi akibat pelepasan ion-ion bebas dari efek elektroporasi ireversibe

    Development of a Low-Cost Precision Drop Tester Integrating Digital Height Measurement and Rapid Release Mechanism for Academic Packaging Labs

    Get PDF
    Drop testing is a key method in evaluating the mechanical durability of packaging and products during distribution. This research develops a low-cost drop tester prototype that is precise and applicable for academic environments, referring to ASTM D5276 and ISTA standards. The integrative design using CAD/CAE and FEA simulation ensures the mechanical strength and reliability of the structure, while the electronic system based on microcontroller and ultrasonic sensor supports digital drop height measurement and deformation monitoring through high-speed camera. Experimental validation shows an average fall height deviation of less than 1 mm with stable fall orientation and quick release mechanism. Weaknesses such as the absence of arm height limit, limitations of the load cell sensor in recording load peaks, and the need for lubrication and maintenance of the slider are the focus of further development. Recommendations include full automation of data logging and application of AI for video analysis of the test process. This prototype has the potential to improve the quality of practicum learning and open up space for research development and packaging industry applications

    Pengaruh Pematangan Pisang Kepok (Musa acuminata) Menggunakan Etilen Dari Buah Tomat: The Effect Of Ethylene From Tomatoes On Ripening Of Kepok Bananas (Musa acuminata)

    Get PDF
    Pisang kepok (Musa acuminata) adalah buah yang sangat populer di Indonesia, sering diolah menjadi beragam hidangan seperti pisang goreng, kolak, dan es pisang ijo. Sebagai buah klimakterik, pisang kepok rentan mengalami kerusakan setelah dipanen. Pematangan menggunakan karbit dapat memengaruhi kualitas dan keamanan buah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif etilen alami yang aman dan efektif untuk mempercepat proses pematangan pisang kepok. Penelitian ini bertujuan untuk penguji efektivitas penggunaan etilen dari buah tomat untuk pematangan pisang kepok. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan (P1 : tanpa tomat, P2: 10% tomat, P3: 20% tomat) 6 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi warna, tekstur, tingkat kemanisan dan susut bobot. Data dianalisis dengan menggunakan IBM SPSS statistic 25 metode one way anova dan dilanjut uji  Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan tomat memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan warna, tekstur, dan tingkat kemanisan pisang kepok. Secara statistik perlakuan dengan tomat tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap susut bobot pisang. Secara keseluruhan pemanfaatan etilen alami dari buah tomat terutama pada konsentrasi 20% dapat dijadikan alternatif alami untuk mempercepat proses pematangan buah pisang kepok

    GeoAI for Precision Public Health in Agrarian Economies: Multi-Disease Risk Profiling in Rice Belt in East Java

    Get PDF
    Public health and food security, particularly in the agribusiness sector, are interconnected. As one of the largest rice-producing provinces in Indonesia, East Java faces numerous infectious diseases. To develop a spatial typology of health-agribusiness risks, this study combines epidemiology, agribusiness, and computer science with a Geospatial Artificial Intelligence (GeoAI) approach.The data includes cases of ten infectious diseases (2015–2024), rice harvested area, number of farmers, and district/city population in East Java. Cases were normalized per 100,000 population, and agribusiness indicators were converted to harvested area per farmer ratios. The analysis used internal validation (silhouette score, Davies–Bouldin Index), K-Means clustering, and spatial validation (Moran's I). Results are displayed on OpenStreetMap.Agribusiness can be divided into three main typologies: (1) strong agribusiness with moderate risk; (2) multisector agribusiness with high risk and moderate agribusiness; and (3) moderate agribusiness with a prevalence of lung disease and diarrhea. Moran's I = -0.0263 (p=0.5678), indicating that spatial distribution is not significant. The results suggest that public health does not always correlate with food production intensity. By integrating epidemiology, agribusiness, and GeoAI to support appropriate public health in agricultural areas, this study adds to the international literature

    The Transformation of the Teaching Factory as an Educational Tourism Attraction at Jember State Polytechnic

    Get PDF
    This study aims to analyze the transformation of the Teaching Factory (TeFa) concept at Jember State Polytechnic as an educational tourism attraction that can provide added value for educational institutions, students, and the community. TeFa, which initially functioned as a production and service-based learning model, has the potential to be developed into an educational tourism destination through the integration of vocational practices with knowledge-based tourism experiences. The study used a qualitative approach with a case study method, involving field observations, interviews with lecturers, students, and TeFa managers, as well as documentation of production and service activities. The results show that the transformation of TeFa into an educational tourism destination has a positive impact on improving student competencies, expanding partnership networks with industry, and opening opportunities for an education-based creative economy. Furthermore, the involvement of the surrounding community has also increased through participation in the provision of tourism support services. In conclusion, the Teaching Factory is not only effective as a vocational learning facility but also has strategic potential as a sustainable educational tourism destination within Jember State Polytechnic

    Audit Energi sebagai Wujud Penghematan Energi Listrik di Asrama Vyatra 1 Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu

    Get PDF
    Pelaksanaan audit energi di Gedung Asrama Vyatra I, PEM Akamigas, untuk mengidentifikasi potensi penghematan energi. Audit ini mencakup analisis konsumsi energi, profil tegangan dan arus, harmonisa, tata cahaya, dan sistem tata udara. Data historis konsumsi energi dinormalisasi dengan pengukuran selama dua minggu, menghasilkan perkiraan konsumsi energi tahunan sebesar 159.044 kWh. Gedung Asrama Vyatra I diasumsikan menyumbang ±9,17% dari total penggunaan energi di sepuluh gedung. Intensitas Konsumsi Energi (IKE) gedung ini meningkat dari 135,02 kWh/m²/tahun pada tahun 2021 menjadi 159,2 kWh/m²/tahun pada tahun 2023, melampaui nilai benchmarking gedung perkantoran sebesar 102 kWh/m²/tahun. Hasil pengukuran dengan Power Quality Analyzer (PQA) menunjukkan kondisi unbalance tegangan dan arus masih sesuai standar. Harmonisa arus (THD) juga berada di bawah batas standar IEEE 519-1992, yaitu <20%. Sistem pencahayaan dinilai cukup baik, meskipun masih terdapat area yang lampunya tetap menyala meskipun kosong. Suhu dan kelembaban di beberapa ruangan bervariasi, beberapa memenuhi standar SNI (suhu 25-27°C dan kelembaban relatif 50-70%), sementara yang lain berada di luar rentang tersebut. Implementasi penghematan, terutama pemasangan PLTS atap, direkomendasikan untuk mengurangi konsumsi energi dan memanfaatkan kelebihan energi untuk gedung-gedung lain di kompleks tersebut.Implementation of an energy audit at the Vyatra I Dormitory Building, PEM Akamigas, to identify potential energy savings. This audit includes analysis of energy consumption, voltage and current profiles, harmonics, lighting systems, and air conditioning systems. Historical energy consumption data is normalized with measurements over two weeks, resulting in an estimated annual energy consumption of 159,044 kWh. The Vyatra I Dormitory Building is assumed to contribute ±9.17% of the total energy use in ten buildings. The Energy Consumption Intensity (IKE) of this building increased from 135.02 kWh/m²/year in 2021 to 159.2 kWh/m²/year in 2023, exceeding the benchmarking value of office buildings of 102 kWh/m²/year. The measurement results using the Power Quality Analyzer (PQA) show that the voltage and current unbalance conditions are still in accordance with standards. Current harmonics (THD) are also below the IEEE 519-1992 standard limit, which is <20%. The lighting system is considered quite good, although there are still areas where the lights are still on even though they are empty. The temperature and humidity in several rooms vary, some meet SNI standards (temperature 25-27°C and relative humidity 50-70%), while others are outside the range. Implementation of savings, especially the installation of rooftop solar power plants, is recommended to reduce energy consumption and utilize excess energy for other buildings in the complex

    Literacy Program For The B2sa Food Consumption Movement (Various Nutritious, Balanced And Safe) Based On Local Wisdom: Literacy Program For The B2sa Food Consumption Movement (Various Nutritious, Balanced And Safe) Based On Local Wisdom

    No full text
    Gizi salah satu aspek kunci  pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dalam pembangunan bangsa. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menyatakan salah satu faktor dominan penyebab masalah gizi anak adalah rendahnya asupan protein hewani. Padahal Indonesia dengan kekayaan alamnya memiliki potensi sumber daya protein hewani yang melimpah. Kabupaten Ogan ilir merupakan kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan yang wilayahnya 35% adalah perairan sungai dan rawa merupakan kearifan lokal sebagai potensi sumber daya protein hewani yaitu perikanan air tawar. Gerakan konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) merupakan penganekaragaman pangan yaitu upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis potensi sumber daya lokal terutama dalam pemenuhan asupan gizi anak. kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan pemberdayan menggunakan metode penyuluhan dan media pendidikan gizi (M-PAZI) Bianglala, Spiner dan poster hasil karya mahasiswa prodi gizi FKM Unsri pada proyek matakuliah Pendidikan Gizi semester 4 tahun ajaran 2023-2024. Target sasaran kegiatan adalah 40 siswa/I kelas 5 SD Negeri 02 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir dan orangtua siswa. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialilasikan dan meningkatkan kemampuan literasi anak usia sekolah terkait gizi dalam mencegah masalah gizi pada anak sekolah di SD Negeri 02 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir melalui gerakan konsumsi pangan B2SA. Program literasi gerakan konsumsi pangan B2SA berbasis  kearifan lokal di SD Negeri 2 Indralaya Utara bisa meningkatkan pengetahuan responden dan perubahan kebiasaan baik membawa bekal sehat sesuai isi piringku pedoman gizi seimbang berbahan pangan lokal yang bisa memenuhi kebutuhan gizi harian anak dan dapat mencegah terjadinya masalah gizi anak sekolah.Gizi salah satu aspek kunci  pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dalam pembangunan bangsa. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menyatakan salah satu faktor dominan penyebab masalah gizi anak adalah rendahnya asupan protein hewani. Padahal Indonesia dengan kekayaan alamnya memiliki potensi sumber daya protein hewani yang melimpah. Kabupaten Ogan ilir merupakan kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan yang wilayahnya 35% adalah perairan sungai dan rawa merupakan kearifan lokal sebagai potensi sumber daya protein hewani yaitu perikanan air tawar. Gerakan konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) merupakan penganekaragaman pangan yaitu upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis potensi sumber daya lokal terutama dalam pemenuhan asupan gizi anak. kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan pemberdayan menggunakan metode penyuluhan dan media pendidikan gizi (M-PAZI) Bianglala, Spiner dan poster hasil karya mahasiswa prodi gizi FKM Unsri pada proyek matakuliah Pendidikan Gizi semester 4 tahun ajaran 2023-2024. Target sasaran kegiatan adalah 40 siswa/I kelas 5 SD Negeri 02 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir dan orangtua siswa. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialilasikan dan meningkatkan kemampuan literasi anak usia sekolah terkait gizi dalam mencegah masalah gizi pada anak sekolah di SD Negeri 02 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir melalui gerakan konsumsi pangan B2SA. Program literasi gerakan konsumsi pangan B2SA berbasis  kearifan lokal di SD Negeri 2 Indralaya Utara bisa meningkatkan pengetahuan responden dan perubahan kebiasaan baik membawa bekal sehat sesuai isi piringku pedoman gizi seimbang berbahan pangan lokal yang bisa memenuhi kebutuhan gizi harian anak dan dapat mencegah terjadinya masalah gizi anak sekolah

    P PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI YAYASAN PENDIDIKAN ANAK RUMAH DAMAI : Development of The Information System for Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai

    No full text
    Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai (YPARD) adalah suatu yayasan pendidikan nonformal untuk anak-anak disabilitas, yatim piatu, anak-anak pinggiran Danau Toba dan anak-anak yang memiliki kemauan untuk belajar pendidikan nonformal dimana proses dan aktifitas yang dilakukan di dalam yayasan masih secara manual dan data-data masih banyak tersimpan dalam bentuk buku atau kertas. Untuk itu diperlukan pengembangan sistem informas yang dapat memberikan informasi yang baik dan komplek terkait bagaimana kondisi atau situasi yang berlangsung di yaysan tersebut. Pengembangan sistem informasi untuk Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai (YPARD) adalah suatu yayasan pendidikan nonformal untuk anak-anak disabilitas, yatim bertujuan untuk memberikan informasi-informasi terkait aktifitas dan data-data yayasan sehingga stakeholder dalam yayasan dapat mengetahui dengan mudah informasi-informasi yang ada di dalam Yayasan dan memudahkan Ketua Yayasan dan staff untuk mendapatkan informasi seperti laporan, rekapitulasi data, dan informasi-informasi tentang Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai. Metode untuk pengembangan sistem informasi Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai adalah mengikuti tahapan-tahapan metodologi Waterfall yaitu Communication, Planning, Modeling, Construction, Deployment. Pengembangan sitem informasi akan menggunakan Framework Laravel, Javascript, CSS, HTML dan MySQL.Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai (YPARD) adalah suatu yayasan pendidikan nonformal untuk anak-anakdisabilitas, yatim piatu, anak-anak pinggiran Danau Toba dan anak-anak yang memiliki kemauan untuk belajar pendidikan nonformal dimana proses dan aktifitas yang dilakukan di dalam yayasan masih secara manual dan datadata masih banyak tersimpan dalam bentuk buku atau kertas. Untuk itu diperlukan pengembangan sistem informasyang dapat memberikan informasi yang baik dan komplek terkait bagaimana kondisi atau situasi yang berlangsung di yaysan tersebut. Pengembangan sistem informasi untuk Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai (YPARD) adalah suatu yayasan pendidikan nonformal untuk anak-anak disabilitas, yatim bertujuan untuk memberikan informasi-informasi terkait aktifitas dan data-data yayasan sehingga stakeholder dalam yayasan dapat mengetahui dengan mudah informasi-informasi yang ada di dalam Yayasan dan memudahkan Ketua Yayasan dan staff untuk mendapatkan informasi seperti laporan, rekapitulasi data, dan informasi-informasi tentang Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai. Metode untuk pengembangan sistem informasi Yayasan Pendidikan Anak Rumah Damai adalah mengikuti tahapan-tahapan metodologi Waterfall yaitu Communication, Planning, Modeling, Construction,Deployment. Pengembangan sitem informasi akan menggunakan Framework Laravel, Javascript, CSS, HTML dan MySQL

    Respons Akar Bibit Nanas MD2 Terhadap Pemberian ZPT IBA dan Sumber Bahan Tanam Berbeda : Response of MD2 Pineapple Seedling Roots to the Aplication of ZPT IBA and Different Planting Material Sources

    Get PDF
    The aim of this research was to determine the effect of IBA concentration and the origin of planting material and their interactions on the rooting of MD2 pineapple seedlings. The research was carried out from August-October 2023 experimentally using a factorial Randomized Group Design (RAK).  The first factor is the IBA concentration of 0 ppm, 200 ppm, 400 ppm, and 600 ppm and the second factor is crown shoots and tiller shoots. There are 8 treatment combinations each treatment is repeated 3 times so that there are 24 experimental units with 3 plant samples. The ANOVA results were tested further using the DNMRT test at the 5% level.  The observation variables consisted of the number of primary roots and root volume of seedlings aged 30 DAP, length of primary roots and dry weight of roots of seedlings aged 100 HST.  The research results showed that giving an IBA concentration of 400 ppm and seedling shoot planting material was the best treatment combination to produce good roots in MD2 pineapple seedlings

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇