Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
2290 research outputs found
Sort by
Analisis Kelayakan Berbasis Decision Support System (DSS) untuk Pengembangan Klaster Agroindustri Tembakau di Kabupaten Jember, Indonesia: Decision Support System (DSS)-Based Feasibility Analysis for Developing Tobacco Agroindustry Clusters in Jember Regency, Indonesia
Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Kabupaten Jember merupakan salah satu sektor strategis dalam pengembangan agroindustri lokal. Namun, masih ditemukan sejumlah kendala seperti kurangnya inovasi teknologi, rendahnya kualitas manajemen, serta lemahnya sistem pencatatan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pengembangan usaha pada SIHT dari aspek finansial dan non finansial menggunakan pendekatan Decision Support System (DSS) UMKM v.2.0. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek hukum dan produksi berada pada tingkat kelayakan tinggi, sedangkan aspek manajemen, pemasaran, dan lingkungan berada pada tingkat kelayakan sedang. Aspek finansial menunjukkan bahwa usaha layak dikembangkan, ditunjukkan dengan nilai NPV positif, IRR lebih tinggi dari tingkat diskonto, serta Payback Period yang singkat. Berdasarkan hasil DSS, SIHT Jember direkomendasikan untuk terus dikembangkan dengan strategi peningkatan efisiensi produksi, modernisasi teknologi, dan penguatan manajemen pemasaran
Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Klinik Delima Sehat Menggunakan Model SERVQUAL
Delima Sehat Clinic in Semarang has become one of the healthcare facilities with the highest number of BPJS participants in the city and has experienced an increase in patient visits. However, patient dissatisfaction remains regarding waiting times, referral procedures, staff attitudes, and limited parking space. This study aimed to evaluate patient satisfaction with the services provided and to identify the SERVQUAL dimension with the most significant influence on the healthcare service process. A cross-sectional study design with a descriptive method was used. The sample consisted of 80 outpatients selected through accidental sampling. Data were collected using a validated SERVQUAL questionnaire with a four-point Likert scale. Descriptive statistics were employed for data analysis. The assurance dimension showed the highest satisfaction level (76.25%) with an average score of 3.88±0.33, while the tangibles dimension recorded the lowest satisfaction (36.25%) with an average score of 3.69±0.50. Overall, patient satisfaction reached 78.75% with an average score of 3.90±0.30. It is recommended that clinic management pay closer attention and make improvements particularly in the tangibles dimension, such as expanding the waiting area and enhancing the comfort of facilities, while continuing to maintain the quality of other service dimensions.Klinik Delima Sehat Semarang telah menjadi salah satu fasilitas kesehatan dengan jumlah peserta BPJS terbanyak di Kota Semarang dan kunjungan pasien yang meningkat namun terdapat ketidakpuasan pasien terkait terkait waktu tunggu, proses rujukan, sikap staf, dan keterbatasan tempat parkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap layanan serta mengidentifikasi dimensi SERVQUAL yang paling berpengaruh dalam proses pelayanan kesehatan. Penelitian menggunakan rancangan studi cross-sectional dengan metode deskriptif. Sampel diambil menggunakan teknik acidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 pasien rawat jalan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner SERVQUAL yang telah divalidasi, menggunakan skala likert empat poin. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Dimensi jaminan (assurance) memperoleh tingkat kepuasan tertinggi (76,25%) dengan skor rata-rata 3,88±0,33, sementara dimensi bukti fisik (tangibles) memperoleh tingkat kepuasan terendah (36,25%) dengan skor rata-rata 3,69±0,50. Secara keseluruhan, kepuasan pasien mencapai 78,75% dengan skor rata-rata 3,90±0,30. Disarankan supaya pihak manajemen klinik perlu memperhatikan dan melakukan perbaikan terutama pada dimensi bukti fisik, seperti perluasan area ruang tunggu dan peningkatan kenyamanan fasilitas, tanpa mengabaikan upaya mempertahankan kualitas pada dimensi-dimensi lainnya
Daya Terima dan Kandungan Gizi Boterkoek Mocaf dan Penambahan Bubuk Bunga Rosela sebagai Alternatif Jajanan Gluten free Penderita Celiac Disease
MOCAF dan bunga rosela dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kue serta menjadi jajanan gluten free bagi penderita celiac disease karena memiliki kandungan zat besi, fosfor, dan vitamin C untuk mencegah terjadinya penyakit komplikasi. Boterkoek merupakan kue khas Belanda. Belum ditemukan pengembangan produk boterkoek, sehingga diperlukan pengembangan boterkoek gluten free dengan MOCAF dan bunga rosela bagi penderita intoleransi gluten, yaitu celiac disease. Tujuan: mengetahui pengaruh penggunaan MOCAF dan penambahan bubuk bunga rosela terhadap daya terima produk boterkoek serta kandungan zat besi, vitamin C, dan fosfor produk hasil uji daya terima terbaik. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen murni dengan desain rancangan acak lengkap menggunakan 4 formula berbeda pada komposisi penambahan bubuk bunga rosela (0 g, 5 g, 7,5 g, dan 10 g). Data diuji menggunakan uji Kruskal wallis dan Mann whitney dengan p-value 0,05. Hasil: Ada pengaruh daya terima parameter tekstur dan rasa serta tidak terdapat pengaruh parameter warna dan aroma pada setiap formula boterkoek. Formula terbaik adalah formula 1 (MOCAF 185g dan penambahan bubuk bunga rosela 5g), dengan kandungan zat besi 2,77mg/100g, vitamin C 5,46mg/100g, dan fosfor 28,86 mg/100g. Kesimpulan: Formula 1 merupakan produk dengan daya terima warna, aroma, dan rasa tertinggi
Literature Review: Efek Imunomodulator dari Elderberry (Sambucus nigra)
Elderberry (Sambucus nigra) merupakan tumbuhan yang tersebar di Benua Eropa dan terkenal digunakan untuk pengobatan tradisional. Bagian buah, bunga, dan daun elderberry juga seringkali dimanfaatkan dalam industri makanan dan minuman. Elderberry mengandung flavonoid, antosianin, asam fenolik, vitamin, dan polisakarida. Ditemukan elderberry memiliki fungsi sebagai antiviral dan mempengaruhi sistem dan respon imun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak maupun produk dengan kandungan elderberry terhadap segala respon imun tubuh dengan meninjau tujuh penelitian eksperimental yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dari sepuluh tahun terakhir (2015-2025) yang bersumber dari PubMed dan ScienceDirect. Ditemukan pemberian ekstrak elderberry secara in vitromaupun ex vivo mempengaruhi kadar sitokin, menurunkan kadar reactive oxygen species (ROS), merangsang sel T, berperan dalam maturasi sel dendrit yang meningkatkan antibodi, dan mencegah infeksi. Dapat disimpulkan bahwa elderberry dapat digunakan untuk mencegah infeksi dan menstimulasi aktivitas sistem imun. Namun, diperlukan studi lebih lanjut mengenai mekanisme kerjanya dan dosis yang efektif
Strategic Elevation of an Emerging Destination through a SWOT-Based Marketing Approach at Taman Jati Larangan
Taman Jati Larangan is a developing tourist destination with high cultural and historical potential. This study aims to formulate a strategic marketing plan through SWOT analysis, supported by the Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices. Employing a qualitative approach, data were collected via interviews, field observations, and document analysis. Key findings include strong internal assets such as community-led management, local wisdom-based attractions, and creative tourism innovation. Meanwhile, external opportunities such as mapped tourism routes and third-party investment potential present avenues for growth. The SWOT results place the site in the S-O (Strengths-Opportunities) quadrant, suggesting a Maxi-Maxi strategy. Recommended actions include developing agro-tourism based on green initiatives (e.g., catfish, farming), enhancing digital marketing, and creating integrated tourism packages. These findings provide both a strategic model and practical implications for stakeholder-driven rural tourism planning
Excellence Service Strategy through Laboratory System Development in Health Department
The Health Department has nineteen laboratories that serve various important purposes, including practicums and learning, supporting clinical research, clinical case simulations, research and system development, professional training, and health services. Despite their significance, these laboratories face challenges in presenting their profiles effectively to the public and stakeholders. This research aims to develop an Information System designed specifically for these laboratories to improve visibility and access to information regarding their services, technology, achievements, and advantages. The research follows a prototyping method to develop the system, which is chosen due to its flexibility, the complexity of the laboratories' needs, and the iterative nature of system development. The research was conducted over a period of six months, and the main steps involved included: early prototype development, rapid design and system testing. The web-based Laboratory Information System has been successfully developed and deployed, effectively addressing the challenges of information presentation, and supporting the growth and development of the laboratories
Penerapan Sistem Kontrol Suhu dan Kelembapan Udara pada Mini Greenhouse dengan Sensor Modul DHT 11: Implementation of Temperature and Humidity Control System in Mini Greenhouse with DHT 11 Module Sensor
Greenhouse merupakan rangkaian ruang yang mengkondisikan keadaan di suatu tempat sesuai dengan keadaan alam terkontrol yang diinginkan untuk mengembangkan tumbuhan dan mesterilkan dari keadaan tidak stabil. Sensor DHT 11 merupakan sensor yang dapat diinstalasikan pada mini greenhouse untuk mendukung smart farming yang lebih terkontrol khususnya untuk parameter suhu dan kelembapan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan mini greenhouse dengan sistem control suhu dan kelembapan udara dengan Sensor Modul DHT 11. Manfaat yang diperoleh dari pembuatan greenhouse pengendalian suhu dan kelembaban pada greenhouse yaitu diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan untuk perbanyakan bibit tanaman yang diinginkan. Hasil dari pengujian didapatkan tingkat error dan akurasi sensor suhu dan kelembapan udara DHT 11 beragam. Sensor suhu memiliki rerata error sebesar 0,023 atau 2,3% dengan tingkat rerata akurasi sebesar 97,73%. Sensor kelembapan udara memiliki rerata error sebesar 0,17 atau setara dengan 17% dan rerata akurasi sebesar 87,73%. Ada beberapa factor yang mempengaruhi error dan akurasi dari pembacaan sensor untuk mini greenhouse meliputi kondisi sensor, kondisi lingkungan yaitu adanya panas, sirkulasi udara berupa angin, dan pelindung pada sensor
APLIKASI EDIBLE COATING LIDAH BUAYA DENGAN PENAMBAHAN KONSENTRASI CMC PADA STROBERI SELAMA PENYIMPANAN SUHU RENDAH: APPLICATION OF ALOE VERA-BASED EDIBLE COATING WITH CMC ADDITION ON STRAWBERRIES DURING LOW-TEMPERATURE STORAGE
Stroberi merupakan buah non-klimaterik yang memiliki daya simpan pasca panen yang rendah dan mudah rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edible coating berbasis gel lidah buaya dengan penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) terhadap mutu dan umur simpan stroberi. Tahapan penelitian meliputi pembuatan edible coating, penambahan CMC (0–1%), dan aplikasinya pada buah stroberi yang kemudian disimpan pada suhu rendah (150C) selama 12 hari. Evaluasi dilakukan setiap 4 hari terhadap parameter pH, kadar padatan terlarut, vitamin C, susut bobot, dan sifat organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan CMC 1% (A3) memberikan hasil terbaik dalam menurunkan susut bobot dan meningkatkan kadar padatan terlarut. Namun, edible coating tidak berpengaruh signifikan terhadap pH, vitamin C, dan sifat organoleptik. Sementara itu, penerimaan panelis terhadap semua sampel masih dapat diterima hingga hari ke-8, dengan nilai tertinggi pada kontrol (tanpa coating). Dengan demikian, penggunaan gel lidah buaya sebagai edible coating belum efektif dalam memperpanjang umur simpan stroberi secara keseluruhan, namun menunjukkan potensi dalam mengurangi kehilangan bobot dan mempertahankan kandungan padatan terlarut
Integrasi Sistem Informasi Geografis dan Sistem Informasi Manajemen Keanggotaan untuk Meningkatkan Aksesibilitas Layanan Kesehatan pada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Malang Raya
The Indonesian Medical Association (IDI) Chapter Malang Raya, which covers area of Malang City, Batu City, and Malang Regency, faces challenges in managing doctor membership data and presenting information related to customer services and public services. To overcome these obstacles, a website-based information system was developed that integrates the Membership Management Information System with the Geographic Information System (GIS). The Membership Management Information System facilitates efficient management data of physician member of IDI chapter Malang Raya, including status of membership, competence of medical doctors, speciality, and subspeciality. Whereas GIS system serves to map the location of doctor practices. Integration these two systems making it easier for people to find the nearest health services. The system was developed using the waterfall methodology, which involves the stages of requirements analysis, design, implementation, testing and maintenance. The result is a platform that can improve IDI's internal efficiency and make it easier for people to access health services. This system has the potential to be further developed with the addition of security features and functionality such as real-time monitoring and mobile application integration, thus supporting more responsive and integrated health servicesIkatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Malang Raya, yang mencakup wilayah Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang, menghadapi tantangan dalam pengelolaan data keanggotaan dokter dan penyajian informasi terkait lokasi praktik. Untuk mengatasi kendala tersebut, dilakukan pengembangan sistem informasi berbasis website yang mengintegrasikan Sistem Informasi Manajemen Keanggotaan dengan Sistem Informasi Geografis (GIS). Sistem Informasi Manajemen Keanggotaan terintegrasi GIS dimaksudkan memfasilitasi pengelolaan data anggota dokter secara efisien, mencakup informasi status keanggotaan, berbagai kompetensi atau keahlian yang dimiliki termasuk berbagai sub-keahlian yang dimiliki, dan lokasi praktek. Sistem ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam mencari layanan kesehatan terdekat. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan metodologi waterfall, yang melibatkan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Hasilnya adalah platform yang dapat meningkatkan efisiensi internal IDI dan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Sistem ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan penambahan fitur keamanan dan fungsionalitas seperti monitoring real-time serta integrasi aplikasi mobile, sehingga mendukung layanan kesehatan yang lebih responsif dan terintegrasi
Implementasi Internet of Things untuk Irigasi Media Tanam Pembenihan Kentang dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Mitra Tunas Muda Farm
The Internet of Things (IoT) is one of the technological advances that can integrate various devices in one internet communication network, including in the agricultural sector. Tunas Muda Farm is an agricultural business that focuses on potato seeding. In fact, partners experience challenges in managing the potato seed production process with conventional planting media in the screen house. As a result, there is an inequality in quality, production output does not increase, and operational costs are high. The purpose of this program is service at Tunas Muda Farm partners in Wonosobo Regency with 2 activities, namely (i) the implementation of appropriate technology for IoT irrigation systems that combine fog irrigation techniques and drip irrigation integrated sensors and websites, (ii) appropriate technology training to increase the knowledge of human resources in the farmer partner environment. Monitoring parameters for plant seedling care include temperature and humidity of the screen house, real-time humidity of the planting medium via smartphone. The impact of this program helps farmers through the application of technology and strengthens human resources in partner environments.Internet of Things (IoT) merupakan satu dari kemajuan teknologi yang dapat mengintegrasikan berbagai perangkat dalam satu jaringan komunikasi internet, tak terkecuali pada bidang pertanian. Tunas Muda Farm merupakan pelaku usaha pertanian yang berfokus pada pembenihan kentang. Aktualnya mitra mengalami tantangan dalam mengelola proses produksi benih kentang dengan media tanam secara konvensional dalam screen house. Dampaknya terjadi ketidaksamaan mutu, hasil produksi tidak meningkat, dan biaya operasional tinggi. Tujuan dari program ini adalah pengabdian di mitra Tunas Muda Farm Kabupaten Wonosobo dengan 2 aktivitas yaitu (i) implementasi teknologi tepat guna sistem irigasi IoT yang menggabungkan teknik irigasi kabut dan irigasi tetes terintegrasi sensor dan website, (ii) pelatihan teknologi tepat guna untuk meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia di lingkungan mitra tani. Parameter pemantauan perawatan pembenihan tanaman meliputi suhu dan kelembaban screen house, kelembaban media tanam secara real-time melalui smartphone. Dampak dari program ini membantu petani melalui penerapan teknologi dan menguatkan sumber daya manusia di lingkungan mitra