Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Karakteristik Fisikokimia Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Terfermentasi Hasil Pengeringan Menggunakan Air Fryer

    Full text link
    Kabupaten Banyuwangi memiliki potensi besar produksi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.), namun pemanfaatannya masih terbatas pada bentuk segar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis fermentasi terhadap karakteristik fisikokimia tepung ubi jalar ungu hasil pengeringan menggunakan air fryer. Penelitian menggunakan empat perlakuan, yaitu kontrol tanpa fermentasi (K), fermentasi dengan yogurt (FY), fermentasi spontan (FS), dan fermentasi dengan ragi (FR). Proses fermentasi dilakukan selama 48 jam pada suhu ruang, kemudian bahan dikeringkan menggunakan air fryer pada suhu 70°C selama 20 menit. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, kadar abu, kadar pati, dan warna (L, a, b). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan fermentasi berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter fisikokimia tepung. Perlakuan FR menghasilkan kadar air terendah (6,92%) dan tingkat kecerahan tertinggi (L = 78,05), sedangkan FY memiliki kadar abu tertinggi (4,69%), dan FS menghasilkan kadar pati tertinggi (82,63%). Kombinasi fermentasi dan pengeringan air fryer terbukti mampu menghasilkan tepung ubi jalar ungu dengan mutu fisikokimia yang baik, stabil terhadap penyimpanan, serta berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku produk pangan fungsional dan diversifikasi komoditas lokal

    English: English

    No full text
    This community service activity is carried out through the Real Work – Community Empowerment Lecture Program (KKN-PMM) of Warmadewa University in 2025 with a focus on strengthening the digital marketing capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sumerta Kaja Village, Denpasar.   The background of this activity is the low use of digital technology by partner MSMEs, namely Pikat Project and Jangkep Art Studio, which still rely on conventional promotional strategies.   The methods used are a participatory approach through socialization, training in creating and managing Google Business Profiles, digital content optimization assistance, and cross-platform integration with social media and marketplaces.   The results of the activity show that there is an increase in digital literacy, optimization of business visibility, and the strengthening of a sustainable digital marketing ecosystem.  However, the limited training time and lack of mastery of advanced technical aspects, such as local SEO and creative content strategy, are challenges that need to be considered in the next program.   Practically, this activity proves that capacity-building-based interventions are able to increase the competitiveness of village MSMEs through the use of digital technology.  Meanwhile, from the academic side, this activity contributes to the MSME digital literacy literature by emphasizing the importance of technical, cognitive, managerial, and social dimensions in the digital transformation processKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui Program Kuliah Kerja Nyata – Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PMM) Universitas Warmadewa tahun 2025 dengan fokus pada penguatan kapasitas pemasaran digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumerta Kaja, Denpasar. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh UMKM mitra, yakni Pikat Project dan Jangkep Art Studio, yang masih mengandalkan strategi promosi konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan pembuatan dan pengelolaan Google Business Profile, pendampingan optimasi konten digital, serta integrasi lintas platform dengan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital, optimalisasi visibilitas usaha, dan penguatan ekosistem pemasaran digital yang berkelanjutan. Walaupun demikian, keterbatasan waktu pelatihan dan kurangnya penguasaan aspek teknis lanjutan, seperti local SEO dan strategi konten kreatif, menjadi tantangan yang perlu diperhatikan pada program selanjutnya. Secara praktis, kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis capacity building mampu meningkatkan daya saing UMKM desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, dari sisi akademik, kegiatan ini berkontribusi pada literatur literasi digital UMKM dengan menekankan pentingnya dimensi teknis, kognitif, manajerial, dan sosial dalam proses transformasi digital

    Kesadaran Gizi dan Pola Konsumsi Pangan Berimbang : Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sabiyan Kabupaten Bangkalan Untuk Pencegahan Stunting

    Full text link
    Gizi merupakan komponen penting dalam makanan yang berdampak pada pertumbuhan. Kesadaran terhadap gizi dalam makanan dan pola konsumsi  yang berimbang merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya stunting. Upaya ini dapat dilakukan dengan melibatkan kader PKK. Tujuan dari kegiatan ini yaitu bagaimana memberikan kesadaran  upaya pencegahan stunting melalui kesadaran gizi dan pola konsumsi pangan berimbang kepada kader PKK Desa Sabiyan Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa  penyuluhan dan pelatihan, diskusi interaktif, serta partisipasi aktif.  Penyuluhan dilakukan dengan materi kesadaran gizi dan pola konsumsi pangan berimbang. Pelatihan yang diberikan berupa cara membuat inovasi produk olahan berupa nugget ayam dan sayur. Diskusi interaktif dan partisipasi aktif juga melengkapi kegiatan ini.  Hasil penyuluhan dan pelatihan menunjukkan bahwa setelah mengikuti kegiatan maka pemahaman kader PKK meningkat secara rata-rata dari sebesar 6,4 menjadi 8,5. Hal ini menunjukkan bahwa kader PKK memiliki pemahaman yang baik terkait gizi dalam makanan yang dikonsumsi. Hal ini menjadi modal awal untuk upaya mencegah stunting. Hal ini juga menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan nugget ayam dan sayur memberikan ketrampilan dalam membuat produk apngan bergizi  yang mengandung protein hewani, serat vitamin dan mineral.Gizi merupakan komponen penting dalam makanan yang berdampak pada pertumbuhan. Kesadaran terhadap gizi dalam makanan dan pola konsumsi  yang berimbang merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya stunting. Upaya ini dapat dilakukan dengan melibatkan kader PKK. Tujuan dari kegiatan ini yaitu bagaimana memberikan kesadaran  upaya pencegahan stunting melalui kesadaran gizi dan pola konsumsi pangan berimbang kepada kader PKK Desa Sabiyan Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa  penyuluhan dan pelatihan, diskusi interaktif, serta partisipasi aktif.  Penyuluhan dilakukan dengan materi kesadaran gizi dan pola konsumsi pangan berimbang. Pelatihan yang diberikan berupa cara membuat inovasi produk olahan berupa nugget ayam dan sayur. Diskusi interaktif dan partisipasi aktif juga melengkapi kegiatan ini.  Hasil penyuluhan dan pelatihan menunjukkan bahwa setelah mengikuti kegiatan maka pemahaman kader PKK meningkat secara rata-rata dari sebesar 6,4 menjadi 8,5. Hal ini menunjukkan bahwa kader PKK memiliki pemahaman yang baik terkait gizi dalam makanan yang dikonsumsi. Hal ini menjadi modal awal untuk upaya mencegah stunting. Hal ini juga menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan nugget ayam dan sayur memberikan ketrampilan dalam membuat produk apngan bergizi  yang mengandung protein hewani, serat vitamin dan mineral

    Pengembangan Potensi Desa Wisata Watulajar Melalui Konten TikTok dan Instagram

    Full text link
    Desa Lengkosambi Utara memiliki potensi besar sebagai desa wisata dengan keindahan alam dan kearifan lokal yang unik. Namun, promosi yang belum optimal menyebabkan potensi ini belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan promosi Desa Wisata Watulajar melalui pemanfaatan platform media sosial TikTok dan Instagram. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan kepada Karang Taruna dan pengelola desa wisata dalam membuat konten kreatif yang menarik, seperti video singkat dan reels. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengikut dan jangkauan konten, serta meningkatnya kesadaran masyarakat lokal tentang pentingnya promosi digital. Diharapkan, program ini dapat menjadi model bagi desa lain dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan ekonomi dan pariwisataDesa Lengkosambi Utara memiliki potensi besar sebagai desa wisata dengan keindahan alam dan kearifan lokal yang unik. Namun, promosi yang belum optimal menyebabkan potensi ini belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan promosi Desa Wisata Watulajar melalui pemanfaatan platform media sosial TikTok dan Instagram. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan kepada Karang Taruna dan pengelola desa wisata dalam membuat konten kreatif yang menarik, seperti video singkat dan reels. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengikut dan jangkauan konten, serta meningkatnya kesadaran masyarakat lokal tentang pentingnya promosi digital. Diharapkan, program ini dapat menjadi model bagi desa lain dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan ekonomi dan pariwisata Kata Kunci: Desa Watulajar, Watulajar, Tiktok, Instagram, Promosi Digita

    Pelatihan Urban Farming dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dengan Maggot di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru

    Full text link
    Pemanfaatan lahan tidur di kawasan perkotaan merupakan upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini dilaksanakan di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, yang memiliki potensi lahan tidur cukup luas namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan utama kegiatan adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur melalui penerapan urban farming terpadu serta mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga menggunakan maggot sebagai dekomposer alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan Komunitas Petani Tanah Garapan (Petagar) KSB dan warga sekitar. Kegiatan terbagi menjadi dua tahap, yaitu pelatihan urban farming berbasis integrated farming dan raise bed, serta pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan maggot. Evaluasi dilakukan melalui uji pre-test dan post-test terhadap 28 peserta, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (rata-rata pre-test 4,25 dan post-test 8,96; p-value = 0,00000 < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan berdampak positif dan cukup efektif dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta pelatihan. Kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan komunitas lokal dapat menciptakan sistem pertanian perkotaan yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.Pemanfaatan lahan tidur di kawasan perkotaan merupakan upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini dilaksanakan di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, yang memiliki potensi lahan tidur cukup luas namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan utama kegiatan adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur melalui penerapan urban farming terpadu serta mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga menggunakan maggot sebagai dekomposer alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan Komunitas Petani Tanah Garapan (Petagar) KSB dan warga sekitar. Kegiatan terbagi menjadi dua tahap, yaitu pelatihan urban farming berbasis integrated farming dan raise bed, serta pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan maggot. Evaluasi dilakukan melalui uji pre-test dan post-test terhadap 28 peserta, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (rata-rata pre-test 4,25 dan post-test 8,96; p-value = 0,00000 < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan berdampak positif dan cukup efektif dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta pelatihan. Kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan komunitas lokal dapat menciptakan sistem pertanian perkotaan yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan

    Pengaruh Kualitas Produk, Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pada PT Mubarok Dua Kencana Kabupaten Jember

    Full text link
    Perkembangan bisnis yang pesat di Indonesia menyebabkan persaingan antar perusahaan semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan, perusahaan perlu menjaga kualitas produk dan menetapkan harga yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian produk pada PT Mubarok Dua Kencana Kabupaten Jember. Tujuan khusus penelitian yaitu: (1) menganalisis pengaruh kualitas produk, harga secara simultan terhadap keputusan pembelian, (2) menganalisis pengaruh kualitas produk, harga secara parsial, dan (3) mengetahui variabel yang paling dominan memengaruhi keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah responden sebanyak 40 orang konsumen PT Mubarok Dua Kencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kualitas produk, harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, kualitas produk berpengaruh signifikan, sedangkan harga berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, kualitas produk merupakan faktor dominan yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk PT Mubarok Dua Kencana. Temuan ini menunjukkan pentingnya perusahaan dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk untuk menarik dan mempertahankan pelanggan

    Indeks Massa Tubuh, Lingkar Perut dan Gula Darah Puasa pada Tenaga Pendidik Wanita Poltekkes Kemenkes Bengkulu

    Full text link
    Sindrom metabolik yang ditandai dengan obesitas sentaral, peningkatan kadar gula darah, dan penumpukan lemak abdominal yang telah menjadi perhatian utama kesehatan global, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Wanita usia kerja, termasuk tenaga pendidik wanita, merupakan kelompok berisiko tinggi akibat fluktuasi hormonal, perilaku sedentari, dan kebiasaan makan yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks massa tubuh, lingkar perut dan kadar gula darah puasa pada tenaga pendidik wanita Poltekkes Kemenkes Bengkulu.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif Sebanyak 35 tenaga pendidik wanita dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran antropometri meliputi berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut, serta pemeriksaan gula darah puasa menggunakan alat Easy Touch GCU.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,6% responden memiliki indeks massa tubuh kategori obesitas I, 40% memiliki lingkar perut berisiko (>80 cm), dan 14,3% memiliki gula darah puasa tinggi (>126 mg/dL). Temuan ini berkaitan dengan faktor usia, pola aktivitas fisik yang rendah, dan riwayat keluarga diabetes melitus

    Neraca Massa–Energi Konversi Limbah Kopi menjadi Pupuk Organik Cair (POC): Penilaian Gate to Gate

    Full text link
    Limbah kopi berpotensi tinggi untuk divalorisasi menjadi pupuk organik cair (POC), namun kajian yang mengaitkan neraca massa–energi dengan mutu POC dan kepatuhan regulasi masih terbatas. Penelitian ini menyusun kerangka neraca massa–energi gate‑to‑gate untuk konversi limbah kopi menjadi POC (pencampuran–fermentasi–penyaringan), mengkuantifikasi rendemen POC, massa cake filtrasi, dan kehilangan air, serta menautkannya pada indikator kepatuhan Kepmentan 261/2019. Metode memisahkan aliran in–process–out per tahap dan menghitung penutupan massa; parameter mutu diukur/pedoman menurut praktik baku (TS; C‑organik via TOC/Walkley–Black; N total/organik via Kjeldahl; pH; mikrobiologi), sementara beban energi dievaluasi dari kerja listrik pengadukan/pompa dan panas laten penguapan. Studi kasus ilustratif menunjukkan tiga pengungkit utama: pengenceran, fraksi padatan yang lolos ke filtrat (θ), dan kadar air cake (MC_cake); ketiganya mengendalikan kompromi volume–konsentrasi (rendemen vs. TS/C‑organik). Pada operasi tanpa pemanasan, konsumsi energi didominasi pengadukan dan relatif rendah, sehingga efisiensi material lebih menentukan daripada efisiensi energi. Kerangka disertai templat perhitungan yang dapat direplikasi untuk analisis “what‑if” (setelan pengenceran/filtrasi) dan audit mutu per batch, membantu produsen kecil–menengah merancang proses yang konsisten, terdokumentasi, dan berpeluang memenuhi ambang Kepmentan 261/2019

    Pengaruh Penggunaan Bentonit Sebagai Perekat Pakan Bentuk Pellet, Kualitas Fisik Dan Performance Ayam Kampung

    Full text link
    Permasalahan utama dalam pengembangan budidaya ayam kampung adalah pakan, yang merupakan unsur penting dalam usaha tani. Biaya pakan yang semakin mahal dapat mencapai lebih dari 70% biaya produksi, sehingga peternak berusaha membuat pakan sendiri untuk mengurangi ketergantungan pada pabrik pakan. Salah satunya adalah dengan membuat pakan pellet menggunakan bentonit sebagai perekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentonit terhadap karakteristik fisik dan performa ayam KUB. Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu, Fakultas Pertanian UST, dengan 3 perlakuan bentonit (0%, 1%, dan 2%) dan 4 ulangan. Setiap ulangan menggunakan 10 ekor ayam KUB umur 4 minggu yang dipelihara selama 5 minggu (minggu ke-4 hingga 10). Data dianalisis dengan ANOVA dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap kualitas fisik pakan, seperti kekuatan pellet, keseragaman, tekstur, dan bau. Penggunaan bentonit 2% meningkatkan kualitas fisik pakan dan performa ayam, dengan peningkatan berat badan hingga minggu ke-10. Kesimpulannya, pakan dengan bentonit 2% dapat meningkatkan kualitas fisik pakan dan berat badan ayam KUB

    The potential of Lai fruit seeds (Durio kutejensis) as a prebiotic source for poultry

    Full text link
    Lai (Durio kutejensis) is an endemic fruit of Kalimantan whose seeds have potential as a prebiotic source. This study aimed to identify the types of prebiotics in Lai fruit seeds and evaluate their potential for the growth of lactic acid bacteria. The study was conducted using a Completely randomized design (CRD) with four treatments and six replications. The parameters observed included proximate composition, resistant starch content, and total bacteria. Proximate analysis was carried out with three treatments: Lai seed flour (LSF), boiled Lai seeds (BLS), and roasted Lai seeds (RLS). In vitro tests used cultures of Lactobacillus plantarum and Lactobacillus casei treated with LSF at three levels (T1: 1%, T2: 2%, T3: 3%, and T0: without LSF). In conclusion, LSF has strong potential as a novel prebiotic source due to its resistant starch content and its ability to promote lactic acid bacterial growth. These preliminary results may serve as a basis for developing alternatives to antibiotic growth promoters (AGP) in poultry

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇