Rumah Jurnal Online - Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya
Not a member yet
    584 research outputs found

    Analisis Pola Sebaran Sedimen Pada Reklamasi Pulau I, J dan K di Teluk Jakarta

    Full text link
    The construction sites on Islands I, J, and K which border the Ciliwung River have a high TSS of around 0.0562 kg/m3, while the Bintangmas River has a TSS of around 0.0130 kg/m3. This study will use Mike21 software to investigate changes in sedimentation on islands I, J, and K during the east and west monsoons. The impact of reclamation and high TSS will change current and sediment patterns. The results of this study indicate that in the east season the current direction when the tide is moving east and during low tide the current moves westward with an average current speed of 0.103097 m/s, during the west season the current direction moves west during high tide and to the east at low tide with an average current speed of 0.072885 m/s. The results of the sedimentation modeling show that sediments during the east monsoon move eastward with SSC values reaching 1.19 kg/m3 in post-reclamation and 1.82 kg/m3 in pre-reclamation and in the west monsoon sediments will move west with SSC values reached 1.71 kg/m3 during post-reclamation then pre-reclamation the highest average distribution of SSC reached 1.42 kg/m3Pulau I, J dan K yang lokasi pembangunannya terletak berdekatan dengan Sungai Ciliwung yang memiliki TSS yang tinggi berkisar 0.0562 kg/m3 dan Sungai Bintangmas memiliki TSS sekitar 0.0130 kg/m3 . Dampak dari reklamasi dan TSS yang tinggi akan menyebabkan perubahan pola arus dan sedimen di Pulau I, J dan K. Penelitian ini untuk mengkaji perubahan sediemntasi di pulau I, J dan K pada musim timur dan barat, menggunakan perangkat lunak Mike21. Hasil dari penelitian ini menunjukan pada musim timur arah arus pada saat pasang bergerak menuju ke timur dan saat surut arus bergerak menuju ke barat dengan kecepatan arus rata-rata 0.103097 m/s, disaat musim barat arus bergerak menuju ke barat saat pasang dan menuju timur saat surut dengan kecepatan rata-rata 0.072885 m/s. Hasil model sedimentasi menunjukan sedimen saat musim timur bergerak ke timur dengan nilai SSC mencapai 1.19 kg/m3 saat paska reklamasi dan 1.82 kg/m3 pra reklamasi dan saat musim barat sedimen bergerak kebarat dengan nilai SSC mencapai 1.71 kg/m3 saat paska sedangkan pada saat pra reklamasi rata-rata sebaran SSC tertinggi mencapai 1.42 kg/m

    A Survey of Social Network - Word Embedding Approach for Hate Speeches Detection

    Full text link
    Word embedding is a technique to represent sentences in vector space. The representation itself is carried-out to build a model that would suffice in representing a particular task related to the use of the sentence itself, for example, a model of similarity among sentences/words, a model of Twitter user connectivity, and demographics of tweets model. The use of word embedding is a handful to the sentiment analysis research because it helps build a mathematical-friendly model from sentences. The model then will be suitable as feeds for the other computational process.Word embedding is a technique to represent sentences in vector space. The representation itself is carried-out to build a model that would suffice in representing a particular task related to the use of the sentence itself, for example, a model of similarity among sentences/words, a model of Twitter user connectivity, and demographics of tweets model. The use of word embedding is a handful to the sentiment analysis research because it helps build a mathematical-friendly model from sentences. The model then will be suitable as feeds for the other computational process

    Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Aplikasi Medical Contact berbasis Mobile Menggunakan Framework Ward and Peppard dan Task-Centered Design Process

    Full text link
    Health awareness is an important aspect of today's society with a pandemic. This condition also causes people to feel anxious when they want to visit the hospital. As a result, many online-based home care services emerged. This research proposes a technological innovation called Medical Contact, a digital platform prototype to bring together medical personnel such as doctors, nurses, and patients in real time even though they are in different locations. With this platform, patients are able to submit complaints and obtain health solutions from doctors efficiently. Prototyping is done using an information system strategic planning approach using the Ward and Peppard framework. In addition, the Task Centered Design method is used to design UI/UX applications. The steps in the process consist of analyzing the business environment, performing tasks and user analysis, selecting representative tasks for task-centric designs, plagiarizing, and prototyping. The results obtained are an application prototype with features, a user interface, and a user experience according to user needs that are in line with business goals.Kesadaran terhadap kesehatan menjadi aspek penting pada masyarakat saat ini dengan adanya pandemi. Kondisi ini juga menyebabkan masyarakat merasa was-was apabila hendak berkunjung ke rumah sakit. Karena itulah muncul banyak layanan home care berbasis online. Penelitian ini mengusulkan sebuah inovasi teknologi bernama Medical Contact, yang merupakan purwarupa platform digital untuk mempertemukan  tenaga medis seperti dokter dan pasien secara realtimemeskipun berada pada lokasi yang berbeda. Dengan platform ini, pasien dapat menyampaikan keluhan serta mendapatkan solusi kesehatan dari dokter dengan cepat dan efisien. Pembuatan purwarupa dilakukan dengan pendekatan perencanaan strategis sistem informasi menggunakan framework Ward and Peppard. Selain itu digunakan metode Task Centered Design untuk perancangan UI/UX aplikasi. Langkah-langkah dalam proses terdiri dari analisis lingkungan bisnis, melakukan tugas dan analisis pengguna, memilih tugas yang representatif untuk desain yang berpusat pada tugas, plagiarize, hingga membuat prototype yang berpusat pada tugas masing-masing user. Hasil yang didapatkan berupa prototype aplikasi yang memiliki fitur-fitur serta user interface dan user experience sesuai dengan kebutuhan pengguna serta sejalan dengan kebutuhan bisnis

    Grouping of the Second Wave of Covid-19 Infection Areas in East Java Province Using K-Means Clustering

    Full text link
    The second wave of Covid-19 Pandemic Attacks that occurred in June 2021 resulted in a drastic number of fatalities. This is due to reduced community responsibility, a sense of caring for each other, and a sense of mutual protection, resulting in the loosening of the health protocols implemented. There needs to be proper mitigation to handle the Covid-19 pandemic properly, one of which is by handling cases in each region with a low level of severity. With this grouping, it can provide a decision on which areas must be available in mitigating the Covid-19 pandemic. For grouping each region, the K-Means Clustering method can be used. From these clusters, there is one area with a severity level, eight areas with moderate severity, and 29 areas with low severity

    Implementasi Model Regresi Logistik dalam Klasifikasi Kebutuhan Ruang ICU Terhadap Pasien Positif COVID-19

    Full text link
    Coronavirus Disease 19 (COVID-19) is a type of disease caused by a virus called SARS-CoV-2. The origin of the infection came from Huanan Seafood Market, Wuhan City, Hubei Province, People's Republic of China. The virus attacks the lungs and is indicate to spread to other organs such as the heart, blood vessels, kidneys, intestines, and brain. SARS-CoV-2 virus infection can threaten the life safety of infected patients by attacking the respiratory system and can spread to other organs that trigger comorbidities. The condition of COVID-19 patients with comorbidities is a consideration for ICU admission. Statistics state that 1 in 5 COVID-19 patients undergo treatment in a hospital, and 1 in 10 of them require treatment in the ICU (Intensive Care Unit). In this study, the classification of ICU room needs on COVID-19 patients based on comorbidities and certain conditions using a logistic regression model. Logistic regression implemented with consideration of the data and research variables having a categorical data scale. The data is divide into two, training data and testing data with a ratio of 80%:20%. The purpose of this research is to get the accuracy of the classification. The results showed that the level of accuracy reached 87.29%.Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh suatu virus bernama SARS-CoV-2. Awal mula infeksi berasal dari Pasar Seafood Huanan, Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok. Virus tersebut menyerang organ paru-paru dan terindikasi dapat menyebar pada organ lain seperti, jantung, pembuluh darah, ginjal, usus, dan otak. Infeksi virus SARS-CoV-2 mampu mengancam keselamatan hidup pasien terinfeksi dengan menyerang sistem pernapasan dan dapat menyebar ke organ lain yang memicu penyakit penyerta. Kondisi pasien COVID-19 dengan penyakit penyerta (komorbid) atau kondisi tertentu menjadi pertimbangan admisi ruang ICU. Statistik menyatakan bahwa 1 dari 5 pasien COVID-19 menjalani perawatan di rumah sakit, dan 1 dari 10 diantaranya membutuhkan penanganan di ruang ICU (Intensive Care Unit). Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi kebutuhan ruang ICU dilakukan pada pasien COVID-19 berdasarkan penyakit penyerta dan kondisi tertentu menggunakan model regresi logistik. Regresi logistik digunakan dengan pertimbangan data dan variabel penelitian memiliki skala data kategori. Data dibagi menjadi dua yaitu data training dan data testing dengan rasio perbandingan 80%:20%. Tujuan penelitian adalah mendapatkan nilai akurasi dari klasifikasi yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi mencapai 87,29%

    Desain Alat Filtrasi Sederhana Sistem Upflow, Variasi Bahan Filtrasi, dan Pengaruhnya Terhadap Penurunan Logam Besi dan Mangan

    Full text link
    Water cleanliness plays an important role as a parameter in observing the quality of water that is suitable for consumption for every human life. This is certainly reflected in the health of a healthier life, but so far it is still low in the water quality that is suitable for community use. This study presents a simple technology to design water filtration using an up-flow system (bottom to up) and finds the effectiveness of the filtration media in reducing the content of iron (Fe) and manganese (Mn) metals in groundwater. Water samples were taken from Bukit Fadiah Asri Housing, Kendari City, and tested using three variations of media composition consisting of fiber, gravel, activated charcoal, black sand, and silica which flowed from bottom to top by gravity. Based on these results indicate that type B media material consisting of gravel, palm fiber, black sand, activated charcoal, silica, and palm fiber with a media thickness of 10 cm has a very good level of effectiveness which can reduce the metal content of Fe by 75% and Mn by 66%. This simple and inexpensive filtration media can be applied to the community to neutralize groundwater turbidity and reduce Fe and Mn metal content because it is used as an adsorption medium for heavy metals in water.Kebersihan air menjadi parameter penting untuk melihat kualitas air yang laik konsumsi bagi setiap manusia. Air bersih tentunya mencerminkan kesehatan hidup yang lebih sehat, namun beberapa daerah masih jauh dari kata laik kualitas air untuk digunakan masyarakat. Penelitian ini menghadirkan teknologi sederhana untuk melihat efektifitas terhadap penyaringan air sistem upflow (bawah ke atas) dan variasi susunan bahan filtrasi untuk melihat seberapa besar penurunan kadar logam besi (Fe) dan mangan (Mn) pada air tanah. Pengujian air tanah yang diperoleh dari Perumahan Bukit Fadiah Asri Kota Kendari diuji menggunakan tiga variasi susunan media dengan bahan penyaring terdiri dari ijuk, kerikil, arang aktif, pasir malang, dan silika yang dialirkan dara bawah ke atas secara gravitasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa efektivitas material media tipe B yang tersusun dari krikil, ijuk, pasir malang, arang aktif, silika, dan ijuk dengan ketebalan media masing-masing 10 cm mempunyai tingkat efektivitas sangat baik dimana dapat menurunkan kadar logam Fe sebesar 75% dan Mn sebesar 66%. Alat filtrasi sederhana dan berbiaya rendah ini dapat diterapkan bagi masyarakat untuk menetralisir kekeruhan air tanah dan menurunkan logam Fe dan Mn karena sebagai media adsorpsi logam berat dalam air

    Noise Level Mapping in Kopelma Darussalam Banda Aceh City

    No full text
    Kopelma Darussalam is an education center in The Aceh Province which has the area of ​​206.2 hectares. There are 6 schools and 2 nerby public universities (Ar-Raniry State Islamic University and Syiah Kuala University) in the region. Transportation activities in Kopelma Darussalam remarkably can increase noise level primarily during studying and working hours. The purpose of this research is to determine the noise level and to map the noise distribution in Kopelma Darussalam. The mapping is created by using Surfer 13 software. This methode of this study is quantitative descriptive research. Primary data is obtained by using a Sound Level Meter (SLM) to measure noise levels on weekdays and holidays both outsides and indoors at 8 sampling locations. The data is then analyzed by using statistical equations provided by Decree of the State Minister of the Environment KEP-48/MENLH/11/1996. The results shows that the noise level at Kopelma Darussalam is in a noisy condition as it ultimately has exceeded the quality standard of 55 dBA, especially on weekdays at 2.00 to 5.00 p.m. The map of noise distribution at Kopelma Darussalam shows that the highest noise is coloured in red (≥ 67 dBA). This value has exceeded the quality standard which leads lecturers and students necessarily to speak louder in classrooms. Keywords: Noise, transportation, motor vehicle, mapping, Surfer 13.Kopelma Darussalam merupakan area pusat pendidikan di Provinsi Aceh dengan luas area 206,2 Ha. Di desa ini terdapat 6 sekolah dan 2 Perguruan Tinggi Negeri yang berdekatan, yaitu dan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR). Aktivitas transportasi di Kopelma Darussalam menimbulkan meningkatnya tingkat kebisingan terutama pada jam sekolah/kuliah dan jam kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan dan membuat peta sebaran kebisingan di Kopelma Darussalam. Peta sebaran kebisingan dibuat dengan menggunakan perangkat lunak Surfer 13. Penelitian ini menggunakan metode deskripitif kuantitatif. Data primer didapatkan dengan menggunakan alat Sound Level Meter (SLM) untuk mengukur tingkat kebisingan pada hari kerja dan hari libur di luar dan di dalam ruangan pada 8 titik sampling. Data tersebut selanjutnya dianalisa menggunakan rumus statistik sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP-48/MENLH/11/1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata tingkat kebisingan di Kopelma Darussalam berada pada kondisi yang bising karena sudah melampaui baku mutu sebesar 55 dBA, terutama pada hari kerja dan jam 14.00 WIB – 17.00 WIB. Peta sebaran kebisingan di Kopelma Darussalam menunjukkan bahwa tingkat kebisingan tertinggi ditunjukkan oleh warna merah (≥ 67 dBA). Nilai tersebut sudah melebihi baku mutu dimana berpotensi menyebabkan guru, dosen, pelajar, dan mahasiswa terpaksa harus berbicara lebih keras di dalam kelas selama aktivias belajar-mengajar. Kata Kunci: Kebisingan, transportasi, kendaraan bermotor, pemetaan, Surfer 13

    Perancangan Panti Werdha Dengan Pendekatan Arsitektur Universal Di Malang

    Full text link
    Kesenjangan lansia salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. Upaya perwujudannya melalui undang-undang nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia dan permensos No. 19 tahun 2012, mengelompokkan seorang lansia menjadi 2 kategori adalah lansia terlantar dan lansia potensial. Pemerintahan kota Malang sendiri telah berupaya untuk mengoptimalkan pemberdayaan lansia dengan membuat progam kota ramah lansia yang dimana fasiltas dapat dinikmati oreh para lansia Minimnya ketersediaan tempat untuk pelayann lansia terlantar sebagai tempat yang menampung mereka tidak sepadan dengan jumlah masyarakat lansia terlantar di Kota Malang, yang membuat rendahnya perhatian dan penanganan khusus untuk lansia. Dari beberapa uraian yang telah dijelaskan di atas menjadi peninjauan untuk merancang panti werdha. Pada perancangan ini memiliki konsep “Create the Happinees for Senior Asisted Living” yang memberikan kebahagian, kenyamanan, keamanan, keaamanan dan kesejahteraan bagi para lansia yang mebutuhkan perhatian dan kasih sayang dengan begitu diwujudkan dalam panti werdha dengan menggunakan prinsip dari arsitektur universal

    Perancangan Revitalisasi Bekas Pabrik Gula Tulangan di Kabupaten Sidoarjo dengan Pendekatan Adaptive Re-Use

    Full text link
    Dinamika perubahan sosial, ekonomi, politik dan lingkungan menjadi isu penyebab berkurangnya pabrik gula dan penurunan produksi gula di Jawa. hanya tinggal 45 pabrik yang masih beroperasi dari ratusan pabrik. Sebagian besar dari populasi pabrik gula telah berhenti produksi dan menjadi kawasan yang tidak terawat (abandoned). Nilai-nilai sejarah industri gula dan arsitektur kolonial perlu dipertahankan sebagai sarana edukasi dan wisata. Seperti halnya di Sidoarjo, tersisa 2 yang beroperasi. Salah satu pabrik gula yang sudah tidak beroperasi yaitu Pabrik Gula (PG) Tulangan. Pabrik Gula ini sempat menjadi topik/rencana untuk dijadikan area wisata heritage oleh investor, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Perancangan bekas pabrik gula ini termasuk dalam revitalisasi dengan menumbuhkan kembali nilai-nilai penting dengan penyesuaian dengan fungsi ruang baru yang tidak bertentangan dengan nilai budaya masyarakat. Pendekatan Adaptive Re-Use dilakukan sebagai alternatif untuk melindungi dan menjaga bangunan bersejarah dengan langkah mengalihkan fungsi lama menjadi fungsi baru yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar maupun kawasan itu sendiri. Konsep ini tidak sekedar mengembalikan tampilan fisik arsitektur semata melainkan berusaha menghormati dan menghargai nilai sejarah yang tersirat di dalamnya, langgam arsitekturnya dengan mengalihkan fungsi baru yang lebih tepat dan bermanfaat

    Hubungan Antara Model Pengasuhan ABC’s dengan Micro Badge Balanced Use of Technology pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi

    Full text link
    Online learning methods can indeed be an alternative solution to the pandemic situation, but that doesn't mean it's without risks. Cyber ​​risks can vary widely, ranging from cyberbullying, victimization, game addiction, privacy concerns, harmful content, and also eye health problems. These risks can cause serious problems, especially for children aged 5 to 12 years. One of the guidelines for the parental involvement model to assist the healthy use of information technology is ABC's. ABC is an acronym for Age-Appropriate Access, Balance, and Content Restricted. In the ABC's model, specific recommendations and examples are given on how to set boundaries so that the use of technology remains healthy and useful. On the other hand, the Digital Quotient (DQ) Institute provides a micro-certification system called the DQ Micro-Badge (DQ MB) which is listed in the IEEE 3527.1-2020 standard. DQ MB is used to assist in the assessment of a person's digital skills according to the Global Standards. This study measures the relationship between ABC's parenting method and the achievement of DQ MB Balanced Use of Technology. Respondents used are parents who have children aged kindergarten - elementary school in the city of Surabaya. From 379 respondents' data, it was analyzed and obtained the fact that parenting using ABC's approach is proven to affect the level of digital intelligence based on the DQ MB BalancedMetode pembelajaran daring memang bisa menjadi solusi alternatif dari situasi pandemi, namun bukan berarti tanpa risiko yang mengintai. Risiko cyber bisa sangat bervariasi, mulai dari cyberbullying, victimization, kecanduan game, masalah privasi, konten berbahaya, hingga gangguan kesehatan mata. Risiko-risiko tersebut dapat menyebabkan hal serius, khususnya bagi bagi anak usia 5 hingga 12 tahun. Salah satu panduan untuk model keterlibatan orang tua untuk mendampingi pemakaian teknologi informasi yang sehat adalah ABC’s. ABC merupakan akronim dari Age-Appropriate Access, Balance, dan Content Restricted. Dalam model ABC's diberikan rekomendasi dan contoh spesifik bagaimana memberikan batasan agar penggunaan teknologi tetap sehat dan bermanfaat. Di sisi lain, Digital Quotient (DQ) Institute memberikan sistem sertifikasi mikro yang disebut dengan DQ Micro-Badge (DQ MB) yang tercatat dalam standar IEEE 3527.1-2020. DQ MB digunakan untuk membantu penilaian keterampilan digital seseorang sesuai dengan Standar Global.   Penelitian ini melakukan pengukuran terhadap hubungan antara metode pengasuhan model ABC's dengan pencapaian DQ MB Balanced Use of Technology. Responden yang digunakan adalah orangtua yang memiliki anak usia TK - SD di wilayah kota Surabaya. Dari 379 data respondendan kemudian dianalisis dan diperoleh fakta bahwa pengasuhan orangtua yang menggunakan pendekatan ABC's terbukti mempengaruhi tingkat kecerdasan digital berdasarkan standar DQ MB Balanced Use of Technology

    523

    full texts

    584

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Online - Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇