Rumah Jurnal Online - Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya
Not a member yet
584 research outputs found
Sort by
Perancangan Mixed-Use Building dengan Pendekatan Arsitektur Tropis di Kota Surabaya
Kota Surabaya merupakan kota terbesar pertama di Provinsi Jawa Timur. Minimnya jumlah lahan dan pesatnya perkembangan masyarakat menuju kawasan modern menjadi faktor yang harus dipertimbangan dalam pembuatan rencana umum untuk penataan Kota Surabaya. Kebutuhan akan hunian, lapangan kerja dan hiburan meningkat karena kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat, utamanya masyarakat yang berada di perkotaan. Oleh karena itu perancangan mixed-use building sebagai hunian di Kota Surabaya merupakan pilihan yang tepat. Karena mixed-use building memungkinkan menempatkan beberapa aktivitas dalam satu tempat. Perancangan mixed-use building merupakan salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, hal ini juga sejalan dengan keinginan pemerintah Kota Surabaya. Mixed-use building ini merupakan bangunan yang menggabungkan beberapa aktifitas dan fungsi yang dirancang secara vertical. Dengan menggabungkan fungsi hunian, mall, dan kantor sewa sebagai penunjang kebutuhan. Disamping memenuhi kebutuhan warga Kota Surabaya, perancangan mixed-use building juga harus memperhatikan lingkungan yang ada. Maka dari itu rancangan mixed-use building ini menggunakan pendekatan tropis agar bangunan modern ini bisa meminimalisir kerusakan lingkungan yang ada. Mixed-use building ini juga memanfaatkan elemen alam yang ada pada tapak seperti pemanfaatan energi matahari, udara, dan juga air sebagai energi yang digunakan fungsi aktivitas sehari-har
Analisis Ancaman Bencana Gelombang Ekstrem dan Abrasi di Wilayah Pesisir Gresik Jawa Timur
Coastal areas are vulnerable to disaster hazard, one of them is the hazard of Extreme Waves and abrasion. This incident reportedly occurred in the coastal area of Gresik. Result in damage and loss. Based on this, it is necessary to analyze and map the hazard level in Gresik District. The research method refers to Perka BNPB No. 02 of 2012 concerning Disaster Risk Studies. The results of the study found that 3 coastal villages have a moderate level of threat This affects the level of disaster risk.Wilayah pesisir adalah wilayah yang rentan terhadap ancaman bencana, salah satunya adalah ancaman Gelombang Ekstrem dan abrasi. Kejadian ini dilaporkan pernah terjadi di wilayah pesisir Gresik. yang berdampak pada kerusakan dan kerugian. Berdasarkan ini, maka perlu dilakukan analisis dan pemetaan tingkat ancaman di wilayah kecamatan Gresik. Metode penelitian mengacu pada Perka BNPB no 02 tahun 2012 tentang kajian risiko bencana. Hasil penelitian diketahui bahwa 3 desa pesisir mempunyai tingkat ancaman sedang, Hal ini berpengaruh pada tingkat risiko bencan
Efektifitas Mitigasi Bencana Wilayah Pesisir dg Pendekatan Perpektif Islam (STUDI KASUS PANTAI UTARA JAWA KABUPATEN DEMAK)
Environmental damage especially in coastal areas is often caused by tsunamis and tidal floods. The disaster needs to be mitigated as part of preventing sustainable disasters. Disaster mitigation as a form of protection to reduce disaster risk, can be done with hard structure and soft structure. The case study of this research is Bedono Village, Sayung Subdistrict, Demak Regency, whose condition is increasingly worrisome, starting from the sinking of the house to the loss of land/ residential areas. This research was conducted with a qualitative descriptive analysis method. In the initial stages of field observations, the distribution of the questionnaire was then analyzed based on literature studies. The results of the study concluded that the community has knowledge about disasters having a score of 3.55 (good), while about attitudes towards disaster have a score of 2.32 (not good). And the community wants mitigation of soft structures with a value of 3.74 (Very good/ Strongly agree). So that the role of disaster mitigation is not only done in a hard structure, but also must consider soft structure mitigation.Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat. Kerusakan lingkungan khususnya di wilayah pesisir pantai sering diakibatkan oleh tsunami dan banjir rob. Bencana tersebut perlu dilakukan mitigasi sebagai bagian dari pencegahan terjadinya bencana yang berkelanjutan.
Mitigasibencanasebagai bentuk perlindungan untuk mengurangi risiko bencana, dapat dilakukan dengan hard structuredan soft structure.Hard structure dilakukan dengan pembangunan sarana dan prasarana secara fisik yang mendukung penanggulangan bencana seperti talud sungai, tanggul daratan bibir pantai, maupun konstruksi penahan ombak/ breakwater.Sedangkan soft structuredilakukan dengan membangun kesadaran manusia seperti menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan. Studi kasus penelitian ini adalah Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang kondisinya semakin memprihatinkan, mulai dari rob mengakibatkan tenggelamnya rumah sampai hilangnya daratan/ permukiman warga. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Pada tahap awal dilakukan observasi lapangan, persebaran angket kemudian dilakukan analisis berdasarkan studi literatur. Hasil penelitian menyimpulkan masyarakat mempunyai Pengetahuan tentang bencana mempunyai skor 3.55 (baik), Sikap terhadap bencana memiliki nilai skor 2.32 (kurang baik), Dan masyarakat menginginkan Mitigasi soft strucurependekatan agama dengan nilai 3.74 (Sangat baik/ Sangat setuju). Sehingga peran mitigasi bencana tidak hanya dilakukan secara fisik/ hard structure, tetapi juga harus mempertimbangkan mitigasi soft structur
Simulation Of The K-Means Clustering Algorithm With The Elbow Method in Making Clusters Of Provincial Poverty Levels in Indonesia
One way to ensure that government programs and assistance for each province are right on target is to create a model of grouping or clustering provinces in Indonesia based on poverty levels. Algorithm K Means is one of the clustering methods in Data Mining to divide n observations into k groups so that each observation is in the group with the closest mean. In this study, provincial poverty level clustering in Indonesia will be made based on three poverty level indicators, namely the Percentage of Poor Population (P0), Poverty Depth (P1), and Poverty Severity (P2) with the K-Means Algorithm using the Elbow Method assisted by the Python Program. The results obtained are 5 optimal clusters of provincial poverty rates in Indonesia
Pengaruh Pemberian Bioherbisida Ekstrak Daun Ageratum conyzoides, Achasma walang, dan Wedelia trilobata terhadap Morfologi dan Stomata Daun Axonopus compressus
Axonopus compressus (Sw.) Beauv. is a type of weeds that grows invasively and wildly. The weeds growth can be controlled by applying bioherbicides. The leaf extracts of Wedelia trilobata, Achasma walang, and Ageratum conyzoides produce allelochemicals that can be used as bioherbicides. The study aims to determine the effects of applying bioherbicides from the leaf extracts of W. trilobata, A. walang, and A. conyzoides on the morphology and stomata of A. compressus weeds. This study was done by: 1) making the leaf extracts W. trilobata, A. walang, and A. conyzoides with each concentration is 10 ppm, 25 ppm, and 50 ppm; 2) giving the leaf extracts treatment on the growth of A. compressus weeds; and 3) making observations on the morphology and stomata of A. compressus weeds. The results showed that there were morphological transformations on the A. compressus weeds after applying the bioherbicides. The transformations were seen in the changing color of the leaves, the reduced leaf size, and the increased number of chlorotic leaves. Meanwhile, the effects of applying the bioherbicides on the stomata of A. compressus weeds were also found, i.e. in the changing size of stomata, and the increased of stomatal index and density
Perancangan Sanggar Anak Alam Community Center Yogyakarta dengan Pendekatan Community Based Design
Sanggar Anak Alam Yogyakarta atau SALAM adalah salah satu lembaga pendidikan yang mengembangkan metode alternatif. Terletak di di Kampung Nitiprayan, Kelurahan Ngestiharjo, Bantul – Yogyakarta SALAM adalah sebuah komunitas belajar alternatif yang merumuskan sendiri alam pendidikan mereka dengan melibatkan orang tua, fasilitator, masyarakat dan siswa sebagai subjek pembelajarannya. Perancangan Community center ini bertujuan untuk membuat sebuah fasilitas pendidikan dan komunitas berbasis pedagogi alternatif yang mampu memberdayakan anak didik, orang tua, fasilitator dan masyarakat menjadi berdaulat secara kultural, sosial dan ekonomi. Adapun pendekatan yang digunakan adalah Community based design dipilih karena cocok dengan potesi karakter komunitas yang kuat sehingga mampu mengakomodir keperluan dan kebutuhan dalam desain
Pemodelan Sistem Informasi Perencanaan Produksi Menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN)
Planning is an activity where the activity is planning something that will be carried out on the next day or time. In the production process, planning is of course very influential for the smooth production and availability of goods. In general, production planning and control can be interpreted as an activity to plan and control incoming materials, processes, and exit the production system so that market demand can be fulfilled with the right amount, right delivery time and minimum production costs. This Pruduction Planning System aims to facilitate employees in carrying out production activities, where the planning can be seen through internet or mobile mediaPerencanaan merupakan suatu kegiatan dimana kegiatan tersebut adalah merencanakan sesuatu yang akan dijalankan dihari atau waktu selanjutnaya. Dalam proses produksi, planning tentu saja sangan berpengaruh untuk kelancaran produksi dan ketersediaan barang. Secara umum perencanaan dan pengendalian produksi dapat diartikan sebagai aktifitas merencanakan dan mengendalikan material masuk, proses, dan keluar dari sistem produksi sehingga permintaan pasar dapat dipenuhi dengan jumlah yang tepat, waktu penyerahan yang tepat dan biaya produksi yang minimum. Sistem Planning produksi ini yang bertujuan untuk mempermudah karyawan dalam melakukan aktivitas produksi, dimana planning tersebut dapat dilihat melalui media internet atau handphone
Pemetaan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dasar Serta Risiko Penyakit Pada Pondok Pesantren Di Kota Surabaya
Sanitation is the most important health-related aspect of public health and the environment. Aspects of environmental health in sanitation include community clean water facilities, waste management, waste management, and management of sanitation facilities. Islamic boarding schools are one of the institutions that have problems in sanitation, cases are often found related to students who are infected with several diseases. This study aims to map the sanitation conditions and the risk of disease in Islamic boarding schools in the city of Surabaya. This study uses the observation method for data collection, then analyzed by quantitative description. The sanitation conditions of Islamic boarding schools in Surabaya City from the aspect of clean water are in a good category 55.2%, 41.4% very good, and 3.4% less. Based on the waste aspect, the category result sufficient, less, good, and very good is 52%, 24%, 17%, and 7%, respectively. Furthermore, based on aspects of toilet and bathroom hygiene, the majority was very good, 82.8%, sufficient category was 13.8%, and the good category was 3.4%; and based on wastewater aspects, 100% Islamic boarding school was a very good category. In conclusion, the sanitation conditions of Islamic boarding schools in Surabaya City based on the waste aspect are sufficient; however, based on clean water, the hygiene aspects of toilets and bathrooms, and the aspect of wastewater are very good.Sanitasi merupakan aspek paling penting bagi kesehatan yang keterkaitan dengan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Aspek Kesehatan lingkungan dalam sanitasi mencakup sarana air bersih masyarakat, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, dan pengelolaan sarana sanitasi. Pondok pesantren merupakan salah satu instansi yang memiliki permasalahan dalam sanitasi, seringkali ditemukan kasus terkait santri yang terjangkit beberapa penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi sanitasi serta risiko penyakit di pondok pesantren yang ada di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode observasi untuk pengumpulan data, selanjutnya di analisis secara deskripsi kuantitatif. Kondisi sanitasi pondok pesantren di Kota Surabaya dari aspek air bersih mayoritas sangat baik, berdasarkan aspek persampahan mayoritas kategori cukup, berdasarkan aspek hygiene toilet dan kamar mandi mayoritas sangat baik, dan berdasarkan aspek air limbah dapat dikatakan sangat baik
Relation of Morrey Sequence Spaces, Weak Type Morrey Sequence Spaces, and Sequence Spaces
EEvalauasi Hasil Perencanaan Bangunan Oleh KSO Dua Konsultan Perencana Dengan Pengalaman Kerja Yang Berbeda
The research intends to evaluate the planning design based on the initial mutual check (MC-0) of a large-scale building plan as a result of Joint ventures (KSO) between two planning consultants who differ in planning design experience; one consultant is from Java, and the other is from outside Java. The study's topic is building planning in the Kalimantan region. The design employs descriptive qualitative research based on data from a documentary study of project weekly meeting report archives and data analysis using non-numerical methods such as SWOT analysis. Research results: (1) The weakness of KSO with consultants from outside Java is the difference in experience and work ethic of Human Resources. (2) The obstacle to employing a large number of workers is the difficulty of supervising and coordinating work, which causes errors in the drawing and calculation of the BQ (bill of quantity) volume used in the job auction. (3) The results of the pile indicator analysis conclude that the depth of the precast pile foundation can be reduced. (4) In responding to the preliminary work, the contractor seeks to propose as much additional work as possible and ask for the smallest possible amount of less work. In comparison, the owner seeks to use the remaining funds from less work as additional work costs to increase the function and architectural appearance of the building.Penelitian ini bermaksud melakukan evaluasi desain perencanaan berdasarkan Zero Mutual Check (MC-0) suatu perencanaan bangunan gedung skala besar hasil Kerja Sama Operasi (KSO) antara dua konsultan perencana yang berbeda dalam pengalaman disain perencanaan; satu konsultan berasal dari Jawa dan satu lainnya dari luar Jawa. Obyek penelitian berupa perencanaan bangunan gedung di Kalimantan; rancangan menggunakan penelitian diskriptif kualitatif memakai data yang diperoleh dari studi dokumenter arsip laporan rapat mingguan proyek; analisis data dengan metode non-numerik menggunakan SWOT Analysis. Hasil-hasil penelitian: (1) kelemahan KSO bersama konsultan dari luar Jawa adalah berbeda dalam pengalaman beserta etos kerja sumber daya manusia (2) Halangan mempekerjakan tenaga kerja dalam jumlah banyak adalah kesulitan pengawasan dan koordinasi kerja yang menyebabkan kesalahan gambar dan perhitungan volume Bill of Quantity yang dipakai lelang pekerjaan. (3) Hasil pile indicator analysis menyimpulkan kedalaman fondasi precast pile dapat dikurangi. (4) Dalam menyikapi pekerjaan kurang tersebut kontraktor berupaya mengusulkan pekerjaan tambah sebanyak mungkin dan minta pekerjaan kurang sekecil mungkin; sedangkan pemilik berupaya menggunakan sisa dana dari pekerjaan kurang sebagai biaya pekerjaan tambah untuk peningkatan fungsi dan penampilan arsitektur bangunan