Universitas Widyagama Malang

Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang
Not a member yet
    2686 research outputs found

    PENGARUH GELATIN DALAM PRODUKSI BOBA PISANG KEPOK (Musa acuminate sp.) TERHADAP KUALITAS KIMIA FISIK DAN SENSORIS

    Get PDF
    Pisang kapok berpotensi sebagai salah satu bahan baku dalam produksi boba, karena bahan melimpah, mengandung karbohidrat (pati, gula, dan serat), serta kaya kalium. Disisi lain sifat gelnya relative lemah, oleh karena itu penggunaan gelatin dan pisang kepok putih menjadi focus dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gelatin dan bubur pisang kepok putih dalam formula pembuatan bobaterhadap sifat kimia, fisik, serta sensoris. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola factorial, yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi gelatin (1%, 3%), dan faktor kedua adalah konsentrasi pisang kepok (10%, 15%, 20%). Data penelitian dianalisis menggunakan One Way Anova pada α=5% dan apabila terdapat perbedaan maka dilakukan uji BNT taraf nyata α=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yaitu boba dengan konsentrasi pisang kepok putih 20% dan gelatin 3% dengan kadar air 58,55%, pati 9,95%, gula reduksi 10,81%, dan serat kasar 2,48%. Sifat sensoris tekstur 3,7 (suka), warna 4 (suka), rasa 3.9 (suka), dan aroma 3,8 (suka). Sifat fisik tekstur (19,49 N/m2), volume pengembangan 55,91%, dan daya absorpsi air 37,45%

    SOSIALISASI, PRAKTEK PEMBUATAN ELISITOR BIOSAKA DAN APLIKASINYA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS BUAH JERUK MANIS DI OKBA

    Get PDF
    Buah jeruk manis di OKBA sekarang ini banyak terserang oleh penyakit. Akibat serangan ini walaupun tidak menyebabkan berubahnya rasa jeruk yaitu bahwa rasa jeruk tetap manis, tetapi kemulusan kulit buahnya berkurang. Kulit buah yang biasanya berwarna hijau atau hijau kekuningan menjadi berwarna coklat kusam. Hal ini menyebabkan buah jeruk tersebut kurang disukai pembeli dan dihargai lebih rendah. Kulit buah jeruk manis yang sehat adalah berwarna hijau kuning dan mengkilat saat sudah matang. Gangguan pada produksi jeruk manis di antaranya ditunjukkan dengan gejala burik pada kulit buah yang disebabkan oleh tungau. Elisitor merupakan setiap molekul/senyawa yang memicu mekanisme pertahanan pada tumbuhan. Senyawa-senyawa ini mengatur pertumbuhan tanaman dan terkait dengan pertahanan tubuh tanaman, termasuk dalam membatasi perkembangan patogen atau serangan hama. Senyawa tersebut biasanya termasuk dalam golongan terpenoid, fenolik, dan alkaloid. Acara sosialisasi dan pembuatan elisitor biosaka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para staf OKBA mengenai elisitor biosaka dari 0%-33.5% menjadi 100%. Respon tanaman jeruk manis adalah tumbuh tunas banyak tetapi berwarna pucat. Terdapat perubahan warna pada kulit buah jeruk manis. Kulit buah terlihat lebih bersih dan tidak coklat kusam lagi

    EFEKTIVITAS PERALATAN DAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM): REVIEW

    Get PDF
    Di dunia modern, produktivitas dan efisiensi sangat diperhatikan. Beberapa sektor di dunia manufaktur mulai melakukan transformasi bisnis, terutama yang mengarah ke industri 4.0. Untuk menjaga efisiensi maka perlu dilakukan perawatan terhadap mesin. Total Productive Maintenance adalah suatu sistem yang didasarkan pada konsep pemeliharaan atau pencegahan. TPM dirancang untuk mencegah kerugian akibat penghentian pekerjaan karena kegagalan dan penyesuaian, kerugian kecepatan karena penghentian kecil dan pengurangan kecepatan, dan kerugian karena cacat. TPM berusaha untuk membuka "hidden capacity" dari peralatan yang tidak efektif dan tidak dapat diandalkan untuk meningkatkan availability, performance, reliability, dan kemampuan peralatan produksi dengan memanfaatkan partisipasi dari semua pegawai. TPM mempunyai alat untuk mengukur tingkat efektivitas suatu mesin, yaitu overall equipment effectiveness (OEE). Tulisan ini berfokus pada pembahasan dan penjelasan mengenai konsep Total Productive Maintenance dan Overall Equipment Effectiveness. Pertama akan dijelaskan mengenai konsep dari TPM dan OEE. Selanjutnya akan melihat bagaimana penelitian terdahulu menerapkan OEE dan TPM sehingga melihat sejauh mana penggunaan dari metode TPM dan OEE

    PERANCANGAN TAMPILAN ANTARMUKA APLIKASI MOBILE ELENA STT NURUL FIKRI MENGGUNAKAN PENDEKATAN USER CENTERED DESIGN

    Get PDF
    STT Terpadu Nurul Fikri merupakan perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi informasi dalam segala proses pendidikan termasuk pembelajaran mahasiswa menggunakan sistem e-learning yang biasa disebut dengan eLena STT NF. Namun, pemanfaatan eLena tidak memungkiri terjadinya kendala dan masalah. Hal ini dibuktikan dengan hasil kuesioner yang menyatakan bahwa pengguna seringkali mengalami masalah karena tidak tersedianya fitur-fitur yang dibutuhkan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan pengembangan eLena dalam bentuk aplikasi mobile untuk menunjang terpenuhinya segala fitur yang dibutuhkan. Aplikasi mobile eLena dirancang berdasarkan kebutuhan pengguna dengan mengadaptasi pendekatan user centered design. Perancangan aplikasi sampai pada bentuk akhir prototype. Prototype yang telah dibuat selanjutnya diuji dengan menggunakan metode usability testing dan system usability scale. Hasil pengujian menggunakan usability testing menyatakan bahwa prototype aplikasi mobile eLena STT NF sudah memenuhi kebutuhan pengguna. Selain itu, prototype aplikasi mobile eLena memiliki usability yang sangat baik dengan skor system usability scale sebesar 91.56. Tahapan selanjutnya adalah analisis perbandingan sistem dan rekomendasi pengembangan. Analisis perbandingan dilakukan dengan membandingkan prototype aplikasi mobile eLena STT NF dengan website eLena STT NF. Kemudian penyusunan rekomendasi pengembangan ditujukan untuk membantu pihak lain dalam mengembangkan sistem eLena STT NF dikemudian hari

    Izin Ekspor Impor Hasil Pertanian Berbasis Web Menggunakan Algoritma ID3

    Get PDF
    Balai Besar Karantina Pertanian Makassar adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Badan Karantina Pertanian. Selama ini dalam proses pemberian izin ekspor/impor harus melalui proses pengecekan dan penilaian setiap berkas yang dimana proses pengecekan berkas tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama karena dikerjakan secara manual dan ada banyak berkas yang akan diproses karena mencakup semua perusahaan pertanian yang ada di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi pemberian izin ekspor/impor hasil pertanian dengan mengimplementasikan algortima Iterative Dichotomizer Three (ID3). Metode penelitian untuk pengembangan sistem menggunakan UML termasuk usecase diagram dan class diagram dengan pengujian fungsionalitas menggunakan metode blackbox dan untuk pengujian kelayakan serta kepuasan pengguna digunakan metode SUS (System Usability Scale). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi pemberian izin ekspor/impor hasil pertanian berbasis web yang dapat mempermudah pengecekan dan penilaian berkas dalam proses pemberian izin ekspor impor, dapat dijadikan sebagai media bagi perusahaan dalam pengurusan izin ekspor impor hasil pertanian sehingga menjadi lebih efektif dan efesien. Sedangkan dari hasil perhitungan nilai SUS didapatkan nilai sebesar 79,75 dimana nilai tersebut termasuk kedalam kategori acceptable dengan adjective Ratings excellent untuk grade scale B yang berarti aplikasi ini diterima dan layak digunakan oleh pengguna dengan rating aplikasi yang bagus

    Konstruksi Kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat dalam Memberikan Keterangan pada Perkara Pengujian Undang-Undang di Mahkamah Konstitusi

    Get PDF
    In the light of this background, the focus of this article is on 3 (three) issues namely: the MPR's authority to interpret the constitution, the construction of ius constitutum providing statements by the MPR in reviewing laws in the Constitutional Court, and the reconstruction of the ius constituendum model of providing information on requests for review of laws law in the Constitutional Court. This article is a legal research with a reform-oriented research type with statutory, case, and conceptual approaches. Based on this research, several things were found, namely: (1) the People’s Consultative Assembly has the authority to interpret the constitution based on Article 3 paragraph (1) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia; (2) the construction of the ius constitutum position of the People’s Consultative Assembly in the petition for review of a law at the Constitutional Court is derogated by the exclusion of the MPR as giving explanation in Constitutional Court Law Number 6 Year 2005; (3) at the ius constituendum level, the involvement of the People’s Consultative Assembly in carrying out originalism interpretation of the constitution can be realized through the provision of explanation in a tripartite manner, namely the Government and/or the DPR as legislators and the People’s Consultative Assembly as the framers of the constitution. This article provides recommendations for the need to amend the provisions of the Constitutional Court's procedural law, so as to provide space for substantive participation for the MPR in providing an interpretation of its constitution

    Efektivitas Asas Presumptio Iures De Iure bagi Pelaku Anak Persetubuhan dengan Bujuk Rayu di Kota Batam

    Get PDF
    Children are the next generation of the nation who have the right to live a decent life and achieve a bright future. However, there are still many children in Batam City who are involved in the criminal act, including of sexual intercourse with other children under mutual will, so that in the end the child perpetrators must end up in prison. This study aims to find a solution so that the Principle of Presumptio Iures de Iure for Child Offenders having sexual intercourse with persuasion can be applied effectively. The argument is based on the fact that the child perpetrators often claims that they do not know their actions were classified as a crime which regulated in Article 81 paragraph (2) of the Child Protection Act. However, our country's law adheres to the Principle of Presumptio Iures De Iure, which means that everyone is considered to know the law without exception, so that one cannot avoid the rule of law by arguing that he/she does not aware of it. The research method used this study is Sociological Empirical. The research results show, First, the principle of presumption iures de iure on Article 81 Paragraph (2) of the Child Protection Act is not implemented effectively in Batam City. Second, the obstacle that causes ineffective implementation of this principle is the public's ignorance of the existence of this article. Third, the solution in order to implement this principle effectively is to carry out socialization and legal counseling to the community by the government intensively, especially to young people in Batam City

    EFEK LEADER MEMBER EXCHANGE DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR YANG DIMEDIASI OLEH KOMITMEN ORGANISASI

    Get PDF
    ABSTRACT  This study aims to investigate the relationship between Leader-Member Exchange (LMX) and Job Satisfaction on Organizational Citizenship Behavior (OCB), as well as the mediating effect of Organizational Commitment in the relationship. This study was conducted using a quantitative approach through a survey of employees from various industrial sectors. Data were collected using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The results of statistical analysis show that there is a positive and significant relationship between Leader-Member Exchange and Job Satisfaction on Organizational Citizenship Behavior. In addition, Organizational Commitment is proven to mediate the relationship between Leader-Member Exchange and Job Satisfaction on Organizational Citizenship Behavior. This finding indicates that employees who have a good relationship with their superiors (good LMX) and feel satisfied with their jobs tend to show higher levels of Organizational Citizenship Behavior. In addition, high commitment to the organization also plays a role in strengthening the relationship between LMX and Job Satisfaction with Organizational Citizenship Behavior.Keywords: Leader-Member Exchange, Job Satisfaction, Organizational Citizenship Behavior, Organizational Commitment.ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara Leader-Member Exchange (LMX) dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), serta pengaruh mediasi Komitmen Organisasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui survei kepada karyawan dari berbagai sektor industri. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Leader-Member Exchange dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior. Selain itu, Komitmen Organisasi terbukti memediasi hubungan antara Leader-Member Exchange dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior. Temuan ini mengindikasikan bahwa karyawan yang memiliki hubungan yang baik dengan atasan (LMX yang baik) dan merasa puas dengan pekerjaan mereka cenderung menunjukkan tingkat Organizational Citizenship Behavior yang lebih tinggi. Selain itu, komitmen yang tinggi terhadap organisasi juga berperan dalam memperkuat hubungan antara LMX dan Kepuasan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior. Kata Kunci: Leader-Member Exchange, Kepuasan Kerja, Organizational Citizenship Behavior, Komitme

    Cover, Redaktur, Daftar Isi

    No full text
    Cover, Redaktur, Daftar Is

    Penguatan Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Sebagai Modal Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa

    Get PDF
    Modal dalam mengembangkan usaha dan perekonomian masyarakat desa adalah dengan menguatkan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Pengakuan sebagai lembaga berbadan hukum merupakan bentuk penguatan BUM Desa. Keterbatasan sumber daya manusia tidak menjadi hambatan memperoleh pengakuan badan hukum selama dilakukan pelibatan peran aktif masyarakat dan sumber daya lokal yang ada mulai persiapan, koordinasi, wawancara, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Kondisi itu tampak pada BUM Desa Ratu Jaya Wotgalih. Setelah memperoleh pengakuan badan hukum oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, pelaksana operasional BUM Desa semakin percaya diri dan semangat dalam menjalankan usahanya sehingga berdampak positif bagi perluasan usaha dengan menambah pusat pemasaran produk-produk lokal dan unit usaha penyedia jasa pembayaran pajak di desa

    2,534

    full texts

    2,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!