2686 research outputs found
Sort by
BUDIDAYA TANAMAN CABE RAWIT MODEL RAK VERTIKULTUR DARI GALVALUM HOLO
Masyarakat di Indonesia masih menganggap cabe rawit sebagai salah satu jenis sayuran buah yang sangat diperlukan untuk melengkapi berbagai masakan. Oleh karena itu, cabe rawit sebagai salah satu sayuran yang menjadi favorit keluarga. Belakangan ini, harga cabe rawit menjadi tidak stabil, fluktuasi harga membuat ibu-ibu rumah tangga menjadi kawatir terhadap anggaran belanjanya. Harga cabe rawit pernah mencapai Rp. 200.000,- per kilo gram. Tujuan dari pengabdian adalah budidaya tananam cabe rawit di lingkungan warga RT. 11, RW. 02  dengan model vertikultur, yang ditanam dalam media polibag. Metode pelaksanaan membuat disain rangka rak: membuat rak dari holo galvalum; menyiapkan media tanaman cabe; membibit dan menanam cabe. Hasil pengabdian berupa: rak vertikultur sebanyak 5 buah, tanaman cabe rawit, cabe rawit bisa di petik setiap diperlukan untuk memasak dan mengurangi anggaran untuk membeli cabe rawit. Kesimpulannya bahwa pemanfaatan lingkungan yang sempit mampu menghasilkan tanaman dalam bentuk vertikultur dan bisa membantu pengurangan anggaran biaya untuk membeli cabe rawit, disamping itu dari 5 rak vertikultur dari tanaman cabe rawit yang tumbuh sehat dan berbuah tinggal 26 pohon
PEMANFAATAN PEMASARAN DIGITAL BAGI UMKM KERUPUK SINGKONG DI DUSUN SEKARPUTIH DESA PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU
Kerupuk singkong merupakan salah satu camilan olahan singkong yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan camilan singkong lainnya. Camilan ini cukup diminati oleh masyarakat yang tersebar di beberapa kota. Hal ini menunjukkan bahwa kerupuk singkong memiliki potensi untuk menjadi salah satu camilan yang layak dikenal lebih luas lagi. Nusantara Putra adalah salah satu usaha mikro kecil menengah yang telah memproduksi kerupuk singkong cukup lama, yang berada di dusun Sekarputih Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu. Namun selama ini, konsumen UMKM ini memiliki perkembangan yang stagnan atau kurang signifikan. Pelanggan kerupuk singkong Nusantara putra terbatas pada pelanggan tetap yang telah berlangganan lama. Hal ini disebabkan oleh kurang masifnya  gaung publikasi dan promosi produk ini di kalangan masyarakat. Dengan perkembangan adanya teknologi informasi terkini, seharusnya memudahkan siapa saja untuk mengenalkan produk yang dimiliki kepada pasar yang lebih luas tanpa terbatasi oleh tempat dan waktu. Maka perlu dilakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya   metode pemasaran digital dan dampaknya terhadap cakupan pasar yang dijaring. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan sosialisasi langsung kepada para pengelola usaha tentang urgensi pemasaran digital dan bagaimana cara memulainya
ANALISIS KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP JALUR PEDESTRIAN DI JALAN VETERAN BOJONEGORO
Ruang kota merupakan tempat terbuka bagi semua. Pedestrian merupakan ruang terbuka akan tetapi ruang terbuka ini sangatlah minim untuk digunakan dikarenakan diambil alih fungsi bagi pedagang kaki lima, tukang becak, lahan didirikan toko, dari beberapa faktor dapat dijadikan bahan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan, fisik, jumlah pengguna, tingkat kenyamanan. Lokasi penelitian dilaksanakan pada jalan protokol jalan veteran kabupaten Bojonegoro dengan menggunakan metode pengambilan data kuesioner dan observasi. Tahapan metode analisis dengan identifikasi fisik jalur, uji instrument penelitian, uji prasyarat normalitas, uji hipotesis. Hasil Penelitian dari 13 aspek indikator kenyamanan didapat 2 aspek mendapatkan kategori Nyaman, 8 aspek mendapatkan kategori Cukup Nyaman dan 3 aspek mendapatkan kategori Kurang Nyaman. Jadi secara umum tingkat kenyamanan pejalan kaki terhadap penggunaan jalur pedestrian dapat dikategorikan Cukup Nyaman
ANALISIS AKSELERASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD DAN FAST TRACK TERHADAP EFISIENSI BIAYA DAN WAKTU.
Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara dan telah ditetapkan awal serta akhir pekerjaannya. Proyek pada studi ini mengalami keterlambatan memulai dan dipastikan terjadi keterlambatan untuk penyelesaiannya. Oleh karena itu perlu dilakukan penjadwalan ulang dengan berbagai metode kerja supaya selesai pada waktu yang ditentukan guna terhindar dari denda pinalti. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi waktu pengerjaan proyek Pasar Mergan Kota Malang setelah diaplikasikan dengan metode percepatan dan menghitung perbandingan biaya pekerjaan proyek. Pada penelitian ini menggunakan jam kerja shift dan menggunakan Precedence Diagram Method dan Fast Track dengan bantuan program Microsoft Project 2010 guna mendapatkan jalur kritis pada setiap item pekerjaan untuk mendapat perbandingan hasil yang bisa dianalisa mengenai dampak durasi dan biaya proyek. Dari hasil analisis diperoleh hasil dari waktu normal selama 148 hari dan mengalami keterlambatan 6 hari sehingga pada kondisi normal dibutuhkan biaya tambahan dan membayar denda keterlambatan sebesar Rp. 65.317.259,91. Setelah dilakukan percepatan dari durasi waktu normal 148 hari menjadi 124 hari dan mengalami penghematan biaya sebesar Rp 37.688.740,80 untuk Precedence Diagram Method, sedangkan untuk metode Fast Track menjadi 120 hari dengan biaya Rp35.552.299,20 dari durasi normal
ANALISIS SEKTOR - SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN NASIONAL
Pemerintah memiliki komitmen besar menuju Indonesia Emas 2045. Sebagai implementasi pemerintah telah menetapkan 7 agenda pembangunan sebagai penguat menuju cita-cita tersebut. Penelitian ini tertarik untuk memberikan kontribusi terkait dengan agenda kesatu dan kedua, yaitu melalui penentuan sektor ekonomi unggulan. Telah banyak penelitian terkait dengan sektor ekonomi unggulan namun yang khusus dikaitkan dengan dua agenda pembangunan belum ada yang melakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sektor-sektor ekonomi unggulan dalam perekonomian nasional. Metode analisis data menggunakan Analisis Input Output Leontief. Data penelitian adalah data input output yang diterbitkan oleh BPS yang bisa diakses sera online. Data penelitian ini menggunakan tabel input output domestic atas dasar harga produsen (17 sektor) yang sudah diupdate April 2021. Hasil analisis diperoleh keputusan bahwa sektor-sektor ekonomi nasional yang dikategorikan sebaga sektor unggulanm adalah sektor Industri Pengolahan, sektor pengadan listrik dan gas, dan sektor transportasi dan perudangan. Ketiga sektor tersebut penting untuk mendapat perhatian besar karena implikasi pada sektor unggulan memiliki dampak yang strategis, yaitu mendorong aktivitas ekonomi nasional baik melalui dampak keterkaitan ke belakang maupun dampak keterkaitan ke depan
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI KAMPUNG GLINTUNG WATER STREET
Pengabdian kepada masyarakat di Kampung Glintung Water Street ini bertujuan pada pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan usaha mikro (UMKM). Adanya pengabdian ini mencoba menjawab persoalan utama mengenai bagaimana meningkatkan potensi UMKM dalam konteks kampung wisata. Metodologi yang digunakan dalam pengabdian ini melibatkan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, identifikasi potensi dan tantangan UMKM di Kampung Glintung Water Street. Kedua, pelatihan dan pendampingan kepada pemilik UMKM untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola usaha mereka secara lebih efektif. Ketiga, pengembangan strategi pemasaran dan promosi yang dapat memasarkan produk UMKM kepada wisatawan yang berkunjung ke kampung wisata. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa melalui pelatihan dan pendampingan, UMKM di Kampung Glintung Water Street berhasil meningkatkan kualitas produk dan pelayanan mereka. Integrasi UMKM dengan kampung wisata telah menciptakan sinergi positif antara ekonomi lokal dan sektor pariwisata. Wisatawan yang berkunjung menjadi lebih tertarik untuk membeli produk UMKM lokal, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM di Kampung Glintung Water Street, dengan mengintegrasikan aspek pariwisata. Upaya ini diharapkan dapat menjadi model bagi kampung-kampung lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi sambil memanfaatkan potensi pariwisata lokal
Efektivitas Pengawasan Majelis Pengawas Daerah Terhadap Notaris yang Meninggalkan Wilayah Jabatan
This study aims to analyze and explain the form of responsibility of the supervisors of the Regional Supervisory Board (MPD) towards notaries who leave their territory of office without valid reasons and formulate and identify the effectiveness of the supervisory function of the Regional Supervisory Council (MPD) against notaries who leave their territory of office without valid reasons. This research is an empirical legal research. The research was conducted in Makassar City, South Sulawesi. The results of the study show that the supervision carried out on a Notary is intended so that the Notary in carrying out his duties is based on the rules according to the provisions of the laws and regulations governing the position of a Notary. The laws and regulations governing office do not only require laws or laws, but also based on the trust given by the parties to the notary. Notaries must act professionally in carrying out their duties, because the position of Notary is a position of trust that must be aligned with those who carry out the duties of a Notary's position as a person who can be trusted. Notary as a position of trust does not mean anything if it turns out that those who carry out their duties as a Notary are people who cannot be trusted, including leaving their area of office without a valid reason
Pemanfaatan Cyber Notary Terhadap Digitalisasi Akta
This research aims to analyze the use of digitizing authentic deeds by Notaries in Makassar City and to analyze the legal certainty of the principles of agreements between the parties in digitizing authentic deeds by Notaries. This research is empirical research, where the data is qualified as primary and secondary data. Primary data was obtained through interviews, and secondary data was obtained through literature study. The data collected was then processed using a qualitative analysis approach. The research results show that the use of digitalization of authentic deeds by Notaries in Makassar City will basically really help the work of Notaries and also the parties, namely it can save time and costs compared to conventionally making authentic deeds. However, because until now there is no legal umbrella and it is considered contradictory, no Notary in Makassar has ever digitized an authentic deed. And then the legal certainty of the principle of agreement between the parties in digitizing an authentic deed by a Notary based on positive law in Indonesia is that it does not have perfect proof like an authentic deed, this is because the digitization of the Notary's deed does not meet the requirements for the authenticity of a deed
Stabilization of Expansive Soil Using Marble Powder and Phosphoric Acid against Physical Properties and SEM-EDS Tests
The Gedebage region faces a myriad of challenges, including road deformations, swelling of roads and bridges, and cracks in drainage foundations, buildings, and asphalt concrete. To address these issues, a comprehensive analysis of soil physical properties was conducted at the POLBAN soil mechanics laboratory, along with chemical tests at the POLMAN laboratory. The primary objective was to understand the physical properties and mineral composition of Gedebage soil and develop effective soil management strategies. Soil stabilization was employed as a method to enhance infrastructure resilience in Gedebage. Marble powder waste (MPW) was utilized in varying concentrations (2.5%, 4%, 5.5%, and 7%) along with 4% phosphoric acid (PA) to optimize the solution. MPW filled soil pores and improved cohesion, while PA reduced moisture content, enhanced particle bonding, increased load-bearing capacity, and minimized soil volume changes. Initial soil tests revealed a high plasticity index (PI) of 54.20%, indicating Gedebage, expansive clay soil nature with significant potential for expansion and plasticity. The AASHTO classified it as "A-7-6", and the USCS classified it as "CH." Stabilization experiments demonstrated that the most effective combination was the original soil + 7% MPW + 4% PA, resulting in a PI of 16.03% and an activity level (Ac) of 0.48. AASHTO classified this combination as "A-2-6," and the USCS as "CL." Furthermore, MPW oxygen, silica, and aluminum content exhibited potential for pozzolanic reactions, while PA reacted with soil mineral cations likes: Ca, Fe, Al dan Phosphor, forming a water-resistant layer. MPW and PA effectively improved the expansive clay soil's ability to withstand moisture-induced changes. This study serves as a foundation for further investigations into the mechanical properties of Gedebage soil, focusing on bearing capacity and stability, using MPW and PA in civil and infrastructure foundation applications
ANALISIS PENGGUNAAN PASIR LUMAJANG DENGAN PASIR BLITAR UNTUK KUAT TEKAN BETON PAVING K500
Beton Paving K500 merupakan salah satu bahan bangunan yang sering kita jumpai sebagai perkerasan jalan, pelataran parkir atau halaman rumah, taman kota maupun gedung pemerintahan. Beton Paving K500 sangat luas penggunaannya untuk berbagai keperluan yang sederhana sampai penggunaan yang memerlukan spesifikasi khusus.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Pasir Lumajang dan Pasir Blitar untuk kuat tekan beton paving K500. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa beton paving dengan campuran agregat halus Pasir Lumajang memiliki kuat tekan rata-rata 523 Kg/cm2 pada umur 28 hari, kuat lentur rata-rata 68,49 Kg/cm2, dan tingkat resapan rata-rata 1,83% pada umur yang sama. Dibandingkan dengan Pasir Blitar, Pasir Lumajang menunjukkan kinerja superior dengan kuat tekan yang 6,42% lebih tinggi pada umur 3 hari, 1.83% lebih tinggi pada umur 7 hari, dan 2.95% lebih tinggi pada umur 28 hari. Selanjutnya, baik Pasir Lumajang maupun Pasir Blitar memenuhi standar kuat lentur yaitu diatas 60 Kg/cm2 dan uji resapan di bawah 3%. Namun, perlu dicatat bahwa agregat halus Pasir Blitar membutuhkan perlakuan khusus dengan cara dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan dalam adukan beton karena kandungan lumpurnya lebih tinggi dari pada Pasir Lumajang