2686 research outputs found
Sort by
SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI PENYAKIT GIGI BERLUBANG MENGGUNAKAN METODE NEURAL NETWORK DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa model Sistem Pakar menggunakan neural network (NN) dalam identifikasi kasus gigi berdasarkan data gejala pasien. Model dilatih menggunakan algoritma backpropagation dengan berbagai skenario pembagian data dan jumlah epoch. Hasil kurva loss menunjukkan bahwa model mampu belajar dengan baik dan mencapai konvergensi pada sekitar epoch ke-150. Evaluasi performa menunjukkan bahwa skenario 70:30 menghasilkan akurasi, recall, dan F1-score terbaik, meskipun presisi relatif lebih rendah dibanding recall. Analisis data gejala pasien memperlihatkan bahwa nyeri parah, perubahan warna gigi (kekuningan dan coklat/hitam), serta sensitivitas terhadap makanan/minuman dingin merupakan keluhan dominan, dengan solusi utama berupa edukasi kesehatan gigi dan pola makan sehat. Confusion matrix sebelum balancing menunjukkan bias kuat terhadap kelas mayoritas (dentin), sehingga model gagal mengenali kelas enamel dan saraf. Oleh karena itu, diperlukan strategi balancing data dan optimasi parameter untuk meningkatkan presisi serta akurasi klasifikasi multi-kelas. Secara keseluruhan, model NN menunjukkan potensi yang baik sebagai sistem pendukung analisis dan diagnosis berbasis data, namun masih memerlukan perbaikan untuk mencapai performa yang lebih andal
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA PERAWATAN PREVENTIF DAN KOREKTIF EXCAVATOR PADA PT X
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan biaya perawatan preventif (Preventive Maintenance/PM) dan korektif (Corrective Maintenance/CM) pada unit excavator di PT. X. Studi ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya operasional akibat kerusakan mendadak alat berat yang berdampak pada produktivitas proyek. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus, didukung uji statistik t-paired, visualisasi grafik, serta analisis cost–benefit. Data dikumpulkan melalui dokumentasi log biaya perawatan dan downtime unit excavator, serta wawancara dengan tim teknis perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa biaya CM secara signifikan lebih tinggi dari PM, dengan rasio 2,5:1 dan perbedaan biaya yang signifikan (p < 0,001). Selain itu, downtime akibat CM menimbulkan kerugian ekonomi yang substansial. Perbandingan dengan unit sejenis mengonfirmasi temuan bahwa strategi PM yang konsisten lebih efisien secara finansial. Kesimpulannya, peningkatan frekuensi dan kualitas PM direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk efisiensi biaya dan peningkatan ketersediaan alat
OPTIMASI STRUKTUR BANGUNAN BERTINGKAT LIMA DENGAN SAP2000 (STUDI KASUS RUMAH SAKIT SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO)
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi struktur bangunan bertingkat lima menggunakan perangkat lunak SAP2000, dengan studi kasus Rumah Sakit Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Perbandingan dilakukan antara metode perhitungan manual menggunakan metode matriks kekakuan dan analisis numerik dengan bantuan SAP2000. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan nilai momen ultimate (Mu) antara kedua metode berkisar antara 2% hingga 15%, dengan hasil tertinggi pada elemen 2 node 2 sebesar 121,71 kNm (SAP2000) dan 110,00 kNm (manual). Selanjutnya, dilakukan optimasi terhadap penampang balok dari ukuran awal 0,7×0,35 m menjadi 0,6×0,30 m serta pengurangan diameter tulangan dari 16 mm menjadi 14 mm. Setelah optimasi, nilai Mn sebesar 137,75 kNm tetap lebih besar dari Mu yang dibutuhkan, sehingga struktur tetap aman. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan SAP2000 dapat meningkatkan efisiensi waktu, akurasi perhitungan, dan memungkinkan optimasi struktur tanpa mengurangi aspek keamanan. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan teknologi analisis struktur untuk bangunan menengah secara efisien dan ekonomis
DISRUPSI SOSIAL AKIBAT AI: ANCAMAN TERHADAP PASAR KERJA DAN KESENJANGAN DIGITAL
Di era digital yang semakin maju, perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memberikan dampak yang besar pada masyarakat. Fokus dari penelitian ini adalah mengenai dampak sosial dari perkembangan AI terhadap pasar kerja dan kesenjangan digital. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif kualitatif. Kesenjangan digital merujuk pada divisi atau kesenjangan antara individu, rumah tangga, perusahaan, atau wilayah geografis dalam hal akses dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pendidikan dan pelatihan memiliki peran kunci dalam penanganan ancaman disrupsi sosial. Sektor pendidikan perlu mengubah kurikulum agar siswa siap dengan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi AI, dan memberikan akses pada pelatihan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis
PENGARUH PELATIHAN MODEL PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN KOMPREHENSIF DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPEMIMPINAN REMAJA
Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana melalui kerjasama dengan mitra, yaitu SMKN 13 Malang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan menumbuhkan potensi remaja menjadi pemimpin di organisasi, serta meningkatkan keterampilan komunikasi. Metode: ceramah, diskusi dan simulasi/ demonstrasi komunikasi dan kepemimpinan dilakukan melalui kegiatan roleplay berdasarkan kasus yang diberikan oleh pemateri, dan evaluasi hasil akhir. Data hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kepemimpinan dan komunikasi sebanyak 95%, sikap positif terhadap kepemimpinan 80%, serta potensi kepemimpinan pada remaja 80% baik dinilai pada saat kegiatan roleplay. Rata-rata skor pengetahuan sebelum kegiatan PKM 60, dan setelah kegiatan pengetahuan rata-rata 95. Sikap sebelum kegiatan 40% positif, dan 60% negatif, sebagian besar merasa tidak memiliki kemampuan menjadi pemimpin. Uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan (p-value=0,000) dan sikap (p-value=0,000). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan kepemimpinan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan nilai potensi kepemimpinan hampir semua remaja di SMKN 13 Malang baik. Diharapkan kegiatan ini akan menumbuhkan jiwa kepemimpinan remaja yang merupakan calon pemimpin masa depan
PENGUATAN LEGALITAS USAHA BAGI UMKM DI SUKOHARJO
Industri Rumah Tangga Usaha Mikro (IRT-UM) menjadi salah satu solusi peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat yaitu sebagai sarana memberikan Penyuluhan Legalitas Usaha Bagi UMKM di Sukoharjo. Metode pelaksanaan program ini terdiri atas lima tahap. Pertama tahap Sosialisasi, meliputi paparan secara umum mengenai gambaran program. Tahap kedua, yaitu Penyuluhan (pemaparan materi dan diskusi khusus mengenai pentingnya memiliki usaha dan pengurusan perizinan berusaha). Tahap ketiga yaitu pelatihan inovasi produk, dimana IRT_UM binaan mendapatkan pelatihan secara langsung mengenai tata cara praktik pembuatan kripik jamur dan keripi tempe alakatak. Tahap keempat meliputi pelatihan sanitasi guna memberikan pemahaman menyeluruh terkait saluran higienis dslm proses produksi. Tahap kelima yaitu pendampingan usaha yang terdiri atas pembukuan, managerial, dan legalitas usaha basis makanan. Hasil kegiatan pengabdian ini Pelaku usaha mengetahui dan memahami urgensi memiliki legalitas berusaha berupa NIB (Nomor Induk Berusaha) dan SPP-IRT. Serta pelaku usaha mampu untuk meningkatkan penjualan dengan pemanfaatan media soaial terkini. Selain itu, tim univet mampu menjembatani pelaku usaha tersebut sehingga persoalan izin telah tuntas dan pelaku usaha sudah tidak lagi bergantung dengan tengkulak yang sudah punya nama untuk memperjualbelikan produkny
KEWAJIBAN PENGGUNAAN HELM BAGI PENGENDARA SEPEDA MOTOR: TINJAUAN TINGKAT RISIKO KEPARAHAN KECELAKAAN DAN ASPEK HUKUM
Penggunaan helm merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menekan risiko keparahan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas, khususnya pada pengendara sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat risiko keparahan kecelakaan dengan penggunaan helm, serta menelaah aspek hukum yang melandasi kewajiban penggunaan helm di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah, laporan statistik, dan regulasi hukum yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) secara signifikan menurunkan risiko cedera otak traumatik, fraktur tengkorak, dan kematian. Di sisi lain, aspek hukum yang mengatur kewajiban penggunaan helm tertuang secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta didukung oleh peraturan pelaksana lainnya. Regulasi tersebut tidak hanya memuat ketentuan kewajiban, tetapi juga sanksi bagi pelanggar, sehingga memiliki kekuatan yuridis dalam melindungi keselamatan pengendara. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan helm bukan hanya kewajiban hukum, melainkan juga kebutuhan fundamental dalam upaya perlindungan jiwa dan pengurangan risiko fatalitas kecelakaan lalu lintas
IDENTIFIKASI POTENSI AKUIFER BERDASARKAN ANALISIS RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN DENGAN METODE GEOLISTRIK
Ketersediaan air bersih merupakan sumber daya utama yang tidak bisa digantikan oleh komoditas lain untuk keberlangsungan hidup. Namun, pemompaan berlebihan dan dampak perubahan iklim yang semakin cepat membuat penurunan bertahap cadangan air tanah diperlukan. Untuk menentukan kapasitas dan karakteristik cadangan air tanah di wilayah Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, penelitian ini menggabungkan pengukuran resistivitas geolistrik dengan teknik geologi rekayasa dan pengukuran hidrologi untuk mengidentifikasi kandungan air tanah. Hasil pengukuran mencapai kedalaman lebih dari 90 meter dan menunjukkan perbedaan yang jelas antara empat satuan litologi inti yang berbeda. Satuan pertama, yang terletak pada kedalaman antara 0 dan 7,11 meter, terdiri dari tuf berukuran pasir dengan resistivitas 18,1 Ohm.m. Satuan kedua, breksi tuf, memiliki resistivitas lebih tinggi pada 414 Ohm.m dan terendam antara 7,11 dan 14,9 meter. Satuan ketiga, pasir tuf kerikilan, memiliki resistivitas rata-rata 51,8 Ohm.m dan dapat berfungsi sebagai akuifer sekunder di beberapa tempat. Susunan litologi yang berbeda menunjukkan kompleksitas struktur geologi lokal dan ketersediaan ruang pori yang cukup untuk akumulasi air tanah
PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI URIN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PARIA (Momordica charantia L.)
Tanaman paria (Momordica charantia L.) merupakan komoditas hortikultura sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Produksi tanaman paria dapat ditingkatkan melalui beberapa cara di antaranya dengan pemberian urin kelinci dan pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian urin kelinci dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman paria. Penelitian dilakukan di Desa Panjerejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dua faktor perlakuan dan kontrol. Konsentrasi urin kelinci sebagai petak utama (main plot) dan macam pupuk kandang sebagai anak petak (sub plot). Konsentrasi urin kelinci terdiri dari empat taraf yaitu: U0= 0 ml/l, U1= 10 ml/l, U2= 20 ml/l, dan U3= 30 ml/l. Macam pupuk kandang terdiri dari tiga taraf yaitu: K1= pupuk kandang ayam, K2= pupuk kandang sapi, dan K3= pupuk kandang guano. Kontrol yang digunakan dalam penelitian ini adalah pupuk NPK. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan konsentrasi urin kelinci dan macam pupuk kandang terhadap parameter jumlah bunga tanaman paria saja. Pupuk kandang sapi meningkatkan panjang tanaman, jumlah daun, jumlah buah/tanaman, dan diameter yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk kandang ayam. Perlakuan konsentrasi urin kelinci 20 ml/l memberikan hasil yang tidak berbeda dengan perlakuan konsentrasi 10 ml/l dan 30 ml/l pada parameter panjang tanaman, jumlah bunga betina, diameter buah dan jumlah buah/tanaman
RESPON PERTUMBUHAN STEK NILAM (Pogostemon cablin, Benth) PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN JUMLAH RUAS STEK YANG DIGUNAKAN
Tanaman nilam mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan, karena merupakan komoditi penghasil devisa negara. Kondisi nilai ekspor yang meningkat tiap tahunnya mengakibatkan permintaan pasar terhadap nilam juga meningkat. Dengan meningkatnya permintaan nilam, petani harus meningkatkan produksi agar dapat memenuhi kebutuhan ekspor atau pasar lokal. Keterbatasan lahan dan kesuburan tanah sering menjadi kendala. Sehingga diperlukan pengaturan media tanam untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas stek nilam. Dengan teknik budidaya yang tepat, di antaranya dengan penentuan jumlah ruas stek yang optimal akan memberikan dampak terhadap kecepatan pertumbuhan stek nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai komposisi media tanam dan jumlah ruas stek terhadap pertumbuhan stek nilam. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu media tanam yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: M1 (tanah top soil, pupuk kandang), M2 (tanah top soil, pupuk kandang, dan arang sekam), dan M3 (tanah top soil, pupuk kandang, dan cocopeat). Faktor kedua yaitu jumlah ruas yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: J1 (3 ruas), J2 (4 ruas), dan J3 (5 ruas). Data yang diperoleh diuji lanjut menggunakan Uji Duncan (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan berbagai komposisi media tanam dan jumlah ruas stek yang memberikan pengaruh sangat nyata terhadap parameter persentase stek tumbuh dan panjang tunas stek nilam. Perlakuan yang terbaik adalah kombinasi perlakuan antara M1 atau M3 dengan perlakuan berbagai jumlah ruas