2686 research outputs found
Sort by
PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DESA WISATA GUBUGKLAKAH KECAMATAN TUMPANG
Pengembangan pariwisata menjadi perhatian dan andalan dalam pembangunan ekonomi. Pemerintah telah memberikan dukungan infrastruktur, bantuan teknis dan manajemen untuk pengembangan desa wisata, dan mengantisipasi permintaan jasa wisata. Namun demikian nampaknya partisipasi masyarakat dalam jasa wisata belum sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata Gubugklakah, kecamatan Poncokusumo, kabupaten Malang. Penelitian dikerjakan dengan metode survei melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat mengikuti pelatihan wisata, sudah mengenal objek objek wisata dan terlibat langsung dalam aktivitas wisata. Hasil perhitungan tangga partisipasi mendapatkan angka 204 menempatkannya di level delegated dan kategori citizen power, yang bermakna masyarakat punya wewenang membuat keputusan untuk memajukan desa
PENGARUH BIOETANOL TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA MOTOR SUZUKI SHOGUN 125
Nilai oktan bahan bakar kendaraan bermotor memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap proses pembakaran di dalam ruang silinder. Diantara faktor yang mempengaruhi kinerja kendaraan bermotor adalah kualitas fuelyang digunakan. Bioetanol merupakan bahan bakar yang berasal dari bahan organik. Fungsi bioetanol adalah untuk meningkatkan kadar oktan bahan bakar sehingga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek bioetanol terhadap konsumsi bahan bakar dan kandungan emisi gas buang pada sepeda motor Suzuki Shogun 125 CC. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini, yaitu dengan melakukan pengujian pengaruh suatu percobaan dengan cara membandingkan percobaan baru dengan perlakuan control. Setelah dilakukan penelitian diperoleh data konsumsi bahan bakar untuk campuran bahan bakar E0 memiliki hasil konsumsi sebesar 3,7666 ml/menit dan campuran E2% sebesar 2,9333 ml/menit mengalami gradient penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 0,8333 ml/menit. Penurunan kadar CO yang semula pada campuran E0 sebesar 6,08% menjadi CO terendah diantara campuran lainnya pada campuran E2% dengan kadar CO sebesar 5,60% mengalami penurunan sebesar 0,48%, dan pada kadar HC campuran E0 dengan nilai 387ppm menjadi lebih rendah pada campuran bahan bakar E2% dengan kadar 344ppm mengalami penurunan sebesar 43 ppm
PEMODELAN ROAD FEELING PADA KENDARAAN YANG MENGGUNAKAN STEER BY WIRE SYSTEM
Sistem kontrol optimal untuk road feeling pada sistem SbW bertujuan untuk meningkatkan respon pengemudi dengan memberikan umpan balik torsi yang akurat. Hal ini diperlukan untuk memberikan efek rasa yang ditimbulkan oleh kondisi jalan dan memberi torsi lawan sebagai umpan balik ke tangan pengemudi tentang pergerakan kendaraan dan informasi permukaan jalan. Sistem kontrol Fuzzy Logic dibangun untuk mengendalikan sistem umpan balik road feeling pada sebuah sistem SbW. Input pada Fuzzy Logic Control terdiri dari kecepatan kendaraan, sudut kemudi, rasio kemudi, serta torsi inersia dan gesekan dalam menghasilkan torsi kemudi. Parameter FLC dioptimalkan menggunakan MQPSO untuk mencapai respon torsi road feeling yang optimal. Model Simulink dikembangkan untuk mensimulasikan sistem ini, dan hasilnya menunjukkan peningkatan kinerja FLC yang optimal dalam mengontrol umpan balik torsi motor kemudi. Paper ini berkontribusi pada bidang teknologi steer-by-wire dengan mengusulkan model kontrol torsi yang optimal, serta memberikan wawasan tentang peran FLC dan MQPSO dalam meningkatkan dinamika road feeling
PENGEMBANGAN MODEL RESILIENCE UNTUK HALAL SUPPLY CHAIN DI INDUSTRI COKLAT: STUDI KASUS IRT THITIEK TENGER
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model resilience halal supply chain pada industri coklat dengan studi kasus IRT Tithiek Tenger, sebuah industri rumah tangga di Malang yang berfokus pada produksi coklat halal berbasis seni budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, karyawan produksi, pemasok bahan baku, dan distributor. Observasi langsung dan analisis dokumen juga digunakan untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukkan lima dimensi utama yang mendukung ketahanan rantai pasok halal: kapasitas mitigasi risiko melalui diversifikasi pemasok dan buffer stok; kecepatan pemulihan dengan fleksibilitas distribusi; kepatuhan halal melalui audit rutin dan sertifikasi bahan baku; adaptabilitas dalam merespons permintaan pasar melalui inovasi produk dan pemasaran digital; serta strategi membangun kepercayaan konsumen melalui transparansi pelabelan halal dan edukasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan diversifikasi pemasok, kapasitas stok, dan adopsi teknologi digital untuk memastikan keberlanjutan operasional. Selain itu, agenda riset mendatang dapat berfokus pada penerapan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan kehalalan rantai pasok, serta pengembangan indikator kuantitatif untuk mengukur ketahanan sistem. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model rantai pasok halal yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, khususnya dalam industri coklat
INOVASI MANAJEMEN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT LOKAL
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen kearifan lokal sebagai strategi dalam upaya peningkatan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Dalam konteks dinamika ekonomi global dan tantangan pembangunan berkelanjutan, kearifan lokal dipandang sebagai aset budaya dan sosial yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila dikelola secara inovatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang relevan, guna menggali konsep-konsep teoritis dan praktik empiris terkait manajemen berbasis kearifan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai tradisional dan pendekatan manajerial modern dapat menciptakan suatu sistem pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan. Model manajemen yang dirumuskan terdiri atas tiga komponen utama, yaitu: (1) identifikasi dan pelestarian kearifan lokal sebagai modal budaya; (2) strategi manajemen inovatif yang meliputi pelatihan, kelembagaan komunitas, dan digitalisasi; serta (3) orientasi pada peningkatan produk ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat. Model ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual yang dapat diterapkan dalam kebijakan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di berbagai daerah
SALURAN PEMASARAN KOPI ARABICA LERENG ARJUNO KABUPATEN MALANG
Kopi Arabika dari lereng Arjuno memiliki cita rasa yang lembut dan aroma khas, berkat tanah vulkanik serta vegetasi hutan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran kopi arabika Lereng Arjuno dan menganalisis efisiensi pemasaran kopi arabika Lereng Arjuno dengan menghitung margin pemasaran dan farmer’s share. Penelitian ini dilakukan di Dusun Borogragal, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Sampel penelitian sebanyak 29 petani dari 90 petani kopi dengan metode pengambilan sampel teknik snowball sampling. Penelitian ini menggunakan analisis saluran pemasaran, margin pemasaran dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga saluran pemasaran kopi Arabika di Dusun Borogragal, Desa Donowarih, yaitu saluran I :petani (kelompok tani)-konsumen; saluraan II: petani-pedagang pengumpul-konsumen; saluran III: petani-pedagang pengumpul- -pedagang pengecer -konsumen. Total margin pemasaran untuk saluran I adalah Rp50.000/kg; saluran II adalah Rp10.000/kg; dan saluran III adalah Rp15.000/kg. Nilai farmer’s share saluran I sebesar 67%; saluran II sebesar 73%; dan 60% untuk saluran III. Dari ketiga saluran ini, nilai farmer’s share efisien karena lebih besar dari karena lebih 50%
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN KALSIUM NITRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS BUNGA POTONG KRISAN (Chrysanthemum sp.)
Tanaman krisan menjadi salah satu tanaman yang paling banyak diproduksi karena lebih dari setengah produksi tanaman hias di Indonesia berasal dari tanaman krisan. Budidaya tanaman krisan dilakukan secara monokultur dan berulang-ulang dalam setiap periode tanam yang mengakibatkan unsur hara yang terkandung dalam tanah menjadi berkurang. Perlu ada upaya penambahan unsur hara agar pertumbuhan tanaman seragam dan bunga yang berkualitas. Unsur hara yang diberikan dapat berupa pupuk organik dan pupuk anorganik. Bahan organik yang digunakan salah satunya adalah pupuk kandang sapi. Sementara itu, pupuk sintetis yang diberikan umumnya pupuk majemuk yang mengandung unsur N, P, K dan mikro lainnya. Pupuk kalsium nitrat digolongkan sebagai pupuk tambahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dan pupuk kalsium nitrat terhadap pertumbuhan dan kualitas bunga potong tanaman krisan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 1 kontrol dan 9 perlakuan kombinasi dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji F, apabila terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan pupuk kandang sapi dengan pupuk kalsium nitrat terhadap jumlah daun tanaman krisan, dan ketahanan bunga potong. Perlakuan terbaik adalah kombinasi perlakuan P3H2 (pupuk kandang sapi 20 ton/ha & pupuk kalsium nitrat 10 g/l) yang memiliki jumlah daun terbanyak (14.9 helai) pada 28 HST, ketahanan bunga potong selama 13.3 hari dan memiliki kualitas bunga grade A
Model Sistem IoT Untuk Kontrol Pakan Otomatis Pada Budidaya Lobster Air Tawar Berbasis Fuzzy Logic
Budidaya lobster air tawar, khususnya Cherax Quadricarinatus (redclaw crayfish), memiliki potensi ekonomi besar karena tingginya permintaan pasar. Namun, tantangan utama adalah menentukan takaran pakan optimal untuk mendukung pertumbuhan lobster sekaligus mengurangi pemborosan yang dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini mengusulkan sistem berbasis IoT dengan logika fuzzy logic untuk kontrol pakan otomatis, menggunakan model fuzzy Mamdani. Model ini menggunakan input berupa data historis suhu, pH air, dan berat lobster, serta data sintetis untuk analisis sensitivitas. Hasil menunjukkan bahwa model logika fuzzy mampu memberikan rekomendasi takaran pakan yang dinamis berdasarkan variasi input, dengan hubungan tidak linear antara suhu dan pH terhadap takaran pakan. Misalnya, pada rentang suhu 230C –250C, kenaikan 20C meningkatkan takaran pakan sebesar 15,183%, sedangkan pada rentang 290C –310C, kenaikan yang sama mengurangi takaran pakan sebesar 13,18%. Proses defuzzifikasi dengan metode centroid menghasilkan nilai tegas yang mempertimbangkan distribusi keanggotaan dari seluruh istilah linguistik. Penelitian ini berkontribusi pada penerapan sistem IoT berbasis logika fuzzy untuk kontrol pakan otomatis pada budidaya lobster air tawar, meningkatkan efisiensi pemberian pakan, mengurangi pemborosan, dan mendukung produktivitas yang berkelanjutan. Penelitian lanjutan disarankan untuk menambahkan parameter lain dan menggunakan machine learning untuk peramalan pertumbuhan serta mitigasi risiko kematian.Budidaya lobster air tawar, khususnya Cherax Quadricarinatus (redclaw crayfish), memiliki potensi ekonomi besar karena tingginya permintaan pasar. Namun, tantangan utama adalah menentukan takaran pakan optimal untuk mendukung pertumbuhan lobster sekaligus mengurangi pemborosan yang dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini mengusulkan sistem berbasis IoT dengan logika fuzzy logic untuk kontrol pakan otomatis, menggunakan model fuzzy Mamdani. Model ini menggunakan input berupa data historis suhu, pH air, dan berat lobster, serta data sintetis untuk analisis sensitivitas. Hasil menunjukkan bahwa model logika fuzzy mampu memberikan rekomendasi takaran pakan yang dinamis berdasarkan variasi input, dengan hubungan tidak linear antara suhu dan pH terhadap takaran pakan. Misalnya, pada rentang suhu 23℃–25℃, kenaikan 2℃ meningkatkan takaran pakan sebesar 15,183%, sedangkan pada rentang 29℃–31℃, kenaikan yang sama mengurangi takaran pakan sebesar 13,18%. Proses defuzzifikasi dengan metode centroid menghasilkan nilai tegas yang mempertimbangkan distribusi keanggotaan dari seluruh istilah linguistik. Penelitian ini berkontribusi pada penerapan sistem IoT berbasis logika fuzzy untuk kontrol pakan otomatis pada budidaya lobster air tawar, meningkatkan efisiensi pemberian pakan, mengurangi pemborosan, dan mendukung produktivitas yang berkelanjutan. Penelitian lanjutan disarankan untuk menambahkan parameter lain dan menggunakan machine learning untuk peramalan pertumbuhan serta mitigasi risiko kematian. Kata kunci: fuzzy logic, internet of things (IoT), kontrol pakan otomatis, cherax quadricarinatus, analisis sensitivitas
Kerahasiaan Notaris Dalam Penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa Bagi Notaris
The concept of reasonable service use is defined by the following statutes: Law No. 8 of 2010 on the Prevention and Eradication of Money Laundering Crimes defines financial services provider institutions (LPJK) and the supply of goods and services in Article 18, paragraph (2). In the context of a notary's duties, this concept may aid in the detection of money laundering by clients or customers of the notary's services, enabling the notary to take necessary steps such as determining the name of the offender, confirming their identification, and imagining the crime scene. A criminal is using his expertise to conduct an operation on Young. Finding out whether notaries follow the Halal Principles of Money Transactions (PMPJ), how this connects to notarial ethics, and if notaries are legally protected for using PMPJ as public officials are all goals of this study. The study uses a wide range of primary and secondary sources, such as legal theories, concepts, and cases, and follows the guidelines of normative legal theory. Data analysis makes use of analytical and descriptive language. While the notary may be able to fill you in on the desired person's whereabouts and the facts of the crime, you should proceed with care since their job is that of a reporter and not an advocate. Feel free to contact me if you have any questions. Here, the client has the power to notify the appropriate notary of any commercial dealings, and the notary must follow the concept of giving credit where credit is due by recognizing the client. Because implementing PMPJ is in the best interest of the party and is also restricted, this guarantees that there will be no controversy. Customers will be able to formalize their transactions into a real deed to be formalized as a legal or other corporate body after the notary, which will prevent its misuse or exploitation
Consumer Right to Information towards Product Endorsements by Influencers: Consumer Protection Law and Indonesian Advertising Ethics Perspective
This article explore the current landscape of influencer marketing, its impact on consumer protection, and the need for tailored legal instruments to enhance transparency and accountability in this domain. The evolution of marketing practices, driven by technological advancements, has introduced significant shifts in consumer habits related to product promotion and purchase decisions. This article aims to analyze the urgency of Influencers' knowledge on the provisions of the Consumer Protection Law and Indonesian Advertising Ethics before over-promoting some products to consumers and to determine the legal regulation for Influencers who provide information that can harm consumers according to the Consumer Protection Law. This study uses normative legal research methodology with secondary data taken from the library and previous-related journals. The result of this study shows that there is no specific regulation that can ensnare Influencers if they are proven to provide untrue, unfavorable, and dishonest information. Because there is no statement stating that Influencers are included and can be categorized as advertising business actors in promoting a product. This is because Influencers are a new element in promoting products following the times. Consumer protection law must also have all efforts to ensure legal certainty for consumers and provide protection to consumers. This includes consumer rights that must be respected and become a reference for business actors in offering their products in the future. Therefore, legal certainty is needed to regulate the responsibility of Influencers in consumer protection