E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS DAN RISIKO KREDIT TERHADAP PROFITABILITAS
The purpose of study is to determine the effect of Liquidity Risk on Profitability and find out Credit Risk on Profitability in state-owned bank companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2013-2020 period. The effect in this study are Liquidity Risk (X1), Credit Risk (X2) and Profitability (Y). The Research method used is the descriptive and assosiative analysis with a quantitative approach. the samples used were 4 out of 58 samples using a purposive sampling technique. The data analysis, testing the research model (F test) and testing the hypotesis using (T test) with data processing using SPSS 21 soft ware. Based on the results of the study, it shows that there is an influence of the variable Liquidity Risk (X1) and Credit Risk (X2) on Profitability (Y) of 1.111 including the recognition of a strong relationship, (1) Liquidity Risk has a negative and not significant effect on Profitability of 0,380 or 3,80% , (2) Credit Risk has a negative and significant effect on Profitability of 0,731 or 7,31%
Apakah Kesetaraan Gender , Pemberdayaan Perempuan Dalam Kewirausahaan Dan Pelatihan Berpengaruh Terhadap Pembangunan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak?
This research aimed to examine the influence of gender equality and women's empowerment and their influence on entrepreneurship training and the successful development of women-friendly and child-caring villages. The research subjects are women entrepreneurs in Sumberjambe District, Jember Regency. This research is quantitative research with an associative research approach. The research population is woman entrepreneurs in Sumberjambe District, Jember Regency. The research sample was determined by non-probability sampling as many as 95 people. For data analysis, Structural Equation Model (SEM) analysis was conducted with the Partial Least Square / SEM-PLS approach. The results showed that gender equality and women's empowerment had a significant effect on entrepreneurship training. Gender equality and entrepreneurship training have a significant effect on the success of women-friendly and child-caring village development. Meanwhile, women's empowerment does not significantly affect the success of women-friendly and child-caring village development.
 
The Effectiveness of Health Education: Early Sex Education on Mothers' Level of Knowledge in Providing Sex Education to School Age Children 7-12 Years
Sex education for children is an effort so that children can learn about gender and also how to protect it, both in terms of crime, cleanliness and safety. This research was conducted with the aim of providing mothers with sex education starting at an early age. Researchers carry out research at the school stage at the age of 7-12 years, because at this stage children will always want to know about something and are also able to receive information correctly and apply it. Regarding this, health education is given to mothers because as a mother she must have good knowledge to teach sex education to her child, with the aim that the child can learn sex education correctly and it will not have a negative impact on him. The writing of this research uses a quantitative research method with a descriptive analysis method which aims to look at phenomena that occur in a certain population using a cross sectional approach where data relating to variables will be collected at the same time. Data collection was carried out directly from respondents using questionnaire sheets. As a result, it was concluded that the effectiveness of health education on mothers' level of knowledge in providing sex education to school children aged 7-12 years showed that 30 mothers (90.9%) were in the high category and 3 mothers (9.1%) were in the medium category.
 
PERAN PERANGKAT DESA DAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN APBDESA BERDASARKAN QS AN-NISA: 58-59 (STUDI KASUS DI DESA LONGOS KECAMATAN GAPURA KABUPATEN SUMENEP)
Desa Longos adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep. Pemerintah desa Longos ini masih 2 tahun menjabat sebagai pengelola desa dan pengabdi masyarakat, pembangunan desa Longos masih sangat diprioritaskan demi meningkatkan perekonomian desa dan mensejahteraan masyarakat desa. Akuntabilitas pengelolaan dana desa dapat diartikan sebagai sifat amanah dari seorang pemimpin terhadap masyarakat yang sesuai dengan kandungan Al-qur’an surah An-Nisa’ ayat 58, masyarakat juga berperan dalam pengelolaan dana desa dengan menyampaikan keluhan dan keinginan mengenai kesejahteraan desa dalam membantu pemerintah desa mengelola desa ini juga dijelaskna dalma Al-qur’an surah An-Nisa’ ayat 59. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran perangkat dan masyarakat desa dalam mewujudkan akuntabilitas pengelolaan APBDesa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan serta teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Miles dan Huberman yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa diprioritaskan untuk pembangunan desa, peran masyarakat dalam pengelolaan desa ialah dengan memberikan pendapatan maupun keluhan tentang pembangunan desa maupun kesejahteraan masyarakat
PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL VIA WEBSITE DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pengungkapan modal intelektual melalui website terhadap kinerja pemerintah daerah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten untuk mengukur tingkat pengungkapan modal intelektual, serta analisis regresi untuk menguji hubungan antara tingkat pengungkapan dan kinerja pemerintah daerah. Data dikumpulkan dari website resmi pemerintah daerah dan laporan kinerja tahunan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan modal intelektual melalui website memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja pemerintah daerah. Pengungkapan yang lebih tinggi terkait dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, serta transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik. Kontribusi praktis penelitian ini adalah memberikan panduan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja melalui pengelolaan dan pengungkapan modal intelektual secara optimal. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai modal intelektual dan pengungkapan informasi di sektor publik, serta memberikan bukti empiris tentang pentingnya transparansi informasi dalam meningkatkan kinerja organisasi. Keterbatasan penelitian ini meliputi penggunaan data yang terbatas pada periode tertentu dan fokus pada satu negara, sehingga generalisasi hasil mungkin terbatas. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi variabel tambahan dan memperluas cakupan geografis untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif
PENGGUNAAN TES DIAGNOSTIK DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang memungkinkan siswa untuk meningkatkan potensi mereka berdasarkan pada minat belajar, kesiapan, dan profil belajar siswa. Pembelajaran berdiferensiasi dimulai dengan asesmen tes diagnostik pada awal proses pembelajaran untuk memastikan tingkat kemampuan awal siswa dan berfungsi sebagai pedoman untuk mengelompokkan siswa berdasarkan kesiapan belajarnya. Namun, penggunaan tes diagnostik dalam pembelajaran berdiferensiasi masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi literatur mengenai penggunaan tes diagnostik dalam model pembelajaran berdiferensiasi. Studi literatur ini diperoleh dari 25 artikel penelitian ilmiah yang telah diterbitkan dalam rentang waktu 2013-2023 dengan menggunakan Google Scholar. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa, sebab pembelajaran ini menekankan pada kemampuan, pemahaman, minat, bakat, dan kebutuhan siswa. Untuk memaksimalkan pembelajaran berdiferensiasi perlu dilakukan tes diagnostik agar guru dapat mengetahui dan memetakan siswa ke dalam beberapa kelompok belajar berdasarkan gaya belajar, minat, kesiapan belajar, pengetahuan awal dan kebutuhan belajar mereka sebelum memulai pembelajaran tersebut
PENGAWETAN TRADISIONAL IKAN (IKAN ASIN KERING) SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPA
Tujuan penelitian ini untuk untuk menganalisis kaitan antara proses pengawetan tradisional pada ikan (ikan asin kering) dengan konsep materi pelajaran IPA untuk dijadikan referensi sumber pembelajaran IPA sesuai kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Narrative Literature Review. Kajian ini menulusuri 50 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari database google scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pengawetan tradisional pada ikan ada kaitannya dengan materi pembelajran IPA. Materi yang terkait yaitu, materi pelajaran IPA SMP kelas VII bab energi dalam system kehidupan, KD. 3.5, dan materi klasifikasi makhluk hidup, KD. 3.2. dalam proses penggaraman materi yang dapat dikaitkan adalah osmosis, pada pelajara IPA kelas VIII materi pokok tekanan zat KD 3.8, dan materi pelajaran IPA kelas VII tepatnya pada bab klasifikasi materi dan perubahannya, KD 3.3. dan dalam proses pengeringan memiliki kaitan dengan materi tentang kalor, lebih tepatnya pada pelajaran IPA kelas VII bab kalor dan perpindahannya KD 3.4
TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PT. PLN) DALAM PENANAMAN TIANG LISTRIK DI TANAH BERSERTIFIKAT HAK MILIK
Penanaman tiang listrik di tanah bersertifikat hak milik telah menjadi isu penting dalam hukum properti dan ketenagalistrikan di Indonesia. PT. PLN sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik memiliki tanggung jawab terkait dengan penanaman tiang listrik, dan hal ini seringkali tidak diketahui oleh pemilik tanah bahwa: tanah mereka yang digunakan oleh PT. PLN seharusnya memperoleh kompensasi yang pantas dan wajar berdasarkan hak eksklusif yang dimiliki melalui sertifikat hak milik yang mereka miliki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek yuridis terhadap penanaman tiang listrik di tanah bersertifikat hak milik. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana tanggung jawab PT. PLN dalam hal penanaman tiang listrik di tanah yang dimiliki oleh pihak lain, dan bagaimana pemberian kompensasi kepada pemilik tanah tersebut diatur dalam hukum. Metode Penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini menggunakan jenis penelitian normatif yang menggunakan pendekatan undang-undang dan studi kasus. Sumber bahan hukum primer yang digunakan adalah Undang-Undang No. 30 Tahun 2009 dan Peraturan Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 27 Tahun 2018. Selain itu, sumber bahan hukum sekunder yang digunakan adalah jurnal artikel. Pengumpulan dan pengolahan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan dalam tiga tahap, yaitu deskriptif normatif, prestriptif, dan deduktif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab PT. PLN terkait dengan penanaman tiang listrik di tanah bersertifikat hak milik serta regulasi pemberian kompensasi kepada pemilik tanah yang terdampak. Dengan demikian, hal ini diharapkan dapat memberikan landasan hukum yang lebih jelas dalam penanganan konflik yang mungkin timbul dalam konteks ini
SOSIALISASI LITERASI DIGITAL PADA SISWA SMA ENTERPRENEURSHIP CHEVALIER ANASAI
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkuat semangat wirausaha dan meningkatkan literasi digital siswa akan manfaat dan potensi website sebagai media pemasaran di era digital. Tujuan jangka panjangnya adalah mewujudkan kampung yang mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan potensi kampung. Target kegiatan ini adalah 20 siswa SMA Enterpreneurship Chevalier Anasai di Kabupaten Merauke. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan September – November 2023 di laboratorium komputer SMA Enterpreneurship Chevalier Anasai. Metode kegiatan adalah sosialisasi dengan melalui beberapa tahap, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebelum sosialisasi dan sesudah sosialisasi yaitu dari 49,4 menjadi 66,4. Kesimpulannya kegiatan berjalan dengan baik dengan adanya respon positif dari peserta kegiatan serta meningkatnya pemahaman peserta kegiatan akan besarnya potensi website sebagai media pemasaran di era digita
Pelatihan Desain Grafis untuk Membekali Siswa SMKN 1 Kalianget Dalam Kegiatan Komunikasi Pemasaran
Desain grafis memiliki peran yang signifikan dalam strategi pemasaran bisnis modern. Ini membantu organisasi menjaga konsistensi visual, menyampaikan pesan dengan efektif, meningkatkan penjualan, serta membangun reputasi kuat berdasarkan kepercayaan dan kredibilitas. Kegiatan pengabdian pelatiah desain grafis merupakan kebutuhan yang harus dimiliki oleh generasi muda khususnya Siswa Kelas XII di SMKN 1 Kalianget sebelum mereka lulus dari sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk edukasi generasi muda untuk kreatif dalam teknologi informasi khususnya desain grafis dan peningkatan keterampilan perencanaan dalam mengolah sebuah layout secara manual dan digital melalui konten grafis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu berupa edukasi dan pelatihan yang intens sampai mereka memahami dengan baik tentang desain grafis dalam kegiatan komunikasi pemsaran. Hasil yang diperoleh atas kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu akan membantu dan memperkuat hasil karya siswa semakin baik dalam penggunaan elemen-elemen warna, dan tipografi pada logo sebuah organisasi. Sehingga model visualnya lebih menarik dan memikat publik atau konsumen sesuai dengan yang dinginkan
Kata Kunci: Pelatihan, Desain Grafis, Komunikasi Pemasara