E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SUMENEP NOMOR 36 TAHUN 2017 DALAM MENINGKATAN KESEJAHTERAAN GURU NGAJI DI BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SETDA KABUPATEN SUMENEP
ABSTRAK
Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep mampu mengimplementasikan Peraturan Bupati Sumenep Nomor 36 Tahun 2017 tentang Kesejahteraan Sosial yang dituangkan dalam Keputusan Bupati Sumenep Tahap I dan Tahap II tentang Penerimaan Bantuan Sosial guru ngaji Tahun Anggaran 2022,
Tepat kebijakan yang dilakukan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumenep dalam pelaksanaan Bansos Guru Ngaji Berupa uang senilai 1.000.000 dan 1.200.000, hal itu didasarkan atas kebijakan Peraturan Bupati Sumenep, Tepat pelaksana dalam melaksanakan bantuan sosial kepada guru dengan bekerja sama dengan masyarakat yaitu para camat dan kades setempat untuk melakukan pendistribusian bantuan sosial, Tepat target dalam menentukan penerimaan Bansos Guru Gaji Tahun 2022 yang sebelumnya melakukan pengajuan proposal bansos guru ngaji yang sudah sesuai SOP
ABSTRACT
Part secretariat People welfare Sumenep's Regency Region that mengimplementasikan can Sumenep's Regent regulation Number 36 Years 2017 about social welfare which be poured deep spontaneous Regent Sumenep. about Social Assistance Acceptance learns ngaji Anggaran2022's Year, which is 1) The correct policy carried out by the People's Welfare Section of the Regional Secretariat of Sumenep Regency in implementing the Koran Teacher Social Assistance in the form of money worth 1,000,000 and 1,200,000, this is based on the policy of the Sumenep Regent's Regulations, 2) The implementer is correct in implementing social assistance to teachers by working together with the community, namely the sub-district head and local village head to distribute social assistance, 3) The right target in determining the receipt of Social Assistance for Teacher Salaries for 2022, which previously submitted a proposal for social assistance for Koran teachers which complies with the SOP,
Key word : Implementation. Welfare and Ngaji's Teache
FUNGSI PENGAWASAN OLEH PEMIMPIN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATA SARONGGI KABUPATEN SUMENEP SUPERVISORY FUNCTION BY LEADERS IN IMPROVING EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE SARONGGI SUB-DISTRICT OFFICE SUMENEP DISTRICT
AbstractA goverment organization engaged in providing services to the people in the saronggi area to carry out some of thetaks delegated by the regent to the subdistrict head as the leader at, the saronggi subdistrict office sumenep districtsupervision of employee performance is an effort to improve the quality and quantity of performance within theorganization, maximum performance supervision wiil produce performance that is in accordance with the vision andmission increase progress in the organization.AbstrakOrganisasi pemerintahan yang bergerak dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat di wilayah saronggi gunamelaksanakan sebagian tugas yang dilimpahkan oleh Bupati pada Camat selaku pemimpin di Kantor KecamatanSaronggi Kabupaten Sumenep. Pengawasan pada kinerja pegawai merupakan upaya meningkatkan kualitas dankuantitas kinerja dalam organisasi, pengawasan kinerja yang maksimal akan menghasilkan kinerja yang sesuaidengan visi dan misi serta meningkatkan kemajuan dalam organisasi. Pengawasan yang dilakukan oleh pemimpin didalam kantor dilakukan secara langsung dan tidak langsung, selain upaya pengawasan langsung dan tidak langsungguna meningkatkan kinerja pegawai dalam organisasi pemimpim memberikan pelatihan upaya ini dilaksanakan gunameningktkan kualitas kinerja pegawai dalam organisasiKata Kunci: Pengawasan, Kinerja, Pemimpi
Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi Dispepsia di Masyarakat: Kajian Literatur
Dyspepsia is a syndrome of the upper gastrointestinal tract that can cause symptoms such as heartburn nausea and vomiting that can interfere with the patient's activities. Dyspepsia with mild symptoms can be treated by self-medication. This literature review was conducted to describe the knowledge and behavior of dyspepsia self-medication by the community. A literature review was conducted by searching databases through Google Scholar on the knowledge and behavior of dyspepsia self-medication in the community between 2022-2023 that met the inclusion and exclusion criteria. 10 relevant articles were obtained where 6 studies stated that the community had good knowledge and behavior for dyspepsia self-medication, 2 studies showed good knowledge and poor behavior towards dyspepsia self-medication, 1 study showed a high level of community knowledge and fairly good behavior for dyspepsia self-medication however, there was no relationship between the two and 1 study that had poor knowledge but had good behavior towards dyspepsia self-medication. This indicates that good knowledge will not always be in line with good behavior, nor will good behavior always be in line with good knowledg
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) UMKM RUMPUT LAUT BUNGA SEROJA KABUPATEN SUMENEP
Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut dengan mayoritas produk dijual dalam bentuk raw material/bahan baku ke pasar global. Guna mendukung pengembangan sektor rumput laut dalam negeri, pengembangan UMKM menjadi salah satu kunci. Namun, kinerja UMKM seringkali terkendala dalam aktivitas manajemen supply chain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja UMKM Bunga Seroja yang merupakan pionir bisnis di bidang rumput laut di wilayah Kabupaten Sumenep. Kabupaten Sumenep merupakan sentral penghasil rumput laut di Provinsi Jawa Timur di Indonesia. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, dengan memakai kerangka Supply Chain operation Reference (SCOR) yang meliputi plan, source, make, deliver dan return. Analisa kuantitatif menggunakan matrik SCOR dan dianalisa dengan menggunakan Deskriptif kuantitatif dan Central Tendency Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa UMKM Bunga Seroja memiliki rata-rata performa kinerja kategori sedang (3,4). Aktivitas kegiatan produksi sampai pengiriman produk masih perlu pengembangan terutama pada aspek deliver, return, dan make. Selain itu, pemanfaatan teknologi berupa digitalisasi komunikasi dengan pelanggan perlu diperkenalkan kepada UMKM untuk memperbaiki kinerja
ANALISIS POSISI DAN TINGKAT KETERGANTUNGAN IMPOR BAWANG PUTIH INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL
Total permintaan bawang putih domestik tidak selaras dengan produksi bawang putih nasional sehingga berpengaruh terhadap peningkatan volume impor bawang putih. Penelitian ini memakai metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis posisi serta tingkat ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih di pasar internasional. Analisis data menggunakan ISP (Indeks Spesialisasi Perdagangan), IDR (Import Dependency Ratio) dan DKI (Derajat Keterbukaan Impor) periode tahun 2019 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan posisi perdagangan bawang putih Indonesia ditunjukkan dengan nilai ISP rata-rata sebesar -0,9 persen. Nilai ini mengindikasikan daya saing bawang putih Indonesia rendah dan cenderung sebagai negara pengimpor. Tingkat ketergantungan impor bawang putih Indonesia tercermin dalam nilai rata-rata IDR sebesar 90,64 persen, sementara nilai rata-rata DKI mencapai 3,18 perse
ANALIS DIAGNOSA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE (STUDI KASUS DI SEKOLAH LUAR BIASA SUMENEP)
ABSTRAK - Anak dengan kebutuhan khusus merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan perawatan khusus karena adanya gangguan dalam perkembangan dan fungsi, baik secara fisik maupun mental. Dalam istilah "disabilitas", mereka termasuk individu dengan berbagai bentuk keterbatasan seperti kehilangan penglihatan, gangguan pendengaran, ketidaksempurnaan fisik, dan disabilitas intelektual. Pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka menjadi kunci untuk mendukung perkembangan yang optimal. Setelah mengklafikasikan anak berkebutuhan khusus, akan diketahui apakah anak tersebut memiliki keterbatasan. Program pembelajaran yang dirancang berdasarkan temuan ini akan dibuat. klafikasi keterbatasan memerlukan alat dan assesmen untuk mengidentifkasi anak berkebutuhan khusus. Saat ini, proses identifikasi keterbasan berbeda antara SLB di Sumenep. Identifkasi ini dapat dipermudah dengan data mining menggunakan algoritma c4.5 yang menghasilkan pohon keputusan. Dari total identifikasi sebanyak 56 gejala dan data set diidentifikasi sebanyak 92 anak berkebutuhan khusus. Algoritma Decision Tree C4.5 diuji menggunakan cross validation dan confusion matrix untuk mengukur akurasi. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa dengan 10% data training dan 90% data testing, akurasi sebesar 33,33%; dengan 20% data training dan 80% data testing, akurasi sebesar 66,67%; dan dengan 30% data training dan 70% data testing, akurasi sebesar 78,57%. Pengujian dengan 10-fold validation menghasilkan akurasi sebesar 90,67%, dengan 5-fold validation sebesar 84,09%, dan dengan 3-fold validation sebesar 61,15%. Hasil dari pohon keputusan metode Decision Tree C4.5 memudahkan dalam memprediksi dan mengidentifikasi keterbatasan pada anak.
 
Analisis Times Interest Earned Ratio, Net Profit Margin, Current Ratio Terhadap Return Saham
Based on the results of the research it was found that the Stock Return variable has decreased in the Property and Real Estate Subsector in 2020-2020. With the decline in stock returns caused by stock prices in this sub-sector experienced a decrease in stock returns which will have an impact on the capital market. The decline in the share price of the Property and Real Estate company was due to investors not wanting to invest their capital in the company because the company experienced a decline in sales. This study aims to determine the analysis of Times Interest Earned Ratio (TIER), Net Profit Margin (NPM) and Current Ratio (CR) on Stock Returns (Studies on Property and Real Estate Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period). The method used in this research is descriptive and associative with a quantitative approach. The sample used is the Property and Real Estate Subsector with a population of 30 using the natural setting technique with multiple linear regression data analysis techniques, multiple correlation coefficients, coefficient of determination, and to test the research model using the F-Test and for testing the hypothesis using the T-Test with using the SPSS 24 software application. The results of this study showed that there was a significant influence on the variable Times Interest Earned Ratio on Stock Return with the results Fcount 4,861 > F table 2.975 and the results of research on testing the T-Test Hypothesis on the variable Times Interest Earned Ratio (X1) to Variable Return stock (Y) there is a significant influence on Stock Return (Y)
ANALISIS DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PAJAK DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
The central government has delegatedto each regional government the power and authority to manage and control national government programs and the interests of local communities in accordance with laws and regulations (independent jurisdiction). Inflation is a process in which prices continue to rise. Since rising commodity prices affect inflation, it isimportant to know more about the relationship between inflation and the sustainability of entertainment and its impact on local revenue through taxes. If so, according to the entertainment tax data of Bengkayang County, it is still far from the target even if used as a standard. Findings in recent years have shown that many recreational facilities, especially recreational facilities, must be maintained with local tax revenue. The aim of this study is to analyze the impact of tax incentives on entertainment tax using inflation as a control variable. The type of research used is quantitative. The sampling method used was a random sampling method. The population and sample of this study are entrepreneurs in the entertainment sector in Bengkayang District
Strategi Potongan Harga, Promosi Penjualan Dan Gaya Hidup Berbelanja Dalam Meningkatkan Pembeli Implusif
Meningkatkan pembelian implusif ini adalah salah satu strategi pemasaran yang dilakukan marketplace untuk meningkatkan penjualan maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh strategi potongan harga, promosi penjualan, dan gaya hidup berbelanja terhadap pembeli impulsif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dengan sampel 144 responden penguna marketplace dikabupaten sukabumi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software Amos versi 23 yang dimana untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potongan harga mempengaruhi pembeli impulsif secara signifikan dan positif yang dibuktikan dengan nilai CR 2,759 serta P-Value sebesar 0,006, promosi penjualan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap pembeli impulsif dengan nilai CR 2,442 Dan P- Value sebesar 0,015, sedangkan gaya hidup berbelanja berpengaruh positif dan siginfikan terhadap pembeli impulsif dengan nilai CR sebesar 2,667 dan P-Value sebesar 0,008.
Kata Kunci : Potongan harga, Promosi penjualan, Gaya hidup berbelanja dan Pembeli Implusif
ANALISIS KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE IRI (INTERNATIONAL ROUGHNEES INDEX) DAN PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX)
Road is a means of land transportation which in many ways is used by local people to travel, as well as assist local people in their daily activities, roads are also very important in working with finance. ac-tion. Surgical techniques for maintenance of road damage are PCI and IRI. The PCI technique provides data on asphalt conditions at the time the research is directed with a value of 0 to 100. Pavement dam-age in the Wagir District Road section is known that the average road damage conditions are box cracks, crocodile cracks, patches, subsidence, grooves, longitudinal cracks and potholes. The road con-ditions consist of two-way one-lane without a median with a road length of 2100 m, a road width of 5 m, and a shoulder of 1 m. The average PCI value is 72 with very good conditions with the percentage re-sults of 80% good, 13% moderate and 8% bad. While the average IRI value is 8 with moderate condi-tion (ok) and the percentage results are 3% good (good), 63% moderate (ok), 13% lightly damaged (not ok) and 23% severely damaged (poor). By exploring the evaluation of road conditions with PCI and IRI techniques, it can provide an overview or description of road conditions that can be used as an infor-mation base for structuring and implementing road restoration and support. So that the author empha-sizes more is to use the PCI repair method because the accuracy of the data is clearer.Jalan merupakan sarana transportasi darat yang dalam banyak hal dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk bepergian, serta membantu masyarakat setempat dalam beraktivitas sehari-hari, jalan juga sangat penting dalam bekerja dengan bidang keuangan. tindakan. Teknik yang dapat dibedah un-tuk pemeliharaan kerusakan jalan adalah PCI dan IRI. Teknik PCI memberikan data kondisi aspal te-pat pada saat penelitian diarahkan dengan nilai 0 sampai 100. Kerusakan perkerasan di ruas Jalan Kecamatan Wagir diketahui bahwa rata-rata kondisi kerusakan jalan yaitu retak kotak, retak buaya, tambalan, amblas, alur, retak memanjang dan lubang. Kondisi jalan tediri dari dua arah satu lajur tanpa median dengan panjang jalan 2100 m, Lebar jalan 5 m, dan bahu jalan 1 m. Nilai PCI rata-rata sebesar 72 dengan kondisi sangat baik (very good) dengan hasil persentase 80% baik, 13% sedang dan 8% jelek. Sedangkan nilai IRI rata-rata 8 dengan kondisi sedang (ok) dan hasil presentase 3% baik (good), 63% sedang (ok), 13% rusak ringan (not ok) dan 23% rusak berat (poor). Dengan eksplorasi evaluasi kondisi jalan dengan teknik PCI dan IRI, dapat memberikan gambaran atau gambaran kondisi jalan yang dapat dimanfaatkan sebagai basis informasi untuk penataan dan pelaksanaan pemulihan dan dukungan jalan. Sehingga yang lebih penulis tekankan adalah dengan menggunakan metode perbaikan PCI dikarenakan tingkat keakuratan data lebih jelas